1 of 75

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN

2 of 75

Perbedaan pandangan dalam �Fungsi-fungsi Manajemen

Ernest

Dale

Richard

W Griffin

Nickels,

McHugh &

Mc Hugh

Koontz

& O

’Donnelly

James AF

Stoner

George

Terry

Luther

Gullick

PLANNING

ORGANIZING

STAFFING

CONTROLLING

DIRECTING

COORDINATING

REPORTING

Actuat ing

STAFFING

DIRECTING

Leading

Directing

Leading

STAFFING

DIRECTING

INNOVATING

REPRESENTING

3 of 75

Kegiatan dalam Fungsi-fungsi Manajemen�

Planning �Penentuan Tujuan dan Bagaimana Cara Pencapaian yang terbaik

OrganizingPenentuan Bagaimana Penyusunan Organisasi dan Aktifitas dapat dilakukan

Controlling

Monitoring dan Perbaikan Aktifitas yang sedang berjalan agar Tujuan dapat tercapai

LeadingProses Memotivasi Anggota Organisasi agar Planning dapat dijalankan

Menunjukkan Arah Tahapan dari setiap fungsi manajemen

Menunjukkan keterkaitan timbal balik antar fungsi manajemen

Keterangan:

4 of 75

SUMBER DAYA ORGANISASI, TUJUAN, DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN

Planning & �decision making

Sumber Daya Organisasi

  • Sumber Daya Fisik/Alam
  • Informasi
  • Sumber Daya Manusia
  • Modal

Controlling

Leading

Organizing

Fungsi-fungsi Manajemen

Tujuan Organisasi

Efektif

Efisien

5 of 75

1. PERENCANAAN

6 of 75

PROSES PERENCANAAN�(PLANNING)

Pengertian :

  • Adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa.
  • Salah satu aspek penting perencanaan adalah pembuatan keputusan (decision making), proses pengembangan dan penyeleksian sekumpulan kegiatan untuk memecahkan suatu masalah tertentu

7 of 75

EMPAT TAHAP DASAR PLANNING

Tahap I

Menetap

kan

Tujuan

Tahap II

Merumus

kan

Keadaan

Sekarang

Tahap III

Mengindentifi

kasikan

Kemudahan &

Hambatan

Tahap IV

Mengembang

kan Kegiatan

T

U

J

U

A

N

8 of 75

EMPAT TAHAP DASAR PERENCANAAN (PLANNING):

Tahap 1, Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan 🡺dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja

Tahap 2, Merumuskan keadaan saat ini 🡺tahap ini memerlukan informasi terutama tentang keuangan dan data statistik, yang diperoleh melalui komunikasi

9 of 75

Tahap 3, Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan 🡺 segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan

Tahap 4, Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan 🡺 Pengembangan berbagi alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif terbaik dan paling memuaskan

10 of 75

MANFAAT PERENCANAAN

  1. Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan
  2. Membantu kristalisasi persesuaian pada masalah-masalah utama
  3. Memungkinkann manajer memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
  4. Membantu penempatan tanggungjawab lebih cepat

11 of 75

lanjutan

5. Memberikan cara pemberian perintah untuk operasi

6. Memudahkan dalam melakukan koordinasi di antara berbagai bagian organisasi

7. Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami

  1. Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti
  2. Menghemat waktu, usaha dan dana

12 of 75

KELEMAHAN PERENCANAAN

  1. Pekerjaan yang tercakup dalam perencanaan mungkin berlebihan pada kontribusi yang nyata
  2. Cenderung menunda kegiatan
  3. Terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatif dan berinovasi
  4. Kadang-kadang hasil yg paling baik didapatkan oleh penyelesaian situasi individual
  5. Ada rencana-rencana yang diikuti cara-cara yang tidak konsisten

13 of 75

Rencana operasional

MISI

TUJUAN

RENCANA

STRATEGIS

RENCANA

SEKALI PAKAI

PROGRAM

PROYEK

A

N

G

G

A

R

A

N

RENCANA

TETAP

KEBIJAKSA

NAAN

PROSEDUR &

METODE STANDAR

PERATURAN

14 of 75

SELANJUTNYA.....

