1 of 23

Strategi Komunikasi

Layanan Digital Kemenkeu

(Living Document)

1

KemenkeuTepercaya

2 of 23

Analisis dan Identifikasi

01

Tujuan dan Objektif Komunikasi

02

Strategi

Komunikasi

03

Narasi, Pemetaan Isu & Pesan Kunci

04

Taktik & Timeline

05

Evaluasi

06

2

3 of 23

Analisis dan Identifikasi

3

4 of 23

Analisis Situasi

  • Penetrasi pengguna internet aktif di Indonesia sudah mencapai 73,7% dari populasi (Hotsuite, 2021) merupakan potensi besar yang membuka peluang bagi pemerintah untuk terhubung antar instansi dengan masyarakat demi aliran informasi kebijakan publik dan pengambilan keputusan
  • PP Nomor 95/2018 tentang SPBE sebagai dasar integrasi core system antar maupun internal K/L yang dinamis mempengaruhi kualitas layanan publik
  • Kemenkeu menetapkan IS Program Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan dalam perjalanan transformasi menuju Kemenkeu Digital
  • Kemenkeu membangun ekosistem digital yang kuat dan andal mulai 2020 dengan salah satu implementasi IS Layanan DIgital Kementerian Keuangan (LDK)

4

5 of 23

Key Stakeholder Group

(Identify each of the key stakeholders)

Stakeholder Type (Sponsor, Advocate, Blocker etc)

Identify their Level of Buy-In to the Change

(Driver, Neutral, Restrainer)

Identify their level of influence on the outcome of the Project

(High, Medium, Low)

Identify Strategies to Deal with the Resistance

Responsible Person

Publik Internal

Pimpinan

  • Menteri Keuangan, Pimpinan UE I, dan LNSW adalah Change Sponsors
  • Pimpinan Eselon II dan non Eselon Kanpus, Kakanwil, Kepala Kantor, dan Kepala UPT sebagai Advocate

Driver

Driver

High

High

Pemberi arahan strategis, dan kebijakan

Pengarah kebijakan kepada seluruh pegawai dengan menunjuk change agent

Biro Organta (internal CM)

Para PIC UE I

Pegawai

  • Change agents pemilik layanan
  • Beberapa pegawai mungkin menjadi blocker
  • Seluruh pegawai Kemenkeu (penerima manfaat internal)

Driver

Restrainer

Driver/ Neutral/ Restrainer

Medium

Medium/ Low

Medium / Low

  • Penerus pesan perubahan
  • Pengelompokkan tingkat resistensi (terutama blocker), dan penyusunan tindak lanjut respon
  • Biro Organta bekerja sama dengan Biro KLI, dan CTO untuk change agent & blocker
  • Biro Organta dan para PIC UE I

Identifikasi Dampak Manajemen Perubahan

5

6 of 23

Identifikasi Stakeholders Kemenkeu

Berdasarkan stakeholders influential dan impacted

Sumber: KMK Nomor 503 /KMK.01/2021

Monitor

  • Pimpinan Eselon II dan non Eselon Kanpus, Kakanwil, Kepala Kantor, dan Kepala UPT

Keep Satisfied

  • Menteri Keuangan, Pimpinan UE I, dan LNSW

Manage closely

  • Change agents pemilik layanan

Keep Informed

  • Seluruh pegawai Kemenkeu

Level of impact/interest

Level of Influence

6

7 of 23

Tujuan dan Objektif

7

8 of 23

Mengajak publik berpartisipasi aktif dalam menggunakan layanan digital Kementerian Keuangan sebagai layanan elektronik terintegrasi demi mewujudkan ekosistem Customers Relationship Management (CRM) yang efektif, efisien, dan handal.

Objektif

Tujuan Komunikasi

Awareness

Menarik perhatian publik internal dan eksternal agar mau berperan serta

Pemahaman

Memberikan edukasi LDK menyesuaikan kebutuhan publik internal dan eksternal

Optimisme

Membangun keyakinan bahwa LDK mendukung birokrasi bersih dan melayani dan fokus pada CRM

Aksi

Mengajak publik internal dan eksternal menggunakan LDK, termasuk ikut mengawasi pelaksanaannya

8

9 of 23

Strategi Komunikasi

9

10 of 23

01.

