1 of 39

PEMROGRAMAN JARINGAN

Oleh :�Condro Wibawa

Universitas Gunadarma

2 of 39

M3

PROTOKOL JARINGAN,

MODEL REFERENSI,

OSI & TCP IP LAYER

3 of 39

CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Mahasiswa mampu menyebutkan dan memahami cara kerja protokol jaringan
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan model OSI Layer
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan masing-masing layer pada OSI Layer
  4. Mahasiswa mampu menyebutkan hardware dan protokol pada masing-masing layer

4 of 39

PENGENALAN

PROTOKOL JARINGAN

5 of 39

Inti dari sebuah jaringan komputer adalah komunikasi.

Ketika kita mengakses website dengan smartphone kita melalui internet,�maka akan terjadi komunikasi antara smartphone kita dengan server website.

Tapi lebih dari itu,�proses yang sebenarnya tidak sesederhana itu.��Terdapat pula komunikasi antara :�- Aplikasi browser dengan NIC Komputer�- NIC dengan media transmisi�- Mungkin dengan router, dll

6 of 39

Pada pertemuan 1 kita sudah membahas syarat terjadinya komunikasi, antara lain :

  1. Pengirim Informasi
  2. Penerima Informasi
  3. Pesan
  4. Media

Berhubungan dengan media, maka ada dua media yang dimaksud, yaitu :�1. Media fisik (kabel, udara, dll)

2. Protokol (bahasa, aturan, dll)

Protokol bisa dianalogikan sebagai bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Agar komunikasi bisa terjadi, maka pengirim dan penerima informasi harus memiliki/memahami bahasa yang sama.

7 of 39

Dalam teknologi computer,�Protokol adalah sekumpulan aturan yang digunakan agar satu atau lebih device dapat berkomunikasi.

�Misal :

Saat mengakses website pada internet, kita menggunakan protocol HTTP/HTTPS.

Saat menggunakan kabel USB, kita menggunakan protokol USB.��Saat menggunakan jaringan LAN, kita menggunakan protocol Ethernet

Saat mengirim Email, kita menggunakan protocol POP3, SMTP,

8 of 39

Apa saja yang diatur dalam protocol ?

9 of 39

Message Encdoing

Message Encoding adalah proses translate. Antar device di dalam perangkat computer memiliki “bahasa” mereka masing-masing.��User (manusia) menggunakan bahasa manusia

Aplikasi menggunakan bahasa pemrograman

Perangkat menggunakan bahasa mesin (biner)

Kabel menggunakan bahasa analog (sinyal)

Agar semua obyek ini bisa berkomunikasi,�maka diperlukan proses translate.

Bahasa manusia harus diubah ke dalam bahasa pemrograman agar dipahami oleh aplikasi. �Bahasa pemrograman harus diubah ke dalam bahasa mesin agar dipahami oleh mesin.

Bahasa mesin harus diubah ke dalam bahasa analog agar bisa ditransmisikan oleh perangkat analog.

10 of 39

Message Encoding

Aturan mengenai bagaimana format data yang hendak dikirim dan bagaimana data-data tersebut dikemas (dienkapsulasi) menjadi satu obyek utuh.

11 of 39

Message Size

Bagaimana data video dengan ukuran 5GB bisa ditransmisikan di dalam jaringan ?�Padahal kapasitas NIC nya hanya 1Gbps,�Padahal kapasitas kabel UTP nya hanya 100Mbps,

Karena data video tersebut dipecah-pecah ke dalam unit yang lebih kecil, sehingga semua device dapat menerimanya.

Analoginya :�Bagaimana memindahkan satu tempayan air besar ?�Maka air diambil dengan baskom satu per satu sehingga air dalam tempayan habis.

12 of 39

Message Timing

Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam Message Timing :

          • Access Method
          • Flow Control
          • Response Time

Access Method

Adalah kapan seseorang/device bisa berbicara ?

Kita tidak bisa memulai percakapan dengan orang yang masih dalam percakapan lain.

Device tidak bisa berkomunikasi dengan device lain yang masih aktif berkomunikasi.

Flow Control

Adalah bagaimana cara kita menyampaikan informasi.

Terlalu cepat/lambat ?�Menggunakan kalimat panjang/pendek ?

Pada device,�Bagaimana speed device ?�Bagaimana size yang dapat diterima device ?

Response Time

Adalah waktu tunggu sampai yang diajak bicara merespon.

Jika kita bicara pada telepon dan tidak ada jawaban, maka kita mengasumsikan informasi tidak sampai/berjalan.

Hal yang sama juga berlaku pada device.

