ANGIN, CUACA & IKLIM
PERTEMUAN 4
Dr. Harlinda Syofyan, S.Si., M.Pd
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
PETA KONSEP
CUACA
IKLIM
UNSUR-UNSUR CUACA & IKLIM
(suhu udara, tekanan udara, kelembaban udara, angin,curah hujan, dan awan)
SUHU UDARA
Tx = To – 0,6 x h/100
Keterangan:�Tx = temperatur rata rata suatu tempat (x) yang dicari�To = temperatur suatu tempat yang sudah diketahui� h = tinggi tempat (x)
TEKANAN UDARA
KELEMBABAN UDARA
ialah banyaknya uap air yang terdapat di udara pada suatu tempat. Dinyatakan dengan banyaknya gram uap air dalam 1 m³ udara.
�2) Kelembaban udara relatif,
ialah perbandingan jumlah uap air dalam udara (kelembaban absolut) dengan jumlah uap air maksimum yang dapat dikandung oleh udara tersebut dalam suhu yang sama dan dinyatakan dalam persen (%).
ANGIN
Sifat Angin
Gradient baromatrik ialah angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari dua isobar pada tiap jarak 15 meridian (111 km).
180 derajat untuk angin arah dari Selatan.�270 derajat untuk angin arah dari Barat
�
(1) Angin Tetap
1.1) Angin Barat�Sebagian udara yang berasal dari daerah maksimum subtropis Utara dan Selatan mengalir ke daerah sedang Utara dan daerah sedang Selatan sebagai angin Barat. Pengaruh angin Barat di belahan bumi Utara tidak begitu terasa karena hambatan dari benua. Di belahan bumi Selatan pengaruh angin Barat ini sangat besar, tertama pada daerah lintang 60º LS. Di sini bertiup angin Barat yang sangat kencang yang oleh pelaut-pelaut disebut roaring forties.
1.2) Angin Timur�Di daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan bumi terdapat daerah dengan tekanan udara maksimum. Dari daerah ini mengalirlah angin ke daerah minimum subpolar (60º LU/LS). Angin ini disebut angin Timur. Angin timur ini bersifat dingin karena berasal dari daerah kutub.
1.3) Angin Passat�Angin passat adalah angin bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa).�• Angin Passat Timur Laut bertiup di belahan bumi Utara.�• Angin Passat Tenggara bertiup di belahan bumi Selatan.
2) Angin Periodik
2.1) Angin Muson (Monsun)�Angin muson ialah angin yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Umumnya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah.
�
2.2) Angin Lokal�a) Angin darat dan angin laut�Angin ini terjadi di daerah pantai. Pada siang hari daratan lebih cepat menerima panas dibandingkan dengan lautan. Angin bertiup dari laut ke darat, disebut angin laut. Sebaliknya, pada malam hari daratan lebih cepat melepaskan panas dibandingkan dengan lautan. Daratan bertekanan maksimum dan lautan bertekanan minimum. Angin bertiup dari darat ke laut, disebut angin darat.
b) Angin lembah dan angin gunung�Pada siang hari udara yang seolah-olah terkurung pada dasar lembah lebih cepat panas dibandingkan dengan udara di puncak gunung yang lebih terbuka (bebas), maka udara mengalir dari lembah ke puncak gunung menjadi angin lembah. Sebaliknya pada malam hari udara mengalir dari gunung ke lembah menjadi angin gunung.
c) Angin Jatuh yang sifatnya kering dan panas�Angin jatuh atau Fohn ialah angin jatuh bersifatnya kering dan panas terdapat di lereng pegunungan Alpine. Sejenis angin ini banyak terdapat di Indonesia dengan nama angin Bahorok (Deli), angin Kumbang (Cirebon), angin Gending di Pasuruan (Jawa Timur), dan Angin Brubu di Sulawesi Selatan).
d) Angin siklon dan angin antisiklon
CURAH HUJAN
Klasifikasi Hujan
�b. Hujan Zenithal/ Ekuatorial/ Konveksi/ Naik Tropis
c. Hujan Orografis/Hujan Naik Pegunungan
AWAN
PEMBAGIAN WILAYAH IKLIM
PESEBARAN IKLIM di INDONESIA
1) Hutan hujan tropis (Af)�Daerah yang termasuk tipe iklim ini adalah daerah yang memiliki rata-rata curah hujan bulan terkering lebih besar dari 60 mm. Oleh karena itu, hutan di daerah ini lebat. Wilayah Indonesia yang memiliki tipe iklim Af antara lain Sumatera, sebagian kecil Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi Utara.
2) Monsun tropika (Am)�Daerah yang termasuk tipe iklim ini adalah daerah yang jumlah hujan pada bulan-bulan basah dapat mengimbangi kekurangan air hujan pada bulan-bulan kering. Di daerah ini hutan masih dapat lebat. Di Indonesia wilayah yang yang mempunyai tipe iklim Am adalah sebagian besar Jawa, sebagian Sulawesi Selatan, dan pantai selatan Papua.
3) Savana (Aw)�Daerah yang termasuk tipe iklim ini adalah daerah dengan curah hujan bulan-bulan basah tidak dapat mengimbangi kekurangan air pada bulan-bulan kering. Oleh karena itu, vegetasi yang ada di daerah ini hanyalah padang rumput atau pohon-pohon yang mempunyai kebutuhan air sedikit. Di Indonesia wilayah yang mempunyai tipe iklim Aw meliputi Madura, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Aru.
Pengaruh Atmosfer, cuaca dan Iklim terhadap Kehidupan
Sumber : https://taufikibrahim.wordpress.com/download/materi-ajar-ips/materi-ips-kls-7-smt-2-ktsp/
Sumber lain yang relevan
UJI KOMPETENSI
SEMOGA BERMANFAAT & SELAMAT BELAJAR