Komunikasi Kebijakan

02. Pembentukan Forum Change Agent

Membentuk forum Change Agent untuk meningkatkan internal engagement

03.

Komunikasi melalui Media Internal

Optimalisasi media internal Kemenkeu dan unit vertikal: website, sosial media, dsb

Komunikasi kebijakan yang mengikat dan mengatur terkait LDK

INTERNAL

10

11 of 23

01.

Stakeholders Relations

Sosialisasi kebijakan dengan:

Social media influencer/buzzer

Asosiasi,

Pengamat/Analis/Forum Ekonomi

Wajib pajak

02. Media Relations

Pembinaan hubungan dengan media (wartawan, redaktur, pimred) melalui konferensi pers, media briefing, hingga penyiapan holding statement

03.

Information Services

Interkoneksi layanan call center dan PPID dengan isu, kebijakan dan program strategis Kemenkeu

EKSTERNAL

11

12 of 23

Narasi, Pemetaan Isu, dan Pesan Kunci

12

13 of 23

Narasi

Layanan Digital Kementerian Keuangan mewujudkan birokrasi yang transparan, bersih, dan akuntabel demi tercapainya pelayanan publik yang prima

13

14 of 23

PEMETAAN ISU

INTERNAL

EKSTERNAL

  • Di internal tim LDK, masih simpang siurnya peran PIC dan pembagian tugas
  • Masih belum meratanya pemahaman stakeholder terkait dengan keberadaan, tujuan, dan fungsi dari adanya LDK
  • Keberadaan LDK masih belum memberikan impact yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan
  • Terjadi gangguan atau kesenjangan komunikasi yang diakibatkan belum meratanya pemahaman stakeholder terkait dengan keberadaan, tujuan, dan fungsi dari adanya LDK
  • Adanya bencana alam/krisis/perang yang menyebabkan stakeholders tidak bisa mengakses portal LDK
  • Adanya konflik hubungan, persepsi, nilai, kebutuhan, dan harapan pemangku kepentingan eksternal
  • Krisis teknologi yang meliputi pelanggaran siber, pencurian IP, dan, kerusakan teknologi.

14

15 of 23

Pesan Kunci

Pesan kunci utama: Sistem pelayanan terpadu secara virtual di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai media bagi penerima layanan untuk memperoleh layanan yang terintegrasi dalam satu portal termasuk untuk mendukung pimpinan dalam pengambilan keputusan kebijakan.

Sub pesan kunci:

  1. Layanan Digital Kementerian Keuangan dibentuk dalam rangka melakukan penyempurnaan pemberian layanan kepada seluruh penerima layanan Kementerian Keuangan, dengan mempermudah akses untuk mendapatkan pelayanan.
  2. Seluruh layanan Kementerian Keuangan dapat dengan mudah diakses oleh penerima layanan Kementerian Keuangan dan layanan Kementerian Keuangan dikelompokkan dalam:

a. Government to Government (G to G), untuk memenuhi. kebutuhan pemberian pelayanan antarinstansi pemerintah;

b. Government to Business (G to B), untuk memenuhi kebutuhan pemberian pelayanan antara pemerintah dengan bisnis;

c. Government to Citizen (G to q, untuk memenuhi kebutuhan pemberian pelayanan antara pemerintah dengan warga Negara; dan

d. Government to Employee (G to E), untuk memenuhi kebutuhan pemberian pelayanan untuk pegawai Kementerian Keuangan yang diakomodasi melalui pengembangan e-Kemenkeu.

  • Mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan handal melalui portal LDK sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pemangku kepentingan.
  • LDK diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatan manajemen pemangku kepentingan, memperluas coverage akses layanan unit, integrasi data layanan Kementerian Keuangan, dan mencipyakan value atas layanan Kementerian Keuangan.

