KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, �RISET, DAN TEKNOLOGI�
19 Agustus 2021 – Persiapan Sosialisasi Permen PPKS Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
ISU STRATEGIS PENYELENGGARAAN PROGRAM PPG
Rapat Kerja Forkom Pimpinan FKIP Negeri Se-Indonesia
Surakarta, 29 Januari 2022
Landasan Hukum�Sertifikasi Guru/Pendidik
2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
3
STANDAR GURU PROFESIONAL�Kualifikasi, Kompetensi dan�Sertifikasi
Standar Guru
Terhitung
sejak 30 Desember
2005
Guru Profesional
Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Pasal 8 UU14/2005 Guru & Dosen
Kompetensi
Kompetensi meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi
Pasal 10 UU14/2005 Guru & Dosen
Sertifikat Pendidikan
(1) Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan.
(2) Sertifikasi pendidik diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Pemerintah.
(3) Sertifikasi pendidik dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Pasal 11 UU14/2005 Guru & Dosen
Kualifikasi Akademik
Kualifikasi akademik diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma empat
Pasal 9 UU14/2005 Guru & Dosen
Hak Pemilik Sertifikat
Setiap orang yang telah memperoleh sertifikat pendidik memiliki kesempatan yang sama untuk diangkat menjadi guru pada satuan pendidikan tertentu
Pasal 12 UU14/2005 Guru & Dosen
Pendidikan Profesi
Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus.
Penjelasan Pasal 15 UU20/2003 Sisdiknas
UUGD
No.14 Th.2005
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Sertifikat Pendidik bagi Guru Dalam Jabatan diperoleh melalui PPG.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
CAPAIAN DAN PROSES�PPG Dalam Jabatan
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
CAPAIAN PPG DALAM JABATAN TAHUN 2017 - 2021
5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Proses Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan 2019
6
Yaitu guru yang telah lulus seleksi akademik tahun 2017 dan 2018 namun belum mendapatkan kuota tahun 2018, berkesempatan mengikuti PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 sesuai dengan ketersediaan kuota tahun 2019
Sasaran 87.264
Pelaksana
61 LPTK
Kuota 46.861
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Proses Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan 2020
7
Yaitu guru yang telah lulus seleksi akademik tahun 2017 dan 2018 namun belum mendapatkan kuota tahun 2019, berkesempatan mengikuti PPG Dalam Jabatan Tahun 2020 sesuai dengan ketersediaan kuota tahun 2020
Sasaran 50.098
Pelaksana
61 LPTK
Kuota
32.921 (APBN)
2.694 (APBD)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Proses Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan 2021
8
Hasil Seleksi
Gel 1 dan 2
= 66.901
Pelaksana
75 LPTK
Dilaksanakan dengan 4 tahap
= 63.671
Ditambah Peserta Retaker UKMPPG 2018 s.d 2019
= 17.814
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perbaikan dan Keunggulan PPG Dalam Jabatan 2021
9
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
POTRET UKMPPG�Dalam Jabatan
10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
PERKEMBANGAN UKMPPG 2019 - 20212019-2021
11
2019
2020
2021
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perbandingan antar Periode pada Tahun 2019 s.d 2021
12
Catatan:
Peserta Kemenag relatif sedikit dibanding Kemdikbudristek, sehingga analisis berikutnya dijadikan satu
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perbandingan antar Periode pada Tahun 2019 s.d 2021
13
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perbandingan antar Periode pada Tahun 2019 s.d 2021
