MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 6
Pendidikan Pancasila
KESEPAKATAN DALAM MEMBUAT ATURAN
BAB 2
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Sumber: shutterstock.com
A. Norma dan Aturan di Sekitar Kita
Aturan adalah tindakan atau perbuatan yang harus dijalankan.
Aturan membuat hidup kita berjalan dengan tertib karena memberi batasan dalam berperilaku.
Tanpa aturan, masyarakat akan bertindak sesuka hati tanpa ada batasan.
Aturan yang berlaku bagi sekelompok orang di suatu tempat disebut norma.
Macam-Macam norma
Sumber: shutterstock.com
Warga masyarakat yang tidak tertib dalam berkendara (tidak membawa Surat Izin Mengemudi/SIM) akan mendapatkan hukuman berupa tilang.
Sanksi norma kesusilaan :
Perasaan bersalah, gelisah, malu, takut, dan menyesal.
Sanksi norma agama :
Kita akan memperoleh dosa jika melakukan perbuatan yang dilarang oleh Tuhan.
Sanksi norma hukum :
Denda yang harus kita bayarkan atau hukuman penjara pada pelanggaran berat.
Sanksi norma adat/kesopanan:
Perasaan tersinggung dan marah dari masyarakat setempat.
B. Hak dan Kewajiban di Sekitar Kita
Hak adalah sesuatu yang kita terima atau peroleh.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.
Sumber: shutterstock.com
Kita berhak menikmati fasilitas jalan dan kendaraan umum yang nyaman.
Fasilitas ini dibangun dengan menggunakan dana dari pajak yang dibayar oleh warga negara yang memenuhi syarat.
Setiap warga negara yang memenuhi syarat wajib membayar pajak kepada negara.
Pajak nantinya digunakan untuk membangun berbagai fasilitas yang dapat kita nikmati.
Hak Anak
Kewajiban Anak
C. Tata Cara Membuat Kesepakatan dalam
Menyusun Aturan
Aturan harus dihasilkan dengan tata cara yang benar.
Dengan begitu, aturan dapat menjadi kesepakatan bersama yang memberikan kenyamanan bagi semua pihak.
1. Mengidentifikasi Masalah Bersama
Sebelum membuat aturan, kita perlu terlebih dahulu menentukan atau menetapkan hal-hal yang menjadi masalah bersama.
Sumber: shutterstock.com
Sumber: commons.wikimedia.org
Masalah yang sering terjadi di rumah adalah anggota keluarga yang sulit menjaga kebersihan dan kerapihan rumah.
Masalah yang sering terjadi di lingkup perkotaan adalah seringnya terjadi kemacetan karena tingginya volume kendaraan.
2. Menyusun Kesepakatan dengan Cara Musyawarah
Untuk menyelesaikan masalah bersama, diperlukan kesepakatan bersama.
Kesepakatan bersama sebaiknya dihasilkan melalui musyawarah.
Para anggota masyarakat yang berwenang mengadakan musyawarah untuk menyusun aturan di lingkungan masyarakat.
Sumber: shutterstock.com
3. Menentukan Sanksi terhadap Pelanggaran
Setelah dihasilkan kesepakatan bersama tentang aturan yang akan diterapkan, kita sebaiknya menyepakati sanksi terhadap pelanggaran kesepakatan.
Sanksi dapat membuat kita terdorong untuk mematuhi kesepakatan.
Seseorang yang melakukan pelanggaran hukum dapat diamankan oleh polisi.
Sumber: shutterstock.com
4. Menetapkan Kesepakatan Bersama sebagai Aturan
Setelah menentukan kesepakatan bersama serta sanksi bagi pelanggarnya, pihak yang berkaitan dapat menjadikan kesepakatan tersebut sebagai aturan.
Aturan tersebut dapat berupa aturan tertulis atau aturan tidak tertulis.
Contoh aturan tertulis di tempat wisata.
Sumber: shutterstock.com
Semua anggota keluarga harus membiasakan diri meletakkan benda-benda pada tempatnya agar rumah selalu tampak rapi.
