ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
UPDATE
DASARIAN II SEPTEMBER 2023
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II SEPTEMBER 2023)
Evolusi suhu bawah permukaan laut di samudera pasifik bagian timur menunjukkan anomali positif (suhu hangat = merah) masih persisten pada Dasarian II September 2023 dan El Nino berada pada level moderat.
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Dipole Mode: +1.261 ; Indeks Nino3.4: +1.648
Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan adanya Indian Ocean Dipole (IOD) positif, dengan indeks sebesar +1.261. Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan adanya kondisi El Nino Moderat dengan indeks sebesar +1.65 (kondisi El Nino sudah berlangsung selama 13 dasarian).
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2023)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II SEPTEMBER 2023)
Prediksi ENSO BMKG | |||||
SON’23 | OND’23 | NDJ’23 | DJF’24 | JFM’24 | FMA’24 |
1.58 | 1.62 | 1.49 | 1.20 | 0.90 | 0.73 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II SEPTEMBER 2023)
Prediksi IOD BMKG | |||||
Okt’23 | Nov’23 | Des’23 | Jan'24 | Feb'24 | Mar'24 |
0.88 | 0.48 | 0.71 | 0.87 | 0.54 | 0.23 |
8
Analisis dan Prediksi Monsun
9
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
10
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
11
ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin timuran. Belokan dan pertemuan angin terjadi di sekitar Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Pola aliran massa udara relatif lebih banyak sistem tekanan rendah daripada pola klimatologisnya.
Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi oleh angin timuran dengan kecepatan yang semakin kuat. Daerah pertemuan dan belokan angin diprediksi terjadi di sekitar Pulau Sumatra bagian utara dan Laut Natuna Utara.
12
PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF)
Oktober – Desember 2023
Angin Timuran/Monsun Australia masih aktif dan mendominasi wilayah Indonesia. Angin monsun Asia mulai masuk wilayah Indonesia pada November 2023 dan menyebabkan daerah pertemuan angin di Kalimantan Utara dan semakin bergeser ke selatan pada Desember 2023
13
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
14
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�
15
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : NOAA/ PSL)
Daerah tutupan awan (OLR ≤220 W/m2) pada dasarian II September terjadi di Sumatra bagian Riau hingga Aceh, hampir seluruh Kalimantan, sebagian Sulawesi Tengah, dan Papua bagian utara.
Dibandingkan dengan klimatologisnya, tutupan awan di wilayah Indonesia pada Dasarian II September 2023 lebih sedikit di bagian Sumatra, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, dan lebih banyak di Kalimatan dan Sulawesi.
17
Analisis dan Prediksi MJO
18
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
(Sumber : NCEP – NOAA)
Analisis pada dasarian II September 2023 menunjukkan MJO tidak aktif, diprediksi tetap tidak aktif hingga awal dasarian I Oktober 2023, MJO berkaitan dengan aktivitas konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia.
19
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia
20
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA
(Sumber : ICOBE-SST)
SSTA Indonesia : +0.184
Suhu muka laut di wilayah Indonesia umumnya menunjukkan kondisi dingin hingga hangat.
Anomali SST hangat terjadi di perairan Samudra Hindia utara Sumatra, Selat Malaka, Laut Natuna, Laut Sulawesi, dan perairan utara Papua.
Anomali SST dingin terdapat di Samudra Hindia barat daya Sumatra, Laut Arafura dan Samudra Hindia selatan Jawa memanjang hingga NTT.
21
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2023)
Anomali SST Perairan Indonesia secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi dingin di bagian barat Indonesia dan hangat di wilayah Laut Natuna Utara dan Laut Jawa, dengan kisaran nilai –2.0 hingga +1.0 °C. Kemudian kondisi hangat tersebut tetap mulai meluas pada Desember 2023 hingga Maret 2024. Sementara itu, kondisi SST di perairan barat Sumatra berada pada kondisi dingin mulai dari Oktober hingga Desember 2023.
22
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
23
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN
Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya berkisar 79-97%.
Kelembapan udara relatif (relative humidity) permukaan diprediksi umumnya antara 48-96 %.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
24
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb
Kelembapan udara relatif (relative humidity) lapisan 850mb berkisar 51% s.d 95%.
Kelembapan udara relatif (relative humidity) lapisan 850mb diprediksi berkisar 42% s.d 98%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
25
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb
Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan 700mb berkisar 30% s.d 90%.
Kelembapan udara relatif (relative humidity) lapisan 700mb diprediksi berkisar 21 % s.d 96%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
26
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
27
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN
Suhu rata-rata permukaan berkisar 21-27°C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 12 - 30 °C.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM
Suhu minimum permukaan berkisar 10 - 25 °C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 9-28 °C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM
Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 21-35 °C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 15–37 °C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
30
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
31
PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)
32
PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 21 SEPTEMBER 2023 – 2 NOVEMBER 2023)
HTH > 5 HARI
HTH > 10 HARI
HTH > 15 HARI
HTH > 20 HARI
HTH > 25 HARI
33
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: 20 September 2023)
Sebagian wilayah di Pulau Sumattera bagian Selatan, Jawa, Bali Nusa Tenggara, Kalimantan bagian Selatan, sebagain Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua bagian selatan telah mengalami Hari Tanpa Hujan berturut-turut antara 21 - 60 hari.
