FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Perbedaan pandangan dalam �Fungsi-fungsi Manajemen
Ernest
Dale
Richard
W Griffin
Nickels,
McHugh &
Mc Hugh
Koontz
& O
’Donnelly
James AF
Stoner
George
Terry
Luther
Gullick
PLANNING
ORGANIZING
STAFFING
CONTROLLING
DIRECTING
COORDINATING
REPORTING
Actuat ing
STAFFING
DIRECTING
Leading
Directing
Leading
STAFFING
DIRECTING
INNOVATING
REPRESENTING
Kegiatan dalam Fungsi-fungsi Manajemen�
Planning �Penentuan Tujuan dan Bagaimana Cara Pencapaian yang terbaik
Organizing�Penentuan Bagaimana Penyusunan Organisasi dan Aktifitas dapat dilakukan
Controlling
Monitoring dan Perbaikan Aktifitas yang sedang berjalan agar Tujuan dapat tercapai
Leading�Proses Memotivasi Anggota Organisasi agar Planning dapat dijalankan
Menunjukkan Arah Tahapan dari setiap fungsi manajemen
Menunjukkan keterkaitan timbal balik antar fungsi manajemen
Keterangan:
SUMBER DAYA ORGANISASI, TUJUAN, DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Planning & �decision making
Sumber Daya Organisasi
Controlling
Leading
Organizing
Fungsi-fungsi Manajemen
Tujuan Organisasi
Efektif
Efisien
1. PERENCANAAN
PROSES PERENCANAAN�(PLANNING)
Pengertian :
EMPAT TAHAP DASAR PLANNING
Tahap I
Menetap
kan
Tujuan
Tahap II
Merumus
kan
Keadaan
Sekarang
Tahap III
Mengindentifi
kasikan
Kemudahan &
Hambatan
Tahap IV
Mengembang
kan Kegiatan
T
U
J
U
A
N
EMPAT TAHAP DASAR PERENCANAAN (PLANNING):
Tahap 1, Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan 🡺dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja
Tahap 2, Merumuskan keadaan saat ini 🡺tahap ini memerlukan informasi terutama tentang keuangan dan data statistik, yang diperoleh melalui komunikasi
Tahap 3, Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan 🡺 segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan
Tahap 4, Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan 🡺 Pengembangan berbagi alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif terbaik dan paling memuaskan
MANFAAT PERENCANAAN
lanjutan
5. Memberikan cara pemberian perintah untuk operasi
6. Memudahkan dalam melakukan koordinasi di antara berbagai bagian organisasi
7. Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami
KELEMAHAN PERENCANAAN
Rencana operasional
MISI
TUJUAN
RENCANA
STRATEGIS
RENCANA
SEKALI PAKAI
PROGRAM
PROYEK
A
N
G
G
A
R
A
N
RENCANA
TETAP
KEBIJAKSA
NAAN
PROSEDUR &
METODE STANDAR
PERATURAN
SELANJUTNYA.....
PERTEMUAN
2. ORGANIZING
2. PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Pengorganisasian 🡺 proses penyusunan struktur organisasi yg sesuai dengan tujuan organisasi, sumberdaya-sumberdaya yg dimiliki dan lingkungan yg melingkupinya
Aspek utama proses proses penyusunan struktur organisasi ada 2 (dua) yaitu:
* Departementalisasi 🡪pengelompokkan kerja
* Pembagian kerja 🡪 perincian tugas pekerjaan
Pelaksanaan proses pengorganisasian yang sukses, akan membuat suatu organisasi dapat mencapai tujuannya, yg tercermin pada struktur organisasi yg mencakup :
STRUKTUR ORGANISASI
Pengertian :
Struktur organisasi (desain organisasi):
🡪mekanisme formal dengan mana organisasi dikelola.
