1 of 12

Filsafat Peripatetik

Robiatul Adawiyah (21230110000030)

Dosen Pengampu:

Dr. Khalimi, M.Ag

Ahmad Sodiq, M.Ag.

2 of 12

Table of contents

01

02

03

Ciri-ciri Filsafat Peripatetik

Sejarah Perkembangan filsafat peripatetik

Pengertian Filsafat Peripatetik

Bahasan Filsafat Peripatetik

04

3 of 12

��Pengertian Filsafat Peripatetik�

01

4 of 12

Filsafat Peripatetik

  • Istilah paripatetik hadir sebagai bentuk sebutan bagi para pengikut Aristoteles.

  • Kata ‘paripatetik’ berasal dari kata ‘paripatein’ yang berarti :

a) berkeliling, berjalan-jalan berkeliling.

b) menunjuk pada suatu tempat, beranda dari peripatos

  • Paripatetik disebut juga sebuah aliran rasionalisme murni, maksudnya setiap pemikiran yang dikembangkan masih terpengaruh filosof yunani seperti aristoteles dan plato.

  • Menurut Seyyed Hossein Nasr aliran peripatetik ini dibangun berdasar pada mengedepankan kekuatan rasional yang bercorak Aristotelian bertumpu pada kekuatan silogisme.

5 of 12

02

Ciri-ciri Filsafat Peripaptetik

6 of 12

Ciri-ciri Filsafat Peripatetik

_______________

_______________

suatu pernyataan diterima adanya jika sesuai dengan pemikiran (rasional), dan pemikiran tersebut dapat dibuktikan secara nyata (demonstratif)

pernyataan diterima adanya jika sesuai dengan pemikiran (rasional), dan pemikiran tersebut dapat dibuktikan oleh semua kelompok pada waktu yang berbeda (obyektif).

Rasional-Obyektif.

Rasional-Demonstratif

7 of 12

Ciri-ciri Filsafat Peripatetik

  1. Penjelasan filosof Peripateik adalah diskursif, menggunakan logika formal yang didasarkan pada penalaran akal.

  • Kategori pengetahuan filosof peripatetik adalah tidak langsung diperoleh melalui perantara (husuli)

  • Dari sisi metodologis lebih menekankan pada kekuatan rasio.

  • Ciri terakhir dari filsafat Peripatetik adalah apa yang dikenal dengan teori emanasi

8 of 12

03

Sejarah Perkembangan Filsafat Peripatetik

9 of 12

Sejarah Perkembangan

_______________

_______________

Fase ini berlangsung sejak al-Kindi, al-Razi, Al-Farabi, ibn Sina, dan Ikhwanussafa.

_______________

menghasilkan banyak karya dan karya terpentingnya di antaranya: Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn, Taḥāfut al-Falāsifah, al-Munqidh min al-Ḍalāl, al-Mustashfā min al-‘Adillah,

Fase setelah Imam Ghazali beberapa diantaranya yaitu pertama ada Ibn Rusyd. Selain itu ada juga Ibn Bajah yang dalam literaur Barat disebut Avempace.

Setelah Imam Ghazali

Imam Ghazali

Sebelum Immam Ghazali

10 of 12

04

Bahasan Filsafat Peripaptetik

11 of 12

  1. Wujud

Secara ontologi, aliran filsafat peripatetisme Islam menggambarkan bahwa esensi wujud terdiri atas:

  • Segala wujud di alam semesta terdiri atas materi dan bentuk.
  • Alam yang beraneka ragam ini diciptakan oleh Allah Swt. secara emanasi dengan perantaraan akal, yaitu dari akal pertama sampai akal kesepuluh.

b. Jiwa

Ibnu Sina membagi potensi jiwa (nafs) ke dalam tiga bagian:

  • Pertama, nafs nabati (jiwa tumbuhan), yaitu kesempurnaan utama bagi kebutuhan fisik alami dari aspek reproduksi, pertumbuhan, dan makan.
  • Kedua, nafs hewani (jiwa hewan), bergerak atas kehendak sendiri.
  • Ketiga, nafs insani (jiwa rasional), melakukan aktivitas yang ada atas pilihan menurut pertimbangan dan kesimpulan pikiran.

12 of 12

Terima Kasih