1 of 9

manajemen HUMAS & LAYANAN PUBLIK

Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

2 of 9

Model Strategic Management Humas Pendidikan

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

3 of 9

Tujuan Pembelajaran

  1. Mahasiswa memahami Strategic Management
  2. Mahasiswa memahami langkah-langkah Strategic Management
  3. Mahasiswa memahami Model Strategic Management Humas

4 of 9

STRATEGIC MANAGEMENT

Strategic Management dimaksudkan agar perusahaan atau organisasi dapat dikendalikan dengan baik untuk mencapai tujuannya.

5 of 9

LANGKAH-LANGKAH STRATEGIC MANAGEMENT�Pearce dan Robinson

  1. Menentukan misi perusahaan, termasuk di dalamnya adalah pernyataan yang umum mengenai maksud pendirian, filosofi, dan sasaran
  2. Mengembangkan company profile yang mencerminkan kondisi internal perusahaan dan kemampuan yang dimilikinya
  3. Penilaian terhadap lingkungan eksternal perusahaan, baik dari segi semangat kompetitif maupun secara umum
  4. Analisis terhadap peluang yang tersedia dari lingkungan (yang melahirkan pilihan-pilihan)
  5. Identifikasi atas pilihan yang dikehendaki yang tidak dapat digenapi untuk memenuhi tuntutan misi perusahaan

6 of 9

LANGKAH-LANGKAH STRATEGIC MANAGEMENT�Pearce dan Robinson

  1. Pemilihan strategi atas tujuan jangka panjang dan garis besar strategi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut
  2. Mengembangkan tujuan tahunan dan rencana jangka pendek yang selaras dengan tujuan jangka panjang dan garis besar strategi
  3. Implementasi atas hal-hal di atas dengan menggunakan sumber yang tercantum pada anggaran (budget) dan memadukan rencana tersebut dengan sumber daya manusia, struktur, teknologi, dan sistem balas jasa yang memungkinkan
  4. Review dan evaluasi atas hal-hal yang telah dicapai dalam setiap periode jangka pendek sebagai suatu proses untuk melakukan kontrol dan sebagai input bagi pengambilan keputusan di masa depan

7 of 9

Area Kegiatan dalam 3 Lapisan Strategic Management

Lapisan korporat atau organisasi secara menyeluruh

President, chairman, CEO (Chief Executive Officer), direktur utama, direktur, atau pejabat teras atas lainnya adalah orang orang yang mengambil keputusan strategis pada lapisan pertama

Lapisan Bisnis atau Lapisan Khusus

Pada lapisan kedua, duduk para kepala cabang dengan kebijakan yang menyangkut segmen pasar atau jasa khusus

Lapisan Fungsional

Pada lapisan yang terakhir (fungsional) terdapat fungsi operasi, seperti keuangan, akunting, sumber daya manusia, pemasaran, dan bahkan humas

8 of 9

Model Strategic Management untuk Humas

Tahap Stakeholders

Sebuah perusahaan/organisasi mempunyai hubungan dengan publiknya bilamana perilaku organisasi tersebut mempunyai pengaruh terhadap stakeholdersnya atau sebaliknya. Humas harus melakukan survei untuk terus membaca perkembangan lingkungannya, dan membaca perilaku organisasinya serta menganalisis konsekuensi yang akan timbul. Komunikasi yang dilakukan secara kontinu dengan stakeholders ini membantu organisasi untuk tetap stabil.

Tahap Publik

Publik terbentuk ketika perusahaan/organisasi menyadari adanya problem tertentu. Humas perlu terus-menerus mengidentifikasi publiknya yang muncul terhadap berbagai problem. Biasanya dilakukan melalui wawancara mendalam pada suatu focus group.

Tahap Isu

“isu” diartikan sebagai suatu tema yang dipersoalkan. Humas perlu mengantisipasi dan bersifat responsif terhadap isu isu tersebut. Langkah ini di dalam manajemen dikenal sebagai Issues Management. Media mempunyai peranan yang sangat besar dalam perluasan isu dan, bahkan, membelokkannya sesuai dengan persepsinya. Media dapat melunakkan sikap publik atau sebaliknya, meningkatkan perhatian publik, khususnya bagi hot issue, yakni yang menyangkut kepentingan publik yang lebih luas

1

2

3

9 of 9

LANGKAH-LANGKAH lanjutan �STRATEGIC MANAGEMENT

  1. Humas perlu mengembangkan tujuan formal seperti komunikasi, akurasi, pemahaman, persetujuan, dan perilaku tertentu terhadap program-program kampanye komunikasinya
  2. Humas harus mengembangkan program resmi dan kampanye komunikasi yang jelas untuk menjangkau tujuan
  3. Humas, khususnya para pelaksana, memahami permasalahan dan dapat menerapkan kebijakan kampanye komunikasi
  4. Humas harus melakukan evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugasnya untuk memenuhi pencapaian objective dan mengurangi konflik yang mungkin muncul di kemudian hari.