Faktor penyebab kejahatan
Tujuan Pembelajaran
Setelah perkuliahan, mahasiswa mampu:
Pengantar
Dalam kriminologi, pembahasan mengenai mengapa seseorang melakukan kejahatan merupakan inti dari kajian yang disebut etiologi kriminal. Kejahatan tidak terjadi secara tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi berbagai faktor, baik dari dalam diri individu maupun dari lingkungan sosialnya.
Tidak ada satu faktor pun yang berdiri sendiri sebagai penyebab kejahatan. Oleh karena itu, pendekatan kriminologi bersifat multidimensional.
Diskusi
Klasifikasi Faktor Penyebab Kejahatan
Faktor Individu (Personal Factors)
Faktor ini berasal dari dalam diri pelaku.
a. Biologis
Meliputi kondisi fisik dan genetik individu.
Contoh:
b. Psikologis
Berkaitan dengan kepribadian, emosi, dan kondisi mental.
Contoh:
2. Faktor Sosial (Social Factors)
Faktor ini sangat dominan dalam kajian kriminologi modern.
a. Keluarga
Keluarga adalah lingkungan pertama dalam pembentukan perilaku.
Contoh:
b. Lingkungan Pergaulan
Kelompok teman sebaya sangat mempengaruhi perilaku individu.
Contoh:
2. Faktor Sosial (Social Factors)
Faktor ini sangat dominan dalam kajian kriminologi modern.
a. Keluarga
Keluarga adalah lingkungan pertama dalam pembentukan perilaku.
Contoh:
b. Lingkungan Pergaulan
Kelompok teman sebaya sangat mempengaruhi perilaku individu.
Contoh:
3. Faktor Ekonomi
Kondisi ekonomi sering menjadi pemicu utama kejahatan, terutama kejahatan konvensional.
Bentuknya:
Contoh:
Faktor Budaya dan Nilai Sosial
Nilai dan norma dalam masyarakat dapat mempengaruhi definisi “kejahatan”.
Contoh:
5. Faktor Kesempatan (Opportunity)
Teori modern menekankan bahwa kejahatan terjadi karena adanya kesempatan.
Teori terkait:
Contoh:
6. Faktor Struktural (Strain Theory)
Teori ini menjelaskan bahwa tekanan sosial dapat mendorong individu melakukan kejahatan.
Intinya:
Ada ketidaksesuaian antara tujuan hidup (misalnya kaya) dan cara legal untuk mencapainya.
Contoh:
7. Faktor Teknologi
Perkembangan teknologi menciptakan bentuk kejahatan baru.
Contoh:
Strategi pencegahan
1. Pendekatan Preventif
2. Pendekatan Represif
3. Pendekatan Sosial
4. Pendekatan Situasional