MANAJEMEN �RANTAI PASOK�(Supply Chain Management-SCM)
MAGISTER MANAJEMEN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNTAN
By Dr. Novira Kusrini
Pendahuluan
Dengan SCM :
Pemain yang terlibat
SCM :
3 Pokok Bahasan
Sasaran
(Melakukan perbaikan SC dalam perusahaan, Mis : menciptakan flow dari barang yang lebih efisien dari hulu ke hilir
POKOK BAHASAN 1 : KONSEP SCM
1. APA ITU SCM
1. APA ITU SCM
1. APA ITU SCM
1. APA ITU SCM
1. harus tahu informasi flow material dari supplier
2. harus tahu status order sampai dimana (kemungkinan on time/late)
2. SCM DAN DAYA SAING
2. SCM DAN DAYA SAING
Pengklasifikasiannya berdasarkan judgement kinerja yang bisa diukur (data kuantitatif)
No | Top SC Player | TOR | ROA | GR |
1 | Apple | 69,2 | 20,5 | 31,2 |
2 | Mc Donald | 15,3 | 15,6 | 4,0 |
3 | Amazon | 8,9 | 0,8 | 27,2 |
4 | Unilever | 6,9 | 9,9 | 2,6 |
5 | P & G | 5,9 | 8,2 | 2,2 |
6 | Samsung | 18,1 | 11,4 | 12,7 |
2. SCM DAN DAYA SAING
1. Inventory Turnover Ratio
Adalah ukuran kecepatan perputaran barang
Seberapa cepat barang itu dapat berputar mengalir dari inventory kemudian berubah ke sales
Perusahaan yang inventory banyak, sales sedikit : TOR rendah
Sebaliknya perusahaan inventory sedikit tp dapat meng generate revenue yang besar : TOR tinggi
Semakin tinggi TOR, semakin baik kinerja SC perusahaan
Intinya SC mengelola aliran dari PRODUK
2. Return on Assets
Aset sedikit generating revenue besar : ROA tinggi
Pabrik mesin aset value besar = aset
Aset besar generating revenue kecil : ROA rendah
SC ingin REVENUE besar walaupun asset tidak terlalu besar /kecil
3. Growth Revenue
Prinsipnya bila SC bagus, barang selalu ada, inovasi yang kita buat terdeliver secara on time, sehingga akan menciptakan sales lebih tinggi
KETIKA DEMAND ITU lbh TINGGI….pertanyannya MAMPU TIDAK KITA MENGIRIM BARANG SESUAI DENGAN PERMINTAAN YANG TINGGI TSB, MAMPU KAH KITA MEMPRODUKSI BARANG SESUAI DEMAND TADI ?????????????????????
Kemampuan perusahaan untuk mengikuti ritme pasar yang meningkat (mendeliver produk sesuai permintaan pasar yang meningkat dari tahun ke tahun adalah CAPABILITY yang penting dimiliki oleh SC)
Seringkali perusahaan kalo ada demand naik, perusahaan tidka punya armada tempat untuk mengirim sehingga TIDAK MAMPU MENUNJANG REVENUE GROWTH
HAL INI menunjukkan betapa pentingnya SCM untuk menciptakan daya saing bagi perusahaan
2. SCM DAN DAYA SAING
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
Contoh janji deliver 2 minggu sampai..(harus dilakukan) harus sesuai dengan actualnya.
Harus punya promised date dan actual delivery date
Seberapa jauh deviasi ke duanya menunjukkan reliability kita dari sisi waktu.
SC PENTING Untuk menjaga janji waktu bisa dipenuhi oleh actual delivery kita
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
2. RESPONSIVENESS (CEPAT)
Mengukur kecepatan
Customer Responsiveness artinya kemampuan memenuhi order dari pelanggan dengan lebih cepat
Contoh perusahaan hari ini terima order… lusa pelanggan terima barangnya : order cycle time 2 hari
Bagaimana supaya tahun depan order cycle time 1 hari . Semakin cepat semakin baik
Kalo competitor kita bisa 2 hari kita harus bisa 2 atau lebih cepat lagi.
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
3. AGILITY (FLEXIBLE DAN ADAPTIF)
Kemampuan untuk flexible dan adaptif. Perubahan lingkungan selalu terjadi. SC bukan berada pada ruang kosong.. Misalnya Demand NAIK TURUN
Pertanyaanya mampukah sebagai anggota sc bisa menyesuaikan perubahan-perubahan di lapangan ???????