PERTEMUAN

15 of 75

2. ORGANIZING

16 of 75

2. PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)

Pengorganisasian 🡺 proses penyusunan struktur organisasi yg sesuai dengan tujuan organisasi, sumberdaya-sumberdaya yg dimiliki dan lingkungan yg melingkupinya

Aspek utama proses proses penyusunan struktur organisasi ada 2 (dua) yaitu:

* Departementalisasi 🡪pengelompokkan kerja

* Pembagian kerja 🡪 perincian tugas pekerjaan

17 of 75

Pelaksanaan proses pengorganisasian yang sukses, akan membuat suatu organisasi dapat mencapai tujuannya, yg tercermin pada struktur organisasi yg mencakup :

  1. Pembagian kerja
  2. Departementalisasi
  3. Bagan organisasi formal
  4. Rantai perintah dan kesatuan perintah
  5. Tingkat-tingkat hirarki manajemen
  6. Saluran komunikasi
  7. Penggunaan komite
  8. Rentang manajemen dan kelompok-kelompok informal yg tidak dapat dihindarkan

18 of 75

STRUKTUR ORGANISASI

Pengertian :

Struktur organisasi (desain organisasi):

🡪mekanisme formal dengan mana organisasi dikelola.

🡪menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan di antara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau posisi-posisi maupun orang-orang yg menunjukkan kedudukan, tugas wewenang dan tanggungjawab

19 of 75

Faktor-faktor utama yg menentukan

perancangan struktur organisasi :

  1. Strategi organisasi untuk mencapai tujuan
  2. Teknologi yang digunakan
  3. Anggota/ karyawan dan orang-orang yg terlibat dalam organisasi
  4. Ukuran organisasi

20 of 75

Unsur-unsur struktur organisasi :

  1. Spesialisasi pekerjaan
  2. Standardisasi kegiatan
  3. Koordinasi kegiatan
  4. Sentralisasi dan desentralisasi
  5. Ukuran satuan kerja

21 of 75

BAGAN ORGANISASI

Bagan organisasi menggambarkan 5 aspek utama suatu struktur organisasi sbb:

  1. Pembagian kerja
  2. Manajer dan bawahan atau rantai perintah
  3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan
  4. Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan
  5. Tingkatan manajemen

22 of 75

BENTUK BAGAN ORGANISASI

Bentuk Piramid

Bentuk Vertikal

23 of 75

Bentuk Horisontal

Bentuk Lingkaran

24 of 75

BENTUK DEPARTEMENTALISASI

  1. Fungsi : pemasaran, keuangan, produksi
  2. Produk atau jasa : mesin cuci, TV
  3. Wilayah : DIY, Jateng, Jabar
  4. Langganan : pedagang eceran, pemerintah
  5. Proses atau peralatan : dept pembungkusan
  6. Waktu : Shift 1, 2, 3
  7. Pelayanan : kelas bisnis, eksekutif
  8. Alpha –numeral : no Telp
  9. Proyek dan matriks : perusahaan konstruksi

25 of 75

PEMBAGIAN KERJA

Tujuan pembagian kerja 🡺 untuk mencapai tujuan di mana individu tidak dapat mencapainya sendiri 🡺 synergy

Tiang dasar pengorganisasian adalah pembagian kerja (division of labor)

26 of 75

To be continue

Another Slide

Organization

27 of 75

KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN

KOORDINASI 🡺 proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisah suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien

RENTANG MANAJEMEN 🡺 jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan

28 of 75

Rentang manajemen dan koordinasi saling

berhubungan erat :

  • Semakin besar jumlah rentangan semakin sulit untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.
  • Jumlah bawahan yang melapor ke setiap manajer lebih banyak, organisasi hanya membutuhkan sedikit manajer 🡺 lebih mudah mengkoordinasi kegiatan-kegiatan antar departemen.

29 of 75

BERAPA JUMLAH RENTANGAN

YG IDEAL ?