Sementara itu, Hari Tanpa Hujan kategori panjang, sangat panjang, dan ekstrem panjang dengan HTH lebih dari 60 hari terpantau terjadi di wilayah Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.
HTH terpanjang tercatat selama 146 hari terjadi di Sumba Timur - Nusa Tenggara Timur.
34
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 20 SEPTEMBER 2023�BERLAKU UNTUK DASARIAN III SEPTEMBER
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi pada klasifikasi:
Waspada: Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua
Siaga: -
Awas : -
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 20 SEPTEMBER 2023�BERLAKU UNTUK DASARIAN III SEPTEMBER 2023
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis pada klasifikasi:
Waspada: Kabupaten di Provinsi Bengkulu, Kep.bangka Belitung, Sumatera Selatan, lampung.Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.
Siaga: Kabupaten di Provinsi Bengkulu, Kep.Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulwesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Awas: Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Selatan.
36
ANALISIS CURAH HUJAN
37
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Agustus 2023
Analisis Curah Hujan Bulanan – Agustus 2023
Analisis Sifat Hujan Bulanan – Agustus 2023
Umumnya curah hujan pada Agustus 2023 berada kriteria rendah (0 – 100 mm/bulan) hingga menengah (100 – 300 mm/bulan). Curah hujan rendah (<100 mm/bulan) terjadi di sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Jawa hingga NTT, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian tengah, sebagian Gorontalo, Sulawesi Utara bagian utara, sebagian Maluku Utara, Papua Barat bagian timur, sebagian Papua dan sebagian Papua Selatan.
Sifat hujan pada Juli 2023 berkisar Bawah Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Sumatera Selatan, Sebagian Jambi bagian selatan, sebagian Lampung, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Jawa Barat, , Jawa Tengah, , sebagian Jawa Timur, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Utara bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, Sulawesi Utara bagian utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Tengah, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
(Update : 1 September 2023)
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian II SEPTEMBER 2023
Analisis Curah Hujan Dasarian – September II 2023
Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – September II 2023
Analisis Sifat Hujan Dasarian – September II 2023
Curah hujan pada Dasarian II September 2023 umumnya berada di kriteria rendah (0 – 50 mm/dasarian), Kriteria curah hujan tinggi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, dan sebagian kecil Papua Barat.
Sifat hujan pada Dasarian II September 2023 umumnya Bawah Normal hingga Atas Normal. Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Pulau Jawa, Sebagian besar Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Barat, bagian selatan Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian kecil SUlawesii Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, dan sebagian Pulau Papua
(Update : 21 September 2023)
39
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
40
Analisis Perkembangan Musim Hujan 20232/2024
(Update :21 September 2023)
41
Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2023/2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)
(Update : 21 September 2023)
42
PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN
43
Prediksi Deterministik Hujan Dasarian
SIFAT HUJAN (%) :
SIFAT HUJAN (Persentil) :
PREDIKSI CH DASARIAN
PREDIKSI SH DASARIAN (%)
PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)
(Update : 18 September 2023)
CURAH HUJAN (mm) :
OKT-II 2023
OKT-I 2023
SEP-III 2023
44
Prediksi Probabilistik Curah Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN <50mm
PELUANG HUJAN <150mm
PELUANG HUJAN <100mm
PELUANG :
(Update : 18 September 2023)
SEP-III 2023
OKT-I 2023
OKT-II 2023
45
Prediksi Probabilistik Curah Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN >50mm
PELUANG HUJAN >150mm
PELUANG HUJAN >100mm
(Update : 18 September 2023)
PELUANG :
SEP-III 2023
OKT-I 2023
OKT-II 2023
46
Prediksi Deterministik Curah Hujan Bulanan 2023/2024
(Update : 11 September 2023)
47
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2023/2024
(Update : 11 September 2023)
48
Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2023/2024
(Update : 11 September 2023)
49
Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2023/2024�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)
(Update : 11 September 2023)
50
Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2023/2024� (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)
(Update : 11 September 2023)
51
RINGKASAN
Hasil Monitoring ENSO Dasarian II September 2023 menunjukkan indeks ENSO (+1.65), sedangkan IOD sebesar (+1.26). Kondisi El Nino moderat dan IOD positif, diprediksi terus bertahan hingga akhir tahun 2023.
Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin timuran. Pola angin selama Dasarian II September relatif lebih banyak sistem tekanan rendah daripada normalnya. Aliran massa udara diprediksi masih didominasi oleh angin timuran dengan kecepatan yang semakin kuat.
Daerah tutupan awan (OLR ≤220 W/m2) pada dasarian II September terjadi di Sumatra bagian Riau hingga Aceh, hampir seluruh Kalimantan, sebagian Sulawesi Tengah, dan Papua bagian utara.
Analisis dasarian II September 2023 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga awal dasarian I Oktober 2023.
Kelembapan udara permukaan berkisar 79 – 97% dan diprediksi hingga Dasarian II Oktober 2023 berkisar 48 – 96%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 42 – 98% serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 21 – 96%.
Suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 27°C dan diprediksi hingga Dasarian II Oktober 2023 berkisar 12–30°C, Prediksi suhu minimum berkisar 9 – 28°C dan Prediksi suhu maksimum berkisar 15-37°C.
52
RINGKASAN
53
TERIMA KASIH
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
54