BAB 5�PENGOLAHAN HASIL SAMPING SEREALIA, �KACANG-KACANGAN, DAN UMBI MENJADI PRODUK PANGAN
A. Pengertian�
B. Jenis, Kandungan dan Manfaat
1. Bekatul (Serealia)
2. Ampas Kedelai (Kacang-kacangan)
3. Kulit Singkong (Umbi)
4. Daun Ubi Jalar (Umbi)
C. Teknik Pengolahan�
1. Teknik Pengolahan Makanan Panas Basah (Moist Heat)
Teknik pengolahan basah adalah mengolah bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya. Bahan dasar cairan yang digunakan bervariasi seperti air, kaldu, santan, susu atau bahan lainnya. Yang termasuk teknik ini adalah merebus (boiling), merebus cairan sebanyak bahan pangan (poaching), merebus dengan sedikit cairan (braising), menyetup/menggulai (stewing), simmering, mengukus (steaming), dan teknik mengetim.
2. Teknik Pengolahan Panas Kering (Dry Heat Cooking)
Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking) adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya. Teknik ini sama sekali tidak menggunakan air dalam proses pematangannya, tetapi menggunakan minyak, mentega, minyak zaitun, minyak kanola, sehingga suhunya bisa mencapai 180 derajat celcius. Yang termasuk teknik ini adalah menggoreng dengan minyak banyak (deep frying), shallow frying, menumis (sauteing), memanggang (baking), membakar (grilling) dan roasting. Selain itu, dalam mengolah hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan umbi dapat menggunakan teknik pengolahan pengawetan pangan.
Teknik pengolahan pengawetan pangan
1. Pengawetan secara Fisik
a. Pengawetan dengan Suhu Rendah
b. Pengawetan dengan Suhu Tinggi
c. Pengawetan dengan Pengeringan
2. Pengawetan Secara Biologis
3. Pengawetan secara Kimiawi
D. Tahapan Pengolahan dan Contohnya
1. Bangket Bekatul dan Jus Pepaya-Nanas Bekatul
2. Tempe Gembus
a. Perencanaan
Identifikasi Kebutuhan
Bu Tina terbiasa membuat susu kedelai sendiri untuk keluarganya setiap hari. Maka bu Tina memiliki banyak ampas kedelai. Ampas kedelai jika dibuang amatlah sayang karena memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh.
Ide/ Gagasan
Membuat tempe gembus sebagai teman sarapan nasi goreng.
b. Pelaksanaan/PembuatanPERSIAPAN
Bahan:
• Ampas kedelai 500 gram
• Ragi tempe 1 sendok teh
Alat:
Plastic sealed, tusuk gigi, panci kukusan, nampan, wajan dan sutil penggorengan, serta rak kawat dan serbet
Proses Pembuatan
Penyajian
Evaluasi
E. Pengemasan
Persyaratan dari suatu pengemasan :
1. Kemasan harus bisa mewadahi produk Bentuk fisik dari suatu bahan kemasan, harus didesain sedemikian rupa agar mudah diisi, ekonomis serta dapat ditutup secara efektif.
2. Kemasan harus bisa melindungi produk Keadaan lingkungan seperti suhu yang tinggi dan rendah, maupun humidity yang tinggi rendah, bisa menyebabkan kegagalan terhadap fungsi kemasan secara efektif. Bahan kemasan harus mampu menahan tekanan proses distribusi, transparansi, dan handling.
Renungkan dan tuliskan pada selembar kertas !
• Keragaman produk pengolahan pangan hasil samping dari bahan serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi makanan khas Nusantara dan daerahmu sendiri.
• Belajar melalui sumber/referensi bacaan tentang karakteristik olahan pangan hasil samping dari serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi makanan khas daerah setempat.
• Kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan.
• Pengalaman dalam membuat olahan pangan hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan umbi (mulai dari perencanaan, persiapan, pembuatan dan penyajian) secara mandiri.
• Pembelajaran yang kamu dapatkan/rasakan sebagai individu.
SEKIAN