Ada 2 alasan utama penentuan rentangan yang tepat

penting:

1. Rentangan manajemen mempengaruhi penggunaan efisien dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka.

>Terlalu melebar 🡺 tidak efisien

>Terlalu sempit 🡺 manajer tidak digunakan sepenuhnya

2. Ada hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur organisasi

30 of 75

lanjutan

  • Semakin sempit rentang manajemen, struktur organisasi akan berbentuk “TALL
  • Semakin lebar rentang manajemen, struktur organisasi akan berbentuk “FLAT

RUMUS :

R = n (2n-1 + n-1 )

R = Jumlah hubungan

n = Jumlah bawahan

Jika ada 5 bawahan 🡺 ada 100 hubungan

31 of 75

HUBUNGAN ANTARA RENTANG MANAJEMEN DAN STRUKTUR ORGANISASI

1. Rentangan datar (Flat) 🡺1 Tingkatan manajemen

1 Manajer

2. Rentangan lebih tinggi 🡺 2 Tingkatan manajemen 4 Manajer

3. Rentangan tinggi (Tall) 🡺3 Tingkatan manajemen

9 Manajer

32 of 75

1. Tingkatan manajemen, 1 Manajer

2. Tingkatan manajemen, 4 Manajer

33 of 75

WEWENANG DAN DELEGASI

Wewenang 🡺hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu

Ada 2 pandangan berlawanan :

  1. Teori formal/ pandangan klasik 🡺 wewenang adalah dianugerahkan, ada karena dilimpahi
  2. Teori penerimaan 🡺 wewenang muncul hanya jika diterima oleh kelompok atau individu

34 of 75

Jenis Wewenang :

  1. Wewenang Lini (line authority) 🡺 wewenang dimana atasan melakukannya atas perintah bawahan langsung yang diwujudkan dalam wewenang perintah dan secara langsung tercermin sebagai rantai perintah, serta diturunkan ke bawah melalui tingkatan organisasi
  2. Wewenang Staf (staff authority) 🡺 hak yang dimiliki oleh satuan-satuan staf untuk menyarankan, memberi rekomendasi atau konsultasi kepada personalia lini
  3. Wewenang Staf Fungsional (functional staff authority) 🡺 hubungan terkuat yang dapat dimiliki staf dengan satuan-satuan lini

35 of 75

DELEGASI 🡺 merupakan pelimpahan wewenang dan tanggungjawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu

DELEGASI WEWENANG 🡺 proses di mana para manajer mengalokasikan wewenang ke bawah kepada orang-orang yang melapor kepadanya.

Ada 4 kegiatan ketika delegasi dilakukan :

  1. Pendelegasi menetapkan dan memberikan tujuan dan tugas kepada bawahan
  2. Pendelegasi melimpahkan wewenamg yang diperlukan untuk mencapai tujuan
  3. Penerimaan delegasi menimbulkan kewajiban dan tanggungjawab
  4. Pendelegasi menerima pertanggungjawaban bawahan untuk hasil-hasil yang dicapai

36 of 75

Pedoman Klasik untuk delegasi

wewenang, yaitu :

  1. Prinsip skalar 🡪 harus ada garis wewenang yang jelas
  2. Prinsip kesatuan perintah 🡺 setiap bawahan seharusnya melapor kepada seorang atasan
  3. Tanggungjawab, wewenang dan akuntabilitas

37 of 75

9. PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI (Staffing)

  • Sumber daya terpenting suatu organisasi adalah sumber daya manusia, orang-orang yang memberikan tenaga, bakat, kreatifitas dan usaha mereka kepada organisasi
  • Penyusunan Personalia 🡺 fungsi manajemen yang berkenaan dengan penarikan, penempatan, pemberian latihan dan pengembangan anggota-anggota organisasi.