E. Musyawarah untuk Mufakat
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musyawarah adalah pembahasan bersama yang memiliki maksud mencapai�suatu keputusan atas penyelesaian masalah.�
Musyawarah merupakan cara yang dilakukan bangsa Indonesia untuk memecahkan masalah dan sudah berlangsung secara turun temurun.
Ciri-ciri musyawarah:�
Contoh musyawarah dalam berbagai lingkup.
Tata cara dan persyaratan musyawarah:�
Manfaat musyawarah:�
E. Hak dan Kewajiban dalam Menyusun Aturan
1. Hak dan Kewajiban dalam Menyusun Aturan di Rumah
Sumber: shutterstock.com
Menjaga kebersihan rumah bersama membuat tugas membersihkan rumah terasa lebih ringan.
2. Hak dan Kewajiban dalam Menyusun Aturan di Sekolah
Aturan di kelas dibentuk oleh wali kelas dan para siswa.
Sumber: shutterstock.com
Musyawarah desa dapat dilakukan untuk menyusun aturan di lingkup desa.
Sumber: shutterstock.com
F. Mematuhi Aturan yang Sudah Disepakati Bersama
1. Hak dan Kewajiban dalam Menyusun Aturan di Rumah.
Mengerjakan pekerjaan rumah seperti mengepel dapat membantu meringankan tugas ibu dalam menjaga kebersihan rumah.
Sumber: dreamstime.com
Mematuhi aturan belajar dengan penuh kesadaran dapat membantu kita meraih prestasi.
Sumber: shutterstock.com
Mematuhi aturan belajar
Mematuhi aturan menjaga kebersihan rumah
Saat memelihara hewan,
kita harus merawat hewan tersebut dengan baik.
Sumber: dreamstime.com
Tanpa pembatasan dalam penggunaan gawai, komunikasi langsung antaranggota keluarga akan berkurang.
Sumber: shutterstock.com
Mematuhi aturan bermain gawai
Mematuhi aturan merawat hewan peliharaan
2. Mematuhi Aturan Sesuai Kesepakatan di Sekolah
Setiap sekolah memiliki waktu belajar yang harus kita patuhi.
Caranya dengan datang ke sekolah tepat waktu atau sebelum jam pelajaran dimulai, istirahat hanya di jam istirahat, dan tidak pulang sebelum waktunya.
Seragam putih merah dengan atribut topi, dasi, dan ikat pinggang merupakan kelengkapan pakaian sekolah yang umum di Indonesia.
Sumber: shutterstock.com
Mematuhi aturan berpakaian
Mematuhi aturan belajar
Mengerjakan tugas dapat membantu kita dalam memahami pelajaran.
Sumber: shutterstock.com
Mengikuti kerja bakti membersihkan sekolah dapat membuat sekolah bersih dan nyaman.
Mematuhi aturan mengumpulkan tugas
Mematuhi aturan menjaga kebersihan sekolah
3. Mematuhi Aturan Sesuai Kesepakatan di Lingkungan Masyarakat
Setiap rumah sebaiknya menyediakan tempat sampah agar sampah terkelola dengan baik.
Sumber: shutterstock.com
Iuran warga merupakan aturan yang dihasilkan dari kesepakatan bersama.
Iuran biasanya digunakan untuk membayar petugas keamanan, petugas sampah, dan membiayai kebutuhan lain.
Dengan begitu, keamanan dan kebersihan lingkungan dapat terjaga.
Mematuhi aturan menjaga kebersihan lingkungan
Mematuhi aturan membayar iuran
Aturan untuk menghormati tetangga tidak dibuat dalam kesepakatan warga, tetapi ada pada norma kesopanan.
Jika kita melanggarnya, kita akan dikucilkan oleh warga lainnya. Kita pun tidak dapat tinggal dengan nyaman di lingkungan masyarakat.
Pembatasan akses masuk ke area perumahan dilakukan demi menjaga keamanan lingkungan.
Sumber: shutterstock.com
Mematuhi aturan menjaga keamanan lingkungan
Mematuhi aturan bersosialisasi dengan tetangga