JALAN KEBUDAYAAN
ANJAWAT LANG ANGJAWAB ROH SUSUN-SUSUN KANG DEN TUNDA(AGAMA DJAWA SUNDA)
PIKUKUH MASYARAKAT AKUR SUNDA WIWITAN
“Upaya Meneguhkan Kesadaran Kemanusiaan dan Kesadaran Kebangsaan”
Masyarakat AKUR Sunda Wiwitan: Cagar Budaya Nasional Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan Jawa Barat
Komunitas ini terbentuk atas kesamaan asal usul leluhur dan ikatan spirit magis religious dengan tanah airnya�
Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan, Cigugur Kuningan�Jawa Barat
TANTANGAN
Adat Karuhun
(AKUR)
Sunda wiwitan
TINJAUAN HISTORIS
Pangeran Sadewa Madrais Alibasa Kusumah Wijaya Ningrat (1832-1939), sebagai penerima tuntunan luhur (Dawuh leluhur) sekitar tahun 1870,
UGA IEU ATURANANA SI MADRAIS
UGA ATURANANA NU JADI KURUNGAN WARANGKANA
UGA MUN GEUS BISA NYIEUN PANGATURAN
PASALNA ARÀN AGAMA NU JADI WIWITAN
UGA NU JADI PANGAWITAN
PASALNA RAT JAGAT LAHIR JAGAT BATIN SARTA AHERAT
UGA PASALNA NU JADI (MIMITI) NYIEUN BUMI SARTA LANGIT NYA KITU
Ini yang mendasari sebagai dawuh leluhur menegaskan menggali kembali
AGAMA SUNDA WIWITAN
Uga kurungan warangkana SI MADRAIS GES KALIWAT KU TINA WIRANG
Uga WIRANG DI SAMBUNG SARTA PRIHATIN
UGA PRIHATIN DI SAMBUNG KULARA PATI.
NYA ETAPANG PASALNA MENANG PANGAWERUH SAKIEU
UGA MENANG PABGAJARAN TINA RAT NU SAJAGAT
UGA MENANG KATRANGAN TI PARA KUSUMA NA GAIBNYA ETA NU KASEBUT PASALNA PARA KUSUMA NU GES MENANG DRAJAT LUHUR
UGA IEU ATURANANA SI MADRAIS
UGA ATURANANA NU JADI KURUNGAN WARANGKANA
UGA MUN GES BISA NYIEN PANGATURAN PASALNA ARÀN AGAMA NU JADI WIWITAN UGA NU JADI PANGAWITAN
PASALNA RAT JAGAT LAHIR JAGAT BATIN SARTA AHERAT
UGA PASALNA NU JADI (MIMITI) NYIEN BUMI SARTA LANGIT NYA KITU
UGA NYA KITU PASALNA ROA PISAN ANU NGARUBEDA
PASALNA KER WAKTU NULIS SI MADRAIS GES HENTEU BISA SENANG
UGA SENANG ARI KERNULIS DONGKAP KUNTULIR
UGA WALANDA ( KONDRAK ) PADA DONGKAP DI PUKULSATENGAH SATU KURANGDI KIRA KURANG SAPULUH MENIT
UGA NULIS KATAKSIR BRENT
UGA NYAMPUNG SADAEKNA ..
P MADRAIS# Apa yang terjadi dengan P MadraisKarna telah mendapatkan wahyu ilmu dari seluruh isi alam Dan seluruh para gaib Adalah segala penderitaan lahir batinSemua karna mendapat DRAJAT YANG AGUNGATURAN AGAMA WIWITANYANG JUGA MERUPAKAN JATI JATI DIRI BAGI SETIAP BANGSA MANUSIA.PASALNYA INI ADALAH ATURANKETENTUAN LAHIR BATIN JUGA AHERATDalam menulispun P Madrais tidak pernah tenangSuatu ketika ketika sedang menulis Datang para belanda dan memukuli P MadraisSekitar jam setengah satu kurang sepuluh menitMenulis terpaksa berhenti.Tetapi keadaan ini tidak menghentikan P Madrais untuk menulis.P Madrais akan melanjutkan kembàli menulis ketika keadaan memungkinkan
Dalam naskah SangHyang Siksa KandaNg Karesian salah satu naskah Sunda yang ditulis pada abad 16 dikatakan bahwa :
“Nu kangken bijil ti nirmala ning lemah, ngarana inget di Sanghiyang Siksa, mikukuh talatah Ambu, Bapa, Aki lawan Buyut. Nyaho disiksaan Maha Pandita mageuhkeun ujar ning kerta”,
“Yang terlahir muncul dari kesusian tanah yaitu,ingatlah pada hukum ketetapan, berpegang teguh pada ajaran ibu, bapa, kakek dan buyut, mengetahui aturan maha pandita,mengukuhkan kata-kata kesentosaan”
bahwa dalam kehidupan ini jangan sampai kita melupakan pada kesadaran asal usul kita yang diciptakan sebagai manusia dan sebagai suatu bangsa yang harus diwariskan secara turun temurun sebagai wujud kesadaran diri sebagai suatu bangsa, menghormati leluhurnya, dan wujud syukur serta kesadaran illahiah kehadirat Tuhan Sang Pencipta alam semesta.
Peradaban kebudayaan Sunda
di Kaki Gunung Ciremai,
Sebaran Situs masa Pra sejarah hingga kini terbentang di Kabupaten Kuningan, menunjukan bukti peradaban masyarakat lereng Ciremai yang terbuka, toleran dan mampu merawat kehidupan yang harmonis berlandaskan ajaran Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah
SUNDA
Damai,Cahaya, Kesempurnaan
(Paparan Kepulauan Nusantara)
Sunda Besar
Sunda Kecil
Sunda yang di batasi oleh wilayah jawa bagian barat
AKUR Sunda Wiwitan yang berkembang di Cigugur , berangkat dari 2 landasan :
TANTANGAN PENGANUT AGAMA LELUHUR NUSANTARA
TANTANGAN KOMUNITAS
Lebih terdesak dengan pembentukan 1 Agustus 1954 : Pembentukan Panitia interdeparmental PAKEM- 1961 : PAKEM menjadi institusi legal dengan adanya UU no. 15 tahun 1961 tentang ketentuan-ketentuan pokok kejaksaan RI
UPACARA ADAT
SEREN TAUN
Sementara proses inkulturasi dicari bentuknya yang paling penting adalah bagaimana membenahi diri, meninggalkan tradisi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kristiani. Dalam hal ini sebagai contoh telah dihilangkan tradisi dari ADS apa yang umum dikenal sebagai “Seren Taun” .....
Sementara proses inkulturasi dicari bentuknya yang paling penting adalah bagaimana membenahi diri, meninggalkan tradisi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kristiani. Dalam hal ini sebagai contoh telah dihilangkan tradisi dari ADS apa yang umum dikenal sebagai “Seren Taun” .....
Sementara proses inkulturasi dicari bentuknya yang paling penting adalah bagaimana membenahi diri, meninggalkan tradisi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kristiani. Dalam hal ini sebagai contoh telah dihilangkan tradisi dari ADS apa yang umum dikenal sebagai “Seren Taun” .....
Sementara proses inkulturasi dicari bentuknya yang paling penting adalah bagaimana membenahi diri, meninggalkan tradisi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kristiani. Dalam hal ini sebagai contoh telah dihilangkan tradisi dari ADS apa yang umum dikenal sebagai “Seren Taun” .....
Keutuhan Tradisi
Lebih dari
Kebutuhan Administrasi
Bilamana kita hidup (dalam perspektif ajaran Sunda Wiwitan) tidak berperilaku dan bertindak atas dasar kesadaran sebagai kodrat diciptakan sebagai manusia dan sebagai suatu bangsa di muka bumi ini, maka akan berdampak pada sebagai mana tercantum berikut ini :
UPACARA ADAT
SEREN TAUN
PENGAJARAN BUDI PEKERTI DAN KESENIAN TRADISIONAL
Kegiatan dalam Gedung Paseban Tri Panca Tunggal
PROSES MEMBATIK DILAKUKAN OLEH ANAK-ANAK MUDA DAN IBU-IBU
Kegiatan dalam Gedung Paseban Tri Panca Tunggal
KEGIATAN PENDALAMAN SEJARAH DAN PEMAHAMAN AJARAN BAGI GENERASI MUDA
Kegiatan dalam Gedung Paseban Tri Panca Tunggal
Memperingati Hari-Hari Besar Nasional
Hana nguni hana mangke
Tan hana nguni tan hana mangke,
Dina kiwari ngancik bihari,
Seja ayeuna pikeun jaga,
Pakena gawe rahayu
Pieun heubeul jaya di buwana
Ada masa lalu ada masa kini
Tanpa masa lalu tidak ada masa kini
Masa kini terkait masa lalu
Yang dilakukan masa kini, utk masa depan
Berkarya yang terbaik
Untuk kesentosaan di dunia