38 of 75

  • Proses penyusunan personalia (staffing process) 🡺 serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terus menerus untuk menjaga pemenuhan kebutuhan personalia organisasi dengan orang-orang yang tepat dalam posisi-posisi tepat dan pada waktu yang tepat.
  • Fungsi ini dilaksanakan dalam 2 tipe lingkungan yang berbeda, yaitu :

1. Lingkungan Eksternal

2. Lingkungan Internal

39 of 75

LANGKAH-LANGKAH PROSES PENYUSUNAN PERSONALIA

  1. Perencanaan sumber daya manusia
  2. Penarikan
  3. Seleksi
  4. Pengenalan dan orientasi
  5. Latihan dan pengembangan
  6. Penilaian pelaksanaan kerja
  7. Pemberian balas jasa dan penghargaan
  8. Perencanaan dan pengembangan karier (promosi, demosi, lateral)

40 of 75

PENENTUAN KEBUTUHAN JABATAN

  1. Penentuan tujuan-tujuan dan rencana organisasi
  2. Penentuan spesifikasi jabatan
  3. Mengestimasi jumlah karyawan total yang dibutuhkan selama periode tertentu di masa yang akan datang
  4. Mempertimbangkan persediaan karyawan yang telah tersedia untuk melaksanakan berbagai pekerjaan.

41 of 75

SUMBER PENAWARAN PERSONALIA

Eksternal Internal

Lamaran

Pribadi

Organisasi

Buruh

Kantor

PenempatanTK

Sekolah

Sekolah

Perusahaan

Pesaing

Migrasi &

imigrasi

Manajer

Personalia

Promosi

Transfer

Penataran

42 of 75

PENARIKAN PERSONALIA

Penarikan (recruitment)🡪pencarian dan penarikan sejumlah karyawan potensial yang akan diseleksi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi

Metode penarikan :

  1. Pengiklanan
  2. Rekomendasi dari karyawan yang sedang bekerja
  3. Penarikan lewat lembaga pendidikan
  4. Kantor penempatan TK
  5. Serikat buruh
  6. Penggunaan komputer atau internet

43 of 75

SELEKSI PERSONALIA

Seleksi 🡪 pemilihan seseorang tertentu dari sekelompok karyawan potensial untuk melaksanakan suatu jabatan tertentu

Prosedur seleksi :

    • Wawancara pendahuluan
    • Pengumpulan data pribadi
    • Pengujian
    • Wawancara
    • Pemeriksaan referensi-referensi prestasi
    • Pemeriksaan kesehatan
    • Keputusan pribadi
    • Orientasi jabatan

44 of 75

METODE LATIHAN DAN PENGEMBANGAN

1. ON THE JOB

> Coaching

> Planned progression

> Rotasi jabatan

> Penugasan sementara

> Penilaian prestasi

2. OFF THE JOB

> Program-program pengembangan eksekutif

> Latihan laboraturium

> Pengembangan organisasi

45 of 75

PEMBERIAN KOMPENSASI

KOMPENSASI 🡪 pemberian kepada karyawan dengan pembayaran finansial sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagai motivator untuk pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang

Penentuan Kompensasi

  1. Kesediaan membayar
  2. Kemampuan membayar
  3. Persyaratan-persyaratan pembayaran

Bentuk-bentuk pembayaran :

  1. Upah harian
  2. Gaji tetap mingguan
  3. Upah insentif (bonus, komisi)

46 of 75

47 of 75

10. MOTIVASI

MOTIVASI 🡺 keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan

Pandangan tentang motivasi :

  1. Model Tradisional
  2. Model Hubungan Manusiawi
  3. Model Sumber Daya Manusia

48 of 75

MODEL TRADISIONAL

  1. Bekerja pada dasarnya tidak disukai banyak orang
  2. Jarang yang dapat menangani pekerjaan yang sifatnya memerlukan kreatifitas, disiplin dan pengendalian diri
  3. Manajer harus mengawasi dan mengendalikan bawahan
  4. Tugas terperinci dan operasi mudah dipelajari
  5. Orang bersedia bekerja jika balas jasanya memadai
  6. Berproduksi sesuai standar

49 of 75

�MODEL HUBUNGAN MANUSIAWI

  1. Orang ingin merasa berguna dan penting
  2. Orang ingin memiliki dan diakui sebagai individu
  3. Kebutuhan lebih penting dari uang dalam memotivasi orang untuk bekerja
  4. Manajer harus membuat setiap karyawan merasa berguna dan penting
  5. Pembagian informasi kepada bawahan dan keterlibatan keputusan rutin sangat penting
  6. Pemuasan kebutuhan akan meningkatkan semangat kerja