14
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
PERBANDINGAN KELULUSAN FIRST TAKER DAN RETAKER
15
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Refleksi Proses�PPG Dalam Jabatan s.d 2021
16
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Beberapa Hal Perlu Dilakukan�
17
Perlunya bimbingan Dosen ketika belajar mandiri
Memaksimalkan eksplorasi HOTS pada Pendalaman Materi
Perlunya penambahan waktu untuk mahasiswa berlatih:
Perlunya pengintensifan pelaksanaan tindak lanjut penilaian (program remedial dan program pengayaan)
Perlunya penegasan mengenai pengembangan bahan ajar
berbasis masalah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Beberapa Kendala dalam Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan
Kemampuan awal peserta terhadap materi bidang studi masih kurang memadai |
Literasi dan kemampuan ICT peserta dalam menggunakan LMS masih kurang memadai |
Perlu tambahan pembekalan terkait materi bidang studi bagi mahasiswa supporting Pemerintah Daerah/ Dinas Pendidikan |
1
2
Perlu pembekalan penggunaan LMS bagi mahasiswa sebelum pelaksanaan pembelajaran |
Jumlah guru yang belum memiliiki sertifikat pendidik terus bertambah |
3
Perlu melakuan pendataan, penataan guru secara berkala, penyiapan calon guru |
Konektivitas/gangguan jaringan internet dan listrik yang kurang memadai di daerah tertentu Bencana Alam |
4
Perlu kerjasama dengan pihak PLN dan Provider untuk kelancaran konektivitas Perlu menyiapkan strategi khusus dalam pembelajaran jika terjadi bancana alam |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Beberapa Kendala dalam Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan
Standar pelayanan non akademik penyelenggara PPG tidak sama |
Model PPG yang komprehensif dalam siklus pembelajaran yang terintegrasi dalam analisis materi ajar, desain pembelajaran inovatif dan praktik pembelajaran |
Perlu ada kesepakatan di semua LPTK mengenai standar pelayanan kepada mahasiswa di bidang non akademik. Misalnya dalam hal pemberian sertifikat pendidik |
5
6
Perlu ada pembekalan khusus kepada dosen dan guru pamong agar proses implementasi berjalan sesuai desain yang telah ditetapkan |
Sinkronisasi waktu pelaksanaan PPG Daljab dengan kalender akademik LPTK dan sekolah PPL |
7
Perlu menyiapkan strategi dalam penyusunan jadwal dan implementasi pelaksanaan PPG |
Kecukupan jumlah dosen yang eligible di bidang studi tertentu kurang memadai |
8
Perlu ada penambahan SDM dosen, admin kelas dan guru pamong bagi LPTK yang telah memiliki ijin bidang studi pada prodi PPG |
Kecukupan jumlah LPTK yang memiliki ijin prodi PPG di bidang studi tertentu |
9
|
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Proses�PPG Dalam Jabatan 2022
20
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
21
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Arah Kebijakan Desain PPG Dalam Jabatan 2022
22
Apa-apa saja yang dapat penyebab masalah yang
sudah diidentifikasi
Menentukan penyebab masalah yang paling mendekati terhadap konteks
yang dihadapi guru di kelas/sekolahnya, dan menjelaskan alasannya
Mengeksplorasi sejumlah alternatif solusi untuk penyebab masalah yang
sudah ditentukan di langkah 2
Menentukan solusi yang paling relevan dari alternatif solusi yang telah
dieksplorasi di langkah 3
Strategi implementasi ini dapat meliputi pembuatan perangkat ajar, atau hal hal lainnya yang relevan terhadap pemecahan masalah yang telah diidentifikasi pada langkah 2, serta relevan terhadap pilihan solusi pada Langkah 4.
