MATERI MSDM
Mata kuliah ini membahas tentang :
JOB ANALYSIS �(ANALISIS JABATAN)
Pengertian Analisis Jabatan
Job Analysis (Analisis Jabatan/Pekerjaan)
adalah suatu kegiatan pengumpulan data/informasi yang me-
nyangkut tentang sesuatu jabatan/pekerjaan untuk menetapkan
uraian jabatan/pekerjaan dan persyaratan jabatan/pekerjaan.
Kegiatan job analysis ini menghasilkan: JOB DESCRIPTION
(URAIAN JABATAN) dan JOB SPECIFICATION (SPESIFI-
KASI/PERSYARATAN JABATAN)
lanjutan
Job Description: uraian yang menggambarkan bagaimana suatu jabatan/pekerjaan itu dilaksanakan, bagaimana wewenang, tanggung jawab, hubungannya dengan jabatan/pekerjaan lain dan risiko jabatan/pekerjaan tsb.
Job Specification: uraian tentang persyaratan yang diperlukan bagi seseorang yang akan memangku/melaksanakan sesuatu jabatan/pekerjaan.
Tujuan Analisis Jabatan� �Menurut Mondy dan Noe (1990), tujuan analisis jabatan adalah untuk memperoleh jawaban atas enam pertanyaan penting berikut ini:� �1. Tugas-tugas fisik dan mental apa yang dijalankan oleh pekerja ?�2. Kapan pekerjaan itu harus diselesaikan ?�3. Di mana pekerjaan itu harus dilakukan ?�4. Bagaimana pekerja melakukan pekerjaan itu ?�5. Untuk apa pekerjaan itu dilakukan ?�6. Persyaratan apa yang diperlukan untuk menjalankan pekerjaan itu ?
Tujuan Analisis Jabatan
Ada dua tujuan dari kegiatan analisis jabatan/pekerjaan:
syaratan jabatan (job specification).
2. Sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan MSDM.
Adapun isi pokok suatu deskripsi jabatan/pekerjaan sbb:
a. Identifikasi jabatan/pekerjaan
b. Ringkasan jabatan/pekerjaan
c. Rincian tugas yang dilaksanakan
d. Pengawasan yang diberikan dan diterima
Lanjutan
e. Hubungan dengan jabatan atau jenis pekerjaan lainnya
f. Bahan, alat, dan mesin yang dipergunakan
g. Kondisi lingkungan kerja
Spesifikasi jabatan/pekerjaan mengandung hal-hal sbb:
a. Identifikasi Jabatan
- Nama
- Kode
- Bagian
lanjutan
b. Persyaratan Jabatan
1. Pendidikan
2. Tingkat kecerdasan minimum yang diperlukan
3. Pengalaman yang diperlukan
4. Pengetahuan dan keterampilan
5. Peryaratan fisik
6. Status perkawinan
7. Jenis kelamin
8. Usia
9. Kewarganegaraan
10. Kualifiaksi emosi
11. Kemampuan-kemampuan khusus lainnya
Manfaat Analisis Jabatan
yang obyektif.
nyebabkan diskriminasi dalam pengadaan karyawan.
di waktu yang akan datang dan sebagai basis perencanaannya.
pekerjaan yang tersedia.
latihan baik bagi karyawan baru maupun karyawan lama
lanjutan
karier karyawan yang tepat dan menyeluruh.
bagi karyawan baru.
karyawan dan antarsatuan organisasi.
Kapan analisis jabatan dilakukan?� �1. Pada saat organisasi dibentuk/didirikan.��2. Pada saat diciptakan jabatan/pekerjaan baru.��3. Pada saat jabatan/pekerjaan berubah secara signifikan sebagai � akibat dari teknologi baru, metoda baru, prosedur atau� sistem baru.�
Proses Analisis Jabatan
Tahap-tahap kegiatan Analisis Jabatan:
Metode yang Digunakan dalam Analisis Jabatan
Pekerjaan terakhir adalah menyusun/menetapkan Job Description dan Job Specification.
DESKRIPSI JABATAN � �Job Description adalah dokumen yang memuat informasi tentang tugas-tugas, kewajiban, dan tanggung jawab suatu jabatan/pekerjaan.� �Deskripsi jabatan memuat informasi tentang :� �- Identifikasi jabatan (nama jabatan, departemen/bagian, hubungan � pelaporan, nomor/kode jabatan). �- Tanggal analisis jabatan.�- Ringkasan jabatan.�- Tugas-tugas yang dijalankan.� �
SPESIFIKASI JABATAN � �Job Specification adalah kualifikasi minimum yang harus dimiliki�oleh seseorang agar ia dapat melakukan suatu pekerjaan tertentu.� �Spesifikasi jabatan berisi informasi tentang :� �- Persyaratan pendidikan�- Pengalaman�- Sifat-sifat kepribadian�- Kemampuan fisik� �