50 of 75

MODEL SUMBER DAYA MANUSIA

  1. Bekerja pada dasarnya menyenangkan
  2. Sebagian besar orang lebih kreatif, disiplin diri
  3. Manajer harus memanfaatkan potensi sumber daya manusia
  4. Manajer menciptakan lingkungan yang menyenangkan
  5. Manajer mendorong partisipasi penuh
  6. Kepuasan kerja akan meningkat sejalan dengan pemanfaatan SDM secara penuh

51 of 75

TEORI-TEORI MOTIVASI

Ada 3 kelompok :

1. TEORI PETUNJUK

> Mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan

> Teori ini didasarkan atas pengalaman coba- coba

2. TEORI ISI

> Disebut teori kebutuhan

a. Hirarki kebutuhan dari Abraham Maslow

b. Teori Motivasi dari Frederick Herzberg

c. Teori prestasi dari David Mc Cleland

3. TEORI PROSES

a. Teori Pengharapan

b. Pembentukan perilaku

c. Teori Porter-Lawler

d. Teori Keadilan

52 of 75

TEORI HIERARKI KEBUTUHAN DARI MASLOW

5. Aktualisasi diri

4. Harga diri

3. Sosial

2. Keamanan & rasa aman

1. Fisiologis

53 of 75

TEORI HIERARKI KEBUTUHAN DARI MASLOW

Dari tingkatan tertinggi ke tingkatan terendah

1. Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diri

Contoh : penggunaan potensi diri

2. Kebutuhan harga diri

Contoh : status atau kedudukan, prestasi penghargaan dan kehormatan diri

3. Kebutuhan sosial

Contoh : Cinta, persahabatan

4. Kebutuhan keamanan dan rasa aman

Contoh : perlindungan dan stabilitas

5. Kebutuhan fisiologis

Contoh : makan, minum, perumahan, seks, istirahat

54 of 75

11. KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Mengapa komunikasi penting ?

1. Komunikasi adalah proses melalui fungsi-fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dapat dicapai

2. Komunikasi adalah kegiatan di mana para manajer mencurahkan sebagian besar proporsi waktu mereka

55 of 75

KOMUNIKASI

🡺proses pemindahan pengertian dalam gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain

🡺proses dengan mana orang-orang bermaksud memberikan pengertian melalui pengiriman berita secara simbolis, dapat menghubungkan para anggota berbagai satuan organisasi yang berbeda dan bidang yang berbeda pula, sehingga sering disebut rantai pertukaran informasi

56 of 75

PROSES KOMUNIKASI

Model Komunikasi Antar Pribadi

Proses Komunikasi Sederhana :

Pengirim 🡺 Berita 🡺 Penerima

Proses Komunikasi terperinci :

1. Sumber (source)

2. Pengubahan berita ke dalam sandi /kode (encoding)

3. Pengiriman berita (transmitting the massage)

4. Penerimaan berita

5. Pengartian atau penterjemahan kembali berita (decoding)

6. Umpan balik (feedback)

57 of 75

TIPE-TIPE SALURAN DASAR KOMUNIKASI

1. Komunikasi Vertikal

> Komunikasi ke bawah 🡺 dari manajemen puncak mengalir ke karyawan bawah 🡺 untuk memberi pengarahan, informasi, instruksi, nasehat dan penilaian kepada bawahan

> Komunikasi ke atas 🡺 untuk mensuplai informasi kepada tingkat manajemen atas tentang apa yang terjadi pada tingkat bawah

2. Komunikasi Lateral

> Komunikasi diantara para anggota dalam kelompok kerja yang sama

> Komunikasi yang terjadi antara dan di antara departemen-departemen pada tingkatan yang sama

58 of 75

3. Komunikasi Diagonal

merupakan komunikasi yang memotong secara menyilang diagonal rantai perintah organisasi

PERANAN KOMUNIKASI

  • Pemuasan kebutuhan-kebutuhan manusiawi, seperti kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain
  • Perlawanan terhadap pengaruh-pengaruh yang monoton atau membosankan

