Jenis, Sifat dan Teknik Pengolahan Kayu
Mata Pelajaran: Prakarya
Kayu
Bahan utama pembuatan rumah tradisional dan perabot rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, dipan, dan rak
01
Bambu
Bahan utama pembuatan rumah sederhana, kursi, berbagai jenis peralatan dapur, dan alat bantu proses pembangunan
02
Rotan
Bahan pembuatan kursi dan peralatan rumah tangga seperti tabir, tempat koran, alas tidur, tali, dan keranjang
03
A. Jenis-Jenis Kayu
No | Jenis | Kelas Kuat | Kelas Awet | Tekstur | Warna |
1 | Kayu Jati | Kelas I dan Kelas II | Kelas I dan Kelas II | Serat dan tekstur paling indah | Cenderung berwarna coklat dan emas gelap |
2 | Kayu Merbau | Kelas I dan Kelas II | Kelas I dan Kelas II | Tekstur serat garis terputus-putus | Coklat kemerahan, kadang disertai highlight kuning |
3 | Kayu Bangkirai | Kelas I dan Kelas II | Kelas I, II, dan III | Tekstur beragam, mulai dari yang halus hingga sedikit agak kasar | Kayu berwarna kuning, kadang agak kecoklatan sehingga disebut yellow balau |
4 | Kayu Kamper | Kelas I dan II | Kelas II dan Kelas III | Serat kayu halus dan indah | Cenderung lebih muda kecoklatan. Warna lain yang ditemukan adalah keabuan, hijau olive dan kemerahan |
5 | Kayu Kelapa/ Glugu | Kelas II | | Tekstur kasar, semua bagian pohon kelapa adalah serat/ fiber (garis pendek-pendek) | Pohon kelapa di Sulawesi berwarna coklat gelap, di jawa berwarna terang |
A. Jenis-Jenis Kayu
No | Jenis | Kelas Kuat | Kelas Awet | Tekstur | Warna |
6 | Kayu Meranti Merah | Kelas II dan Kelas IV | Kelas III dan IV | Tidak terlalu halus | Merah muda, merah tua, hingga merah muda pucat |
7 | Kayu Karet | Kelas II | Kelas III | Agak kasar | Ketika baru dibelah berwarna putih kekuningan sedikit krem, ketika mengering berubah kecoklatan |
8 | Kayu Gelam (Kayu Putih) | Kelas II | Kelas III | Keras dan kuat | Batang terdiri dari lapisan-lapisan putih keabu-abuan |
9 | Kayu Ulin | Kelas I | Kelas I | Kasar, keras dan kuat | Berwarna gelap |
10 | Kayu Akasia | Kelas II-I | Kelas II | Bertekstur agak kasar serta berserat lurus berpadu | Berwarna krem |
b. Sifat Umum Kayu
Secara umum, sifat kayu adalah sebagai berikut:
Kayu tersusun dari sel-sel yang memiliki tipe bermacam-macam, susunan dinding selnya terdiri atas senyawa kimia berupa selulosa, hemi selulos (karbohidrat) dan lignin (non karbohidrat)
Bersifat anisotropik yaitu memperlihatkan sifat-sifat yang berlainan jika diuji menurut tiga arah utamanya
Bersifat higroskopis yaitu dengan menyerap atau melepas kadar air sebagai akibat dari perubahan kelembapan dan suhu udara
Dapat diserang hama dan penyakit serta dan terbakar jika dalam keadaan kering
c. Sifat Fisik Kayu
Sifat fisik kayu
Berat dan berat jenis: Berat suatu jenis kayu berbanding lurus dengan berat jenisnya
Keawetan: Ketahanan kayu terhadap serangan unsur-unsur perusak
Warna: bergantung pada zat pengisi warna dalam kayu
Tekstur: Digolongkan dalam kayu bertekstur halus, sedang, dan kasar
Arah Serat: serat halus, serat berpadu, berombak, tepilin, dan diagonal
Kesan Raba: kasar, halus, licin, dingin, dan berminyak
Bau dan rasa: bau bawang (kulim), bau zat penyamak (jati), bau kamper ( kapur)
Nilai dekoratif: pola gambar bergantung dari pola penyebaran warna, arah serat, dan tekstur
Higroskopis: menyerap dan melepaskan air
Sifat kayu terhadap suara: akustik, resonansi
Daya hantar panas: memiliki daya hantar yang sangat jelek
Daya hantar listrik: memiliki daya hantar yang jelek
Insert the Sub Title of Your Presentation