1 of 26

CARA MELAKUKAN ASESMEN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P-5)

1.Panduan Pegembangan P-5 Di Satuan Pendidikan

2. SK Kepala BSKAP No. 009 Tahun 2022

2 of 26

1

ASESMEN DIAGNOSTIK

2

ASESMEN FORMATIF

3

ASESMEN DALAM P-5

ASESMEN SUMATIF

2

© Kemdikbud 2015

3 of 26

Instrumen Akhir/Sumatif Produk/Performa/Capaian

Instrumen Utama- P3

Formatif-sumatif

Instrumen Aktivitas-Proses

(Formatif )

BENTUK INSTRUMEN

Instrumen Diagnostik

(Awal-Sebelum kegiatan )

4 of 26

A. Asesmen Diagnostik

Asesmen Diagnostik dilakukan:

  • Pada awal perencanaan projek untuk menyesuaikan pemilihan tema, profil, dan dimensi dengan karakteristik sekolah dan kebutuhan peserta didik
  • Secara Khusus asesmen diagnostik dilakukan pendidik untuk mengidentifikasi elemen dan sub-elemen yang akan dipilih serta mengidentifikasi capaian fase yang sesuai dengan kemampuan peserta didik

5 of 26

Bentuk Instrumen Asesmen diagnostik

Rubrik

Observasi

Refleksi

Esai

Asesmen Diagnostik. Dilakukan sebelum projek dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi peserta didik, pengembangan alur dan kegiatan projek, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase

6 of 26

Pemilihan elemen dan sub-elemen P-3 dan Diagonostik

PROFIL PELAJAR PANCASILA

Dimensi

Elemen1

Sub Elemen 1.1, 1.2… 2.1, 2.2…3.1,3.2 , dst.

Capaian di akhir Fase

TEMA-TOPIK

Elemen2

Elemen 3

Asesmen

Diagnostik

7 of 26

MERANCANG PENILAIAN P-5

Pemetaan dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila dalam modul projek profil

Tema: ……………………………………….

Topik: ……………………………………….

No.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Elemen Profil Pelajar Pancasila

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila 

Target Pencapaian di akhir Fase ….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8 of 26

Waktu Pelaksanaan

  • Pada awal perencanaan projek (identifikasi kesiapan satuan pendidikan), jika membuat sendiri modul projek
  • Pada saat penentuan dimensi, elemen, dan sub-elemen, jika menggunakan modul projek sudah ada

Bentuk Asesmen

Rubrik, observasi, kuesioner, refleksi, esai

Manfaat Untuk Tim Fasilitasi Projek

  • Menilai kemampuan awal peserta didik. Informasi ini dipakai untuk merencanakan kegiatan projek yang efektif dan bermakna untuk peserta didik,  untuk mencapai konsep learning at the right level
  • Menentukan subelemen yang sesuai dengan fasenya

Manfaat Untuk Peserta Didik

  • Memahami performa di awal projek

KESIMPULAN DIAGNOSTIK

9 of 26

Alur Kegiatan Proyek

1. Pengenalan

2. Kontekstualisasi

3.

Aksi

4.

Refleksi

5.

Tindak Lanjut

Dalam proses ini Formatif berlangsung

10 of 26

2. Asesmen Formatif

Asesmen Formatif dilakukan guru secara berkala, berkelanjutan selama projek dengan bentuk instrumen rubrik, umpan balik (dari guru dan sesama peserta didik) baik secara lisan maupun tertulis, observasi, diskusi, presentasi, jurnal, refleksi, esai

11 of 26

Instrumen Asesmen Formatif

Rubrik

Observasi

Refleksi

Esai

Diskusi

Umpan balik(lisan/tulis)

Presentasi

Jurnal

U

T

AMA

12 of 26

MERANCANG PENILAIAN P5

Pemetaan dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila dalam modul projek profil

Tema: ……………………………………….

Topik: ……………………………………….

13 of 26

14 of 26

15 of 26

Merancang Rubrik Pencapaian Profil Pelajar Pancasila Fase …

16 of 26

Waktu pelaksanaan

Berkala, berkelanjutan selama projek

Pihak yang memberikan asesmen

Pendidik, peserta didik secara pribadi (selfassessment), sesama peserta didik (peerassessment), mitra satuan pendidikan dalam projek (misalnya: orang tua, narasumber projek)

Manfaat untuk tim fasilitasi projek

  • Mengawasi pembelajaran  peserta didik selama projek
  • Memastikan perkembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan sub-elemen Profil Pelajar Pancasila yang disasar
  • Mengecek pemahaman peserta didik mengenai isu projek

Manfaat untuk peserta didik

  • Membantu peserta didik memperbaiki dan mengembangkan diri
  • Membantu peserta didik mendapatkan hasil belajar yang lebih baik dalam asesmen sumatif di akhir
  • Mengoptimalkan dampak projek

Kesimpulan Asesmen Formatif

17 of 26

Mengukur apakah peserta didik sudah mengembangkan kompetensi dari sub-elemen dari elemen dan dimensi Profil Pelajar Pancasila sesuai fase yang disasar. Bentuk instrumen dapat berupa Rubrik, presentasi, poster, diorama, produk teknologi atau seni, esai, kolase, drama

3. Asesmen Sumatif

18 of 26

Instrumen Asesmen Sumatif

Rubrik

Presentasi

Poster

Diorama

Esai

Kolase

Produk Teknologi/Seni

Drama

U

T

AMA

19 of 26

Waktu penggunaan

  • Biasanya dilakukan pada akhir projek
  • Dapat dilakukan di akhir tahap kegiatan jika diperlukan (terutama di projek dengan jangka waktu yang panjang)

Pihak yang memberikan asesmen

Pendidik

Manfaat untuk tim fasilitasi projek

  • Mengukur apakah peserta didik sudah mengembangkan kompetensi dari subelemen dari elemen dan dimensi Profil Pelajar Pancasila sesuai fase yang disasar
  • Menyusun projek selanjutnya

Manfaat untuk peserta didik

  • Memahami performa di akhir projek
  • Memahami apakah mereka sudah memenuhi capaian projek dan sejauh mana sudah  mencapai fase perkembangan subelemen dari dimensi Profil Pelajar Pancasila yang disasar

3. Asesmen Sumatif

20 of 26

21 of 26

22 of 26

23 of 26

24 of 26

4. Menentukan pengolahan asesmen dan pelaporan projek

Sekolah mengolah asesmen kemudian dituangkan ke Rapor Projek yang telah dirancang sebelumnya. Isi rapor tersebut berupa gambaran pencapaian peserta didik terhadap dimensi, komponen dan sub komponen dari Profil Pelajar Pancasila secara kualitatif misalnya :

BB= Belum berkembang,

MB = Mulai berkembang,

BSH = Berkembang Sesuai Harapan,

SB= Sangat berkembang.

25 of 26

26 of 26

5. Evaluasi dan tindak lanjut projek

Sekolah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan projek dengan prinsip.

1. Evaluasi implementasi projek bersifat menyeluruh

2. Evaluasi implementasi projek fokus kepada proses

3. Tidak ada bentuk evaluasi yang mutlak dan seragam

  1. Gunakan berbagai jenis bentuk asesmen yang dilakukan tersebar selama projek dijalankan untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh. Hindari menggunakan hanya satu jenis asesmen yang hanya dilakukan di akhir projek

5. Libatkan peserta didik dalam evaluasi.