59 of 75

Hambatan-hambatan terhadap komunikasi efektif :

  • Hambatan organisasional
  • Hambatan-hambatan antar pribadi

Pedoman Komunikasi yang efektif :

1. Cari kejelasan gagasan-gagasan terlebih dulu sebelum dikomunikasikan

2. Teliti tujuan sebenarnya setiap komunikasi

3. Pertimbangkan keadaan phisik dan manusia keseluruhan kapan saja komunikasi akan dilakukan

4. Konsultasikan dengan pihak-pihak lain, bila perlu dalam perencanaan komunikasi

60 of 75

5.Perhatikan tekanan nada dan ekspresi lainnya sesuai dasar berita selama berkomunikasi

6.Ambil kesempatan, bila timbul, untuk mendapatkan segala sesuatu yang membantu atau umpan balik

7.Ikuti lebih lanjut komunikasi yang telah disediakan

8.Perhatikan konsistensi komunikasi

9.Tindakan atau perbuatan harus mendorong komunikasi

10.Jadilah pendengar yang baik

61 of 75

12. KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan :

    • Seorang pemimpin diharapkan akan dapat mempengaruhi proses suatu transaksi sosial.

    • Dalam proses kepemimpinan/transaksi sosial meliputi unsur:

1.   orang yang mempengaruhi

2.   metode mempengaruhi

3.   orang yang dipengaruhi.

    • Bila orang yang dapat dipengaruhi untuk diberlakukan atau bertindak dengan cara tertentu atau menyetujui sikap dan pendapat yang mempengaruhi (pemimpin) dapat menendalikan yang dipengaruhi.

    • Adapun metode mempengaruhi dapat berupa :

1.   kekuatan fisik,

2.   penggunaan sanksi

3.   usaha menunjukkan keahlian

4.   kharisma (daya tarik)

62 of 75

Hakekat Kepemimpinan

  • Dalam kepemimpinan, orang yang dipengaruhi lambat laun akan selalu saling mempengaruhi, sehingga terjadilah hubungan pemimpin dan pengikut (leader Followerrelation).
  • Hakikat kepemimpinan adalah bahwa atasan mempengaruhi perilaku orang lain dan dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan.
  • Kekuasaan adalah kemampuan seseorang yang bersangkutan menerjakan apa yang dikehendaki.
  • Dalam model kepemimpinan, ada kepemimpinan formal, yang terjadi karena manajer mengarahkan berstandar pada wewenang formal sedang kepemimpinan informal terjadi karena seseorang yang tanpa wewenang formal berhasil mempengaruhi perilaku orang lain.

63 of 75

Sumber Kekuasaan dan Penerimaan Pengarahan

  • Seseorang punya peranan sebagai pemimpin karena mempunyai kekuasaan
  • Sumber kekuasaan adalah dari kedudukan yang berupa imbalan, paksaan, dan hukuman, serta dari orang berupa keahlian dan rujukan. Orang menerima (teori penerimaan) atau acuh tak acuh (indiferent) atas segala sesuatu yang mereka harus lakukan dan mereka tunduk untuk melaksakannya dan tak dapat menyatakan tidak (berbuat tak menurut) pada wewenang yang lebih tinggi
  • Oleh karena itu syarat seseorang diterima pengarahannya :

1.  jangan menyiakan wewenang formal,

2.  jangan takut menciptakan kewajiban pada seseorang

3.  ciptakan rasa bergantung seseorang pada anda

4.  manfaatkan keahlian yang dimiliki

5.  berikan kesempatan orang lain menghargai anda.

64 of 75

Tipe Kepemimpinan

Dari studi berbagai tipe kepemimpinan muncul:

1.  pendekatan sifat (fokus: pada karakteristik pribadi pemimpin)

2. pendekatan perilaku (fokus: pada perilaku pemimpin dihadapkan dengan pengikutnya)

3.  pendekatan situasional (fokus: pada kesesuaian antara perilaku pimpinan dengan karakteristik situasional).