KETIKA DEMAND NAIK…. Bisa ndk mendeliver lebih tinggi, bisa memproduksi lebih tinggi
KETIKA DEMAND TURUN.. Bisa ndk perusahaan menyesuaikannya tetap sustainable secara bisnis (SULIT MENYESUAIKAN KAPASITAS PRODUKSI)
Agiliti adalah ukuran berapa flexible dan adptifnya kita dalam merespon perubahan yang terjadi di lapangan
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
4. PROCESS EFFICIENCY
AKTIVITAS yang dilakukan dalam perusahaan cost nya serendah mungkin
Walaupun cost bukan pertimbangan pertama tapi mungkin menjadi kreteria kedua bagi pelanggan untuk membeli produk kita
Bagaimana kita meningkatkan daya saing harga di pasar melalui proses yang efisien di sepanjang SC adalah kemampuan penting bagi SC
5. ASSET PRODUCTIVITY (SC MENGELOLA ASET)
Bagaimana kita meng generate revenue yang lebih besar dengan asset yang lebih kecil
Ini merupakan ukuran yang penting supaya asset kita productive menghasilkan revenue
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
Dari 5 hal tersebut :
2. Untuk kepentingan perusahaan : poin ????????????
Kita tidak mau merespon dengan biaya yang terlalu tinggi, asset kita pada akhirnya utilisasinya rendah dsb..
Di di sisi lain perusahaan yang mengelola sc ini ingin bisa mendeliver apa yang diinginkan pelanggan tetapi dengan proses yang efisien/cost rendah dan asset yang dimiliki produktif
Kesimpulan :
1. perusahaan harus memuaskan pelanggan
2. Mampu men deliver value kepada pelanggan dengan baik
3. Di sisil lain tetap efisien menjaga proses tetap acceptable dari sisi productivity dan efisien prosesnya
3. CIRI-CIRI SCM YANG BAIK
PENTING BAGI PERUSAHAAN PUNYA PROSES SC YANG EFISIEN, SUPAYA FINANCIAL PERFORMANCE JUGA BAGUS
4. PROSES DALAM SCM
DEFInisi proses ini pendekatannya melalui sc Council mengikuti defines SCOR.
ADA 5 PROSES UTAMA YANG ADA DALAM SC
4. PROSES DALAM SCM
1. PROSES PLANNING
SC dibuat /dieksekusi berdasarkan rencana
Sc sangat komplek melibatkan material yang baik, produk akan didistribusikan ke banyak lokasi harus ada perencanaan yang baik (perencanaan produksi, perencanaan pengiriman, pembelian material dsb)
2. PROCUREMENT (sourcing)
Proses terkait dengan bagaimana raw material /INPUT diperoleh, bagaimana cara memperolehnya , darimana, harga berapa
3. PROSES PRODUCTION
Proses bagaimana barag dibuat mulai dari raw material, sampai intermediate goods, finish product
4. PROSES DISTRIBUTION
Proses bagaimana barang itu dialirkan/dikirmkan dari pabrik sampai ke pelanggan
5. RETURN HANDLING
Bagaimana return dari produk dihandle.
Bagaimana produk itu kembali dari end customer /kembali dari toko dengan berbagai alasan juga harus dikelola dengan baik
4. PROSES DALAM SCM
1. Physical Process
Proses produksi, penyimpanan pengiriman dsb
Penting untuk memastikan apa yang diproduksi dan proses pengiriman itu terkait dengan ramalan permintaan / demand yang ada di pelanggan
2. Market Mediation
Introducing produk : promosi
Proses dan focus perusahaan yang menerapkan sc tidak sama
Ada perusahaan yang focus pada physical process tetapi tidak banyak melakukan Market Mediation
Contoh :