15

16 of 23

Taktik dan Timeline

16

17 of 23

Taktik & Timeline

Agenda

Taktik

Target Audiens

UIC

Jadwal

Implementasi Layanan Digital Kementerian Keuangan

  • Berita di Website
  • Publikasi di website dan media sosial Kemenkeu-K/L
  • CorpuTalk, Podcast
  • Sosialisasi Internal
  • Email blast
  • Script Pidato
  • Banner/ poster digital

Internal Stakeholders

Utama: Biro Organta

Pendukung:

Biro KLI

Pusintek

UEI Pemilik Layanan

April s.d Desember 2022

  • Berita di Website
  • Konten di media sosial diamplifikasi akun UE1
  • Sosialisasi/Webinar eksternal
  • Siaran Pers/Media Briefing
  • FGD
  • Banner/ poster digital

Eksternal Stakeholders

Utama: Biro KLI

Pendukung:

Biro Organta

Pusintek

UEI Pemilik Layanan

April s.d Desember 2022

(Tentative)

Banner/ poster digital

17

18 of 23

Evaluasi

18

19 of 23

Riset & Pengukuran Efektivitas

Audiens: Publik Internal, dan Umum

Metode: Monitoring Media Massa, Media Sosial, dan Survei

Pengukuran Awareness

Audiens: Stakeholders

Metode: Survey & In-depth Interview, FGD

Pengukuran Pemahaman dan Optimisme

Audiens: Stakeholders

Metode: Pengukuran kepuasan layanan stakeholders

Pengukuran Efektivitas

Evaluasi

19

20 of 23

Terimakasih

Biro Komunikasi dan Layanan Informasi

Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan

Jl. Wahidin Raya 1, Gedung Djuanda 1

Jakarta Pusat

20

21 of 23

Pesan Kunci

Pesan kunci utama: Sistem pelayanan terpadu secara virtual di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai media bagi penerima layanan untuk memperoleh layanan yang terintegrasi dalam satu portal termasuk untuk mendukung pimpinan dalam pengambilan keputusan kebijakan.

Sub pesan kunci:

  • Internal
  • Penguatan informasi pegawai Kemenkeu mengenai LDK
  • Updating isu Kemenkeu kepada pegawai Kemenkeu melalui LDK

  • Eksternal
  • Penguatan informasi stakeholders eksternal mengenai LDK
  • LDK merupakan one stop service yang dapat diakses oleh stakeholder yang dapat mempermudah proses pelayanan
  • Aplikasi yang dapat diakses melalui LDK yaitu (disebutkan nama aplikasi)

21

22 of 23

Key Stakeholder Group

(Identify each of the key stakeholders)

Stakeholder Type (Sponsor, Advocate, Blocker etc)

Identify their Level of Buy-In to the Change

(Driver, Neutral, Restrainer)

Identify their level of influence on the outcome of the Project

(High, Medium, Low)

Identify Strategies to Deal with the Resistance

Responsible Person

Publik Eksternal

Identifikasi Dampak Manajemen Perubahan

(Diisi oleh Unit Pemilik Layanan)

22

23 of 23

Optimalisasi jumlah pegawai Kemenkeu sebagai Change Agent internal Kemenkeu

Pegawai sebagai Change Agent

Pimpinan menjadi sebagai panutan dalam seluruh sosialisasi program yang ada di internal, sehingga menginspirasi seluruh pegawai

Optimalisasi media internal Kemenkeu dan unit vertikal: website, sosial media, dsb

Adanya kebijakan yang mengikat dan mengatur terkait LDK

Perencanaan dan Pelaksanaan Strakom untuk isu strategis dilakukan oleh Unit Es I Bersama Setjen (Biro KLI)

Membentuk forum Change Agent untuk meningkatkan internal engagement

Pejabat Unit yang membidangi fungsi kehumasan dan/atau pelayanan informasi sebagai Change Agent

Optimalisasi Media Internal

Penyusunan Kebijakan

Pengelolaan isu secara terintegrasi

Optimasi Forum Change Agent

23