PERDAGANGAN ANTAR DAERAH ,PULAU DAN INTERNATIONAL
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini peserta didik dapat :
1. Mendiskripsikan perdagangan antar pulau dan perdagangan antar negara.
Perdagangan antar daerah atau antarpulau sudah dimulai sejak zaman nenek moyang kita. Di Pulau Jawa telah berkembang beberapa pusat perdagangan. Selain itu, di Indonesia bagian tengah maupun timur juga berkembang kerajaan dan pusat-pusat perdagangan. Perdagangan yang dilakukan telah meluas ke seluruh penjuru Nusantara.
Pengertian Perdagangan dan Pengertian Perdagangan Antar Daerah/Pulau
Perdagangan atau perniagaan merupakan kegiatan tukar menukar barang atau jasa berdasarkan kesepakatan bersama tanpa ada unsur pemaksaan.�
Perdagangan antardaerah atau antarpulau merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk atau lembaga suatu daerah atau pulau dengan penduduk atau lembaga suatu daerah atau pulau lain dalam satu batas wilayah negara atas dasar kesepakatan bersama
Berdasarkan model keunggulan komparatif, suatu daerah akan lebih diuntungkan bila mereka fokus pada kegiatan produksi yang biayanya relatif murah dibandingkan daerah lain. Perbedaan harga ini yang kemudian memungkinkan suatu daerah utuk menjual produknya ke daerah lain yang dimana harga barangnya relatif lebih tinggi. Bangsa Indonesia memiliki karakteristik yang unik, secara geografis negara kita terdiri dari ribuan pulau, tentunya ini menjadi pendorong terjadinya perdagangan antardaerah karena tiap pulau pastinya memiliki sumber daya ataupun keunggulan komparatif yang berbeda.
Tujuan Perdagangan Antar Daerah/Pulau
MEMPEROLEH KEUNTUNGAN�Tujuan utama dilakukan perdagangan antarpulau adalah untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan diperoleh dari selisih antara harga beli dengan harga jual. Jika barang diproduksi sendiri, maka keuntungan diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya produksi.
MEMPERLUAS JANGKAUAN
Perdagangan sampai ke luar daerah atau luar pulau dapat memperluas jangkauan pasar. Jangkauan pasar yang dimaksud adalah jumlah konsumen yang mengonsumsi barang tersebut semakin banyak dan tersebar di berbagai daerah.
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antar Daerah/Pulau
Faktor Pendorong
Perbedaan Faktor Produksi yang Dimiliki�terutama faktor produksi alam. Daerah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dengan tanah yang subur lebih mungkin memproduksi sayur mayur lebih banyak dan menjualnya sampai ke luar daerah dibandingkan misalnya; daerah Gunung Kidul, Yogyakarta
Perbedaan Tingkat Harga Antardaerah�Selain perbedaan kekayaan alam, perbedaan tingkat harga antardaerah juga mendorong terciptanya perdagangan antardaerah. Contoh; di daerah yang kaya akan buah durian, harga durian pasti lebih murah dari daerah lain yang hanya sedikit memiliki pohon penghasil durian. Hal ini juga akan mendorong adanya perdagangan antardaerah.
Manfaat Perdagangan Antar daerah
Menyediakan alternatif kebutuhan bagi konsumen
Dengan adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau, konsumen dapat menikmati produk yang tidak diproduksi di tempat tinggalnya.
Meningkatkan Produksivitas
Hal ini akan mendorong produsen meningkatkan produksi sehingga meningkatkan produktivitas.�
Memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat
Peningkatan jumlah barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan menyebabkan produsen butuh tenaga kerja tambahan, sehingga akan ada lowongan kerja tambahan.
Pada zaman sekarang, batas dan jarak bukan lagi menjadi penghalang bagi seseorang atau badan untuk melakukan perdagangan. Bahkan antarnegara pun dapat melakukan perdagangan dengan mudah.
PERDAGANGAN INTERNATIONAL
Perdagangan antarnegara atau sering disebut perdagangan internasional merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Masyarakat yang dimaksud dapat berupa individu, kelompok, lembaga, pemerintah suatu negara dengan negara lain
PENGERTIAN
AKTIVITAS PERDAGANGAN INTERNATIONAL
Ekspor merupakan kegiatan menjual barang atau produk ke luar negeri. Ekspor dilakukan oleh seseorang atau badan. Pelaku ekspor ini disebut eksportir. Tujuan utama kegiatan ekspor adalah untuk memperoleh keuntungan. Barang yang diekspor akan dibayar oleh pihak pembeli dengan alat pembayaran berupa mata uang asing atau mata uang luar negeri, seperti Dollar.
