1 of 28

LOGIKA KONVERSI BILANGAN

SMKS NURUL HIKMAH JONGGOL

2 of 28

Tujuan Pembelajaran�Peserta didik diharapkan mampu mengkonversi antarsistem bilangan (desimal, biner, heksadesimal).

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari 0 dan 9. Anga-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. Dari banyak jenis bilangan tersebut ada empat format bilangan yang sering digunakan yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

3 of 28

Sejarah Angka

4 of 28

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari 0 dan 9. Angka-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. Dari banyak jenis bilangan tersebut ada empat format bilangan yang sering digunakan yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

Jenis dan Format Bilangan

5 of 28

Pengelompokan Jenis Bilangan

Sistem Bilangan

Radiks (basis)

Digit

Biner

2

01

Ternary

3

012

Quartenary

4

0123

Quinary

5

01234

Senary

6

012345

Septenary

7

0123456

Octenary (octal)

8

01234567

Nonary

9

012345678

Denary (desimal)

10

0123456789

Undenary

11

0123456789A

Duodenary

12

0123456789AB

Tredenary

13

0123456789ABC

Quatuordenary

14

0123456789ABCD

Quidenary

15

0123456789ABCDE

Hexadenary (heksadesimal)

16

0123456789ABCDEF

6 of 28

 

7 of 28

Sistem ini dikenali juga sebagai sistem perpuluhan, di mana nilai setiap digit bergantung pada kedudukannya dalam nomor tersebut. Sebagai contoh, dalam nomor 345.67, angka 3 mewakili ratusan, 4 mewakili puluhan, 5 mewakili satuan, 6 mewakili persepuluh dan 7 mewakili perseratus.

Bentuk nilai suatu bilangan decimal dapat berupa:

  1. Integer decimal (decimal integer)/Nilai decimal yang bulat
  2. Pecahan decimal (fraction decimal)

8 of 28

Integer decimal (decimal integer)/Nilai decimal yang bulat�

8598 dapat diartikan :

8 x (103 ) = 8 x 1000 = 8000

5 x (102 ) = 5 x 100 = 500

9 x (101 ) = 9 x 10 = 90

8 x (100 ) = 8 x 1 = 8

8598

9 of 28

Pecahan Desimal (fraction decimal)�

Cara menentukan bilangan desimal

Misal : 1,234

Penjelasan

  • Angka 1 adalah bilangan bulat yang menunjukan satuan
  • Angka 2 yang terletak dibelakang koma menunjukan persepuluhan yang nilainya 0,2
  • Angka 3 merupakan bilangan bulat yang menunjukan bilangan perseratusan dengan nilai 0,03
  • Angka 4 menunjukan bilangan perseribuan yang nilainya 0,004
  • Dengan begitu, bilangan di atas terdiri atas , 1 (satuan) + 2 (persepuluhan) + 3 (perseratusan) + 4 (perseribuan)

10 of 28

Cara Melakukan Pembulatan Bilangan Desimal ke Satuan Terdekat

  • Aturan pembulatan angka desimal, yaitu jika desimal dari angka yang dibulatkan kurang dari 5 (0, 1, 2. 3 dan 4), angka tersebut dibuang dan diganti dengan nol
  • Jika lebih besar dari atau sama dengan 5, maka angka satuan berikutnya ditambah satu.

Contoh :

  1. 7,8

Angka persepuluhannya adalah 8. oleh karena itu bilangan satuan 7 ditambah 1 menjadi 8. Jawabannya adalah 7,8 dibulatkan menjadi 8

2. 6,35

Angka perseratus adalah 5. yang berarti sama dengan 5. Oleh karena itu persepuluhnya (3) dapat ditambah dengan 1 dan hasilnya adalah 4, maka pembulatannya adalah 7,4

  1. 9,768

Pembulatan dimulai secara bertahap dengan melihat angka 8, yang mana angka seperseratus 6 ditambah 1 untuk mendapatkan 9,77. Jadi perseratusan angka 6 lebih besar dari 5. Putaran terakhir adalah 9,8.

11 of 28

Latihan 1

Artikan bilangan decimal berikut :

  1. 789
  2. 5198
  3. 8250
  4. 30766
  5. 167234

12 of 28

Latihan 2

Bulatkan pecahan decimal ke satuan terdekat

  1. 3,3
  2. 5,65
  3. 5,43
  4. 9,4325
  5. 10,781

13 of 28

TERIMA KASIH

14 of 28

BILANGAN BINER

SMKS NURUL HIKMAH JONGGOL

15 of 28

  • Bilangan biner (bilangan basis 2) sering disebut juga dengan bit atau binari digit. bilangan Iini digunakan pada bidang digital atau segala hal yang membutuhkan peryataan “ya” dan “tidak”, “on” dan “off”, maupun ”buka” dan “tutup”.�Biner merupakan sistem bilangan yang hanya memiliki 2 angka, yaitu angka 0 dan 1. Jika dalam desimal, angka disebut dengan digit, maka dalam biner angka disebut dengan bit (binary digit)

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari 0 dan 9. Anga-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. Dari banyak jenis bilangan tersebut ada empat format bilangan yang sering digunakan yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

BILANGAN BINER

16 of 28

Bilangan biner dapat dikonversi menjadi bilangan desimal dengan cara mengubah setiap bit menjadi bentuk desimal. ��

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari 0 dan 9. Anga-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. Dari banyak jenis bilangan tersebut ada empat format bilangan yang sering digunakan yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

KONVERSI DARI BINER KE DESIMAL

17 of 28

Diketahui sebuah bilangan biner dengan nilai 1011, maka cara mengkonversi bilangan biner menjadi bilangan desimal adalah ...