Membuat strategi evaluasi secara rinci berdasarkan strategi implementasi yang sudah dibuat pada langkah 5
Mengimplementasikan rencana aksi dan implementasi rencana evaluasi
Melakukan analisis terhadap implementasi rencana
aksi berdasarkan data-data yang didapat dari berbagai bentuk evaluasi
Berdasarkan feedback yang diberikan dosen, instruktur dan guru pamong, peserta PPG DalJab membuat rencana tindak lanjut atau lessons learned dan menyerahkannya kepada dosen, instruktur dan guru pamong
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Skema Penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan 2022�
23
Identifikasi Masalah
Analisis Akar Masalah
Solusi
Aksi
Refleksi dan Tindak Lanjut
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Tranformasi Guru dan Tenaga Kependidikan�PPG Pra Jabatan 2022 (Model Baru)
24
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Tugas dan Fungsi Ditjen GTK�Berdasarkan Permendikbudristek No.28 Th.2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemdikbudristek (23 Agustus 2021)
25
Fungsi
Tugas
Menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tugas dan Fungsi Direktorat PPG�Berdasarkan Permendikbudristek No.28 Th.2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemdikbudristek
26
Fungsi
Tugas
Melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan profesi guru serta pelaksanaan kebijakan di bidang standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan pada pendidikan profesi guru.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
27
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra-Jabatan menjadi mekanisme
“supply” guru yang efisien dan efektif
A
PPG Pra-Jabatan dilakukan belum mempertimbangkan kebuthan guru
B
Lulusan PPG Pra-Jabatan belum memiliki kepastian untuk direkrut menjadi guru
C
Guru baru masih perlu mengikuti PPG Dalam Jabatan
seleksi hingga
D
Pelaksanaan program induksi guru pemula tidak
E
Program praktik lapangan (clinical practice) PPG Pra-
F
Tidak terjalin sinergi yang optimal antara pemerintah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Koordinasi
Tempat praktik atau latihan
Keselarasan rekrutmen dari
induksi
Perencanaan
Arahan kebijakan baru
PPG Pra-Jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan guru
Lulusan PPG Pra-Jab langsung direkrut menjadi guru pemula
Guru yang direkrut mengikuti PPG dan mendapat sertifikasi
sebelum bertugas menjadi Guru
Induksi guru pemula dilakukan secara terintegrasi dengan PPG dan menjadi syarat sebelum seorang guru mulai bertugas. Guru pemula akan mengenal karakteristik sekolah, rekan sejawat, murid, orang tua dan masyarakat tempat ia mengajar
Program Praktik Lapangan (clinical practice) PPG Pra-Jabatan dilakukan ditempat mengajar guru pemula sehingga menjadi sangat relevan
Semua pemangku kepentingan bersinergi dalam perekrutan guru baru, mulai pemerintah pusat, pemerintah daerah, universitas, hingga sekolah
Situasi saat ini
karena PPG/Sertifikasi Guru tidak menjadi syarat dalam rekrutmen Guru
terstruktur dengan baik
Jabatan tidak memiliki relevansi yang kuat dengan tempat mengajar guru pemula
pusat, pemerintah daerah, universitas dan sekolah dalam perekrutan guru baru
Masalah-masalah yang terjadi di
berbagai
proses “supply” saat ini
1
2
3
4
5
6
7
8
Pengajuan
Fromasi
Perencanaan
PPG*
Persetujuan
Formasi
Seleksi
Penempatan
Penugasan
Induksi
Dilakukan oleh
Pemerintah
Daerah sebagai otoritas. Didukung oleh Ditjen GTK sebagai pemegang data nasional
Dilakukan oleh Ditjen
GTK dengan
LPTK
Dilakukan oleh
Pemerintah
Daerah
Dilakukan oleh
KemenPANRB
PANSELNAS
KemenPANRB,
BKN, Kemendikbud, Kemenag, Kemendagri, Kemenkeu, BSSN, BPPT, BPKP
