KOMBI
KOMPETEN BERBAHASA INDONESIA
UNTUK SMA/MA KELAS X
Bab 4
Mendulang Nilai Kehidupan dalam Hikayat
Hikayat adalah salah satu jenis prosa lama yang menceritakan kehidupan raja, keluarga raja, atau bangsawan. Kisah-kisah yang disampaikan juga memiliki nilai moral, nilai sosial, nilai religi, nilai budaya, dan nilai pendidikan di dalamnya.
Dengan menyimak sebuah teks hikayat, kita bisa mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang bermanfaat bagi diri.
Ciri-Ciri Teks Hikayat
Menggunakan kata arkais
Bersifat istanasentris
Tokoh cerita dikisahkan memiliki kesaktian
Dalam penceritaannya terdapat hal yang mustahil
Anonim atau tidak diketahui siapa pengarangnya
Akhir cerita bahagia
Unsur-Unsur Hikayat
Tema dengan ide dasar yang mendasari cerita.
Tokoh atau pelaku yang memiliki sifat atau watak sebagaimana orang pada umumnya.
Penokohan, yaitu cara pengarang menggambarkan watak tokoh.
Unsur-Unsur Hikayat
Alur, yaitu jalan cerita yang disusun berdasarkan sebab dan akibat
Latar berupa waktu, tempat, dan suasana dalam cerita
Sudut pandang atau posisi pengarang dalam cerita. Pada hikayat, sudut pandang yang digunakan lazimnya adalah orang ketiga serba tahu.
Amanat, yaitu pesan tersirat yang terdapat dalam hikayat.
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Hikayat
nilai yang berkaitan dengan baik buruknya tokoh
Nilai moral
nilai yang berkaitan dengan sikap tokoh dalam hubungannya dengan tokoh lain
Nilai sosial
nilai yang berhubungan dengan hubungan manusia dengan Tuhan
Nilai religi
nilai yang berkaitan dengan kebiasaan masyarakat saat itu
Nilai budaya
nilai yang berkaitan dengan upaya seseorang mencari ilmu pengetahuan
Nilai pendidikan
Hikayat Sri Rama merupakan salah satu cerita adaptasi dalam bahasa Melayu dari epik Ramayana yang bercerita tentang kisah percintaan Sri Rama dan Sita Dewi.
Hikayat dapat dikembangkan menjadi cerpen agar cerita dalam hikayat dapat lebih terdengar relevan dengan kehidupan saat ini.