1 of 19

PERTEMUAN 5PROYEK �MERANCANG �LOGO

Arif Ranu Wicaksono, S.Kom., M.Kom

Program Studi

S1 Desain Komunikasi Visual

Fakultas Seni Rupa dan Desain

Universitas Sebelas Maret

2 of 19

Agenda

  • Sejarah Singkat Logo
  • Jenis Logo
  • Fungsi logo
  • Prinsip Logo
  • Praktik Merancang Logo
  • Post Test

3 of 19

Sejarah Singkat : �kata logo berasal dari bahasa Yunani logos, yang berarti kata, pikiran, pembicaraan, akal budi. Pada awalnya yang lebih dulu populer adalah logotype, bukan logo.�Logo juga diimbuhi oleh kata "gram" yang berasal dari kata "gramma" yang memiliki arti : huruf, tanda. Dengan demikian kata yang lebih tepat adalah "logogram" yang kemudian lebih banyak dikenal sebagai "logo" saja. Bentukan kata logo juga kemudian disandingkan dengan "type" yang bersal dari kata "typo", yang berarti perhurufan atau pencetakan huruf, sehingga menjadi "logotype". logo pada umumnya digunakan untuk menjelaskan tanda-tanda, lambang, simbol, merek dagang, dll.

4 of 19

Perkembangan logo

  • Zaman Kuno: Simbol dan hieroglif digunakan oleh bangsa Mesir, Asyur, dan Sumeria untuk menyampaikan identitas dan gagasan.
  • Abad Pertengahan: Penggunaan logo semakin meluas untuk menandai barang-barang, mengidentifikasi anggota keluarga bangsawan, dan bahkan sebagai lambang kerajaan.
  • Revolusi Industri: Munculnya perusahaan dan produk massal menciptakan kebutuhan akan logo komersial. Contoh awal: Coca-Cola (1886).
  • Abad ke-20: Gerakan seni seperti Bauhaus dan Art Deco mendorong desain logo yang lebih sederhana dan geometris.
  • Era Digital: Logo menjadi lebih fleksibel, adaptif, dan minimalis untuk berbagai platform digital.

5 of 19

Jenis-Jenis Logo

  1. Logo Monogram (atau Lettermark)

Lettermark adalah logo berbasis tipografi yang terdiri dari beberapa huruf, biasanya inisial perusahaan, sangat sederhana. Dengan menggunakan hanya beberapa huruf logo, lettermark cukup efektif dalam mempersingkat merek perusahaan jika mereka memiliki nama panjang. Misalnya, seberapa mudah mengatakan - dan mengingat – NASA dari pada National Aeronautics and Space Administration

6 of 19

Jenis-Jenis Logo

2. Wordmarks (atau logotypes)

Mirip dengan tanda huruf, wordmarks atau logotypes adalah logo berbasis font yang berfokus pada nama bisnis saja, contoh: Visa dan Coca-Cola. Logo Wordmark bekerja sangat baik ketika perusahaan memiliki nama yang ringkas dan unik. Logo Google adalah contoh yang bagus untuk ini.

7 of 19

Jenis-Jenis Logo

3. Logo Gambar (atau logo simbol)

Tanda gambar (kadang-kadang disebut tanda merek atau logo simbol) adalah ikon — atau logo berbasis grafis. Beberapa gambar yang muncul di benak Anda ketika Anda berpikir "logo simbol" antara lain: logo Apple yang ikonik, burung Twitter, target bullseye.

8 of 19

Jenis-Jenis Logo

4. Logo abstrak

Logo abstrak adalah jenis logo dengan bentuk geometris abstrak yang mewakili bisnis Anda. Beberapa contoh terkenal termasuk logo BP starburst, lingkaran terbagi Pepsi dan bunga strip Adidas. Seperti logo simbol, logo abstrak berfungsi sangat baik karena merekatkan merek Anda menjadi satu gambar. Namun, alih-alih dibatasi pada gambar sesuatu yang dikenali, logo abstrak memungkinkan Anda membuat sesuatu yang benar-benar unik untuk mewakili merek Anda

9 of 19

Jenis-Jenis Logo

5. Logo Maskot Logo

maskot adalah logo yang melibatkan karakter bergambar. Seringkali penuh warna, kadangkadang kartun, dan paling selalu menyenangkan, logo maskot adalah cara yang bagus untuk membuat juru bicara karakter merek Anda sendiri. Maskot hanyalah karakter bergambar yang mewakili perusahaan Anda. Anggap mereka sebagai duta bisnis Anda. Maskot terkenal termasuk Kool-Aid Man, Kolonel KFC dan Mr. Peanut Planter. Maskot sangat bagus untuk perusahaan yang ingin menciptakan suasana yang sehat dengan menarik keluarga dan anak-anak.

10 of 19

Jenis-Jenis Logo

6. Logo kombinasi

Logo kombinasi adalah logo yang terdiri dari gabungan tulisan/huruf dan gambar, logo abstrak, atau maskot. Gambar dan teks dapat diletakkan berdampingan, ditumpuk satu sama lain, atau diintegrasikan bersama untuk membuat gambar. Beberapa logo merek kombinasi terkenal termasuk Doritos, Burger King dan Lacoste.