Dilakukan oleh
Pemerintah
Daerah
Dilakukan oleh
Pemerintah
Daerah
A Tidak terjadi
B
Lulusan PPG Pra-Jabatan
E
anggaran
formasi tidak
Tidak terjalin sinergi yang optimal antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, universitas dan sekolah dalam perekrutan guru baru
*Pendidikan PPG Calon ASN (PPG sebelum rekrutmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
F
Guru baru perlu PPG dan sertifikasi
D Induksi tidak
dilakukan
C Tidak ada
syarat lulusan
PPG sebagai pelamar untuk menjadi Guru
belum tentu direkrut menjadi Guru
Sering tidak berdasarkan data perencanaan yang solid. Pengajuan
memenuhi kebutuhan
Formasi kadang tidak disetujui karena ketidakpastian
secara optimal
Rekap
Masalah
Penang- gung Jawab
30
baru
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
kebutuhan penggantian guru yang pensiun di tahun 2022 ke atas
Pengajuan
formasi kebutuhan Guru
di
tahun
2021 difokuskan
untuk
memenuhi
**
Kebutuhan Guru 2022
PPG PRA-JABATAN MODEL BARU
Kebutuhan Guru hingga 2021
REKRUTMEN ASN PPPK
*PPG Pra-Jabatan Transisi — CASN Guru langsung bertugas
sebagai guru pada masa menjalani studi PPG
**PPG Pra-Jabatan Model Baru —CASN Guru menjalani studi
PPG dulu sebelum bertugas menjadi guru
*PPG sesudah rekrutmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
*
152.319
Total Pengajuan
Formasi 2021
32
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Rancangan�PPG Pra-Jabatan 2022 (Model Baru)
33
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
34
Rancangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
35
Rancangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
36
Rancangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Rancangan Tahapan Asesmen PPG Pra-Jabatan Model Baru
37
TES PENGUASAAN KONTEN
TES KEMAMPUAN DASAR LITERASI NUMERASI
CV & ESSAI
(Informasi Umum, Pengalaman Mengajar, Pengalaman Pelatihan, dll)
WAWANCARA
Knowledge & Skill
Panggilan Jiwa
Tahap Awal
Tahap Akhir
ADMINISTRASI
Biodata &Pengalaman
PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE
TES KEPRIBADIAN
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Rancangan Tahapan PPG Prajabatan Model Baru 2022 (Peserta)
38
Calon Mahasiswa, lulusan S1/D4 Pendidikan/non Pendidikan
Lulus Seleksi Administrasi
Konfirmasi Kesediaan LPTK dan lokasi PPL
Penetapan Peserta
Lapor Diri
Pelaksanaan PPG
Guru Profesional
Lulus Tes Tahap Awal
Lulus Tes Tahap Akhir
Tes Psikologi dan Wawancara
Seleksi Pendaftaran
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Luaran PPG Prajabatan�
39
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Data Sasaran�PPG Dalam Jabatan 2022
40
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
DATA GURU DALAM JABATAN �(berdasarkan TMT mengajar 2015)�
41
Data cut off 2020
Total:
1.138.373
TMT s.d Des 2015
TMT mulai Jan 2016
Progress Pemutakhiran Data
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
CALON PESERTA PPG DALJAB DARI GURU TMT 2015 KE BAWAH MAPEL UMUM, GURU SD, PLB, DAN LAINNYA (TMT s.d Desember 2015)�
42
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
MAPEL KEJURUAN
43
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
CALON PESERTA PPG DALJAB TAHUN 2022 (SKALA PRIORITAS)
44
DAERAH KHUSUS
SISA 2021
161.343
ASN P3K
LULUSAN GP
5.418*
PLPG
4.835
1.138.373
GURU TMT 2015 KE BAWAH
LAINNYA
7.102**
5.585
954.090
*Angkatan 2,3, dan 4 status sampai dengan lulus proses simulasi ajar dan wawancara sebanyak 4.651 peserta
** sudah verval dokumen, tetapi belum di ploting
* Angkatan 2,3, dan 4 status sampai dengan lulus proses simulasi ajar dan wawancara sebanyak 4.651 peserta.
