1 of 95

PENGANTAR �MANAJEMEN & BISNIS

2 of 95

PERUSAHAAN

  • Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber - sumber ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan kebutuhan masyarakat.

​

3 of 95

SUMBER-SUMBER EKONOMI (FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI)

  • Men (manusia)
  • Money (Uang)
  • Materials (bahan)
  • Methode (metode/cara)
  • Market (pasar)

4 of 95

Pada tahap awal berdirinya perusahaan selain diperlukan faktor-faktor produksi juga diperlukan jiwa wirausaha

  • Wirausaha adalah seseorang yang mempunyai kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses.

5 of 95

Fungsi yang dilakukan seorang wirausaha :

  • Mengidentifikasi peluang
  • Mengumpulkan SDM dan Sumber daya lainnya
  • Menarik investasi/ dana perorangan atau lembaga keuangan lainnya
  • Melaksanakan proses produksi atau perdagangan
  • Menanggung resiko

6 of 95

Ciri kepribadian seorang wirausaha :

  • Mempunyai emosi membayangkan keberhasilan tujuan usahanya.
  • Berani menanggung resiko
  • Gigih dan bekerja keras
  • Bersemangat dan gesit dalam berusaha
  • Percaya pada diri sendiri

​

  • Sanggup terjun pada hal-hal yg masih baru
  • tidak pernah putus asa
  • Berusaha meningkatkan pengetahuan
  • Memiliki kecakapan untuk memimpin
  • sebagai pembaharu (inovator)

7 of 95

Kewirausahaan bisa dimulai dari perusahaan kecil (Small business) kepemilikannya dengan 3 cara :

  • Meneruskan usaha orang tuannya
  • membeli yang telah ada
  • memulai usaha baru

8 of 95

Perbedaan perusahaan besar dan kecil

Perusahaan kecil :

  • Dikelola sendiri oleh pemiliknya
  • Struktur organisasi sederhana dan masih ada perangkapan jabatan
  • Persentase kegagalan relatif cukup tinggi
  • kesulitan memperoleh pinjaman dengan syarat lunak

​

Perusahaan besar :

  • Pada umumnya dipimpin oleh manajer propesional (bukan pemiliknya)
  • Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi jabatan
  • Persentase kegagalan relatif rendah
  • Modal jangka panjang relatif mudah di peroleh

​

9 of 95

Kegagalan usaha dari perusahaan kecil disebabkan kurangnya pengalaman yg ditandai oleh :

  • Pimpinan kurang mampu mengelola dan mengarahkan SDM
  • Sulit mengembangkan usaha karena sulit memperoleh modal jangka panjang
  • Kurang tepat dalam memilih media promosi
  • Ketidak mampuan untuk menagih piutang
  • Banyakmemberikan kredit yang tidak bijaksana

10 of 95

Alasan perlunya pengembangan perusahaan kecil :

  • Menyerap sejumlah sumberdaya manusia termasuk didalamnya calon-calon wirausaha
  • Mengatasi pembagian pendapatan yang belum merata
  • Mempertinggi produktifitas SDM
  • Dalam jangka panjang akan terjadi perubahan struktur ekonomi

11 of 95

LANGKAHNYATA UNTUK PENGEMBANGAN PERUSAHAAN KECIL

  • Pengembangan minat berusaha (sense of busines)
  • Pemberian bantuan kredit bank dengan syarat lunak bagi para pengusaha kecil
  • Peningkatan keterampilan tenaga kerja
  • Mengaktifkan kembali sentral-sentral industri kecil
  • Membentuk mitra usaha “bapak angkat”

12 of 95

FRANCHISING (WARALABA)

  • Pembelian hak lisensi (Franchising) merupakan suatu keuntungan tersendiri karena adanya kerjasama antara si pembeli hak lisensi (franchisee) dengan pihak lisensinya dibeli (franchisor).

TIPE-TIPE FRANCHISING

a) Trade name franchising adalah memperoleh hak untuk memproduksi. Contoh : PT. Great river mempunyai hak untuk memproduksi pakaian dalam merek Triumph dengan lisensi dari Jerman.

​

13 of 95

b) Product distribution franchising adalah mempunyai hak untuk distribusi di wilayah tertentu. Misalnya : soft drink, cosmetik dan lain-lain.

c) Pure franchising adalah memperoleh hak seluruhnya mulai dari penjualan, peralatan, metode operasi,strategi pemasaran,bantuan manajemen dan teknik, pengendalian kualitas dll. Misalnya fast food, pendidikan, konsultan dll.

​

​

14 of 95

KEUNTUNGAN BISNIS FRANCHISING

  • Pengalaman dan faktor sukses (pengalaman bisnis dengan franchising di amerika dapat memberikan tingkat keberhasilan 93% sedangkan bisnis biasa hanya memberikan tingkat keberhasilan sekitar 35%)
  • Bantuan keuangan dari franchisor
  • Brand name dan reputasi
  • Bisnis sudah terbanggun

15 of 95

  • Standarisasi mutu
  • Biaya produksi rendah
  • Bantuan manajemen dan teknik
  • Profit lebih tinggi
  • Resiko gagal kecil
  • memperoleh manfaat market research dan product development

​

16 of 95

Franchisor memberikan bantuan berupa

  • Pelatihan manajemen dan staf serta rekrutmen karyawan
  • Pemilihan dan pengkajian lokasi
  • Rancangan fasilitas dan pengkajian lokasi
  • Spesifikasi peralatan dan produk
  • Dukungan promosi dan iklan
  • Bantuan pada saat pembukaan franchise
  • Bantuan dalam pendanaan
  • Pengawasan yang berlanjut (pemeriksaan dan standar, konsultan, nasehat hukum, riset, dll)

17 of 95

KERUGIAN - KERUGIAN FRANCHISING

  • Program latihan franchisor terkadang jauh dari harapan

​

  • Franchisor hanya sedikit memberikan kebebasan

18 of 95

PERKEMBANGAN FRANCHISING DI INDONESIA

19 of 95

FRANCHISE LOKAL Misalnya :

  • Fast food Contohnya : ayam goreng Ny tanzil, California Fried Chicken, Beef Bowl, Isabento dll.
  • Restourant/ café/ bar Contohnya : Ayam goreng Ny Suharti, Es teller 77, King Fried chicken & steak, dll
  • Pizza / es krim/ donut/cakes Contohnya : Holland Bakery, Nila chandra cake dll

20 of 95

FRANCHISE ASING Misalnya :

  • Fast food Contohnya : KFC, Texas Fried Chicken, MC Donald, Hoka hoka bento, O la la.
  • Restourant / café / bar Contohnya : Red Lobster, Hong bin lo, Black angus, Fashion café, Kenny Rongers
  • Pizza / es krim / yogurt / donut Contohnya : Pizza hut, Round table pizza, Dunkin Donuts, yogen Fruzz
  • Soft Drink Contohnya : Green spot, Coca cola, Pepsi cola, Gatorade dll.

