1 of 16

Kebijakan Kurikulum

17 Maret 2022

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN

RISET, DAN TEKNOLOGI

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

2 of 16

2

Implementasi Kurikulum Merdeka untuk pemulihan pembelajaran dilakukan berdasarkan kebijakan-kebijakan berikut ini:

Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka

Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran

Memuat 3 opsi kurikulum yang dapat digunakan di satuan pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran beserta struktur Kurikulum Merdeka, aturan terkait pembelajaran dan asesmen, serta beban kerja guru.

Permendikbudristek

No. 7 Tahun 2022

Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Standar Isi dikembangkan melalui perumusan ruang lingkup materi yang sesuai dengan kompetensi lulusan. Ruang lingkup materi merupakan bahan kajian dalam muatan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan: 1) muatan wajib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 2) konsep keilmuan; dan 3) jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Standar Isi menjadi acuan untuk Kurikulum 2013, Kurikulum darurat, dan Kurikulum Merdeka.

Permendikbudristek

No. 5 Tahun 2022

Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian kemampuan peserta didik dari hasil pembelajarannya pada akhir jenjang pendidikan. SKL menjadi acuan untuk Kurikulum 2013, Kurikulum darurat, dan Kurikulum Merdeka.

Memuat Capaian Pembelajaran untuk semua jenjang dan mata pelajaran dalam struktur Kurikulum Merdeka.

Kepmendikbudristek

No. 56 Tahun 2022

Keputusan Kepala BSKAP No.008/H/KR/2022 Tahun 2022

Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka

Memuat penjelasan dan tahap-tahap perkembangan profil pelajar Pancasila yang dapat digunakan terutama untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Keputusan Kepala BSKAP No.009/H/KR/2022 Tahun 2022

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

3 of 16

3

Dalam pemulihan pembelajaran, sekarang sekolah diberikan kebebasan menentukan kurikulum yang akan dipilih

Pilihan 1

Pilihan 2

Kurikulum 2013

secara penuh

Kurikulum Darurat

yaitu Kurikulum 2013 yang disederhanakan

Pilihan 3

Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

4 of 16

4

Satuan pendidikan dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing

Sejak Tahun Ajaran 2021/2022 Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan di hampir 2.500 sekolah yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) sebagai bagian dari pembelajaran dengan paradigma baru.

Kurikulum ini diterapkan mulai dari TK-B, SD & SDLB kelas I dan IV, SMP & SMPLB kelas VII, SMA & SMALB dan SMK kelas X.

Mulai Tahun Ajaran 2022/2023 satuan pendidikan dapat memilih untuk mengimplementasikan kurikulum berdasarkan kesiapan masing-masing mulai TK B, kelas I, IV, VII, dan X.

Pemerintah menyiapkan angket untuk membantu satuan pendidikan menilai tahap kesiapan dirinya untuk menggunakan Kurikulum Merdeka.

Tiga pilihan yang dapat diputuskan satuan pendidikan tentang implementasi Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2022/2023:

  • Menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan
  • Menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan
  • Menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5 of 16

5

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Lebih Sederhana dan Mendalam

Fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Belajar menjadi lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru dan menyenangkan.

1

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

6 of 16

6

Lebih Merdeka

2

Peserta didik: Tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.

Guru: Guru mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik.

Sekolah: memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik.

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

7 of 16

7

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Lebih Relevan dan Interaktif

Pembelajaran melalui kegiatan projek memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual misalnya isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

3

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

8 of 16

8

Kemendikbudristek bekerjasama dengan Gov Tech Edu - PT Telkom Indonesia dalam mengembangkan Platform Merdeka Mengajar.

Mengajar

Belajar

Berkarya

Platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

9 of 16

Kurikulum Merdeka diperkenalkan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai media:

9

Kajian Akademik

Sistem Informasi Kurikulum Nasional

Video Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10 of 16

Kurikulum Merdeka diperkenalkan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai media:

10

Buku Saku

Kurikulum Merdeka

Risalah Kebijakan Dampak Penyederhanaan Kurikulum

Buku Saku

Platform Merdeka Mengajar

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

11 of 16

11

Dukungan implementasi Kurikulum Merdeka

melalui kebijakan penyediaan buku pendidikan

Penyusunan Buku

  • Buku pendidikan yang telah diimplementasikan di sekolah penggerak dan SMK Pusat Keunggulan
  • Buku pendidikan lanjutan untuk SMK (bersama industri), pendidikan khusus, serta pendidikan kesetaraan
  • Total buku yang telah disusun 453 judul, dengan rincian:
    • PAUD: 6 judul
    • SD: 174 judul
    • SMP: 99 judul
    • SMA: 119 judul
    • SMK: 50 judul
    • Pendidikan khusus: 5 judul