** Sudah verval dokumen, tetapi belum di ploting.
KEJURUAN
66.667
PGSD
405.481
PLB
6.594
PGTK
71.542
UMUM
270.343
LAINNYA
311.968
GURU SD
452
GURU TK
274
GURU PLB
115
UMUM
2.323
KEJURUAN
1.786
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Data Sasaran�PPG Pra-Jabatan 2022 (Model Baru)
45
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
DATA GURU PENSIUN 2022-2024�
46
2023
77.124
2022
2024
75.195
69.762
222.081
Total
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
GURU PENSIUN TAHUN 2022 s.d. 2024 PER PROVINSI
47
No | Provinsi | Jumlah Guru Pensiun | Total | ||
2022 | 2023 | 2024 | |||
1 | Prov. Jawa Timur | 12,486 | 11,659 | 9,659 | 33,804 |
2 | Prov. Jawa Barat | 12,070 | 11,661 | 9,691 | 33,422 |
3 | Prov. Jawa Tengah | 11,108 | 10,929 | 9,449 | 31,486 |
4 | Prov. Sumatera Utara | 4,920 | 4,494 | 4,559 | 13,973 |
5 | Prov. Sulawesi Selatan | 3,288 | 3,366 | 3,237 | 9,891 |
6 | Prov. Lampung | 2,794 | 3,095 | 3,016 | 8,905 |
7 | Prov. Sumatera Barat | 2,823 | 2,657 | 2,611 | 8,091 |
8 | Prov. Sumatera Selatan | 2,487 | 2,638 | 2,641 | 7,766 |
9 | Prov. D.K.I. Jakarta | 2,428 | 2,230 | 2,017 | 6,675 |
10 | Prov. Banten | 1,990 | 1,850 | 1,720 | 5,560 |
11 | Prov. Bali | 1,928 | 1,842 | 1,548 | 5,318 |
12 | Prov. Aceh | 1,901 | 1,591 | 1,609 | 5,101 |
13 | Prov. Kalimantan Barat | 1,568 | 1,698 | 1,623 | 4,889 |
14 | Prov. Riau | 1,546 | 1,505 | 1,610 | 4,661 |
15 | Prov. Nusa Tenggara Barat | 1,514 | 1,448 | 1,412 | 4,374 |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
48
No | Provinsi | Jumlah Guru Pensiun | Total | ||
2022 | 2023 | 2024 | |||
16 | Prov. Nusa Tenggara Timur | 1,228 | 1,223 | 1,456 | 3,907 |
17 | Prov. Kalimantan Selatan | 1,280 | 1,294 | 1,242 | 3,816 |
18 | Prov. Jambi | 1,366 | 1,292 | 1,151 | 3,809 |
19 | Prov. D.I. Yogyakarta | 1,094 | 1,126 | 9,76 | 3,196 |
20 | Prov. Kalimantan Timur | 942 | 1,032 | 1,166 | 3,140 |
21 | Prov. Sulawesi Tengah | 845 | 1,028 | 1,166 | 3,039 |
22 | Prov. Kalimantan Tengah | 827 | 791 | 900 | 2,518 |
23 | Prov. Sulawesi Utara | 738 | 770 | 823 | 2,331 |
24 | Prov. Bengkulu | 692 | 712 | 767 | 2,171 |
25 | Prov. Sulawesi Tenggara | 703 | 670 | 719 | 2,092 |
26 | Prov. Maluku | 451 | 479 | 560 | 1,490 |
27 | Prov. Kepulauan Bangka Belitung | 436 | 339 | 443 | 1,218 |
28 | Prov. Sulawesi Barat | 381 | 386 | 394 | 1,161 |
29 | Prov. Gorontalo | 344 | 358 | 336 | 1,038 |
30 | Prov. Papua | 230 | 311 | 404 | 945 |
31 | Prov. Kepulauan Riau | 300 | 261 | 298 | 859 |
32 | Prov. Maluku Utara | 174 | 181 | 224 | 579 |
33 | Prov. Kalimantan Utara | 119 | 147 | 176 | 442 |
34 | Prov. Papua Barat | 123 | 132 | 159 | 414 |
| Total Keseluruhan | 77,124 | 75,195 | 69,762 | 222,081 |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Data Guru Pensiun 2022-2024 dengan Kriteria*)
49
62.435
*) Data guru pensiun dengan kriteria:
Tahun 2022
56.193
Tahun 2024
Tahun 2023
60.449
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Data Guru Pensiun 2022-2024 Per Bidang Studi
50
No | Bidang Studi PPG | JUMLAH GURU PENSIUN PER TAHUN | ||
2022 | 2023 | 2024 | ||
1 | Guru Kelas SD | 35839 | 32651 | 29076 |
2 | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) | 6031 | 5932 | 5304 |
3 | Bahasa Indonesia | 3218 | 3374 | 3137 |
4 | Matematika | 2551 | 2917 | 2951 |
5 | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) | 2096 | 2064 | 1940 |