21 of 95

PERUSAHAAN SEBAGAI SUATU SISTEM

  • SISTEM adalah suatu kesatuan atau unit yang terdiri dari sub-sub sistem yang saling bekerjasama ataupun saling mempengaruhi secara langsung atau tidak untuk mencapai tujuan tertentu.

​

  • Sistem perusahaan mempunyai beberapa sifat diantaranya adalah :

22 of 95

  • SIFAT KOMPLEKS

Dalam perusahaan terdiri dari beberapa bagian yang dapat diperinci menjadi sub-sub bagian yang saling bekerja sama dan saling mempengaruhi sehingga sifatnya kompleks misalnya bagian pengadaan bahan baku, tenaga kerja, modal, keahian (pendidikan).

  • SEBAGAI SATU KESATUAN/ UNIT

Dalam kegiatannya tidak dapat berdiri sendiri-sendiri menuju ke satu tujuan yaitu mencapai keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain seluruh kegiatan perusahaan sebagai satu kesatuan unit.

  • SIFATNYA BERJENIS - JENIS

Tidak ada perusahaan yang sama persis, baik dalam ukuran, bentuk maupun jenis usahanya. Selain itu perusahaan selalu berusaha untuk selalu adanya diversifikasi hasil produksinya dengan tujuan jika terdapat kerugian dari produk yang satu dapat ditutup dengan keuntungan dari penjualan produk lain.

23 of 95

  • SIFATNYA SALING BERGANTUNG

Pada umunya perusahaan dalam menjalankan kegiatan oprasionalnya, dia akan bergantung pada perusahaan yang menjadi pemasok bahan bakunya. Begitu juga perusahaan yang hanya menjalankan satu atau beberapa kegiatan saja (Spesialisasi), maka dia sangat bergantung pada perusahaan lainnya. Misalnya : Perusahaan mebel akan bergantung pada pengrajin kayu

  • SIFATNYA DINAMIS

Perubahan selalu terjadi, baik perubahan interen maupun perubahan ekstern perusahaan. Misalnya : Interen : perubahan jumlah karyawan, jumlah bahan baku, jumlah produksi,dll. Ekstern : pendapatan konsumen, pendidikan, teknologi dll

24 of 95

LINGKUNGAN PERUSAHAAN

  • Secara garis besar lingkungan perusahaan dibagi menjadi 2 bagian :
  • Lingkungan Umum Perusahaan
  • Lingkungan Khusus Perusahaan

25 of 95

LINGKUNGAN UMUM PERUSAHAAN

  • POLITIK

Kehidupan operasi perusahaan sangat terpengaruh oleh politik negara dimana perusahaan itu berada.

  • HUKUM

Sistem hukum yang berlaku khususnya yang berpengaruh pada perkembangan perusahaan, masalah peraturan perundangan.

  • SOSIAL

Struktur golongan yang ada dalam masyarakat yang dapat mempengaruhi perkembanagan perusahaan.

  • PEREKONOMIAN

Sistem perekonomian mempengaruhi perkembangan perusahaan dan unit - unit ekonomi dalam masyarakat meliputi sistem pemilikan perusahaan, tingkat investasi, pola konsumsi masyarakat dll.

​

26 of 95

  • KEBUDAYAAN

Menyangkut latar belakang sejarah dari suatu masyarakat dimana perusahaan berada yaitu berhubungan dengan hasil produksi perusahaan. Juga tercakup didalamnya norma-norma masyarakat, adat istiadat dan kebiasaan mereka.

  • PENDIDIKAN

Keseluruhan tingkat pendidikan paling rendah sampai pendidikan tertinggi secara formal serta tingkat pendidikan non formal yang akan mempengaruhi tingkat keahlian khusus dari masyarakat tersebut.

  • TEKNOLOGI

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang industri dan fasilitas lain dalam pabrik yg perkembangan sangat pesat ikut terpengaruh dalam perkembangan perusahaan.

  • DEMOGRAFI

Sumber tenaga kerja yg tersedia dalam masyarakat, angkatan kerja, tingkat kelahiran, umur penduduk dll.

27 of 95

LINGKUNGAN KHUSUS PERUSAHAAN

  • PENYEDIA

Penyedia bahan baku, alat - alat produksi, pemasok faktor-faktor produksi yg dibutuhkan perusahaan. Perusahaan harus melakukan hubungan baik dengan penyedia ini jika tidak maka operasi perusahaan akan terganggu. Semakin luas perusahaan semakin besar kebutuhan akan faktor-faktor produksi tersebut.

  • PELANGGAN

Semua pembeli produk perusahaan, baik yg membeli untuk dijual lagi atau membeli untuk keperluan sendiri (konsumen akhir).

  • PESAING

Perusahaan yg membuat produk sejenis maupun yg membuat barang pengganti (subtitusi).

28 of 95

  • TEKNOLOGI

Di dalam proses produksi selalu diperlukan pengembangan teknik produksi secara kuantitatif dan kualitatif yang bisa memenuhi selera pelanggan dengan memuaskan.

  • SOSIO POLITIK

Meliputi aspek kehidupan masyarakat dan peraturan pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan. Misalnya sikap masyarakat terhadap adanya pencemaran akibat limbah industri.

29 of 95

PERTANGGUNG JAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN

  • Kepada siapa saja Perusahaan harus bertanggung jawab ??

