1 of 38

MENGOPERASIKAN MESIN LISTRIK PADA UNIT PENGOLAHAN IKAN

I Ketut Daging, A.Pi, MT

Yudi Prasetyo Handoko, S.T., M.T.

2021

1

2 of 38

Tahapan Pengoperasian Mesin Listrik�Dalam Unit Pengolah Ikan

I. Menyiapkan mesin listrik

II. Menghidupkan Mesin listrik

III. Menjaga, mengawasi dan melaporkan mesin listrik

2

3 of 38

I. Menyiapkan mesin listrik

1. Alat dan bahan untuk mengoperasikan mesin listrik disiapkan sesuai dengan kebutuhan

2. Jaringan kabel listrik (instalasi penerangan, pompa dan mesin pendingin, mesin pengolah) diperiksa sesuai dengan prosedur keamanan kelistrikan

3. Mesin pengolah, mesin refrigerasi dan mesin lainnya yang memerlukan kelistrikan diperiksa kesiapannya.

4. Bahan bakar, pendingin, pelumas dan bagian yang berputar dicek dan disiapkan

3

4 of 38

��1. Alat dan bahan untuk mengoperasikan mesin listrik �Alat-alat :

4

Alat kerja listrik

AVO Meter

Tang Amper

Tes Pen

Tang, Obeng set

Kunci Set

Pengupas Kabel

5 of 38

Bahan :

5

Sekring

NFB

Magnetic Contactor

NO/NC

Kabel

Isolasi

6 of 38

2. Pemeriksaan Jaringan Kabel Listrik

  • Jaringan Utama

Sambungan Kabel-Kabel (Penurunan Tegangan)

Isolasi (Keamanan dan Korosi)

Penyangga (Keamanan)

  • Jaringan Beban

Sambungan Kabel-Komponen

Komponen (FB,MC,OCR,NO,NC)

Sambungan Komponen-Beban

6

7 of 38

Jaringan Utama dan Beban

7

8 of 38

Sambungan Kabel

8

9 of 38

Kerusakan Komponen

9

10 of 38

3. Pemeriksaan Beban Listrik

  • Kondisi Umum
  • Posisi
  • Putaran
  • Tes (AVO Meter)

10

11 of 38

4. Pemeriksaan dan Penyiapan Bahan bakar, pendingin, pelumas dan bagian yang berputar

  • Genset terdiri dari dua komponen utama yaitu : Motor Penggerak (Diesel) dan Generator/Dinamo
  • Pemeriksaan pada Motor Diesel : Bahan bakar, Pelumas, Pendingin, sistem starting dan bagian-bagian yang berputar/bergetar
  • Generator/Dinamo : Terminal output, sikat arang dan sambungan-sambungan kabel

11

12 of 38

12

Motor Penggerak

Generator

13 of 38

Penggunaan

  • Bahan Bakar : 0,2 Lt/HP/jam (0,21lt/kW/jam)
  • Pelumas 0,001 Lt/HP/jam (0,00025-0,005 gal/HP/jam)

13

14 of 38

II. Menghidupkan Mesin Listrik

  1. Starting (Menghidupkan)
  2. Pengecekan Parameter Operasi

3. Pembebanan Generator

14

15 of 38

1. Starting (Menghidupkan)

  • Menghidupkan Motor penggerak : Motor Diesel
  • Motor Diesel Hidup-Dinamo Berputar

15

16 of 38

16

17 of 38

2. Pengecekan Parameter Operasi

  • Pengecekan Parameter Operasi Generator/ Dinamo : Voltage, Frekuensi, Ampere dan indikator lainnya
  • Pengecekan Parameter Operasi Motor Diesel : Tekanan Pelumas, Tekanan air pendingin dan parameter lainnya

17

18 of 38

18

19 of 38

3. Pembebanan Generator

  • Handel induk-On
  • Pembebanan Bertahap
  • Perhatikan Parameter Operasi Motor dan Generator/Dinamo

19

20 of 38

20

21 of 38

21

22 of 38

Pengaman Listrik

  • Dalam mengoperasikan mesin listrik sering terjadi kerusakan sehingga perlu dilakukan penggantian komponen. Penggantian komponen listrik dilakukan harus seuai dengan jenis dan spesifikasi komponen yang sesuai agar tidak terjadi kegagalan dalam pengoperasiannya. Kegagalan yang dapat berdampak buruk pada pemasangan kembali komponen listrik sehabis penggantian komponen antara lain adalah Gagal Phase dan Phase Terbalik.

22

23 of 38

Phase Terbalik

  • Phase terbalik yang dimaksud disini adalah bila dalam pemasangan phase listrik tidak sesuai dengan phase listrik semula sehingga dapat mengakibatkan putaran motor terbalik. Hal ini dapat diatasi dengan pemasangan komponen pengaman phase terbalik pada rangkaian listrik motor yang biasa dijual di pasaran yang disebut Phase Reverse Failure atau Phase Reversal Protection Circuit.

23

24 of 38

24

25 of 38

Gagal Phase

  • Gagal phase yang dimaksud apabila salah satu phase listrik terputus atau tidak tersambung sehingga motor listrik yang tadinya mendapat sumber listrik tiga phase berkurang satu phase, sehingga ampere listrik menjadi tinggi dan bisa mengakibatkan motor listrik terbakar. Hal ini dapat diatasi dengan dipasang komponen pengaman phase pada rangkaian listrik motor yang disebut Phase Protector/Pengaman Phase.

25

26 of 38

26

27 of 38

III. Menjaga, Mengawasi dan Membuat Laporan

1. Mengisi Jurnal Mesin

2. Mengontrol Mesin

3. Membuat Laporan

27

28 of 38

1. Mengisi jurnal

  • Periode 2-4 Jam
  • Isi Jurnal
  • Penanggung Jawab

28

29 of 38

Keterangan :OP = Oil Pressure (Kg/Cm ) = Tekanan Minyak PelumasWP = Water Pressure (Kg/Cm ) = Tekanan Air PendinginT = Temperatur Air Pendingin ( ⁰C)RPM = Putaran Motor Diesel (Rpm)V = Tegangan Listrik (V)A = Arus Listrik (A)Hz = Frekuensi Listrik (Hz)

29

NO

HARI

TGL

JAM

MOTOR DIESEL

GENERATOR

KETERANGAN

OP

WP

T

RPM

V

A

HZ

1

28-1-20

00-04

3,8

1,1

70

1500

380

30

50

Normal

2

3

4

CONTOH : JURNAL GENERATOR SET

30 of 38

Contoh : Jurnal Pemakaian Beban Listrik

30

NO

BEBAN

START

STOP

KETERANGAN

TGL

JAM

TGL

JAM

1

Mesin-1

28-1-20

08.00

Mesin Bakso

2

Mesin-2

Mesin Penepung

3

ColdS-1

27-1-20

06.00

4

ColdS-2

31 of 38

2. Mengontrol Mesin

  • Periode Waktu
  • Indera (Pendengaran, Penciuman/Bau, Pengamatan dan Perabaan)
  • Mencatat atau Melapor

31

32 of 38

3. Membuat Laporan

  • Kondisi mesin selama Beroperasi
  • Usulan Tindak Lanjut :

Perawatan Mesin

Perbaikan

Penggantian

32

33 of 38

Keamanan Bekerja Listrik Di Unit Pengolah ikan

  • Keselamatan Diri
  • Keselamatan Orang Lain
  • Keselamatan Alat
  • Keselamatan Produk ikan
  • Keselamatan lingkungan

33

34 of 38

Pakaian Kerja

34

35 of 38

35

36 of 38

36

37 of 38

37

38 of 38

38