Penilaian Buku

  • Penilaian buku dilakukan untuk mendukung pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter
  • Penilaian buku dilakukan secara daring dan melibatkan profesional, akademisi, dan praktisi
  • Pendaftaran dilakukan sepanjang tahun
  • Hasil penilaian dapat didapatkan secara daring

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

12 of 16

12

Sistem Informasi Perbukuan sebagai platform digital untuk mendukung layanan perbukuan bagi ekosistem perbukuan dan pengembangan kurikulum

Memberikan akses yang lebih luas secara daring kepada masyarakat dalam memperoleh buku teks utama dan nonteks

Memberikan kemudahan bagi para pelaku perbukuan dalam mengakses layanan sistem perbukuan, seperti proses dan informasi penilaian buku, serta pembinaan pelaku perbukuan

Akses melalui https://buku.kemdikbud.go.id

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

13 of 16

Tiga Pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri

13

Satuan pendidikan menentukan pilihan berdasarkan Angket Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka yang mengukur kesiapan guru dan tenaga kependidikan. Tidak ada pilihan yang paling benar, yang ada pilihan yang paling sesuai kesiapan satuan pendidikan. Semakin sesuai maka semakin efektif implementasi Kurikulum Merdeka.

Pilihan 3: Mandiri Berbagi

Menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar di satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Pilihan 2: Mandiri Berubah

Menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Pilihan 1: Mandiri Belajar

Menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

14 of 16

14

Serta mengambil peran untuk menyukseskan Kurikulum Merdeka

Ayo unduh aplikasi dan pelajari lebih dalam

Mengunduh Platform Merdeka Mengajar pada gawai Android atau mengakses melalui laman situs https://guru.kemdikbud.go.id/

Mempelajari pilihan-pilihan kurikulum dan informasi lebih mendalam tentang Kurikulum Merdeka dari Platform Merdeka Mengajar dan kurikulum.kemdikbud.go.id

juga melalui video pengenalan Kurikulum Merdeka melalui tautan kurikulum.gtk.kemdikbud.go.idk

Unduh

Pelajari

Mendukung satuan pendidikan yang memutuskan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka

Dinas Pendidikan

Mitra Komunitas

& Organisasi

Pendidikan

Berkontribusi dalam pengembangan perangkat ajar pada platform Merdeka Mengajar dengan mengisi tautan https://bit.ly/MM-MITRA

QR Code

Satuan Pendidikan

Mendaftarkan satuan pendidikan* untuk menerapkan Kurikulum Merdeka pada tautan kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id mulai tanggal 11 Februari 2022

*Untuk satuan pendidikan swasta perlu mendapatkan persetujuan dari yayasan

Informasi lebih lanjut mengenai penerapan Kurikulum Merdeka silakan menghubungi 081281435091

Beragam informasi diberikan kepada satuan pendidikan yang berminat untuk mempelajari lebih mendalam dan menerapkan Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

15 of 16

Contoh dukungan yang dapat disediakan oleh Pemerintah Daerah:

15

Helpdesk Daerah

Untuk berkonsultasi dengan cepat, satuan pendidikan dan pendidik dapat menghubungi tim helpdesk di tingkat daerah

Pemerintah Pusat memberikan dukungan dan dampingan untuk helpdesk daerah

Unsur Tim Helpdesk :

UPT Kemdikbudristek , Dinas Pendidikan, Koordinator Pengawas

Memfasilitasi Komunitas Praktisi

Dinas Pendidikan mendorong dan memfasilitasi proses belajar para pendidik dan tenaga kependidikan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka melalui dukungan terhadap beragam komunitas praktisi, misalnya MKKS, MGMP, PKG (Pusat Kegiatan Gugus), serta komunitas bagi guru untuk belajar

Memfasilitasi kolaborasi satuan pendidikan dan masyarakat

Dinas Pendidikan menjadi hub atau penghubung antara satuan pendidikan dan masyarakat (perguruan tinggi, organisasi non-profit, komunitas pendidikan, dsb.) yang dapat mendukung satuan pendidikan menerapkan Kurikulum Merdeka

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

16 of 16

TERIMA KASIH

MARI BERDISKUSI