AKTIVITAS PERUSAHAAN

PELANGGAN

TENAGA KERJA

LINGKUNGAN

INVESTOR

30 of 95

BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PELANGGAN

  • Pelanggan adalah pembeli produk/ jasa yg diproduksi oleh perusahaan.
  • Perusahaan harus berupaya untuk memuaskan para konsumennya agar pembelian itu dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, salah satunya melalui gerakan konsumerisme.
  • Konsumerisme adalah gerakan pemberian informasi kepada para konsumen dan melindungi mereka dari tindakan - tindakan yang salah. Misalnya mencantumkan kandungan yg ada dalam produk makanan/ minuman, Kualitas layanan jasa, iklan yg menyesatkan dll.
  • Berkaitan dengan konsumerisme tersebut, ada 4 hal hak - hak konsumen yang perlu dilindungi yaitu :

31 of 95

A) Hak untuk keselamatan

Konsumen harus dilindungi keselamatannya dalam mengkonsumsi barang / jasa agar terhindar dari kerugian atau kecelakaan. Misalnya dalam pemakaian obat, kosmetik, makanan dan minuman, sebaiknya pakai label diberikan petunjuk pemakaian dan kandungan zat yang ada didalamnya.

B) Hak untuk memperoleh Informasi

sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian, konsumen berhak memperoleh informasi yang akurat tentang produk / jasa yang akan dibelinya.

C) Hak untuk memilih

Diberikan kebebasan untuk memilih produk / jasa yang akan dibelinya dengan menawarkan beberapa variasi.

32 of 95

C) Hak untuk di dengar

Konsumen juga harus diperhatikan haknya untuk memberikan masukan, informasi, keluhan atau menanyakan segala sesuatu tentang produk / jasa pada produsen.

​

BERTANGGUNG JAWAB PADA TENAGA KERJA

  • Perusahaan harus bertanggung jawab terhadap keberadaan tenaga kerja dalam perusahaan. Misalnya : kenyamanan dalam bekerja, upah yg layak, Askes dll.

BERTANGGUNG JAWAB PADA LINGKUNGAN

  • Perusahaan harus memperhatikan keadaan lingkungan, lingkungan yang sehat, bebas polusi yg disebabkan oleh limbah.

33 of 95

​

​

BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP INVESTOR

  • Para investor sangat berkepentingan terhadap kemajuan perusahaan, terutama terkait dengan pengelolaan dana, jual beli saham. Hal ini sangat menyangkut masalah laba yg dibagikan kepada para pemegang saham.

​

34 of 95

  • Kata Etika berasal dari bahasa yunani yaitu “ethos” yang mempunyai arti : adat, akhlak, watak, perasaan, sikap atau adat istiadat.
  • Etika Bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap kegiatan dan prilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran dalam berusaha.

​

35 of 95

  • FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU DALAM BISNIS

PERILAKU

BISNIS

ORGANISASI

MORAL

INDIVIDU

LINGKUNGAN

BISNIS

LINGKUNGAN BISNIS

- MENGEJAR KUOTA PENJUALAN

- MENEKAN BIAYA

- DIHADAPKAN PADA DILEMA

KUALITAS BARANG HARUS

TERJAGA

​

​

​

​

​

ORGANISASI

​

- MASALAH PENGUPAHAN

- JAM KERJA MAKSIMUM

​

​

​

​

​

​

​

​

MORAL INDIVIDU

- MEMILIKI FILOSOFI MORAL

- TANGGUNG JAWAB MORAL

​

​

​

​

​

36 of 95

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN

Ada beberapa pertimbangan dalam memilih bentuk - bentuk perusahaan diantaranya :

a. jenis usaha yg akan dilaksanakan

b. Rencana pembagian laba

c. Penentuan tanggung jawab perusahaan

d. Penanggungan resiko yang akan dihadapi

e. Prinsip-prinsip pengawasan yang akan digunakan

f. Jangka waktu berdirinya perusahaan

​

37 of 95

  • PERUSAHAAN PERSEORANGAN
  • FIRMA (Fa)
  • PERSEROAN KOMANDITER (CV)
  • PERSEROAN TERBATAS (PT)
  • PERSEROAN TERBATAS NEGARA (PERSERO)
  • PERUSAHAAN DAERAH (PD)
  • KOPERASI
  • BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN LAIN
    • JOIN VENTURE
    • TRUST
    • HOLDING COMPANY
    • SINDIKAT
    • KARTEL
    • DLL

BEBERAPA BENTUK PERUSAHAAN

38 of 95

PERUSAHAAN PERSEORANGAN

Perusahaan perseorangan : Dikelola dan dipimpin oleh seseorang biasanya oleh pemiliknya sehingga tanggung jawabnya tidak terbatas, kekayaan pribadi dijadikan jaminan untuk membayar kewajiban perusahaan.

KEBAIKANNYA

  • Pemilik bebas mengambil keputusan
  • Keuntungan perusahaan menjadi hak milik pemilik perusahaan
  • Kerahasiahan perusahaan akan lebih terjamin
  • Biasanya pemilik perusahaan lebih giat berusaha

39 of 95

KELEMAHAN PERUSAHAAN PERSEORANGAN

  • Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas
  • Sumber keuangan perusahaan terbatas
  • Kelangsungan usaha perusahaan kurang terjamin
  • manajemen lebih kompleks misalnya : Pencarian kredit, pembelanjaan, dll. Dilakukan oleh pemilik sendiri.

​

  • FIRMA
  • Persekutuan dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha, dimana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas, jika mendapatkan keuntungan di bagi bersama dan jika rugi dipikul bersama.

40 of 95

KETENTUAN MENGENAI FIRMA DIATUR DI DALAM PASAL 16 KUHD YG DIPERKUAT PASL 18 KUHP ISINYA SBB:

  • Setiap anggota berhak menjadi pemimpin
  • Anggota tidak boleh memasukan orang lain tanpa persetujuan anggota yg lain
  • Keanggotaan tidak bisa dipindahkan pada orang lain selama anggota tersebut masih hidup
  • Pemisahaan kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan tidak ada artinya.

KEBAIKAN FIRMA

  • Kemampuan manajemen lebih besar
  • Pendirian relatip lebih nudah
  • kebutuhan modal relatif lebih mudah terpenuhi

​

41 of 95

  • KELEMAHAN FIRMA
  • Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
  • Kerugian yg diakibatkan oleh salah seorang anggota merupakan tanggung jawab bersama
  • Kelangsungan perusahaan tidak menentu

​

  • Commaditaire Vennouthschaap (CV)
  • Bentuk perjanjian kerjasama dua orang atau lebih yg mana tanggung jawabnya ada yg terbatas (sebatas modal yg ditanamkan) ada yg tidak terbatas.