13 of 39

Message Delivery Options

14 of 39

Berikut adalah contoh interaksi antar protocol, ketika client sedang mengakses data melalui internet.

15 of 39

Apa Pentingnya Protokol ?

Memungkinkan dua buah device untuk dapat saling berkomunikasi

Standar baku yang harus dipatuhi oleh setiap pengembang perangkat computer/jaringan

Memungkinkan terjadinya komunikasi antara device dengan produk/merk/pengembang yang berbeda

Sebagai acuan untuk pengembangan lebih lanjut

16 of 39

PROTOKOL SUITES

17 of 39

Protokol Suites adalah satu set protocol (terdiri dari banyak protocol) untuk mendukung komunikasi jaringanyang komprehensif.

Terdapat dua macam protocol suites, yaitu

Open Standard Protocol dan Proprietray Protocol

Open Standard Protocol adalah protokol jaringan terbuka dimana setiap orang dapat menggunakannya. Biasanya distandarkan oleh organisasi tertentu atau diendorse oleh industry dan disetujui oleh organisasi terkait.

�Contoh : �TCP/IP, OSI

Proprietary Protocol adalah protokol jaringan yang dibuat dan dikelola oleh instansi/perusahaan tertentu atau gabungan dari beberapa instansi.

�Contoh : �Apple Talk, Novell Netware

18 of 39

Jika kita perhatikan, setiap protocol suites memiliki protocol yang berbeda-beda.

Akan tetapi di bagian paling luar dari sebuah protocol suites (biasanya bagian yang berhubungan dengan hardware), mereka menggunakan protocol yang sama.

Tujuannya adalah agar device dengan brand/merk yang berbeda tetap dapat saling berkomunikasi.

19 of 39

Berikut adalah protocol yang ada pada TCP/IP Protocol Suites.��Tentu teman-teman tidak asing bukan dengan istilah-istilah ini ?

20 of 39

Ketika data hendak dikirim,�maka data yang kirim akan mendapat tambahan informasi dari setiap protocol yang dilewatinya.

Sebagai contoh :�ketika “data” dikirim, dan melewati application layer maka data akan dibungkus dengan protocol HTTP. Ketika melewati Transport Layer akan dibungkus dengan protocol TCP, dan seterusnya.

Dan ketika sampai, nantinya tiap tambagan data tersebut akan dilepas.

21 of 39

STANDARD ORGRANIZATIONS

22 of 39

Agar menjamin bahwa setiap produk/device dapat saling berkomunikasi satu sama lain, maka mereka harus menggunakan standar protocol yang sama.

Standar protocol juga memungkinkan setiap instansi berinovasi dan tidak memonopoli pasar.

Sebuah website dapat diakses dari device yang berbeda (tablet, computer, smartphone), brand yang berbeda (Apple, Samsung, Dell), dan OS yang berbeda (Windows, IoS, Linux) karena menggunakan standard protocol yang sama yaitu HTTP.

Pertanyaannya,�Siapa yang menentukan standard tersebut ?

23 of 39

ISOC (Internet Society)�adalah organisasi non-pemerintah berskala internasional yang bertujuan untuk bekerjasama dan berkoordinasi secara global dalam bidang aplikasi dan teknologi internet serta inter-networking. ISOC membawahi Internet Engineering Task Force, Internet Engineering Steering Group, dan Internet Architecture Board, yang bertanggungjawab terhadap pengembangan teknikal internet, protokol, dll.

IAB

adalah organisasi yang bertanggung jawab terhadap managemen dan pengembangan infrastruktur jaringan internet.

ISOC, IAB, IETF, and IRTF

24 of 39

IETF�adalah bagian dari IAB yang bertanggung jawab mendevelop, update, maintenance, dan mempromosikan teknologi intermet dan TCP/IP

IRTF

adalah bagian dari IAB yang bertugas melakukan research terhadap teknologi internet dan TCP/IP

ISOC, IAB, IETF, and IRTF

25 of 39

The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE, pronounced “I-triple-E”) adalah organisasi professional yang bergerak di bidang standarisasi peralatan electrical dan elektronik.

Di dalam jaringan komputer,�IEEE mengeluarkan standar 802 untuk perangkat physical dan data link layer,�termasuk di dalamnya perangkat untuk jaringan LAN dan WLAN.

IEEE

26 of 39

The International Standarization Organization

adalah organisasi standarisasi terbesar di dunia.

Bidang yang distandarisasi juga bermacam-macam bidang.

Di dalam jaringan komputer,�ISO berkontribusi pada penetapan OSI (Open System Interconnection) yang membagi jaringan ke dalam layer-layer.