1. Semen, air mineral garam. Produk ini didominasi oleh ????????????
2. HP, televisi. Produk didominasi oleh ?????????????
Ciri-ciri Produk yang banyak melalukan aktivitas Market Mediation adalah
5. KOLABORASI SCM
Antara fungsi satu dengan lainnya berdiri sendiri (SILO MODEL . Informasi tdk bis adiketahui orang lain.. Bagian distrbusi punya data sendiri informasi sedniri)
Kolaborasi antar fungsi rendah
(tidak tahu dunia luar/terisolasi, informasi yang dimiliki tidak bisa dicada dan diketahui orang lain)
CONTOH
Bagian produksi melakukan fungsi sendiri, datanya sendiri, tujuan sendiri
Bgian sales juga begitu. Bila target tercapai belum tentu fungsi lain juga baik
Bagian material control juga demikian
Orang bagian operation dan sales PUNYA CONFLICT OF INTEREST BERBEDA
CUKUP TERPELIHARA menyebabkan INEFFICIENCY dalam perusahaan
5. KOLABORASI SCM
5. KOLABORASI SCM
MISAL
5. KOLABORASI SCM
Contoh KOLABORASI 1 DALAM SC
Contoh KOLABORASI 2 DALAM SC
BAGAIMANA kolaborasi ini terjadi dalam proses merancang produk
Kalo bagian sales dan operation terjadi di internal perusahaan
Kalo proses merancang produk terjadi baik di internal dan eksternal perusahaan melibatkan SUPPLIER
INTERNAL : HOW bagian produksi, logistic bekerjasama untuk menghasilkan desain baru
5. KOLABORASI SCM
CONTOH :
Bagaimana mobil baru dirancang/didesain bila yang mengerjakan hanya designer saja maka banyak aspek yang tidak dimasukkan dalam desain itu
Hasilnya sulit dikerjakan di lantai produksi, manufactured ability akan rendah akan sulit bagian fasilitas produksi yang kita punya untuk mengimplementasikan desain itu.
Mungin bentuk terlalu rumit, material dibuthkan mahal, dampaknya PRODUK YANG DIHASILKAN MAHAL DI PASARAN
Kesimpulan : Pada saat merancang produk butuh masukan dari :
5. KOLABORASI SCM
CONTOH INDUSTRI OTOMOTIF
PEKERJAAN yang dilakukan hanya merakit (20-30% dari value added yang ada dalam industry otomotif dikerjakan di assembly plan (pabrik perakitan)
SELEBIHNYA hampir semua di supplier
Akan sulit bila dari awal supplier tidak involve di situ
Sehingga supplier harus terlibat tidak hanya memasok komponen juga terlibat dalam FASE DESAIN SEHINGGA APA YANG DIPRODUKSI SESUAI DENGAN DIBUTUHKAN PABRIK YANG AKAN MERAKIT KOMPONEN ITU MENJADI PRODUK
HAL INI DISEBUT EARLY SUPPLIER INVOLVEMENT
TIDAK HANYA MEMASOK SAJA
6. TANTANGAN DALAM SCM
TANTANGAN 1
6. TANTANGAN DALAM SCM
VERTIKAL INTEGRATION (VI)
PENTINGNYA TANTANGAN DALAM SC : bagaimana melibatkan pihak ke-3 tetapi tetap sinkron kegiatan-kegiatan dari hulu sd hilir (TANTANGAN 1)
PERubahan dari VI KE OUTSOURCING terdapat sisi baiknya : bisa memilih actor/pemain terbaik yang ada (best talent)
6. TANTANGAN DALAM SCM
TANTANGAN 2
Alasan : MENCIPTAKAN COST COMPETITIVENESS (TANTANGAN 2)
6. TANTANGAN DALAM SCM
TANTANGAN 2 : bagaimana mengelola flow dari barang melalui waktu dan litasan yang panjang melewati batas-batas antar Negara, beda culture BISA SMOOTH dari hulu ke hilir
Perusahaan ingin COST dalam SC lebih rendah
Akan lebih bagus produksi di Negara lain yag costnya lebih rendah
Contoh perusahaan garmen di AMERIKA melakukan proses produksinya di Negara ke -3 seperti Ind, Vietnam dan Bangladesh.
Perusahaan yang membeli garmen dari Bangladesh bisa mendapatkan harga per baju < 4 us $
Bila memproduksi di Amerika cost production nya saja sudah 10 sd 12 US $
Jadi produksi di Bangladesh + biaya kirim ke Amerika masih lebih murah dibandingkan bila produksi di amerika
6. TANTANGAN DALAM SCM
TANTANGAN 3
Contoh :Produksi 1 jenis barang dengan 3 jenis barang punya kompleksitas yang jauh berbeda
Ketika akan memproduksi 3 jenis barang. Pada saat kita akan memproduksi barang ke-2. lintasan barang ke-1 dimatikan dulu (SET UP PROCESS)
Ketika set up akan kehilangan waktu (tidak produktif) dan skala ekonomi akan turun
Baik mana Memproduksi 1000 unit untuk 1 jenis atau memproduksi 3 jenis barang masing-masing 400, 400 dan 300 unit?????????????
Jadi variasi produk MENINGKAT menciptakan kompleksitas di dalam semua STAge yang ada dalam SC dan berpotensi menciptakan cost lebih tinggi
TANTANGAN 3 : bagaimana mengelola sc KETIKA VARIASI PRODUK MENINGKAT karena tidak mudah
6. TANTANGAN DALAM SCM
TANTANGAN 4
6. TANTANGAN DALAM SCM