42 of 95

KEBAIKAN CV

  • Pendirian relatif mudah
  • Kemampuan manajemen lebih besar
  • Mudah memperolehkredit
  • Modal yg dikumpul lebih besar

​

KELEMAHAN CV

  • Kelangsungan hidupnya tidak menentu
  • Sulit untuk menarik kembali modalnya
  • Ada sekutu yg tanggung jawabnya tidak terbatas

43 of 95

PERSEROAN TERBATAS (PT)

  • Suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan yang terbagi atas beberapa saham, dimana setiap sekututanggung jawabnya terbatas sebatas modal yg ditanamkan.
  • Pendirian PT diperlukan Akta notaris yg memuat tentang nama PT,Modal PT dll.

​

JENIS-JENIS SAHAM

Saham biasa (Common Stock)

  • Saham yg tidak mempunyai kelebihan hak dari jenis saham yg lain artinya para pemilik akan memperoleh deviden hanya apabila perusahaan memperoleh laba.

44 of 95

Saham Preferen (Prefered Stock)

  • Saham yg memiliki hak istimewa, hak istimewa tersebut adalah :
  • Pembagian deviden didahulukan
  • Pembagian deviden bersifat kumulatif artinya mendapat hak memperoleh deviden setiap periode.

Saham bonus

  • Saham yg diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham karena keuntungan yg masalalu dalam bentuk cadangan terlalu banyak.

SahamPendiri

  • Saham yg diberikan pada parapendiri karena jasa-jasanya

​

45 of 95

KEBAIKAN PT

  • Adanya tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham
  • Mudah mendapat tambahan dana
  • Kelangsungan Hidup PT Lebih terjamin.

​

KELEMAHAN PT

  • Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yg diterima pemegangsaham dikenakan pajak
  • Mendirikan suatu PT Tidak mudah.
  • Kurang terjamin rahasia perusahaan.

46 of 95

PENGGABUNGAN PERUSAHAAN

  • Penggabungan perusahaan merupakan kerjasama antarperusahaan.

​

  • Penggabungan terjadi karena hal-hal berikut :

1. Perusahaan bersekala kecil umumnya mempunyai pasar terbatas dan tidak mempunyai kemampuan menguasai pasar yang luas.

2. Kuantitas bahan baku yang dibeli perusahaan kecil relatif sedikit sehingga harga belinya menjadi mahal.

3. Suplai bahan baku untuk perusahaan kecil tidak terus menerus sedangkan jumlah yang diinginkan pemasok tetap berkesinambungan.

47 of 95

​

4. Keinginan untuk bersaing dengan barang - banrang impor yang seringkali mempunyai harga jual relatif murah.

5. Untuk dapat menggunakan teknologi baru yang efisien, efektif, serta dapat menciptakan barang - barang baru, sehingga biaya penelitian yang sangat mahal bisa ditanggung bersama.

6. Keinginan untuk menguasai mata rantai (mulai dari bahan baku, produksi, sampai pemasaran) dari satu atau beberapa jenis produk sehingga dapat menguasai pasar produk tersebut.

​

48 of 95

BENTUK - BENTUK PENGGABUNGAN PERUSAHAAN

​

1. Penggabungan Vertikal - Integral

  • Penggabungan ini sering juga disebut Integrasi ke hulu dan ke hilir adalah suatu bentuk penggabungan antara perusahaan yang dalam kegiatannya memiliki tahap produksi berbeda (biasanya menurut urut - urutan produksi atau sebaliknya).
  • Misalnya : Perusahaan penghasil bahan baku bergabung dengan produsen pengolah bahan baku, di sebut integritas kehulu/ penggabungan vertikal dan kebalikannya integritas ke hilir/ penggabungan Integral.

49 of 95

Perusahaan (Pabrik)

Produsen Bahan baku

Distributor

Konsumen

Pedagang besar (Pengumpul)

Perusahaan (Pabrik)

Integrasi ke Hilir

Integrasi ke Hulu

Penggabungan vertikal - Integral

Adapun tujuan dari bentuk penggabungan ini adalah :

1. Untuk kesinambungan perolehan pasokan bahan baku dengan kuantitas dan kualitas serta harga yang terjamin.

2. Untuk mengendalikan pasar barang jadi dalam hal pasokan, kualitas dan harga.

50 of 95

2. PENGGABUNGAN HORIZONTAL - PARALELISASI

  • Bentuk penggabungan antara dua atau lebih perusahaan yang bekerja pada jalur/tingkat yang sama dan bahan yang sejenis.
  • Misalnya dalam pengolahan bahan baku, dengan tujuan menekan persaingan.

Pabrik / Perusahan sepatu “A”

Pabrik / Perusahan sepatu “B”

Tujuan penggabungan macam ini adalah :

1. Mengurangi kelebihan kapasitas

2. Menekan biaya distribusi

3. Memperluas pasar

51 of 95

Pengkonsentrasian Perusahaan

  • Trust
  • Bentuk penggabungan kerjasama perusahaan secara horizontal untuk membatasi persaingan, maupun rasionalisasi dalam bidang produk dan penjualan.
  • Perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan trust menyerahkan saham-sahamnya kepada trustee (Orang kepercayaan)untuk menerbitkan sertifikat sahamnya.

Paket saham PT.A

Paket saham PT.B

Trustee

Sertifikat

saham baru

Konsentrasi Perusahaan dalam bentuk Trust

52 of 95

  • Holding Company (Perusahaan Induk)
  • Perusahaan berbentuk Corporation yang menguasai sebagian besar saham dari beberapa perusahaan lain.
  • Dalam hal ini status perusahaan lain akan menjadi perusahaan anak dan kebijakan perusahaan anak akan ditentukan oleh holding (Induk). Holding company bisa terbentuk karena terjadinya penggabungan secara vertikal atau horizontal.