🡪menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan di antara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau posisi-posisi maupun orang-orang yg menunjukkan kedudukan, tugas wewenang dan tanggungjawab
Faktor-faktor utama yg menentukan
perancangan struktur organisasi :
Unsur-unsur struktur organisasi :
BAGAN ORGANISASI
Bagan organisasi menggambarkan 5 aspek utama suatu struktur organisasi sbb:
BENTUK BAGAN ORGANISASI
Bentuk Piramid
Bentuk Vertikal
Bentuk Horisontal
Bentuk Lingkaran
BENTUK DEPARTEMENTALISASI
PEMBAGIAN KERJA
Tujuan pembagian kerja 🡺 untuk mencapai tujuan di mana individu tidak dapat mencapainya sendiri 🡺 synergy
Tiang dasar pengorganisasian adalah pembagian kerja (division of labor)
To be continue
Another Slide
Organization
KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN
KOORDINASI 🡺 proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisah suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien
RENTANG MANAJEMEN 🡺 jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan
Rentang manajemen dan koordinasi saling
berhubungan erat :
BERAPA JUMLAH RENTANGAN
YG IDEAL ?
Ada 2 alasan utama penentuan rentangan yang tepat
penting:
1. Rentangan manajemen mempengaruhi penggunaan efisien dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka.
>Terlalu melebar 🡺 tidak efisien
>Terlalu sempit 🡺 manajer tidak digunakan sepenuhnya
2. Ada hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur organisasi
lanjutan
RUMUS :
R = n (2n-1 + n-1 )
R = Jumlah hubungan
n = Jumlah bawahan
Jika ada 5 bawahan 🡺 ada 100 hubungan
HUBUNGAN ANTARA RENTANG MANAJEMEN DAN STRUKTUR ORGANISASI
1. Rentangan datar (Flat) 🡺1 Tingkatan manajemen
1 Manajer
2. Rentangan lebih tinggi 🡺 2 Tingkatan manajemen 4 Manajer
3. Rentangan tinggi (Tall) 🡺3 Tingkatan manajemen
9 Manajer
1. Tingkatan manajemen, 1 Manajer
2. Tingkatan manajemen, 4 Manajer
WEWENANG DAN DELEGASI
Wewenang 🡺hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu
Ada 2 pandangan berlawanan :
Jenis Wewenang :
DELEGASI 🡺 merupakan pelimpahan wewenang dan tanggungjawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu
DELEGASI WEWENANG 🡺 proses di mana para manajer mengalokasikan wewenang ke bawah kepada orang-orang yang melapor kepadanya.
Ada 4 kegiatan ketika delegasi dilakukan :
Pedoman Klasik untuk delegasi
wewenang, yaitu :
9. PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI (Staffing)
1. Lingkungan Eksternal
2. Lingkungan Internal
LANGKAH-LANGKAH PROSES PENYUSUNAN PERSONALIA
PENENTUAN KEBUTUHAN JABATAN
SUMBER PENAWARAN PERSONALIA
Eksternal Internal
Lamaran
Pribadi
Organisasi
Buruh
Kantor
PenempatanTK
Sekolah
Sekolah
Perusahaan
Pesaing
Migrasi &
imigrasi
Manajer
Personalia
Promosi
Transfer
Penataran
PENARIKAN PERSONALIA
Penarikan (recruitment)🡪pencarian dan penarikan sejumlah karyawan potensial yang akan diseleksi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi
Metode penarikan :
SELEKSI PERSONALIA
Seleksi 🡪 pemilihan seseorang tertentu dari sekelompok karyawan potensial untuk melaksanakan suatu jabatan tertentu
Prosedur seleksi :
METODE LATIHAN DAN PENGEMBANGAN
1. ON THE JOB
> Coaching
> Planned progression
> Rotasi jabatan
> Penugasan sementara
> Penilaian prestasi
2. OFF THE JOB
> Program-program pengembangan eksekutif
> Latihan laboraturium
> Pengembangan organisasi
PEMBERIAN KOMPENSASI
KOMPENSASI 🡪 pemberian kepada karyawan dengan pembayaran finansial sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagai motivator untuk pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang
Penentuan Kompensasi
Bentuk-bentuk pembayaran :
10. MOTIVASI
MOTIVASI 🡺 keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan
Pandangan tentang motivasi :
MODEL TRADISIONAL
�MODEL HUBUNGAN MANUSIAWI
MODEL SUMBER DAYA MANUSIA
TEORI-TEORI MOTIVASI
Ada 3 kelompok :
1. TEORI PETUNJUK
> Mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan
> Teori ini didasarkan atas pengalaman coba- coba
2. TEORI ISI
> Disebut teori kebutuhan
a. Hirarki kebutuhan dari Abraham Maslow
b. Teori Motivasi dari Frederick Herzberg
c. Teori prestasi dari David Mc Cleland
3. TEORI PROSES
a. Teori Pengharapan
b. Pembentukan perilaku
c. Teori Porter-Lawler
d. Teori Keadilan
TEORI HIERARKI KEBUTUHAN DARI MASLOW
5. Aktualisasi diri
4. Harga diri
3. Sosial
2. Keamanan & rasa aman
1. Fisiologis
TEORI HIERARKI KEBUTUHAN DARI MASLOW
Dari tingkatan tertinggi ke tingkatan terendah
1. Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diri
Contoh : penggunaan potensi diri
2. Kebutuhan harga diri
Contoh : status atau kedudukan, prestasi penghargaan dan kehormatan diri
3. Kebutuhan sosial
Contoh : Cinta, persahabatan
4. Kebutuhan keamanan dan rasa aman
Contoh : perlindungan dan stabilitas
5. Kebutuhan fisiologis
Contoh : makan, minum, perumahan, seks, istirahat
11. KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Mengapa komunikasi penting ?
1. Komunikasi adalah proses melalui fungsi-fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dapat dicapai
2. Komunikasi adalah kegiatan di mana para manajer mencurahkan sebagian besar proporsi waktu mereka
KOMUNIKASI
🡺proses pemindahan pengertian dalam gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain
🡺proses dengan mana orang-orang bermaksud memberikan pengertian melalui pengiriman berita secara simbolis, dapat menghubungkan para anggota berbagai satuan organisasi yang berbeda dan bidang yang berbeda pula, sehingga sering disebut rantai pertukaran informasi
PROSES KOMUNIKASI
Model Komunikasi Antar Pribadi
Proses Komunikasi Sederhana :
Pengirim 🡺 Berita 🡺 Penerima
Proses Komunikasi terperinci :
1. Sumber (source)
2. Pengubahan berita ke dalam sandi /kode (encoding)
3. Pengiriman berita (transmitting the massage)
4. Penerimaan berita
5. Pengartian atau penterjemahan kembali berita (decoding)
6. Umpan balik (feedback)
TIPE-TIPE SALURAN DASAR KOMUNIKASI
1. Komunikasi Vertikal
> Komunikasi ke bawah 🡺 dari manajemen puncak mengalir ke karyawan bawah 🡺 untuk memberi pengarahan, informasi, instruksi, nasehat dan penilaian kepada bawahan
> Komunikasi ke atas 🡺 untuk mensuplai informasi kepada tingkat manajemen atas tentang apa yang terjadi pada tingkat bawah
2. Komunikasi Lateral
> Komunikasi diantara para anggota dalam kelompok kerja yang sama
> Komunikasi yang terjadi antara dan di antara departemen-departemen pada tingkatan yang sama
3. Komunikasi Diagonal
merupakan komunikasi yang memotong secara menyilang diagonal rantai perintah organisasi
PERANAN KOMUNIKASI
Hambatan-hambatan terhadap komunikasi efektif :
Pedoman Komunikasi yang efektif :
1. Cari kejelasan gagasan-gagasan terlebih dulu sebelum dikomunikasikan
2. Teliti tujuan sebenarnya setiap komunikasi
3. Pertimbangkan keadaan phisik dan manusia keseluruhan kapan saja komunikasi akan dilakukan
4. Konsultasikan dengan pihak-pihak lain, bila perlu dalam perencanaan komunikasi
5.Perhatikan tekanan nada dan ekspresi lainnya sesuai dasar berita selama berkomunikasi
6.Ambil kesempatan, bila timbul, untuk mendapatkan segala sesuatu yang membantu atau umpan balik
7.Ikuti lebih lanjut komunikasi yang telah disediakan
8.Perhatikan konsistensi komunikasi
9.Tindakan atau perbuatan harus mendorong komunikasi
10.Jadilah pendengar yang baik
12. KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan :
1. orang yang mempengaruhi
2. metode mempengaruhi
3. orang yang dipengaruhi.
1. kekuatan fisik,
2. penggunaan sanksi
3. usaha menunjukkan keahlian
4. kharisma (daya tarik)
Hakekat Kepemimpinan
Sumber Kekuasaan dan Penerimaan Pengarahan
1. jangan menyiakan wewenang formal,
2. jangan takut menciptakan kewajiban pada seseorang
3. ciptakan rasa bergantung seseorang pada anda
4. manfaatkan keahlian yang dimiliki
5. berikan kesempatan orang lain menghargai anda.
Tipe Kepemimpinan
Dari studi berbagai tipe kepemimpinan muncul:
1. pendekatan sifat (fokus: pada karakteristik pribadi pemimpin)
2. pendekatan perilaku (fokus: pada perilaku pemimpin dihadapkan dengan pengikutnya)
3. pendekatan situasional (fokus: pada kesesuaian antara perilaku pimpinan dengan karakteristik situasional).
Teori lain, yaitu teori jalur tujuan menyatakan bahwa ada :
1. kepemimpinan direktif; memberitahu bawahan memberikan arahan,
memberikan jadwal, dan mempertahankan standar kinerja;
2. kepemimpinan yang mendukung, yang memperhatikan bawahan,
semua diperlakukan sama, semua teman dan mudah didekati
3. kepemimpinan yang berorentasi pada hasil yang menetapkan tujuan
yang menantang, mengharapkan bawahan bekerja keras, mengharapkan
selalu penyempurnaan
4. kepemimpinan partisipatif yang selalu berkonsultasi dg bawahan
memperhatikan saran bawahan sebelum mengambil keputusan.
13. MANAJEMEN KONFLIK
Penyebab konflik :
JENIS KONFLIK
METODE PENGELOLAAN KONFLIK
Tiga Jenis Metode Penyelesaian Konflik:
4. PENGAWASAN�(CONTROLLING)
🡺suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan sesuai dengan tujuan,
🡺 merancang sistem informasi umpan balik,
🡺membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya,
🡺menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan serta
🡺melakukan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan cara yang paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan
TIPE-TIPE PENGAWASAN :
1. Pengawasan pendahuluan / feedforward controll
2. Pengawasan bersamaan / concurrent controll
3. Pengawasan umpan balik / feedback controll
TAHAP-TAHAP PENGAWASAN
Penetapan
Standar
pelaksanaan
Penetapan
Pengukuran
Pelaksanaan
kegiatan
Pengukuran
Pelaksanaan
kegiatan
Perbandingan
Dengan
Standar ;
evaluasi
Pengambilan
Tindakan
Koreksi,
Bila perlu
TAHAP-TAHAP PENGAWASAN
1. Penetapan standar pelaksanaan (perencanaan)
2. Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan
3. Pengukuran pelaksanaan kegiatan
4. Pembandingan dengan standar, evaluasi
5. Pengambilan tindakan, koreksi bila perlu
KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK PENGAWASAN
1. Akurat
2. Tepat waktu
3. Obyektif dan menyeluruh
4. Terpusat pada titik-titk pengawasan strategik
5. Realistik secara ekonomis
6. Realistik secara organisasional
7. Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi
8. Fleksibel
9. Bersifat sebagai petunjuk dan operasional
10. Diterima para anggota organisasi