6 | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) | 1926 | 1949 | 1899 |
7 | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) | 1659 | 1602 | 1468 |
8 | Bimbingan dan Konseling (Konselor) | 1492 | 1623 | 1608 |
9 | Bahasa Inggris | 1437 | 1653 | 1869 |
10 | Seni Budaya | 1154 | 1240 | 1377 |
11 | Sejarah | 705 | 684 | 704 |
12 | Keterampilan/Prakarya | 464 | 477 | 416 |
13 | Ekonomi | 400 | 510 | 478 |
14 | Kimia | 353 | 378 | 439 |
15 | Biologi | 343 | 445 | 463 |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
51
No | Bidang Studi PPG | JUMLAH GURU PENSIUN PER TAHUN | ||
2022 | 2023 | 2024 | ||
16 | Fisika | 342 | 370 | 474 |
17 | Pendidikan Luar Biasa | 283 | 326 | 313 |
18 | Sosiologi | 213 | 187 | 163 |
19 | Guru Kelas TK | 204 | 212 | 186 |
20 | Teknologi Konstruksi dan Properti | 174 | 155 | 145 |
21 | Muatan Lokal Bahasa Daerah | 153 | 167 | 141 |
22 | Manajemen Perkantoran | 148 | 159 | 190 |
23 | Teknik Komputer dan Informatika | 145 | 170 | 184 |
24 | Teknik Otomotif | 145 | 165 | 191 |
25 | Akuntansi dan Keuangan | 144 | 168 | 183 |
26 | Teknik Mesin | 133 | 124 | 119 |
27 | Bisnis dan Pemasaran | 118 | 100 | 97 |
28 | Teknik Ketenagalistrikan | 86 | 112 | 125 |
29 | Bahasa Jawa | 85 | 118 | 97 |
30 | Tata Busana | 69 | 55 | 55 |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
52
No | Bidang Studi PPG | JUMLAH GURU PENSIUN PER TAHUN | ||
2022 | 2023 | 2024 | ||
31 | Bahasa Jerman | 64 | 60 | 46 |
32 | Teknik Elektronika | 60 | 57 | 77 |
33 | Agribisnis Tanaman | 48 | 50 | 54 |
34 | Mapel tidak ada pada kurikulum | 48 | 28 | 45 |
35 | Bahasa Sunda | 37 | 49 | 57 |
36 | Desain dan Produk Kreatif Kriya | 34 | 52 | 63 |
37 | Kuliner | 34 | 66 | 59 |
Total | 62.435 | 60.449 | 56.193 | |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perhitungan Kebutuhan Rombel PPG Par-Jabatan Model Baru untuk Mengisi Pensiun di Tahun 2022�(Asumsi Sasaran 40 ribu)
53
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
54
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perhitungan Kebutuhan Rombel PPG Par-Jabatan Model Baru untuk Mengisi Pensiun di Th. 2022 - 2024�(Asumsi Sasaran 40 ribu)
55
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
56
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kerjasama/Kolaborasi
57
Kebutuhan kerjasama dengan berbagai mitra untuk mendukung:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kuota dan Waktu Pelaksanaan�PPG Dalam Jabatan dan Pra-Jabatan 2022
58
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Rencana Kuota PPG 2022
59
No | Jenis PPG | Rencana Pelaksanaan | Kuota | Jumlah Calon Peserta |
1 | Daljab (TMT s.d Des 2015) | 3 Bulan | 40.000 (2 Angkatan) | 1.138.373 |
2 | Daljab (TMT mulai 2016) | 1 Semester | 36.000 | 428.765 |
3 | Prajab Model Baru | 2 Semester | 40.000 | 45.590* |
*Belum update data tahun 2022
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
TIMELINE PELAKSANAAN PPG TAHUN 2022�
60
PPG DALJAB 1 SEMESTER
TMT 2016-2019
36.000 PESERTA
PPG PRAJAB MODEL BARU
TMT 2020-2022
40.000 PESERTA
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
PPG DALJAB ANGK. 1
TMT DI BAWAH 2015
20.000 PESERTA
PPG DALJAB ANGK. 2
TMT DI BAWAH 2015
20.000 PESERTA
Kebutuhan Dosen
20.394
Kebutuhan Dosen
41.400
Kebutuhan Dosen:
PPG DALJAB ANGK. 2
TMT DI BAWAH 2015
20.000 PESERTA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Terima kasih
61
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi