1 of 51

PERANGKAT AJAR �BUKANLAH BEBAN

NURSADI, S.Pd.I

Guru SD Negeri 195 Pekanbaru

Ketua Komunitas Belajar GELISAH

SD Negeri 195 Pekanbaru

2 of 51

NURSADI, S.Pd.I

Tabing, 4 November 1987

Tempat Tugas : SD Negeri 195 Pekanbaru

Alamat : Perum. Mustamindo 3 Tahap 4

Desa Rimbo Panjang Tambang Kampar

085265715455

3 of 51

KITA SEPAKATI BERSAMA

4 of 51

SILAHKAN KETIK DI KOLOM CHAT �1 : UNTUK SETUJU�2 : TIDAK SETUJU

5 of 51

PERANGKAT AJAR MENAMBAH BEBAN GURU

6 of 51

PERANGKAT AJAR HANYA UNTUK MENJAWAB LEMBAR SUPERVISI KEPALA SEKOLAH

7 of 51

PERANGKAT AJAR TINGGAL COPY PASTE, GANTI NAMA SELESAI

8 of 51

PERANGKAT AJAR YANG SEKARANG HANYA GANTI TAHUN AJARAN

9 of 51

TAHUN INI MENYUSUN ULANG PERANGKAT AJAR YANG BARU

10 of 51

PERANGKAT AJAR BUKANLAH BEBAN

  1. MERUBAH CARA PIKIR TERHADAP PERANGKAT AJAR
  2. MERUBAH CARA KERJA TERHADAP PERANGKAT AJAR
  3. MERUBAH PERILAKU TERHADAP PERANGKAT AJAR

11 of 51

MERUBAH CARA PIKIR TERHADAP PERANGKAT AJAR

PERANGKAT AJAR BUKAN HANYA UNTUK MENJAWAB LEMBAR OBSERVASI KEPALA SEKOLAH YANG HANYA AKAN MENAMBAH BEBAN GURU, BAIK BEBAN BIAYA MAUPUN BEBAN PIKIRAN

PERANGKAT AJAR MEMBANTU GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN, SEBELUM PROSES PEMBELAJARAN GURU SUDAH BAYANGAN DAN RENCANA

SEHINGGA PEMBELAJARAN BUKAN DIPERSIAPKAN DISAAT BELAJAR

12 of 51

MERUBAH CARA KERJA DALAM MENYUSUN PERANGKAT AJAR

PENYUSUNAN PERANGKAT AJAR BUKAN ALASAN UNTUK MENINGGALKAN TUGAS UTAMA. PMM JUGA BUKAN BEBAN

JANGAN SAMPAI PERENCANAAN LEBIH LAMA DARI PELAKSANAANNYA

PERANGKAT AJAR KURMER DISUSUN DALAM BENTUK YANG FLEKSIBEL, SEDERHANA DAN TIDAK MENIMBULKAN BEBAN ADMINISTRASI

13 of 51

MERUBAH PERILAKU TERHADAP PERANGKAT AJAR

PERANGKAT AJAR ATAU PERENCANAAN PEMBELAJARAN DISUSUN SEBELUM PELAKSANAAN, BUKAN SETELAHNYA

SEBELUM MASUK KELAS KITA SUDAH TAHU APA YANG AKAN DILAKUKAN, APA YANG AKAN DISAMPAIKAN.

SESEORANG AKAN SULIT UNTUK BERKREASI JIKA BELUM TAHU APA YANG AKAN DILAKUKAN

14 of 51

Perencanaan Pembelajaran disusun dalam bentuk dokumen yang fleksibel, jelas, dan sederhana.

PPA. 2024 Hal. 4

15 of 51

PENYUSUNAN PERANGKAT AJAR HARUS SIMPEL DAN SEDERHANA

TUJUAN PERANGKAT AJAR INI ADALAH UNTUK MEMPERMUDAH, BUKAN MEMBEBANI, MAKA PENYUSUNANNYA JUGA HARUS MUDAH DAN SIMPEL

SEHINGGA TIDAK MENJADI SESUATU YANG MENAKUTKAN. PENYUSUNAN TIDAK SERUMIT YANG DIPIKIRKAN.

16 of 51

TIDAK PERLU BERUSAHA UNTUK MEMBUAT PERANGKAT AJAR YANG BENAR, CUKUP BERUSAHA UNTUK TIDAK SALAH DALAM MENYUSUN PERANGKAT AJAR

17 of 51

DOKUMEN YANG PERLU DIPERSIAPKAN

  1. PANDUAN PEMBELAJARAN DAN ASESMEN REVISI 2024
  2. SK BSKAP NOMOR 032/H/KR/2024
  3. PERMENDIKBUD NOMOR 12 TAHUN 2024
  4. PERWAKO PEKANBARU NOMOR 18 TAHUN 2024

https://drive.google.com/drive/folders/1WWzmm84EvfLsbWzT1Srl9CxO4sTjgYD2?usp=sharing

18 of 51

PERANGKAT AJAR KURMER

  1. CP(CAPAIAN PEMBELAJARAN)
  2. TP (TUJUAN PEMBELAJARAN)
  3. ATP (ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN)
  4. PROTA (PROGRAM TAHUNAN)
  5. PROSEM (PROGRAM SEMESTER)
  6. RPP DAN MODUL AJAR

19 of 51

TAHAPAN PENYUSUNAN PERANCANAAN PEMBELAJARAN

PMM

20 of 51

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

21 of 51

CP disusun perfase dengan arti kata satu CP dipakai untuk 2 kelas dalam satu fase.

Tujuannya :

  1. Pembelajaran lebih fleksibel (2 tahun) tidak terburu-buru mengejar materi
  2. Pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta didik (diferensiasi) bukan 1 untuk semua
  3. Pengembangan rencana pembelajaran yang kolaboratif (lintas kelas satu fase)

CAPAIAN PEMBELAJARAN

PPA 2024 Hal. 16

22 of 51

Naskah CP terdiri atas rasional, tujuan, karakteristik, dan capaian per fase

Capaian per fase disampaikan dalam dua bentuk, yaitu secara keseluruhan dan capaian per fase untuk setiap elemen. Oleh karena itu, sangat penting untuk pendidik mempelajari CP untuk mata pelajarannya secara menyeluruh.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

23 of 51

CONTOH CP

24 of 51

Setelah memahami Capaian Pembelajaran pendidik perlu mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari peserta didik dalam suatu fase. Pada tahap ini, pendidik mengidentifikasi kata-kata kunci CP untuk merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP). TP yang dikembangkan ini perlu dicapai peserta didik dalam satu atau lebih jam pelajaran, hingga akhirnya pada penghujung Fase mereka dapat mencapai CP.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

25 of 51

Tujuan pembelajaran disusun dari Capaian Pembelajaran dengan mempertimbangkan karakteristik satuan pendidikan. Pendidik juga harus memastikan tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik.

TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA 2024 Hal. 4

26 of 51

Penulisan tujuan pembelajaran sebaiknya memuat 2 komponen utama, yaitu:

  1. Kompetensi, kemampuan peserta didik sebagai hasil dari proses pembelajaran.
  2. Lingkup materi, yaitu konten dan konsep utama yang perlu dipahami pada akhir satu unit pembelajaran.

TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA 2024 Hal. 18

27 of 51

28 of 51

Pendidik memiliki alternatif untuk merumuskan tujuan pembelajaran dengan beberapa alternatif di bawah ini: 1. Merumuskan tujuan pembelajaran secara langsung berdasarkan CP.

2. Merumuskan tujuan pembelajaran dengan menganalisis ‘kompetensi’ dan ‘lingkup Materi’ pada Capaian Pembelajaran

3. Merumuskan tujuan pembelajaran Lintas Elemen CP

TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA Hal. 19

29 of 51

CONTOH PENYUSUNAN TP

CAPAIAN PEMBELAJARAN

RUMUSAN

TUJUAN PEMBELAJARAN

Analisis Data dan Peluang

Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan

Peserta didik dapat mengurutkan data dalam bentuk tabel

Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel

Mengurutkan

Data dalam bentuk tabel

Membandingkan

Data dalam bentuk diagram gambar

Menyajikan

Data dalam bentuk piktogram

30 of 51

CONTOH PENYUSUNAN TP

CAPAIAN PEMBELAJARAN

RUMUSAN

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi; sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam

kehidupan sehari hari;

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra

Memahami

Fungsi Pancaindra

Menyebutkan

Fungsi Bagian-bagian Telinga

Menjelaskan

Siklus hidup makhluk hidup

Menyebutkan

Fungsi bagian tumbuhan

31 of 51

CONTOH PENYUSUNAN TP

CAPAIAN PEMBELAJARAN

RUMUSAN TUUAN

PEMBELAJARAN

Elemen Pengukuran

Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m).

Mengukur bangun datar segi empat

Elemen Geometri

Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segi banyak).

32 of 51

Dalam tahap merumuskan TP, pendidik belum mengurutkan tujuan-tujuan tersebut, cukup merancang tujuan-tujuan belajar yang lebih operasional dan konkret saja terlebih dahulu. Urutan-urutan TP akan disusun pada tahap berikutnya. Dengan demikian, pendidik dapat melakukan proses pengembangan rencana pembelajaran langkah demi langkah

TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA Hal. 20

33 of 51

Capaian Pembelajaran adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik di akhir setiap fase,

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah rangkaian Tujuan Pembelajaran (TP) yang disusun secara sistematis dan logis di dalam fase pembelajaran untuk murid dapat mencapai Capaian Pembelajaran tersebut.

Dengan demikian setelah merumuskan TP, langkah berikutnya dalam perencanaan pembelajaran adalah menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PMM

34 of 51

Alur tujuan pembelajaran merupakan tujuan pembelajaran yang diurutkan, bukan turunan atau rincian dari tujuan pembelajaran

Dalam menyusunnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain :

  1. Alur tujuan pembelajaran harus tuntas satu fase
  2. Alur tujuan pembelajaran perlu dikembangkan secara kolaboratif
  3. Alur Tujuan Pembelajaran harus berurut

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA. 2024 Hal. 19

35 of 51

Pendidik dapat menggunakan ATP yang dapat diperoleh pendidik dengan:

  1. Merancang sendiri berdasarkan CP;
  2. Mengembangkan atau memodifikasi contoh yang disediakan
  3. Menggunakan contoh yang disediakan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.