Impor merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri. Seseorang atau badan yang melakukan impor disebut importir. Seorang importir membayar barang yang ia beli dengan mata uang asing. Importir dapat menukarkan uang rupiah mereka dengan mata uang asing di bank dalam negeri. Selanjutnya, digunakan untuk membayar barang yang diimpor. Barang-barang yang di impor oleh Indonesia terdiri dari dua macam, yakni migas dan non-migas.
Teori yang Mendasari Adanya Perdagangan Internasional
Teori Keunggulan Mutlak �Pada teori keunggulan mutlak dijelaskan bahwa perdagangan secara internasional akan memberikan keuntungan pada suatu negara. Dengan syarat negara yang melakukan produksi menetapkan harga lebih rendah. Dan dibandingkan dengan harga yang telah ditetapkan di negara lain.
Contoh:
produksi negara A memproduksi 5 sabun per jam sementara itu di negara B, 2 sabun per jam. Kemudian untuk sampo negara A memproduksi 3 sampo perjam dan negara B, 7 sampo per jam. Kenapa terjadi perbedaan? Karena di negara A terjadi efektifitas serta efisiensi produksi sabun , berbeda dengan negara B yang kurang efektif. Begitu sebaliknya untuk sampo, negara B lebih efektif.
Indonesia 1 jam kerja menghasilkan 10 sepatu
Kemudian 1 jam kerja bisa menghasilakan 2 kaos
malaysia 1 jam kerja menghasilkan 2 sepatu
Kemudian 1 jam kerja bisa menghasilakan 10 kaos
Teori Keunggulan Komparatif
Adanya teori keunggulan komparatif yaitu suatu negara tidak mempunyai keunggulan secara mutlak pada produksi barang. Pada suatu negara bisa melakukan perdagangan secara internasional yaitu memilih barang yang paling efektif dan efisien untuk proses produksi
Contoh:
Pada contoh ini misalnya, bahwa di negara A produksi sabun bisa 5 sabun per jam sementara di negara B hanya 2 sabun per jam. Kemudian untuk sampo, negara A untuk sampo bisa menghasilkan 2 sampo per jam dan negara B, 2 sampo per jam. Bisa dikatakan sama-sama memiliki efisiensi. Namun di negara A bahan baku sampo lebih mahal, jadi negara B tetap dianggap efisien dalam produksi.
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan International
Faktor Pendorong
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan International
• Perbedaan Sumber Daya Alam
Setiap negara pastinya memiliki perbedaan kondisi geografis yang menyebabkan terjadinya perbedaan kekayaan sumber daya alam. Karena itu, setiap negara memiliki variasi dalam memproduksi barang atau jasanya tergantung dengan sumber daya alam yang dimiliki negara masing-masing. Contohnya, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah pada sektor kelautan dan gas bumi. Tentu hal ini akan sangat berpengaruh bagi perdagangan Indonesia ke luar negeri atau yang sering disebut sebagai kegiatan ekspor
• Perbedaan Kualitas Sumber Daya
Manusia Ketersediaan Sumber Daya Alam memerlukan daya dukung kemampuan Sumber Daya Manusia, suatu Negara yang memiliki Sumber Daya Manusia yang dilihat terutama dari segi kualitas maka akan dapat menghasilkan barang dengan mutu atau kualitas yang baik
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan International
• Perbedaan IPTEK
Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik, tentu akan memperbanyak jumlah produksi barang atau jasa dengan mutu dan kualitas jauh lebih baik dibandingkan negara lainnya. Negara yang memanfaatkan pengetahuan dan teknologi pastinya akan memiliki sistem dan mesin produksi berteknologi canggih dalam memproduksi barang atau jasa dalam jumlah besar dengan waktu yang singkat. Tentu hal ini akan menghemat biaya produksi dan juga efisiensi waktu.
• Perbedaan Budaya Suatu Bangsa
Budaya suatu bangsa akan sangat mempengaruhi barang yang dihasilkan, misalnya seni batik dan seni ukir dari Indonesia, seni batik dan ukir merupakan daya Tarik tersendiri bagi Negara lain untuk membelinya.