Teori lain, yaitu teori jalur tujuan menyatakan bahwa ada :

1.  kepemimpinan direktif; memberitahu bawahan memberikan arahan,

memberikan jadwal, dan mempertahankan standar kinerja;

2.  kepemimpinan yang mendukung, yang memperhatikan bawahan,

semua diperlakukan sama, semua teman dan mudah didekati

3.  kepemimpinan yang berorentasi pada hasil yang menetapkan tujuan

yang menantang, mengharapkan bawahan bekerja keras, mengharapkan

selalu penyempurnaan

4. kepemimpinan partisipatif yang selalu berkonsultasi dg bawahan

memperhatikan saran bawahan sebelum mengambil keputusan.

65 of 75

13. MANAJEMEN KONFLIK

Penyebab konflik :

  1. Komunikasi 🡺 salah pengertian, informasi tidak lengkap
  2. Struktur 🡺 pertarungan kekuasaan antar departemen dengan kepentingan yang bertentangan
  3. Pribadi 🡺 ketidak sesuaian tujuan atau nilai-nliai sosial pribadi karyawan dengan perilaku pada jabatan

66 of 75

JENIS KONFLIK

  1. Konflik dalam diri individu 🡺 individu menghadapi ketidak pastian tentang pekerjaan yang diharapkan
  2. Konflik antar individu
  3. Konflik antara individu dan kelompok
  4. Konflik antar kelompok dalam organisasi
  5. Konflik antar organisasi

67 of 75

METODE PENGELOLAAN KONFLIK

  1. Stimulasi konflik dalam satuan-satuan organisasi 🡺 pemasukan pihak ketiga, penyusunan kembali organisasi, penawaran bonus dll, pemilihan manajer yang tepat, perlakuan yang berbeda dengan kebiasaan
  2. Pengurangan konflik jika terlalu tinggi atau menurunkan produktifitas 🡺 pendinginan suasana
  3. Penyelasaian konflik 🡺 penekanan dengan cara: kekerasan (forcing), penenangan (smothing) dan penghindaran (avoidance) kompromi dan pemecahan masalah

68 of 75

Tiga Jenis Metode Penyelesaian Konflik:

  1. Konsensus, pihak yang sedang bertentangan bertemu bersama untuk mencari penyelesaian terbaik tentang masalh mereka
  2. Konfrontasi, pihak-pihak yang saling bertentangan menyatakan pendapatnya secara langsung satu sama lain dan ada kesepakatan untuk menerima penyelesaian
  3. Penggunaan tujuan-tujan yang lebih tunggi (superordinate goals)

69 of 75

70 of 75

4. PENGAWASAN�(CONTROLLING)

🡺suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan sesuai dengan tujuan,

🡺 merancang sistem informasi umpan balik,

🡺membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya,

🡺menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan serta

🡺melakukan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan cara yang paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan

71 of 75

TIPE-TIPE PENGAWASAN :

1. Pengawasan pendahuluan / feedforward controll

2. Pengawasan bersamaan / concurrent controll

3. Pengawasan umpan balik / feedback controll

72 of 75

TAHAP-TAHAP PENGAWASAN

Penetapan

Standar

pelaksanaan

Penetapan

Pengukuran

Pelaksanaan

kegiatan

Pengukuran

Pelaksanaan

kegiatan

Perbandingan

Dengan

Standar ;

evaluasi

Pengambilan

Tindakan

Koreksi,

Bila perlu

73 of 75

TAHAP-TAHAP PENGAWASAN

1. Penetapan standar pelaksanaan (perencanaan)

2. Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan

3. Pengukuran pelaksanaan kegiatan

4. Pembandingan dengan standar, evaluasi

5. Pengambilan tindakan, koreksi bila perlu

74 of 75

KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK PENGAWASAN

1. Akurat

2. Tepat waktu

3. Obyektif dan menyeluruh

4. Terpusat pada titik-titk pengawasan strategik

5. Realistik secara ekonomis

6. Realistik secara organisasional

7. Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi

8. Fleksibel

9. Bersifat sebagai petunjuk dan operasional

10. Diterima para anggota organisasi

75 of 75