1 of 7

PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI

MOH. KURDI

PRODI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS WIRARAJA

2022

2 of 7

TEORI ORGANISASI KLASIK

  • Organisasi secara umum digambarkan oleh para ahli klasik sebagai tersentralistik, dan tugas-tugasnya terspesialisasi.
  • Para teoritis klasik menekankan pentingnya rantai perintah dan penggunaan disiplin, aturan, serta supervisi ketat untuk mengubah organisasi agar beroperasi dengan lebih efisien.
  • Teori ini memberikan petunjuk mekanistik, struktur yang kaku, dan bukan kreatifitas, teori ini berkembang sekitar tahun 1900 sampai dengan tahun 1950, dan dibagi menjadi tiga aliran :

1. Teori Birokrasi

2. Teori Administrasi

3. Manajemen Ilmiah

3 of 7

TEORI BIROKRASI

  • Teori ini pertama kali diperkenalkan MAX WEBER dalam bukunya The Protestant Ethic and Spirit Of Capitalism
  • Weber mengemukakan karateristik birokrasi sebagai berikut :
  • Pembagian kerja yang jelas
  • Hirarki wewenang
  • Program yang rasional dalam mencapai tujuan
  • Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
  • Sistem aturan yang mencakup hak hak dan kewajiban posisi para pemegang saham
  • Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal
  • Jadi birokrasi adalah sebuah model organisasi normatif yang menekankan struktur dalam organisasi

4 of 7

TEORI ADMINISTRASI

Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol di Prancis pada tahun 1916, dengan bukunya yang terkenal “ ADMINISTRATION INDUSTRIELLE ET GENERALE“,

Ada 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar teori administrasi , antara lain adalah :

1. Pembagian kerja

2. Wewenang dan Tanggung Jawab

3. Disiplin

4. Kesatuan Perintah,

5. Kesatuan Pengarahan

6. Mendahulukan Kepentingan Umum

7. Balas Jasa

8. Sentralisasi

9. Rantai Skalar

10. Aturan

11. Keadilan

12. Kelanggengan Personalia

13. Inisiatif

14. Semangat Korp

5 of 7

TEORI MANAJEMEN ILMIAH

Teori ini berkembang pada tahun 1990 atas ide Frederick Winslow Taylor.

  • Taylor mencoba mengembangkan metode kerja yang lebih efisien dengan mengadakan pendekatan ilmiah terhadap masalah manajemen.
  • Sebagai hasilnya Taylor mengemukakan empat kaidah dasar manajemen yang harus dilaksanakan oleh organisasi yaitu :
  • Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan berbagai metode yang dikembangkan atas dasar ilmu pengetahuan tentang kerja yang ilmiah dan benar.
  • Mengadakan seleksi, latihan, dan pengembangan para karyawan secara ilmiah
  • Pengembangan karyawan harus diintregasikan, sehingga karyawan memperoleh kesempatan untuk mencapai tingkat upah yang tinggi, sementara manajemen dapat menekan biaya produksi serendah mungkin.
  • Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan melalui pendekatan

6 of 7

TEORI ORGANISASI NEO KLASIK

Teori ini bukan teori baru, tetapi mengusulkan perubahan pada teori klasik dengan menitik beratkan pada perilaku manusia.

  • Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian dari kelompok.
  • Teori ini mengemukakan perlunya tiga hal antara lain:
  • Partisipasi, melibatkan setiap individu dalam proses pengambilan keputusan
  • Perluasan Kerja, sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Menejemen bottom-up, yang memberikan kesempatan kepada para junior untuk berpartisipasi

7 of 7

TEORI ORGANISASI MODERN

Teori modern mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, tetapi adalah suatu sistem terbuka yang harus menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.

  • Teori ini berkembang sejak tahun 1950 teori ini dalam banyak hal sangat berbeda dengan teori klasik
  • Faktor yang membedakan kualitas teori organisasi modern dengan teori lainnya adalah dasar konseptual , ketergantungannya pada data riset empiris, dan diatas semuanya sifat pemanduan dan pengintegrasiannya