Dr. Windhiarso Ponco Adi P. SSi. M.Eng
Direktur Statistik Harga
Data Dasar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan
TA 2023
Disampaikan pada Verifikasi dan Kondirmasi Data Dasar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan dan Tambahan Dana Desa TA 2023 – Kementerian Keuangan
Jakarta, 12 Juni 2023
Foto oleh Falaq Lazuardi dari Unsplash
Kerangka Konseptual: Indikator Kinerja Pengendalian Inflasi Daerah
Tujuan dari penyusunan Indeks
Fenomena yang ingin diukur
Mengindentifikasi dimensi, aspek, indikator yang akan digunakan agar fenomena dapat terukur
Penetapan Bobot dengan metode:
INDIKATOR KINERJA PENGENDALIAN INFLASI DAERAH
3
CAPAIAN INFLASI: DATA DASAR YANG DIGUNAKAN
420 Kab/Kota
Indeks Perkembangan Harga
90 Kab/Kota
(DKI Jakarta : Jakarta Utara, Timur, Pusat, Barat, Selatan)
Indeks Harga Konsumen
4
CAPAIAN INFLASI: ISU PENGUKURAN IPH - IHK
5
CAPAIAN INFLASI: NORMALISASI
Keterangan:
6
Tahapan Pengukuran CAPAIAN INFLASI
SELEKSI CAKUPAN KAB/KOTA
Kriteria cakupan:
PENGHITUNGAN YEAR TO DATE
Penghitungan “year to date” baik untuk IHK dan IPH untuk melihat kinerja pengendalian inflasi dari januari – maret 2023
NORMALISASI
Normalisasi Min-Max dari masing-masing year to date agar bisa dibandingkan
PEMBENTUKAN RANKING
Perankingan daerah berdasarkan nilai year to date yang sudah dinormalisasi, dengan inverse ranking dimana penurunan inflasi tertinggi ranking 1, dengan nilai indikator terbesar
7
Tahapan Pengukuran Indikator Kinerja Pengendalian Inflasi Daerah
capaian inflasi
Dihitung menggunakan data IPH dan IHK, nilai indikator 1-514, dimana ranking 1 memiliki nilai 514
LANGKAH KONGKRET
Uji yang dilakukan adalah Pengujian Kesesuaian Arah Proxy Inflasi dan Pengujian Kesesuaian Besaran
Proxy Inflasi yang disusun dari komoditas yang telah dipilih
PELAPORAN
Identifikasi paket komoditas yang dipilih BPS Pusat oleh BPS Kab/Kota untuk memastikan komoditas menggambarkan kondisi daerah
50%
40%
10%
8
Tahapan Pengukuran Indikator Kinerja Pengendalian Inflasi Daerah
LANGKAH KONGKRET
Uji yang dilakukan adalah Pengujian Kesesuaian Arah Proxy Inflasi dan Pengujian Kesesuaian Besaran
Proxy Inflasi yang disusun dari komoditas yang telah dipilih
40%
No | Langkah | Bobot | Total Bobot | Nilai Total Indikator |
1 | Pemantauan Harga | 20/3 | 20 | 1 - 100 |
2 | Rapat Teknis | 20/3 | ||
3 | Menjaga Pasokan Bahan | 20/3 | ||
4 | Operasi Pasar | 80/6 | 80 | |
5 | Sidak Kepasar | 80/6 | ||
6 | Berkoordinasi dengan daerah penghasil | 80/6 | ||
7 | Gerakan Menanam | 80/6 | ||
8 | Bantuan Transportasi | 80/6 | ||
9 | BTT | 80/6 |
Membangun data itu mahal dan sulit, tetapi �jauh lebih mahal dan sulit jika membangun tanpa data
Terima Kasih!
Foto oleh Nomadic Julien dari Unsplash
10
Metadata Indikator
Konsep dan Definisi
Indeks Perkembangan Harga (IPH) mengukur perkembangan harga rata-rata pada tingkat harga yang diterima konsumen dari beberapa komoditas barang yang dikonsumsi dalam suatu periode waktu tertentu
Metode Perhitungan
IPH diperoleh dengan menghitung agregat perkembangan harga tertimbang komoditas barang yang telah ditetapkan pada satu wilayah kabupaten/kota dalam rentang waktu 5 hari atau periode tertentu.
Manfaat
Untuk mengukur dan menghitung harga keseluruhan dari barang komoditas terpilih yang dikonsumsi dalam suatu periode amatan di suatu wilayah.
Metode Pengukuran
Sumber dan Cara Pengumpulan Data
Berbagi-pakai data dari Data pencatatan administrative pemantauan Harga Komoditas Dinas Perdagangan Kab./Kota seluruh Indonesia
Disagregasi
Wilayah Administrasi Kabupaten/Kota dan Provinsi
Frekuensi Waktu Pengumpulan dan Diseminasi
m-1
m-1
m-1: periode bulan sebelumnya
11
Penyusunan proxy inflasi dengan menggunakan Indeks Perkembangan Harga (IPH)
Dapat dihitung secara independen, terlepas dari indikator inflasi
Dapat diuji secara statistik, validity dan robustness dari indikator proxy ini
IPH yang saat ini disusun mencakup komoditas pangan, sehingga perlu disusun indikator proxy inflasi yang mengukur perkembangan harga secara umum