Walaupun pada perkembangannya standar ini tidak begitu berkembang karena bersaing dengan standar TCP/IP

ISO

27 of 39

Selain organisasi terbuka yang sudah dibahas, beberapa instansi juga mengembangkan standar masing-masing.

Contohnya :�Apple mengembangkan AppleTalk untuk komunikasi jaringan perangkat Apple.

Novel Netware mengembangkan protocol jaringan untuk computer Novell.

28 of 39

MODEL REFERENSI

29 of 39

Model Referensi

adalah model untuk menggambarkan keterkaitan antar device/protocol di dalam jaringan

Model referensi terbagi ke dalam beberapa layer yang menggambarkan tiap bagian dari jaringan.

Layer-layer ini mempermudah dalam :

            • Membuat desain jaringan
            • Memberi batasan pengembangan device/software

Model Referensi yang umum digunakan antara lain adalah

OSI Layer dan TCP/IP Layer

30 of 39

OSI (Open System Interconnected)

adalah model referensi yang dikembangkan oleh ISO.

Di dalam OSI Reference Model terdiri dari 7 layer yang memisahkan device dan teknologi jaringan

OSI Reference Model

31 of 39

OSI Reference Model

Mendeskripsikan semua device dan protocol yang berhubungan dengan transmisi bit data dari dan ke jaringan

Mendeskripsikan metode pertukaran dataframe antar media/device

Menyediakan layanan pertukaran data antara network/jaringan

Menyediakan layanan untuk segmen data dan menggabungkan kembali data yang diterima dari jaingan

Menyediakan layanan untuk disajikan ke presentation layer dan mengelola pertukaran data

Menyediakan layanan untuk representasi data secara umum untuk dibaca oleh application layer

Menyediakan layanan untuk end to end user.

32 of 39

TCP/IP (Transfer Control Protocol/

Internet Protocol)

adalah model referensi yang dikembangkan oleh IETF.

Di dalam TCP/IP Reference Model terdiri dari 4 layer yang memisahkan device dan teknologi jaringan yang digunakan

TCP/IP Reference Model

33 of 39

TCP/IP Reference Model

Mengontrol hardware devices yang digunakan untuk membangun jaringan

Mendefinisikan jalur terbaik di dalam jaringan (termasuk routing antar jaringan)

Support komunikasi antar devices yang berbeda di dalam jaringan

Merepresentasikan data ke user, termasuk encoding data dari jaringan

34 of 39

Perbandingan Layer dalam OSI Layer dan TCP/IP Layer

35 of 39

Rangkuman :

  1. Protocol adalah aturan yang memungkinkan antar device dalam jaringan computer dapat saling berkomunikasi
  2. Protocol Suites adalah kumpulan protocol yang dikembangkan untuk menangani komunikasi jaringan secara komprehensif.
  3. Protocol Suites yang paling umum dipakai adalah TCP/IP yang dikembangkan oleh IAB, ISOC.
  4. Model Referensi adalah model yang digunakan untuk mempermudah memahami komunikasi device dalam jaringan
  5. Model Referensi yang umum dikenal adalah OSI Layer dan TCP/IP Layer
  6. Model Referensi OSI terdapat 7 layer, sedangkan TCP/IP 4 layer.

36 of 39

Tugas

Coba sebutkan, cari tahu, dan jelaskan protocol-protocol yang digunakan di setiap layer pada OSI Layer,

Serta berikan contoh device/aplikasi yang menggunakan protocol tersebut!

Tugas disubmit pada VClass,�Paling lambat : �26 Oktober 2022 jam 23.00

37 of 39

Ada pertanyaan

?

38 of 39

Daftar Referensi :

  1. Reza Chandra, “Pengenalan Jaringan Komputer”, Jakarta : Universitas Gunadarma.
  2. Dani Pratmanto, “Modul Jaringan Komputer”, Jakarta : STMIK Nusa Mandiri.
  3. Maulana Ardiansyah, dkk, “Jaringan Komputer”, Tangerang : Universitas Pamulang Press.
  4. Tim Program Studi D3 Manajemen Informatika, “Modul Teori Jaringan Komputer”, Yogyakarta : Universitas Amikom Yogyakarta, 2018.
  5. Essy Malays SS, "Jaringan Komputer", Universitas Persada Indonesia YAI, 2015.
  6. http://cisco.num.edu.mn/CCNA_R&S1/course/module3

39 of 39

Kunjungi Pula :

  1. Instagram : @pak.condro
  2. Web : http://condro_wibawa.staff.gunadarma.ac.id/
  3. Blog : https://pakcondro.blogspot.com/
  4. Youtube : pojokan