ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA
Disampaikan dalam Diklat.co
Tanggal 12 November 2022
Curriculum Vitae
1 | Nama lengkap (dengan gelar) | Siti Fitriana, S.Pd., M.Pd. Kons |
2 | Jabatan fungsional | Lektor/ Penata Tk.1/ IIId |
3 | Jabatan struktural | Dekan FIP |
4 | NIP/NPP | 088201204 |
5 | NIDN | 0613038201 |
6 | Tempat dan Tanggal Lahir | Kudus, 13 Maret 1982 |
7 | Alamat rumah | Jl. Sembungharjo Rt. 05/ Rw. 04 Kec. Genuk Kota Semarang |
8 | Nomor Telepon/Fax/ HP | 08156648748 |
9 | Alamat Kantor | Jl. Sidodadi Timur no.24/ Dr. Cipto Semarang |
10 | Nomor Telepon/ Fax | (024) 8316377 / (024) 8448217 |
11 | Alamat e-mail |
| PEKERJAAN/ PENGALAMAN | Masa Jabatan |
1 | Dosen Bimbingan dan Konseling FIP UPGRIS | 2008- sekarang |
2 | Sekretaris Program studi BK Antar Waktu | 2010-2011 |
3 | Ketua Program Studi BK FIP UPGRIS Periode 1 | 2011-2015 |
4 | Ketua Program Studi BK FIP UPGRIS Periode 2 | 2015-2019 |
5 | Wakil Dekan II FIP UPGRIS | 2019- sekarang |
6 | Senat Fakultas Ilmu Pendidikan | 2011- sekarang |
7 | Instruktur PPG Dalam Jabatan | 2011- sekarang |
8 | Fasilitator Program Sekolah Penggerak Angkatan 2 | 2021- sekarang |
9 | Ketua Komite Sekolah | 2019- sekarang |
10 | Ketua Pengurus TPQ Assalam | 2019- sekarang |
11 | Asesor Kompetensi LSP P1 UPGRIS | 2020- sekarang |
12 | Ketua Tim Penyusun Hibah Rekonstruksi Kurikulum MBKM dan PKKM Prodi BK | 2020- 2021 |
13 | Dekan FIP UPGRIS Antar waktu 2019-2023 | 2022- sekarang |
Bu Indah melakukan penilaian selama proses pembelajaran berlangsung dan pada akhir semester. Untuk itu, Beliau tidak hanya memberikan tes tertulis, tetapi juga mengamati sikap dan keaktifan siswa selama belajar. Hasil penilaian ini dilaporkan Bu Indah dalam bentuk angka dan narasi dalam rapor di akhir semester.
Sebelum menelaah materi pada sesi ini, marilah kita mendiskusikan studi kasus berikut ini…
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu tentang penilaian yang dilakukan oleh Bu Indah tersebut?
Selanjutnya mari kita merefleksikan pengalaman yang kita miliki dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini….
Jenis dan Fungsi Asesmen
Paradigma Asesmen
Prinsip Asesmen
Pertama-tama mari kita pelajari tentang…
5PRINSIP ASESMEN
Apa yang perlu diperhatikan dalam menerapkan prinsip asesmen pada pembelajaran paradigma baru?
Paradigma Asesmen
Langkah-Langkah Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan Asesmen Formatif dan Sumatif
Selanjutnya mari kita pelajari tentang…
Jenis dan Fungsi Asesmen
Jenis Asesmen berdasarkan fungsinya:
Assessment as Learning: asesmen sebagai proses pembelajaran
Assessment for Learning: asesmen untuk proses pembelajaran
Assessment of learning: asesmen pada akhir proses pembelajaran
Selama ini pelaksanaan asesmen cenderung berfokus pada asesmen sumatif (assessment OF learning) yang dijadikan acuan untuk mengisi laporan hasil belajar, sehingga hasil asesmen belum dimanfaatkan sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran.
Pada pembelajaran paradigma baru, pendidik diharapkan menyelenggarakan lebih banyak asesmen formatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Asesmen SEBAGAI Proses Pembelajaran (Assessment AS Learning) | Asesmen UNTUK Proses Pembelajaran (Assessment FOR Learning) | Asesmen PADA AKHIR Proses Pembelajaran (Assessment OF Learning) |
|
|
|
Perbedaan assessment as dan for learning adalah assessment as learning lebih melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan asesmen tersebut. Peserta didik diberi pengalaman untuk belajar menjadi penilai bagi diri sendiri dan temannya. Penilaian diri (self assessment) dan penilaian antar teman merupakan contoh assessment as learning. Dalam assessment as learning peserta didik sebaiknya dilibatkan dalam merumuskan prosedur, kriteria, maupun rubrik/pedoman asesmen sehingga mereka mengetahui dengan pasti apa yang harus dilakukan agar memperoleh capaian belajar yang maksimal. | ||
Langkah-Langkah Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan Asesmen Formatif dan Sumatif
Prinsip-prinsip Pelaporan Asesmen
Paradigma Asesmen
1
Penerapan pola berpikir bertumbuh (growth mindset)
kesalahan akan menstimulasi perkembangan otak peserta didik jika diterima, dikomunikasikan dan dicarikan solusi
Kesalahan dalam belajar itu wajar.
Tetapi tentang pemahaman, penalaran, penerapan, serta kemampuan menilai dan berkarya secara mendalam.
Belajar bukan tentang kecepatan,
Pengondisian lingkungan belajar (fisik dan psikis) di sekolah dan rumah akan mempengaruhi
pencapaian hasil belajar
Lingkungan belajar
akan sangat mempengaruhi performa peserta didik.