PT.XYZ

Sebagai

Holding/Induk

PT.”B”

Sebagai Anak

Perusahaan

​

​

PT.”A”

Sebagai Anak

Perusahaan

​

PT.c”

Sebagai Anak

Perusahaan

Konsentrasi Perusahaan Dalam Bentuk Holding

53 of 95

  • Kartel
  • Bentuk kerjasama perusahaan-perusahaan dengan produksi barang dan jasa sejenis yang didasarkan perjanjian bersama untuk mengurangi persaingan.
  • Sindikat
  • Bentuk perjanjian kerjasama antara beberapa orang untuk melaksanakan suatu proyek.
  • Sindikat juga dapat melakukan perjanjian sindikat untuk memusatkan penjualan pada satu lokasi tertentu, disebut sindikat penjualan.
  • Joint Venture
  • Merupakan perusahaan baru yang didirikan atas dasar kerjasama antara beberapa perusahaan yg berdiri sendiri.

54 of 95

  • Ciri-ciri Joint Venture

a. Merupakan perusahaan baru yang didirikan bersama oleh beberapa perusahaan.

b. Modal terdiri dari pengetahuan dan modal yang disediakkan para pendiri

c. Joint venture antara perusahaan asing dengan modal nasional harus berbentuk Perseroan Terbatas.

​

  • CARA - CARA PENGGABUNGAN/ PENYATUAN USAHA

1. Consolidasi

  • Penggabungan beberapa perusahaan yang semula berdiri sendiri menjadi satu perusahaan baru dan perusahaan lama di tutup.

55 of 95

2. Merger

  • Mengambil alih satu atau beberapa PT lainnya. PT. Yang diambil alih tersebut dibubarkan dan modalnya menjadi modal PT yang mengambil alih.
  • Para pemegang saham PT yang dibubarkan menjadi pemegang saham PT yg mengambil alih.

PT.A

PT.B

PT.C

PT.D

Penggabungan /penyatuan usaha dalam bentuk Konsolidasi

PT.A

PT.B

PT.C

PT.A

Penggabungan/penyatuan usaha dalam bentuk Merger

56 of 95

3. Akuisisi

  • Pengambil alihan sebagian saham perusahaan oleh perusahaan lain dan perusahaan yang mengambil alih menjadi holding sedangkan perusahaan yang diambil alih menjadi anak perusahaan dan tetap beroprasi secara sendiri-sendiri tanpa penggantian nama dan kegiatan.

PT. A

PT. B

Kerjasama antara dua atau lebih perusahaan dalam rangka menyatukan keunggulan yg mereka miliki untuk menghadapi tantangan pasar dengan catatan kedua perusahaan tetap berdiri sendiri. Misalnya : Bidang properti dengan Kontruksi bangunan.

4. Aliansi strategi

57 of 95

LEMBAGA KEUANGAN

  • Semua badan yang melalui kegiatannya di bidang keuangan, menarik dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat.
  • Lembaga keuangan dibagi menjadi 2 bagian

1. Lembaga keuangan yang disebut bank dan,

2. Lembaga keuangan bukan bank.

​

  • Bank menurut UU no.7 tahun 1992, bank adalah usaha yang kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit guna meningkatkan tarap hidup masyarakat.

58 of 95

  • Fungsi Perbankan
  • Dalam arti Luas Fungsi perbankan adalah alat pemerintah untuk menjaga kesetabilan ekonomi moneter dan keuangan.
  • Dalam arti Sempit, Funsi pokok perbankan adalah alat penarik uang kartal dan uang giral dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat.
  • Peranan Bank
  • Peranan bank dalam hubungan luar negeri adalah jembatan dengan dunia internasional dalam lalu lintas devisa, moneter, dan perdagangan, serta membantu terjadinya perdagangan ekspor-Impor, pariwisata, dan transfer uang.
  • Di dalam negeri Peranan bank berfungsi memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bentuk penyediaan dan pengelolaan uang, yang antara lain meliputi administrasi,

59 of 95

  • Keuangan, penggunaan uang, perdagangan dan pertukaran, perkreditan, kiriman uang dan pengawasannya.

​

  • Peranan bank dalam dunia Usaha

1. Perusahaan dagang

  • melakukan pembelian dan penjualan, baik bahan baku, barang setengah jadi, maupun barang jadi. Untuk itu perusahaan membutuhkan uang bagi kelancaran usaha ini. Misalnya untuk sewa gedung kantor, membayar gaji pegawai, upah buruh, pemberian piutang dagang dll.

2. Perusahaan Industri adalah memproses bahan baku atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang siap dikonsumsi. Untuk itu diperlukan modal untuk kelancaran usahanya. Misalnya untuk sewa gedung, gaji pegawai, dll

60 of 95

JENIS - JENIS LEMBAGA PERBANKAN MENURUT FUNGSINYA

1. Bank Sentral

  • yaitu bank Indonesia yang tugas pokoknya :
  • Mengatur dan memelihara kestabilan nilai rupiah
  • membimbing pelaksanaan kebijakan moneter serta mengkoordinasikan, membina dan mengawasi semua masalah perbankan.
  • Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan dan memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup masyarakat

61 of 95

2. Bank Umum

  • Yaitu bank yang kegiatannya mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk giro dan deposito serta usaha utamanya memberikan kredit jangka pendek.

3. Bank tabungan

  • Bank yang hanya dapat menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan membungakan dananya dalam surat - surat berharga.

4. Bank Pembangunan

  • Kegiatannya menerima simpanan dalam bentuk deposito dan atau menerbitkan surat berharga jangka menegah dan panjang, memberikan pinjaman jangka menegah dan panjang dalam bidang pembangunan.

62 of 95

  • Jenis - Jenis lembaga Perbankan Berdasarkan Kepemilikan

1. Bank umum milik Negara / pemerintah

  • Contoh : BNI 46, Bank Mandiri dll.

2. Bank Umum Swasta

  • didirikan dengan izin dari menkeu dan atas pertimbangan BI menurut UU no.7 th 1992. Syarat pendirian diatur dengan SK menkeu No. 1061/km00/1995.
  • Contohnya : BII, BCA,LIPPO dll.

3. Bank Pembangunan daerah

  • merupakan bank yg didirikan oleh pemerintah daerah tingkat I.
  • Contoh : BPD jabar, BPD Jateng, BPD DKI dll.

4. Bank Asing

  • merupakan bank yg dimiliki pihak asing
  • Contoh : City Bank, Tokyo bank, dll

63 of 95

SUMBER DANA BANK

Secara garis besar ada tiga macam sumber dana bank, yaitu :

1. Dana yang bersumber dari bank itu sendiri

  • yaitu dana yang berasal dari para pemegang saham dan cadangan - cadangan serta keuntungan yg belum dibagikan kepada para pemegang saham.

2. Dana yang berasal dari lembaga keuangan bank atau non bank yaitu dana yg diperoleh dari pinjaman antar bank maupun pinjaman dari lembaga keuangan non bank.

3. Dana masyarakat luas

  • yaitu dana yg berasal dari simpanan masyarakat dalam bentuk :

64 of 95

  • Giro, yaitu simpanan yg dapat dipakai sebagai alat pembayaran yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan cek/ bilyet giro (pemindah bukuan)
  • Deposito berjangka, yaitu simpanan yg penarikannya dilakukan pada waktu tertentu (saat jatuh tempo).
  • Sertifikat deposito yaitu deposito berjangka yg bukti penyimpanannya dapat diperdagangkan.
  • Tabungan yaitu bentuk simpanan pada bank yang penarikannya dilakukan dengan syarat tertentu.

​

  • Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
  • Merupakan badan yg melakukan kegiatan dibidang keuangan yg secara langsung atau tidak langsung menghimpun serta memberikan pinjaman jangka menegah dan jangka panjang.

65 of 95

PEMILIHAN LETAK PERUSAHAAN

  • Pentingnya letak / lokasi perusahaan
  • Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.
  • Tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
  • Salah memilih suatu lokasi perusahaan, akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Misalnya :
  • harus mengadakan penempatan kembali letak perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mengadakan ekspansi (perluasan perusahaan).

66 of 95

  • Jenis Letak Perusahaan
  • Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :

1. Letak perusahaan yg terikat pada alam

2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah

3. Letak perusahaan yang ditetapkan oleh pemerintah

4. Letak perusahaan yangdipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi.

​

1. Letak perusahaan yang Terikat pada alam

  • Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia misalkan usaha pertanian, pertambangan.

67 of 95

2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah

  • Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu.
  • Misalnya, kerajinan batik didaerah surakarta dan solo.
  • Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam kraton di kedua kota itu.

3. Letak perusahaan yang ditentukan oleh pemerintah.

  • Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu adanya perusahaan.
  • Misalnya pabrrik senjata/amunisi, pabri peternakan babi, obat-obatan dll.

68 of 95

4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi. Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri.

  • Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan :
  • a. Dekat dengan bahan baku.
  • Contoh : pabrik gula, pabrik semen, batu - bata dll.
  • b. Dekat dengan pasar.
  • Perusahaan berusaha sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
  • Contohnya : pabrik roti, rumah makan dan juga perusahaan jasa (bank, asuransi)
  • c. dekat dengan pemasok tenaga kerja.
  • Contohnya : pabrik rokok, pabrik konveksi dll

69 of 95

  • d.Dekat dengan penyedia sumber tenaga / enerji.
  • Contoh : pabrik peleburan biji besi, almunium dan baja.
  • e. Iklim
  • Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara tertentu.
  • contoh : industri jamur, pabrik enteh dll.

​

  • Cara Penentuan Letak Perusahaan
  • Secara umum terdapat dua (2) macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
  • 1. Cara kualitatif
  • 2. Cara kuantitatif

​

70 of 95

1. Cara Kualitatif

  • Dengan cara ini diadakan penelitian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pemilihan lokasi.
  • Ukuran penilaian dinyatakan dalam :
  • Baik sekali (bs)
  • Baik (b)
  • Sedang (s)
  • Kurang (k)
  • Kurang sekali (ks)
  • Misalkan suatu industri batik akan memilih 4 (empat) kota sebagai lokasi perusahaan :
  • 1. Solo 2. Yogyakarta
  • 3. Semarang 4. Purwokerto

71 of 95

  • Faktor yang dinilai ialah : Bahan baku, tenaga kerja, tenaga pembangkit listrik, transportasi, pasar.

​

​

FAKTOR-FAKTOR

L O K A S I

SOLO

YOGYA

SEMARANG

PURWOKERTO

- Bahan baku

- Tenaga kerja

- Listrik

- transportasi

- Pasar

b

bs

b

bs

bs

​

bs

b

b

s

k

b

s

b

b

b

bs

bs

s

k

k

TABEL 1 : KEADAAN MASING-MASING ALTERNATIF LOKASI

72 of 95

  • Dari hasil analisis pada masing-masing alternatif tersebut dapat disimpulkan bahwa, lokasi yang paling ideal adalah SOLO

​

2. Cara kuantitatif (sederhana)

  • dengan cara ini hasil analisis kualitatif di kuantitatifkan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria.
  • Dengan contoh tabel 1. Ditetapkan nilai untuk masing-masing kriteria sbb:
  • Baik sekali (bs) = 5
  • Baik (b) = 4
  • Sedang (s) = 3
  • Kurang (k) = 2
  • Kurang sekali (ks) = 1

73 of 95

  • Dapat dilihat bahwa kota SOLO memang mempunyai nilai yang paling tinggi dibandingkan dengan ke tiga kota lainnya.

​

  • FUNGSI - FUNGSI MANAJEMEN

​

1.PERENCANAAN

  • Fungsi ini merupakan langkah awal dari pada fungsi manajemen yang lain.
  • Dengan perencanaan semua kegiatan akan mempunyai suatu pedoman pelaksanaan kerja.

​

  • Manfaat perencanaan di antaranya :
  • dapat memberikan arahan dari arti tujuan bagi perusahaan.
  • Dapat dijadikan sebagai pedoman untuk mengurangi ketidak pastian sertaperubahan di masa mendatang.

74 of 95

  • Dengan perencanaan dapat diukur berhasil tidaknya suatu pekerjaan, sehingga akan mempermudah pengawasan.
  • Dengan perencanaan dapat diminimumkan resiko-resiko dan memperkirakan peluang yang dapat dijangkau.
  • Dengan perencanaan akan timbul efisiensi sehingga pengeluaran biaya dapat ditekan.

​

  • HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PERENCANAAN

a. Hambatan dari pihak Manajer.

  • Hal ini timbul karena manajer enggan untuk menetapkan sasaran. Ke engganan ini disebabkan :
  • takut menghadapi resiko / gagal.
  • Kurang pengetahuan mengenai organisasi

75 of 95

  • Kurang memahami tentang lingkungan
  • kurang percaya bahwa organisasi mampu mencapai sasaran.

​

B. Hambatan dari pihak pelaksana/ pekerja.

  • Pihak pelaksana /pekerja seringkali merasa enggan untuk menerima perubahan. Hal ini disebabkan karena :
    • perubahan dianggap mengurangi kebebasan untuk melakukan kegiatan yang disukai.
    • Perubahan tidak memberikan keuntungan langsung.

76 of 95

  • PENGORGANISASIAN
  • merupakan proses penciptaan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada satu tujuan.
  • Ada tiga (3) hubungan dasar dalam hubungan formal :
  • - Tanggung jawab
  • Merupakan kewajiban individu untuk melakukan tugas-tugasnya.
  • - Wewenang
  • untuk mengambil keputusan mengenai apa yang harus dijalankan oleh seseorang dan merupakan hak untuk meminta kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Sebaiknya wewenang harus seimbang dengan tanggung jawab yang dipikulnya.

77 of 95

  • - Pertanggung jawaban
  • Apabila wewenang berasal dari pimpinan yaitu aliran dari atas kebawah, maka pertanggung jawaban ini berasal dari bawah keatas. Di sini pertanggung jawaban merupakan laporan hasil kerja dari bawahan kepada yang berwenang (atasannya).

​

  • Organisasi dengan manajemen pada hakekatnya tidak dapat dipisahkan, organisasi merupakan alat manajemen untuk mencapai tujuan.
  • Sehingga dalam organisasi terdapat 3 (tiga) faktor :
  • 1. Adanya sekelompok orang
  • 2. Adanya hubungan dan pembagian kerja diantara orang-orang itu
  • 3. Adanya tujuan yang ingin dicapai.

78 of 95

  • SIFAT INDIVIDU DALAM ORGANISASI
  • dalam bekerja, individu mempunyai perbedaan fisik, mental dan nilai-nilai individu serta problem pribadi mereka sesuai dengan keadaan sosial ekonomi mereka.
  • Tugas manajer adalah bagaimana menyelaraskan antara tujuan perusahaan dengan tujuan individu agar tidak terjadi konflik dalam organisasi.
  • Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar dapat memenuhi kebutuhan para pekerja :
  • Manusia mengiginkan pujian untuk pekerjaan yang dilaksanakan apabila mereka pantas memperolehnya.
  • Para pekerja ingin mendapatkan pengawas yg terpercaya dan dapat menimbulkan rasa hormat mereka.
  • Para pekerja ingin memanfaatkan kemampuan mereka yg maksimal dan menikmati kepuasan atas hasil kerja mereka.
  • Hindarkan perubahan-perubahan kerja yang mendadak.

79 of 95

  • Faktor-faktor penting yang mempengaruhi Motivasi adalah:
  • - Kebutuhan pribadi
  • - Tujuan dan persepsi individu atau kelompok
  • - Cara untuk mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi.
  • Apabila mereka menyukai pekerjaan mereka, menganggap bahwa tugas mereka penuh tantangan dan mereka menyukai lingkungan kerja secara umum, maka biasanya mereka akan berusaha secara maksimal untuk melaksanakan pekerjaan mereka dengan bersemangat dan dedikasi.
  • Dalam hal ini terdapat dua (2) jenis motivasi, yaitu :
  • Motivasi positif
  • merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan tertentu, misalnya di promosikan, tambahan pengahasilan, menciptakan kondisi kerja yang nyaman dan lain-lain.

80 of 95

  • Motivasi kerja Negatif
  • merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa. Misalnya memberikan gambaran akan diturunkan pangkatnya, dipotong gajinya, ataupun dipecat dari jabatannya.
  • Sebaiknya pimpinan menggunakan baik motivasi positif maupun motivasi negatif dalam memberikan dorongan kepada bawahan.
  • Mengenai proporsi keduanya tidaklah menjadi persoalan atau terserah kebijakan manajer.

81 of 95

TEORI MOTIVASI

1.TEORI MOTIVASI KLASIK (F.W. Taylor)

  • Seseorang akan bersedia bekerja dengan baik, apabila orang tersebut berkeyakinan akan memperoleh imbalan yang ada kaitannya langsung dengan kerjanya.

2. TEORI MOTIVASI KEBUTUHAN (Abraham H. Maslow)

  • menurut maslow ada 5 jenjang kebutuhan Individu yaitu

1. Kebutuhan Fisik (Physiological Needs)

  • kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

82 of 95

2. Kebutuhan akan keamanan/keselamatan (Safety / Security needs)

  • adanya rasa aman dan selamat bagi individu. Seperti adanya perlindungan dan kepastian dari pihak organisasi yang menjamin kehidupan.

3. Kebutuhan untuk berkelompok (Affection needs/ social needs)

  • sudah merupakan kodrat manusia harus bergaul, bersahabat, saling mencintai dll.

4. Kebutuhan akan harga diri/penghormatan (Esteem needs/Egoistic needs)

  • bersifat individu, ingin dihargai, dihormati sesuai dengan kedudukkannya)

5. Kebutuhan akan pengakuan diri dan pengembangan diri (Self Actualization needs/ Self Expression needs)

83 of 95

  • Kebutuhan akan pengakuan diri dan pengembangan diri adalah keinginan setiap individu untuk diakui bahwa dirinya mempunyai kemampuan (khususnya dalam bekerja) dan Ia merasa puas apabila keinginan untuk mengembangkan diri terpenuhi.

​

4. TEORI X DAN TEORI Y (Douglas Mc. Gregor)

  • Teori X adalah sebagai berikut :
  • - Manusia rata-rata tidak suka bekerja dan berusaha menghindari pekerjaan bila mungkin.
  • - karena karakternya tidak menyyukai kerja maka harus diawasi, diarahkan,dimimbing, diancam, adanya hukuman/sangsi dan lain-lain.
  • Apabila menghadapi manusia yang bertipe teori X maka harus bersikap “keras” atau otoriter kalau tidak akan seenaknya dalam bekerja.

84 of 95

  • Teori Y adalah asumsi yang didasari oleh sifat manusia yang suka bekerja, bahwa dengan bekerja manusia akan mendapatkan kepuasan.
  • Manusia rata-rata bersedia belajar dalam kondisi yang layak, tidak mau menerima tetapi juga mencari tanggung jawab.
  • Dalam kondisi kehidupan yang mutahir, potensi intelektual karyawan jangan hanya dimanfaatkan sebagian.

