1 of 21

Menghitung Ukuran �Sampel dari Populasi

Ar. Hammam Rofiqi Agustapraja, ST., MT., IAI.

2 of 21

Tujuan Pembelajaran�

  • Memahami konsep ukuran sampel dan pentingnya dalam penelitian.
  • Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ukuran sampel.
  • Mampu menghitung ukuran sampel yang representatif untuk berbagai jenis populasi.
  • Mengenal beberapa metode dan rumus untuk menghitung ukuran sampel, termasuk Rumus Slovin.

3 of 21

Definisi Ukuran Sampel�

  • Ukuran Sampel: Jumlah individu atau unit yang diambil dari populasi untuk dijadikan objek penelitian.
  • Tujuan: Mendapatkan informasi yang dapat mewakili populasi secara akurat tanpa harus meneliti seluruh populasi.
  • Populasi: Keseluruhan objek atau individu yang memiliki karakteristik yang ingin diteliti.

4 of 21

Mengapa Ukuran Sampel Penting?�

  • Representatif: Sampel harus mencerminkan karakteristik populasi agar hasil penelitian dapat digeneralisasi.
  • Efisiensi: Meneliti seluruh populasi seringkali tidak praktis atau terlalu mahal.
  • Akurasi: Ukuran sampel yang tepat membantu mengurangi kesalahan dalam pengambilan keputusan berbasis data.

5 of 21

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ukuran Sampel

  1. Ukuran Populasi: Populasi yang lebih besar memerlukan sampel yang lebih besar.
  2. Margin of Error (Tingkat Kesalahan): Tingkat toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam hasil penelitian.
  3. Tingkat Kepercayaan: Persentase keyakinan bahwa sampel mencerminkan populasi (umumnya 90%, 95%, atau 99%).
  4. Variabilitas Populasi: Semakin bervariasi populasi, semakin besar sampel yang dibutuhkan untuk menggambarkan keseluruhan populasi.

6 of 21

Rumus Umum untuk Menghitung Ukuran Sampel�

  • Beberapa metode yang digunakan dalam menghitung ukuran sampel:
  • 1. Rumus Slovin

7 of 21

Contoh Menggunakan Rumus Slovin�

  • Misalkan ada populasi sebesar 5.000 orang dan margin of error sebesar 5% (0,05). Perhitungan ukuran sampel menggunakan Rumus Slovin adalah sebagai berikut:

8 of 21

Rumus Umum untuk Menghitung Ukuran Sampel�

  • Beberapa metode yang digunakan dalam menghitung ukuran sampel:
  • 2. Rumus Krejcie dan Morgan�Digunakan untuk populasi yang besar dan variabilitas yang tinggi.

9 of 21

Contoh Penerapan Rumus Krejcie dan Morgan:�

  • Jika ada populasi sebesar 10.000 orang dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 5%, kita dapat menghitung ukuran sampel menggunakan rumus ini:

  • Hasilnya : 370 orang

10 of 21

Rumus Umum untuk Menghitung Ukuran Sampel�

  • Beberapa metode yang digunakan dalam menghitung ukuran sampel:

3. Rumus Cochran

  • Rumus Cochran digunakan khusus untuk populasi besar (lebih dari 30) dan memberikan pendekatan dalam menghitung ukuran sampel yang lebih akurat jika populasi cukup besar dan variabilitas tinggi. Rumus ini sangat ideal digunakan untuk survei besar yang membutuhkan keakuratan tingkat tinggi.

11 of 21

Rumus Umum untuk Menghitung Ukuran Sampel�

  • Beberapa metode yang digunakan dalam menghitung ukuran sampel:

3. Rumus Cochran

12 of 21

Contoh Penerapan Rumus Cochran:

  • Misalkan Anda memiliki populasi besar, dan ingin menghitung ukuran sampel dengan tingkat kepercayaan 95% (Z = 1,96), margin of error 5%, dan asumsi proporsi 0,5:

13 of 21

Kesimpulan:

  • Rumus Krejcie dan Morgan digunakan untuk menghitung ukuran sampel dari populasi besar dengan variabilitas tinggi dan memperhitungkan margin of error serta tingkat kepercayaan.
  • Rumus Cochran lebih fokus pada populasi besar dengan ukuran sampel lebih besar dari 30, dan hasilnya dapat dikoreksi jika populasi tidak terlalu besar.
  • Kedua rumus tersebut digunakan secara luas dalam penelitian yang melibatkan survei, eksperimen, dan pengambilan sampel dalam jumlah besar.

14 of 21

Pengaruh Margin of Error

  • Semakin Kecil Margin of Error: Semakin besar ukuran sampel yang diperlukan.
  • Semakin Besar Margin of Error: Ukuran sampel yang dibutuhkan menjadi lebih kecil, tetapi risiko kesalahan dalam hasil meningkat.

15 of 21

Pengaruh Tingkat Kepercayaan�

  • Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi membutuhkan sampel yang lebih besar untuk mencapai hasil yang lebih pasti. Tingkat kepercayaan umum yang digunakan:
  • 90%: Biasanya digunakan untuk survei internal atau yang kurang kritis.
  • 95%: Standar umum dalam penelitian.
  • 99%: Digunakan ketika penelitian membutuhkan akurasi yang sangat tinggi, misalnya dalam uji klinis.

16 of 21

Contoh Penghitungan Ukuran Sampel dengan Variasi�

  1. Populasi: 10.000
  2. Margin of Error: 5%
  3. Tingkat Kepercayaan: 95%
  4. Perhitungan dengan beberapa variasi margin of error dan populasi:
  5. Dengan e = 0,05 (5%), n = 384 orang.
  6. Dengan e = 0,01 (1%), n = 9.900 orang.

17 of 21

Ketentuan Lain dalam Pengambilan Sampel�

  • Random Sampling: Setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel.
  • Stratified Sampling: Populasi dibagi menjadi beberapa subkelompok sebelum diambil sampel dari masing-masing kelompok.
  • Cluster Sampling: Populasi dibagi menjadi beberapa kelompok (cluster), dan hanya beberapa cluster yang dipilih untuk penelitian.

18 of 21

Studi Kasus Penghitungan Sampel�

  • Tinjau kasus penelitian survei pada populasi 50.000 orang dengan margin of error 3% dan tingkat kepercayaan 95%.
  • Langkah 1: Hitung ukuran sampel menggunakan Rumus Slovin.
  • Langkah 2: Analisis pengaruh perubahan margin of error terhadap ukuran sampel.

19 of 21

Kapan Ukuran Sampel Tidak Diperlukan?�

  • Penelitian Kualitatif: Penekanan pada kualitas data daripada jumlah data.
  • Penelitian Populasi Penuh: Jika populasi cukup kecil, misalnya di bawah 100, seluruh populasi dapat diikutsertakan.

20 of 21

Kesimpulan�

  • Ukuran sampel yang tepat adalah kunci untuk hasil penelitian yang akurat.
  • Rumus Slovin adalah salah satu metode sederhana untuk menghitung ukuran sampel dari populasi besar.
  • Faktor-faktor seperti ukuran populasi, margin of error, tingkat kepercayaan, dan variabilitas memengaruhi besar sampel yang diperlukan.

21 of 21

Referensi�

  1. Krejcie, R.V., & Morgan, D.W. (1970). Determining Sample Size for Research Activities. Educational and Psychological Measurement.
  2. Slovin, L. (1960). Sampling in Surveys. Handbook of Survey Research.
  3. Cochran, W.G. (1977). Sampling Techniques. John Wiley & Sons.