PENGUATAN PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA
Disampaikan dalam
Diklat Reskilling/Upskilling
BBPPMPV Seni dan Budaya
2024
TUJUAN PEMBELAJARAN
AGENDA
Menjawab pertanyaan pemantik dan berbagi pendapat.
Diskusi mengenai adaptasi kurikulum dan struktur Kurikulum Merdeka.
Mengidentifikasi potensi tantangan yang muncul saat melakukan adaptasi Kurikulum Merdeka dan alternatif solusi yang akan dilakukan.
Menjawab dan mengelaborasi pertanyaan
pemantik.
Menyusun rencana belajar individu mengenai Kurikulum Merdeka.
Brainstorming
(Curah pendapat)
(5 menit)
Menjauh dari jendela. Kamu tidak ingin menjadi anak yang tertinggal, kan?
Perhatikan gambar berikut:
Gambar: 1
Kedengaranya bagus untuk aku !
Gambar: 2
Mengutip pernyataan Ki Hajar Dewantara:
“Memberi ilmu demi kecakapan hidup anak dalam usaha mempersiapkannya untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti seluas-luasnya.”
“Maksud pendidikan itu adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia, maupun anggota masyarakat.”
Mengapa kurikulum perlu diadaptasi?
Keadaan sekolah dan sekitar kita memang berbeda-beda. Murid kita berbeda-beda, pembelajaran seperti apa yang paling berhasil untuk masing-masing murid kita, boleh jadi memang tak sama.
Mengapa kurikulum perlu diadaptasi?
Pemerintah Pusat telah menetapkan kurikulum yang sifatnya umum. Sehingga, proses adaptasi kurikulum yang dapat dioperasionalisasikan di satuan pendidikan sangat perlu dilakukan.
Adaptasi kurikulum dapat kita sesuaikan dengan kekhasan daerah, perkembangan industri, dan kebutuhan murid-murid kita.
Bentuk adaptasi kurikulum sesuai dengan kebutuhan murid-murid kita di sekolah dapat diterjemahkan dalam Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang akan dibahas pada modul selanjutnya.
KSP adalah dokumen hidup, yang dapat sewaktu-waktu disesuaikan dengan kebutuhan murid dan kebutuhan industri setelah proses refleksi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Kurikulum Merdeka bertujuan mengatasi krisis belajar dengan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi semua murid
Kurikulum Merdeka bertujuan memberi kesempatan bagi semua murid di Indonesia untuk menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan berkarakter Pancasila (Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan).
Kurikulum Merdeka dirancang untuk menjadi alat bantu guru dalam transformasi pembelajaran. Penerapan Kurikulum Merdeka bukan soal administratif seperti perubahan istilah dan format dokumen. Penerapan Kurikulum Merdeka merupakan momentum untuk merefleksikan dan memperbaiki praktik pembelajaran.
Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia
Berkebinekaan global
Bergotong royong
Kreatif
Bernalar kritis
Mandiri
Pelajar Indonesia
Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk menciptakan pembelajaran berkualitas sesuai kebutuhan murid dan
kondisi satuan pendidikan
Fokus pada materi esensial sehingga guru tidak terburu-buru dalam mengajar dan pembelajaran bisa lebih mendalam.
Adanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberi waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata.
Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran yang fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan.
Tiga karakteristik utama dan manfaatnya
Pembelajaran Kurikulum Merdeka merupakan upaya menumbuhkan pembelajar sepanjang hayat yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Proses pembelajaran Kurikulum Merdeka memuat:
Intrakurikuler | Pembelajaran berisi muatan mata pelajaran umum dan mata pelajaran kejuruan. Pada mata pelajaran kejuruan, terdapat mata pelajaran Dasar-dasar Program Keahlian untuk Fase E, dan mata pelajaran Konsentrasi Keahlian untuk Fase F. Pada Kurikulum Merdeka, Praktik Kerja Lapangan merupakan mata pelajaran yang dilakuakn di kelas XII |
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila | Kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler, yaitu sebagai kokurikuler untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila melalui tema dan pengelolaan projek berdasarkan dimensi dan fase. Secara umum tema projek penguatan profil pelajar pancasila adalah 1) Gaya Hidup Berkelanjutan; 2) Kearifan Lokal; 3) Bhinneka Tunggal Ika; 4) Bangunlah Jiwa dan Raganya; 5) Suara Demokrasi; 6) Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI; 7) Kewirausahaan dan ditambah Tema Wajib untuk jenjang SMK yaitu 8) Tema Kebekerjaan. Tema jenjang PAUD 1) Aku Sayang Bumi, 2) Aku Cinta Indonesia, 3) Bermain dan Bekerjasama 4) Imajinasiku dan kreativitasku. |
Ekstrakurikuler | Kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian peserta didik secara optimal. |
Struktur Kurikulum Merdeka SMK
Struktur Kurikulum Merdeka
SMK
Untuk lebih lengkap mengenai Struktur Kurikulum Merdeka SMK per kelas dapat dilihat pada Permendikbud No.12 tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Ruang Kolaborasi
Dalam setiap kelompok silakan diskusikan pertanyaan berikut ini:
Menonton Video
Setelah menonton video saya akan menampilkan pertanyaan.
Kali ini, Bapak/Ibu silakan bisa menyiapkan jawabannya dan beberapa perwakilan peserta akan saya persilakan untuk menyampaikan jawabannya secara langsung.
Apa Sebenarnya peran kurikulum dalam Proses Pembelajaran ?
Apa sebenarnya peran kurikulum dalam proses pembelajaran?
Sebagai panduan dan acuan untuk proses pembelajaran,
antara lain:
Pemahaman Bermakna
Rencana Aksi
Rencana Aksi Nyata
Silakan menyusun rencana belajar dengan panduan pertanyaan sebagai berikut:
Dari pemahaman mengenai struktur kurikulum merdeka dan arah perubahannya, buatlah rencana Bapak/Ibu dalam mempelajari kurikulum merdeka!
Terima kasih