Ekspektasi pendidik yang positif
membiasakan peserta didik untuk
melakukan asesmen diri, asesmen antarteman, refleksi diri, dan pemberian umpan balik antarteman.
Berlatih melakukan asesmen
Paradigma Asesmen
Mereka memiliki peta jalan belajar yang berbeda, dan tidak perlu dibandingkan dengan teman-temannya.
Setiap peserta didik unik,
Pemberian umpan balik yang tepat akan berpengaruh pada motivasi belajar peserta didik.
Apresiasi /Umpan Balik
Ladder of Feedback
Klarifikasi
Penilaian
Perhatian
Saran
Apresiasi
Contoh praktik baik memberikan umpan balik secara berjenjang
Paradigma Asesmen
Terpadu
Asesmen dilaksanakan terpadu dengan pembelajaran
mencakup kompetensi pada ranah sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang saling terkait. Rumusan capaian
pembelajaran telah mengakomodasi tiga ranah
tersebut.
02
Keleluasaan dalam Menentukan Waktu Asesmen
Asesmen diagnostic
• Awal pembelajaran
• Awal lingkup materi
Asesmen formatif
• Selama proses pembelajaran
Asesmen sumatif
• Selesai 1 lingkup materi (terdiri beberapa tujuan pembelajaran)
• Pada akhir fase
• Jika diperlukan untuk menguatkan konfirmasi capaian hasil belajar, asesmen sumatif dapat dilakukan pada akhir semester, berfokus pada kompetensi yang dipelajari selama satu semester.
03
Paradigma Asesmen
Keleluasaan dalam Menentukan Jenis Asesmen
Pendidik diberikan keleluasaan dalam merencanakan dan menggunakan jenis asesmen dengan mempertimbangkan:
karakteristik mata pelajaran, karakteristik dan kemampuan peserta didik, capaian pembelajaran, dan tujuan pembelajaran, serta sumber daya pendukung yang tersedia.
04
Keleluasaan dalam Menggunakan Teknik dan Instrumen Asesmen
Pendidik diberikan keleluasaan dalam menggunakan
Teknik (cth: observasi, performa, tes tertulis/lisan) dan instrumen penilaian (cth: rubrik, eksemplar, ceklist, catatan anekdotal, grafik perkembangan peserta didik).
05
Paradigma Asesmen
6. Keleluasaan dalam Menentukan Kriteria
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran
menjadi sumber informasi atau data bagi pendidik
untuk menentukan tindak lanjut penyesuaian
pembelajaran sesuai kondisi peserta didik.
8. Keleluasaan dalam Menentukan Kriteria Kenaikan Kelas
Pendidik dan satuan pendidikan diberikan
keleluasaan untuk menentukan kriteria kenaikan
kelas, dengan mempertimbangkan:
• Laporan Kemajuan Belajar
• Laporan Pencapaian Projek Profil Pelajar Pancasila
• Portofolio peserta didik
• Ekstrakurikuler/prestasi/penghargaan peserta didik
• Tingkat kehadiran
7. Keleluasaan dalam Mengolah Hasil Asesmen
Pengolahan hasil asesmen dilakukan dengan
memanfaatkan hasil formatif dan sumatif. Terdapat 2 jenis data yaitu data hasil asesmen yang berupa angka (kuantitatif) serta data hasil asesmen yang berupa narasi (kualitatif).
Alur Asesmen
1. Menggunakan alur tujuan pembelajaran yang telah disusun, kemudian identifikasi tujuan pembelajaran yang menjadi kompetensi yang diinginkan.
2. Mengidentifikasi bentuk asesmen yang hendak dilakukan untuk mengukur pembelajaran secara formatif maupun sumatif.
3. Membuat instrumen asesmen formatif dan sumatif bersamaan dengan menyusun modul ajar.
4. Pelaksanaan Asesmen Formatif dan Sumatif
5. Mengolah Hasil Asesmen
Menggunakan alur tujuan pembelajaran yang telah disusun, kemudian identifikasi tujuan pembelajaran yang menjadi kompetensi yang diinginkan. → misalnya menyajikan, menggeneralisasi, membandingkan, memperkirakan, mengukur, mengobservasi, dan lain-lain.
1
Contoh
2. Mengidentifikasi bentuk asesmen yang hendak dilakukan untuk mengukur pembelajaran secara formatif maupun sumatif.
Contoh
3. Membuat instrumen asesmen formatif dan sumatif bersamaan dengan menyusun modul ajar.
Contoh rubrik jika asesmen berupa kinerja
3. Membuat instrumen asesmen formatif dan sumatif bersamaan dengan menyusun modul ajar.
Contoh rubrik jika asesmen berupa tes
4. Pelaksanaan Asesmen Formatif dan Sumatif
Asesmen Sumatif
• Pendidik dapat menggunakan berbagai teknik seperti portofolio, performa (kinerja, produk, proyek, portofolio), maupun tes.
• Hasil sumatif dapat ditindak lanjuti dengan memberikan umpan balik atau melakukan intervensi kepada peserta didik maupun proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Asesmen Formatif
Selanjutnya mari kita pelajari tentang…
Prinsip-prinsip Pelaporan Asesmen
Pelaporan Hasil Belajar
Bentuk Pelaporan Hasil Belajar yang Efektif
Melibatkan orang-tua peserta didik, peserta didik dan pendidik sebagai partner.
Merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh sekolah.
Menyeluruh, jujur, adil dan dapat dipertanggung jawabkan.
Jelas dan mudah dipahami oleh semua pihak.
TERIMA KASIH