CARA MENYUSUN ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PMM

36 of 51

Metode penyusunan alur tujuan pembelajaran harus logis dari kemampuan yang sederhana ke yang lebih rumit. 

ATP juga perlu disusun secara linier, satu arah, dan tidak bercabang, sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari.

CARA MENYUSUN ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PMM

37 of 51

Pendidik dapat menggunakan contoh yang ada atau memodifikasi menyesuaikan kebutuhan peserta didik, karakteristik dan kesiapan satuan pendidikan. Selain itu, pendidik dapat menyusun sendiri sesuai dengan kesiapan satuan pendidikan. Tidak ada format komponen yang ditetapkan oleh pemerintah. Komponen alur tujuan pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan yang mudah dimengerti oleh pendidik.

CARA MENYUSUN ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

PPA. 2024 hal. 21

38 of 51

PPA. 2024 Hal. 3

39 of 51

PERENCANAAN

Pembelajaran diawali dengan penyusunan perencanaan pembelajaran dan perencanaan asesmen.

Perencanaan pembelajaran meliputi tujuan pembelajaran, langkah atau kegiatan pembelajaran, dan asesmen pembelajaran.

Perencanaan tersebut disusun dalam bentuk dokumen yang fleksibel, jelas, dan sederhana.

PPA Hal. 4

40 of 51

Rencana pembelajaran ini dapat berupa:

  1. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
  2. Modul ajar.

RPP dapat dibuat dengan sederhana, sehingga tidak menimbulkan beban administratif bagi pendidik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

PPA Hal. 22

41 of 51

Komponen minimum yang harus terdapat dalam RPP adalah:

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Langkah-langkah Pembelajaran
  3. Asesmen Pembelajaran.

Ketika pendidik telah memiliki tiga komponen ini dalam mengajar, ia telah memenuhi kewajiban dalam perencanaan pembelajaran.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

PPA Hal. 22

42 of 51

Modul ajar sekurang-kurangnya berisi :

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Langkah Pembelajaran
  3. Asesmen Pembelajaran
  4. Media Pembelajaran

yang dapat membantu pendidik dalam melaksanakan pembelajaran.

Apabila pendidik menggunakan modul ajar, maka ia tidak perlu membuat RPP.

MODUL AJAR

PPA Hal. 22

43 of 51

Modul ajar dalam Kurikulum Merdeka ditujukan untuk membantu pendidik mengajar secara lebih fleksibel dan kontekstual, tidak selalu menggunakan buku teks Pelajaran.

Jika pendidik merasa RPP dan buku teks sudah mencukupi dan atau modul yang disediakan sudah cukup.

Maka pendidik tidak perlu Menyusun modul ajar.

MODUL AJAR

PPA. 2024 Hal. 22

44 of 51

45 of 51

Bagi pendidik yang merancang perencanaan pembelajarannya sendiri, pendidik dapat menggunakan Panduan Pembelajaran dan Asesmen dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran dan asesmen berikut:

PPA. 2024 Hal. 22

46 of 51

47 of 51

Pendidik diharapkan menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Pengalaman belajar yang bermakna adalah sebuah proses yang bertujuan untuk membangun pemahaman konsep yang dipelajari. Proses pembelajaran yang bermakna ini bersifat aktif, konstruktif, dan melibatkan peserta didik dalam seluruh prosesnya

PPA. 2024 Hal. 22

48 of 51

  1. Pengetahuan yang akan dipelajari harus masuk akal bagi peserta didik (konsep yang dipelajari dan aktivitas yang dilakukan dapat dihubungkan dengan kondisi nyata)
  2. Pendekatan yang berpusat pada peserta didik (ketika peserta didik lebih terlibat dalam proses belajar, mereka akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tujuan pelajaran).
  3. Pendidik mengajukan pertanyaan terbuka, mendorong kolaborasi dan proyek kelompok, serta memberi tugas yang melatih kemampuan refleksi dan sintesis.
  4. Melibatkan banyak referensi dan sumber belajar (belajar dari berbagai buku, majalah, jurnal penelitian, program TV, Internet, narasumber/profesional, dan lain-lain)

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN YANG BERMAKNA

PMM

49 of 51

PPA. 2024 Hal. 22

50 of 51

  1. SILAHKAN DOWNLOAD FILE YANG TELAH DIBERIKAN

BAHAN BACAAN

https://drive.google.com/drive/folders/1WWzmm84EvfLsbWzT1Srl9CxO4sTjgYD2?usp=sharing

BAHAN MATERI

https://drive.google.com/drive/folders/1ne4ENL38mdfU6HgdtIJRznOYtzSd0411?usp=sharing

PRAKTEK MENYUSUN PERANGKAT AJAR MENGGUNAKAN APLIKASI SEDERHANA EXCEL

PMM

51 of 51

PPA. 2024 Hal. 22