11 of 19

FUNGSI LOGO

  • Identitas Merek: Logo membantu mengenali suatu perusahaan, organisasi, atau produk dengan cepat dan mudah.
  • Komunikasi Nilai: Warna, bentuk, dan elemen desain logo dapat menyampaikan filosofi, nilai, dan pesan merek.
  • Pencitraan & Konsistensi: Dengan penggunaan yang konsisten, logo membangun citra profesional dan memperkuat reputasi.
  • Pembeda dari Kompetitor: Logo yang unik membantu membedakan dari pesaing di pasar yang penuh persaingan.
  • Daya Tarik Visual: Logo sering kali menjadi elemen pertama yang menarik perhatian publik terhadap suatu merek.

Contohnya, logo Apple yang sederhana namun ikonik langsung memberikan kesan modern, minimalis, dan inovatif—tanpa perlu kata-kata.

12 of 19

PRINSIP LOGO

Simplicity (Kesederhanaan)

  • Logo yang sederhana lebih mudah diingat dan dikenali.
  • Desain yang tidak rumit memudahkan penggunaan di berbagai media dan ukuran.

Memorable (Mudah Diingat)

  • Logo harus memiliki elemen yang unik agar bisa langsung dikenali oleh audiens (seperti warna).
  • Desain vektor sering digunakan agar fleksibel dalam aplikasi.

Appropriate (Sesuai dengan Merek)

  • Logo harus mencerminkan nilai, karakter, dan pesan dari brand.
  • Relevansi dengan jenis usaha atau produk sangat penting agar mudah dikenali.

Resizable

  • Logo bisnis dapat diletakkan diberbagai lokasi berbeda, dari sisi pulpen hingga sisi gedung – Logo harus berfungsi efektif pada jarak 10 milimeter dan 10 meter. 100 logo teratas, dapat dikenali diberbagai Lokasi.

Timeless (Abadi)

  • Logo yang efektif haruslah abadi dan tahan lama. Seperti apakah desainnya dalam 5, 10, atau bahkan 50 tahun? Hindari menggunakan tren desain logo karena tren tersebut akan cepat ketinggalan zaman.

13 of 19

Proses Perancangan Logo

1. Memahami Klien dan Brief Desain

    • Desainer harus menggali informasi mendalam tentang bisnis klien.
    • Brief desain yang jelas menjadi fondasi untuk arah kreatif.

2. Riset dan Inspirasi

    • Lakukan riset kompetitor dan industri.
    • Kumpulkan referensi visual dan analisis tren desain.

3. Sketsa dan Eksplorasi Ide

    • Mulai dengan sketsa tangan untuk mengeksplorasi berbagai konsep.
    • Fokus pada kesederhanaan dan keunikan bentuk.

4. Digitalisasi dan Refinement

  • Pilih ide terbaik dan kembangkan secara digital.
  • Uji berbagai versi warna, tipografi, dan tata letak.

5. Presentasi dan Kolaborasi

  • Tampilkan konsep kepada klien dengan penjelasan logis.
  • Terima masukan dan lakukan revisi sesuai kebutuhan.

6. Pengembangan Identitas Visual

  • Logo bukan hanya simbol, tapi bagian dari sistem identitas merek.
  • Terapkan logo ke berbagai media untuk memastikan konsistensi.

14 of 19

LATIHAN

DIKERJAKAN SECARA BERKELOMPOK

(TIAP KELOMPOK TERDIRI DARI 2 MAHASISWA)

15 of 19

SOAL LATIHAN

KREATIF BRIEF LOGO YUKA Rent

  • Nilai Proyek : $500
  • Nama Perusahaan: YUKA Rent
  • Nama Slogan: Serve on your journey
  • Apa Yang Anda Kerjakan: Penyedia Jasa Transportasi dan Agen Perjalanan Wisata terbaik di Kota Yogyakarta
  • Industri: Transportasi
  • 3 Hal Utama Yang Ingin Dikomunikasikan:
  • Muda Energik
  • Eksklusif
  • Professional
  •  Target Market:  Traveler, Easy Going Person dengan Umur 20-50 tahun, Karyawan, Menengah ke atas.
  • Warna Yang (Tidak) Diinginkan: Ingin : Hijau, Kuning
  • Tambahan Ide, Informasi atau Link Yang Mungkin Berguna: Warna Dasar Kendaraan Operasional Adalah Hijau Daun. Logo Diusahakan Agar Terlihat Eye Cacthing.
  • Dimana Logo Akan Digunakan: Sragam Pegawai, Kartu Nama, Kendaraan Operasional, Kantor, Iklan TV dan Website

Acuan design style yang diinginkan :

16 of 19

PROSES PENGERJAAN

Memahami Brief

Mencari Referensi

Membuat Sketsa

Melakukan Scan Sketsa

Melakuakn tracing Vektor

Hasil Akhir Logo

17 of 19

RUBRIK PENILAIAN

No.

NIM

Nama Mahasiswa

Membuat Sketsa (35%)

Melakuakan Scan (15%)

Melakukan Tracing dengan Komputer (35%)

Hasil Akhir Logo (15%)

18 of 19

POST TEST

19 of 19

Thank you