Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta
2
2
Yang Melayani :
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
Kamis putih
02 April 2026
GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI
KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA
PUKUL : 19.00 WIB
PENGANTAR IBADAH
KJ 009 : 1-3
1. | Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada nafasmu! Allahku patutlah ku agungkan sepanjang umur hidupku! Hayatku Dia yang beri: Dia kupuji tak henti. Haleluya, Haleluya |
Jemaat Berdiri
KJ 009 : 1-3
2. | Jangan engkau pertaruhkan nasib kepada insan yang fana. Juga bangsawan yang paling baik hilang bersama niatnya. Hidup manusia lenyap, Hanyalah Allah yang tetap. Haleluya, Haleluya! |
KJ 009 : 1-3
3. | Jika penolongmu Allah Yakub, betapa kau bahagia! Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia s'lamanya. Maha Pencipta dunia Tak meninggalkan makhlukNya. Haleluya, Haleluya! |
VOTUM & SALAM
Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?"
(Markus 9 : 33)
KJ 038 : 1-3
1. | T'lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku. Kekal, ya Bapa, Kau membuat PutraMu dasar yang teguh: Biarpun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap! |
KJ 038 : 1-3
2. | Itulah rahmat yang abadi, yang melampaui akalku: Tuhan, Kaurangkul dalam kasih pedosa yang menjauhiMu! HatiMu iba tergerak mencari aku yang sesat. |
KJ 038 : 1-3
3. | Tak Kaubiarkan ciptaanMu terkapar dalam dosanya; telah Kauutus PuteraMu menyelamatkan dunia da pintu hati Kauketuk, agar terbuka bagiMu. |
Jemaat Duduk
Realita kehidupan manusia
L. | : | Tuhan tetap setia dalam menghargai kehidupan kita, Dia mau menderita untuk kebaikan hidup kita. Jika kita selidiki kembali kehidupan yang telah kita jalani, bagaimanakah kita menghargai kesetiaan Tuhan? |
Saat Teduh
L | : | Sejauhmanakah kita menghargai kesetiaan Tuhan? |
J | : | Ya Tuhan, kami mengaku, sering kali kami tidak mengindahkan kasih setiaMu, kami tidak menyatakan kasihMu dengan setia. Ya Tuhan, ampunilah kesalahan kami, dan kuatkanlah kami. |
Realita kehidupan manusia
KJ 058 : 1-3
1. | Maha kasih yang ilahi, nikmat sorga, turunlah Mendiami hati kami; Kau mahkota kurnia. Yesus, Kau berlimpah rahmat, Sumber kasih yang besar! Datanglah membawa s'lamat bagi kami yang gentar. |
Janji tuhan akan penyertaannya
Lit. | “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibrani 13 : 5c) |
Jemaat Berdiri
KJ 353 : 1-3
1. | Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, memanggil aku dan kau. Lihatlah Dia prihatin menunggu aku dan kau. Reff. "Hai mari datanglah, kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!" |
KJ 353 : 1-3
2. | Janganlah ragu, Tuhanmu mengajak, mengajak aku dan kau; Janganlah enggan menerima kasihNya terhadap aku dan kau. Reff. "Hai mari datanglah, kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!" |
KJ 353 : 1-3
3. | Waktu serta kesempatan berlalu yang dib'ri aku dan kau; nanti gelap kematian membayang mengancam aku dan kau. Reff. "Hai mari datanglah, kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!" |
(Jemaat Duduk)
Firman Allah Mazmur 116 : 12 – 14
(Responsoria)
L. | 12Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? |
J. | 13Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN, |
Mazmur 116 : 12 – 14
L. | 14akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya. |
Lit. | : | Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Haleluya. |
Jem. | : | (Dinyanyikan) Ha le lu ya, Ha le lu ya, Ha le lu … ya. |
Tema :
“Kehendak Tuhanlah Yang Terjadi”
Matius 26 : 36 - 46
(Tunggal)
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
36. | Di Taman Getsemani Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." |
Maitius 26 : 36 – 46
37. | Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, |
38. | lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." |
Maitius 26 : 36 – 46
39. | Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." |
Maitius 26 : 36 – 46
40. | Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? |
Maitius 26 : 36 – 46
41. | Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." |
42. | Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!" |
Maitius 26 : 36 – 46
43. | Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat. |
44. | Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga. |
Maitius 26 : 36 – 46
45. | Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. |
46. | Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat." |
Maitius 26 : 36 – 46
Tema :
“Kehendak Tuhanlah Yang Terjadi”
Matius 26 : 36 - 46
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
Pembasuhan Kaki
(Jemaat Duduk)
Lit. | : | “Persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” (Roma 12 : 1) |
KJ 393 : 1-
1. | Tuhan, betapa baiknya berkat yang Kauberi, teristimewa rahmatMu dan hidup abadi. Reff. T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku! Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi |
KJ 393 : 1-
2. | Sanak saudara dan teman Kau b’ri kepadaku; berkat terindah ialah: ‘ku jadi anakMu. Reff. T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku! Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi |
KJ 393 : 1-
3. | Setiap hari rahmatMu tiada putusnya: hendak kupuji namaMu tetap selamanya. Reff. T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku! Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi |
L. | : | Tuhan telah menyatakan kasihNya dengan setia di dalam penderitaanNya demi kebaikan hidup kita |
J. | : | Ya Tuhan, aku bertekad untuk tetap setia menyatakan kasihMu, meskipun banyak tantangan di hadapanku. |
TEKAD
(Jemaat Berdiri)
L. | : | Tuhan memanggil kita anak-anakNya untuk menghargai hidup, keluarga dan sekitar kita, sebagai bukti kita adalah anak Tuhan yang beriman. |
J. | : | Ya Tuhan aku berjanji, tetap setia menyatakan kasih, dengan rendah hati menjalani hidup dalam keluarga dan sekitarku. |
TEKAD
KJ 363 : 1-3
1. | Bagi Yesus kuserahkan hidupku seluruhnya; hati dan perbuatanku, pun waktuku milikNya. Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milikNya. Bagi Yesus semuanya, Pun waktuku milikNya. |
KJ 363 : 1-3
2. | Tanganku kerja bagiNya, kakiku mengikutNya; mataku memandang Yesus; yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah! Bagi Yesus semuanya, yang kupuji Dialah! |
KJ 363 : 1-3
3. | Ya, sejak kupandang Yesus, kutinggalkan dosaku; pada Dia 'ku terpaut, Dia Jurus'lamatku. Bagi Yesus semuanya, Dia Jurus'lamatku. Bagi Yesus semuanya, Dia Jurus'lamatku. |
Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin
“Tuhan yang telah memanggil kita (engkau) ke dalam kemuliaanNya yang kekal Bersama Kristus, Dia yang menjadikan kita (engkau) berkelimpahan, setia, tetap kuat dan kokoh. Dialah yang Maha Kuasa sampai selamanya.” Amin. Jemaat. : A....min, A.......min, A......min |
Saat Teduh
Selamat Hari Minggu