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan International
• Perbedaan Selera Selera
ternyata dapat menimbulkan perdagangan internasional. Terjadinya perbedaan kebudayaan, system politik, pandangan hidup dan tatanan social menyebabkan terjadinya selera terhadap berbagai jenis komoditas.
• Perbedaan Harga barang Perbedaan harga barang disuatu negara akan mendorong terjadinya perdagangan internasional, konsumen cenderung membeli barang dengan harga yang murah dan produsen cenderung akan menjual barang produksinya ke negara yang lebih menguntungkan.
Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan International
• Perbedaan Upah dan Biaya Produksi Perbedaan biaya produksi dan upah memungkinkan suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya ke berbagai negara. Negara tersebut menghasilkan barang dengan jumlah yang banyak dengan biaya produksi dan upah yang rendah akan meningkatkan daya saing jual barang tersebut dengan negara lain.
Manfaat Perdagangan International
MEMPEROLEH KEUNTUNGAN
MEMPEROLEH BARANG YANG TIDAK DAPAT DI PRODUKSI DALAM NEGERI
MENJALIN PERSAHABATAN ANTAR NEGARA
TRANSFER TEKNOLOGI MODERN
Hambatan Perdagangan International
Keamanan Suatu Negara
Perbedaan mata uang
Sumber daya berkualitas rendah
Adanya penetapan tarif dan pembatasan impor
Terjadinya perang atau konflik
Adanya peraturan anti dumping
Kesulitan dalam pembayaran antar Negara
Adanya kuota – kebijakan untuk membatasi jumlah ekspor dan impor
Kebijakan Pemerintah Mendorong Ekspor
Keadaan Pasar Luar Negeri
Keuletan Dalam Menangkap Peluang
Kondisi Sosial,Ekonomi dan Politik
Besar atau kecilnya permintaan dan penawaran dari berbagai negara dapat memengaruhi harga di pasar dunia. Apabila permintaan di pasar dunia lebih banyak dari pada penawaran, maka harga cenderung naik. Sebaliknya, apabila penawaran lebih banyak dari permintaan, maka harga cenderung turun. Keadaan ini akan memengaruhi para eksportir untuk meningkatkan atau menurunkan ekspornya.
Seorang eksportir harus pandai menangkap dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan kepandaian tersebut, mereka dapat memperoleh wilayah pemasaran yang luas. Oleh karena itu, para eksportir harus ahli di bidang strategi pemasaran.
Bidang ekonomi, sosial, dan politik merupakan bidang yang terkait satu sama lain. Ketika ada ketidakstabilan pada salah satu bidang, maka bidang lain akan terpengaruh. Contohnya: negara tujuan ekspor sedang mengalami kerusuhan politik berupa perang antarsuku. Hal tersebut tentu sangat memengaruhi keberlangsungan proses ekspor ke negara tersebut.
Peluang Perdagangan Lebih Luas
Adanya Kedaulatan Bangsa
Penggunaan Kurs Tukar
Perbedaan Perdagangan Antar Pulau Dan Perdagangan International
Pada perdagangan antarnegara, suatu negara dapat menjual barang/jasanya ke negara lain dan bisa membeli barang/jasa dari negara lain. Dalam perdagangan antarpulau, kita hanya dapat melakukan perdagangan antardaerah atau pulau dalam lingkup satu negara.
Pada perdagangan antarnegara, bangsa-bangsa dapat mengatur aliran barang/ jasa, tenaga kerja, dan keuangan. Negara-negara menunjukkan kedaulatannya di sini. Sementara di perdagangan domestik, aliran perdagangan berjalan secara bebas tanpa regulasi yang berarti dari negara.
Dalam melakukan perdagangan antarnegara, negara-negara menggunakan kurs tukar yang berbeda-beda. Ini berbeda dengan perdagangan domestik yang hanya menggunakan satu kurs tukar. Perdagangan antarnegara juga membutuhkan sistem keuangan antarnegara yang dapat memastikan kelancaran aliran mata uang ini.
Perbedaan antara perdagangan dalam negeri dan perdangan internasional
KUIS
SOAL
JAWABANNYA
SOAL
JAWABANNYA
SOAL
JAWABANNYA