1 of 19

Activity Diagram

2 of 19

Activity Diagram

  • Teknik untuk menjelaskan business process, procedural logic, dan work flow
  • Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis.
  • Struktur diagram ini mirip dengan flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur

3 of 19

Komponen Activity Diagram

  • Nodes (initial dan final)
  • Activity
  • Fork
  • Join
  • Condition
  • Decision
  • Merge
  • Partition

4 of 19

  • Diawali dengan initial node
  • Fill Order dan Send Invoice terjadi secara bersamaan
    • Urutan menjadi tidak relevan antara 2 proses tadi
    • Digunakan untuk concurrent algorithm
  • Jika terdapat paralelism, diperlukan sinkronisasi
    • Order tidak akan ditutup sampai barang dikirim dan pembayaran diterima
    • Digunakan operasi join
  • Diakhiri dengan activity final

5 of 19

Node (Initial dan Final)

    • Start point (initial node) dengan tanda

    • End point (final node) dengan tanda

6 of 19

Activity

      • Menggambarkan proses bisnis dan dikenal sebagai activity state
      • Proses komputasi atau perubahan kondisi
      • Bisa berupa kata kerja atau ekspresi
      • Activity yang bersifat atomik, tidak dapat didekomposisi
      • Digambarkan dengan bentuk

7 of 19

Activity Decomposition

  • Untuk menyederhanakan diagram, seringkali dilakukan dekomposisi aktivitas
  • Contoh: Proses Pengiriman

8 of 19

Contoh

9 of 19

Jenis Activities

  • Parallel activities

Suatu activity yang berjalan secara berbarengan, Terdiri dari :

    • Fork (pencabangan)

Mempunyai 1 transisi masuk dan 2 atau lebih transisi keluar

Ketika ada >1 transisi masuk ke fork yang sama, gabungkan dengan sebuah decision point (disebut merge)

10 of 19

Jenis Activities

    • Join (penggabungan)

Mempunyai 2 atau lebih transisi masuk dan hanya 1 transisi keluar

Fork harus berhubungan dengan join.

11 of 19

Transitions/Flow

  • Ketika sebuah aktivitas atau state selesai, maka flow control berganti ke aktivitas atau state berikutnya
  • Dinotasikan dengan garis lurus dan anak panah

12 of 19

Decision Points (Branching)

  • Digambarkan dengan lambang wajik/ belah ketupak/diamond
  • Mempunyai transisi (sebuah garis dari/ke decision point)
  • Hindarkan decision points yang berlebihan
  • Tidak ada sebuah keterangan (pertanyaan) pada tengah belah ketupat seperti pada flowchart.
  • Disetiap outgoing node, tambahkan boolean expression (guard expression/condition)
  • Notasi condition [ …text…]

13 of 19

Contoh Branching

14 of 19

Forking dan Joining

  • Fork mampu menggambarkan aktivitas yang mungkin terjadi secara concurrent
  • Dinotasikan dengan garis vertikal/horizontal
  • Setelah semua selesai, harus di join kembali

15 of 19

Fork

Join

16 of 19

Partitions

  • Activity Diagram mampu menjelaskan apa yang terjadi, tetapi tidak mampu memberikan informasi siapa melakukan apa
  • Untuk bisa melihat siapa yang bertugas melakukan sebuah proses, activity diagram bisa dipartisi
    • Swim Lane
    • Node-based

17 of 19

Swim lane

18 of 19

19 of 19

Node Based