​

  • Terdapat dua teknik pemberian motivasi yaitu :
  • - MOTIVASI TIDAK LANGSUNG
  • Upaya manajemen untuk menciptakan suasana kerja secara umum yang dapat mendorong karyawan berprestasi secara maksimal.

85 of 95

1. Memberikan pengertian yang mendalam kepada karyawan tentang tujuan organisasi dan cara penyampaiannya.

2. Menyadari kenyataan adanya berbagaimacam kepentingan yang dimiliki oleh karyawan.

3. Memberikan kesempatan pada karyawan, sesuai tingkatannya dalam organisasi, untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan tujuan organisasi.

​

  • - MOTIVASI LANGSUNG
  • Bonus
  • profit sharing (berupa bagian dari pembagian laba perusahaan)
  • Jaminan sosial
  • kesejahtraan.

86 of 95

  • HUBUNGAN ANTARA PEMBERI MOTIVASI DENGAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS.

MOTIVASI

TIDAK

LANGSUNG

PENYESUAIAN ASPIRASI

INDIVIDU DENGAN

TUJUAN ORGANISASI

PENCIPTAAN SITUASI

DALAM ORGANISASI

YANG MENUNJANG

UNTUK BERPRESTASI

MOTIVASI DIRI

DALAM DIRI

KARYAWAN

DORONGAN

KERJA

PENINGKATAN

PRODUKTIVITAS

MATERIAL

NON MATERIAL

LANGSUNG

KEPEMIMPINAN

INDIVIDU

INSENTIF

KEBUTUHAN

INDIVIDU

87 of 95

KEPEMIMPINAN

  • Proses pengawasan yang dapat memotivasi orang lain untuk bekerja kearah pencapaian tujuan tertentu.
  • Sehingga melibatkan kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain.
  • Terdapat tujuh (7) dasar kekuasaan (Power)

1. Kekuasaan legitimasi (Legitimate Power)

  • kekuasaan ini bersumber pada jabatan yang dipegang oleh pemimpin. Secara formal, semakin tinggi posisi seorang pemimpin maka semakin besar kekuasaan legitimasinya.

2. Kekuasaan Keahlian (Expert Power)

  • kekuasaan ini bersumber pada keahlian, kecakapan, pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang diwujudkan lewat rasa hormat dan pengaruhnya terhadap orang lain.

88 of 95

3. Kekuasaan referensi (Referent Power)

  • kekuasaan ini bersumer pada sifat-sifat pribadi dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang tinggi kekuasaan referensinya ini pada umumnya disenangi dan dikagumi oleh orang lain karena kepribadiannya.

4. Kekuasaan penghargaan (Reward Power)

  • kekuasaan ini bersumber atas kemampuan untuk menyediakan penghargaan atau hadiah untuk orang lain. Seperti gaji, promosi atau penghargaan jasa.

5. Kekuasaan Paksaan (Coercive Power)

  • kekuasaan ini berdasarkan atas rasa takut dan ini menjadi sumber dari kekuasaan paksaan ini. Pemimpin yang memiliki kekuasaan jenis ini mempunyai kemampuan untuk mengenakan hukuman, pemecatan.

89 of 95

6. Kekuasaan Informasi (Information Power)

  • Kekuasaan ini berdasarkan karena adanya ekses informasi yang dimiliki oleh pemimpin yang dinilai sangat berharga oleh pengikutnya.

7. Kekuasaan Hubungan (Connection Power)

  • kekuasaan ini bersumber pada hubungan yang dijalin oleh pemimpin dengan orang-orang penting dan berpengaruh baik di luar atau didalam organisasi.

90 of 95

PENGENDALIAN

  • Merupakan aktivitas untuk menemukan, mengoreksi, adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah dicapai dibandingkan dengan rencana kerja yang ditetapkan.
  • Langkah-langkah pengendalian :

1. Menetapkan standar dan metode untuk mengukur prestasi

2. Mengukur prestasi kerja

  • pelaksanaannya secara berulang-ulang yg frekwensinya tergantung pada jenis aktivitasnya.

3. Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi standar.

4. Mengambil tindakan korektif

  • apakah langkah kesatu, dua dan seterusnya telah sesuai standar.?

91 of 95

CARA-CARA PENGENDALIAN YANG BAIK :

  • Pengendalian harus mendukung sifat atau kebutuhan dari kegiatan untuk masing-masing kegiatan, cara pengendaliannya berbeda-beda.
  • Pengendalian harus segera melaporkan setiap kali ada penyimpangan, terlambat dalam mengatasinya maka kesalahan akan semakin parah sehingga semakin rumit.

92 of 95

  • Pengendalian harus berorientasi jauh kedepan sehingga seorang manajemen perlu membuat perkiraan atau ramalan yang mungkin terjadi yang berkaitan dengan organisasi.
  • Pengendalian harus akurat dan objektif, terkadang manusia sering bertindak subjektif atau keputusan yang diambil dipengaruhi oleh reaksi pribadi.
  • Pengendalian harus fleksibel, dicari alternatif-alternatif rencana untuk situasi yang memungkinkan.

93 of 95

  • Pengendalian harus serasi dengan pola organisasi, apabila suatu bagian membuat suatu kekeliruan maka hal itu harus diatasi bersama-sama
  • Pengendalian harus ekonomis, biaya-biaya pengendalian agar seminimal mungkin.
  • Pengendalian harus mudah dimengerti, cara-cara pengendalian harus mudah dimengerti.
  • Pengendalian harus diikuti tindakan koreksi menunjukan letak penyimpangan, siapa yg harus bertanggung jawab serta alternatif untuk tindakan.

94 of 95

Struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan

  • Bentuk-bentuk organisasi
  • Pengertian dan azas-azas organisasi
  • Deskripsi pekerjaan

95 of 95

BENTUK-BENTUK ORGANISASI

  • Organisasi Garis (line organization)

pada jenis organisasi ini, seseorang hanya bertanggung jawab kepada satu orang atasan saja. Oleh karena itu setiap atasan dituntut berpengetahuan yang serba guna sebab ia tidak memiliki pembantu ahli. Jenis organiasasi ini sesuai untuk perusahaan kecil.