Sehingga bilangan biner 1011 dalam perhitungan konversinya menjadi

1011 => (1 x 23) + (0 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)

1011 => (1 x 8) + (0 x 4) + (1 x 2) + (1 x 1)

1011 => 8 + 0 + 2 + 1

10112 => 1110

Hasil konversi dari biner ke desimal adalah 10112 = 1110

CONTOH KONVERSI BINER KE DESIMAL

1

0

1

1

1 X 23

0 X 22

1 X 21

1 X 20

8

0

2

1

8 + 0 + 2 + 1 = 11

18 of 28

Diketahui bilangan desimal 199, maka cara mengkonversi bilangan desimal menjadi biner adalah dengan membagi bilangan desimal dengan basis 2 (dibagi dengan angka 2).

199 dibagi 2 = 99 → sisa 1

99 dibagi 2 = 49 → sisa 1

49 dibagi 2 = 24 → sisa 1

24 dibagi 2 = 12 → sisa 0

12 dibagi 2 = 6 → sisa 0

6 dibagi 2 = 3 → sisa 0

3 dibagi 2 = 1 → sisa 1

1 dibagi 2 = 0 → sisa 1

Hasil pembagian diperoleh dengan membaca sisa pembagian dari bawah ke atas, sehingga diperoleh 19910 = 110001112.

KONVERSI DARI DESIMAL KE BINER

19 of 28

  1. Konversikan bilangan biner ke decimal
  2. 00101110
  3. 00111111
  4. 01011101
  5. 01100011
  6. 10110000

  1. Konversikan bilangan desimal ke biner
  2. 67
  3. 154
  4. 234
  5. 333
  6. 543

LATIHAN

20 of 28

BILANGAN HEKSADESIMAL

SMKS NURUL HIKMAH JONGGOL

21 of 28

Heksadesimal adalah suatu sistem bilangan yang berbasis 16. Heksadesimal atau biasa disebut heksa merupakan sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol.

Heksadesimal

22 of 28

Diketahui bilangan heksadesimal C7, maka cara mengkonversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan decimal adalah dengan menghitung hasil jumlah perkalian dengan 16 (basis 16).

Sehingga angka heksadesimal C716 dalam perhitungan konversinya menjadi

C716 = (C x 16 ) + (7 x 16 )

C716 = (12 x 16) + (7 x 1)

C716 = 192 + 7

C716 = 19910

Konversi dari Heksadesimal menjadi Desimal

23 of 28

Untuk mengubah bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner, maka yang harus dilakukan adalah dengan mengubah bilangan heksa menjadi bilangan desimal terlebih dahulu.

Contoh 1

Diketahui bilangan heksadesimal 4C, maka cara mengkonversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner adalah

  1. Konversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan decimal terlebih dahulu

4C = (4 X 161) + (12 X 160)

4C = (4 x 16) + (12 x 1)

4C = 64 + 12

4C = 76

Konversi dari Heksadesimal menjadi Biner

24 of 28

2) Hasil konversi bilangan heksadesimal menjadi desimal dikonversi lagi menjadi biner.

76 dibagi 2 = 38 sisa 0

38 dibagi 2 = 19 sisa 0

19 dibagi 2 = 9 sisa 1

9 dibagi 2 = 4 sisa 1

4 dibagi 2 = 2 sisa 0

2 dibagi 2 = 1 sisa 0

1 dibagi 2 = 0 sisa 1

Hasil pembagian diperoleh dengan membaca sisa pembagian dari bawah keatas, sehingga diperoleh 7610 = 010011002.

Konversi dari Heksadesimal menjadi Biner

25 of 28

Contoh 2

Diketahui bilangan heksadesimal 8E, maka cara mengkonversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner adalah

  1. Konversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan decimal terlebih dahulu

8E = (8 X 161) + (14 X 160)

8E = (8 x 16) + (14 x 1)

8E = 128 + 14

8E = 142

Konversi dari Heksadesimal menjadi Biner

26 of 28

2) Hasil konversi bilangan heksadesimal menjadi desimal dikonversi lagi menjadi biner.

142 dibagi 2 = 71 sisa 0

71 dibagi 2 = 35 sisa 1

35 dibagi 2 = 17 sisa 1

17 dibagi 2 = 8 sisa 1

8 dibagi 2 = 4 sisa 0

4 dibagi 2 = 2 sisa 0

2 dibagi 2 = 1 sisa 0

1 dibagi 2 = 0 sisa 1

Hasil pembagian diperoleh dengan membaca sisa pembagian dari bawah keatas, sehingga diperoleh 14210 = 100011102.

Konversi dari Heksadesimal menjadi Biner

27 of 28

Konversikan bilangan-bilangan dibawah ini dari heksadesimal ke biner!

  1. B2
  2. A1
  3. 89
  4. 109
  5. E9
  6. 4F
  7. 10D
  8. C6
  9. 7A
  10. F2

LATIHAN HEKSADESIMAL

28 of 28

Terima kasih!

Ada pertanyaan untuk kami?