DASAR-DASAR PROGRAM KEJURUAN
TEKNIK JARINGAN KOMPUTER dan TELEKOMUNIKASI
CAPAIAN PEMBELAJARAN ELEMEN
Peserta didik mampu menggunakan peralatan/teknologi di bidang jaringan komputer dan telekomunikasi antara lain komputer, router, manageable switch, OTDR, firewall, server, dll.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Memahami peralatan dan bahan untuk membuat PC, dengan memperhatikan K3LH
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI / ATP
TEKNIK PENILAIAN
Aspek | Teknik Penilaian | Bentuk Penilaian |
Pengetahuan | Menggunakan Media Mengajar | PG |
Keterampilan | Kinerja | Presentasi Hasil Diskusi |
Penilaian Profil Pancasila | Observasi | Instrumen penilaian observasi |
PRE-TEST
PRE-TEST
……………………………………….
LINK MATERI
Via GCR
PERTANYAAN PEMANTIK
Apa yang akan terjadi apabila dalam merakit PC anda tidak menggunakan alat pelindung diri?
A. Bahan Perakitan PC
1. Perangkat Keras
Casing dan Power Supply, Mainboard dengan buku petunjuknya, Prosessor, Memory (RAM), Video Graphic Adapter (bila tidak built- in dengan mainboard), Hard disk (HDD), Floppy disk drive (FDD), CD-ROM, Monitor, Keyboard, Mouse, Kabel data HDD, FDD & CD- ROM, Kabel power ke Power Supply dan Monitor.
2. Perangkat Lunak
Sistem operasi, Driver Mainboard, VGA, Sound dll (agar sistem bisa mengenali perangkat yang terpasang) aplikasi yang ingin anda gunakan.
B. Peralatan Perakitan PC
Toolkit
Multimeter
Gelang anti statis
C. Tempat dan Keselamatan Kerja
K3LH merupakan hal yang sangat penting, dikarenakan ini berkaitan dengan keamanan komponen, keamanan dan keselematan manusia beserta lingkungan sekitar.
1. Area Kerja
• Workspace/ruang kerja harus cukup besar untuk mengakomodasi unit sistem, peralatan teknisi, peralatan uji, dan peralatan pencegahan ESD. Dekat meja kerja, terdapat saluran listrik untuk mengakomodasi unit sistem itu dan peralatan listrik lainnya.
• Tingkatan kelembaban optimal di dalam ruang kerja harus antara 20 sampai 50 persen untuk mengurangi kemungkinan ESD. Temperatur ruang kerja perlu juga dikendalikan untuk menghindari terlalu banyak panas.
• Meja kerja harus sebuah permukaan nonconductive/bukan penghantar, yang mana adalah flat dan bisa membersihkan.
• Ruang kerja harus jauh dari daerah konsentrasi perlengkapan elektrik berat.
• Ruang kerja harus bersih dari debu.
• Pencahayaan harus cukup untuk melihat secara detil benda – benda dan hal – hal yang kecil.
• Temperatur harus dijaga sehingga konsisten dengan spesifikasi komponen.
• Arus AC harus diground. Sambungan arus listrik harus diuji dengan penguji saluran untuk kelayakan ground.
Tindakan pencegahan untuk melindungi diri dan hardware komputer :
• Gunakan peralatan antistatik dan wrist strap yang telah di- ground-kan.
• Gunakan tas antistatik untuk menyimpan dan memindah komponen komputer.
• Jangan melepas atau memasang komponen sementara komputer masih menyala.
• Arus listrik harus di ground.
• Bekerja pada lantai tidak berpelapis, karena karpet akan menyebabkan muatan listrik statis.
• Pegang kartu pada bagian tepinya untuk menghindarkan terpegangnya chip atau konektor tepi kartu ekspansi (expansion cards).
• Jangan menyentuh chip atau papan tambahan dengan obeng yang bermagnet.
• Matikan komputer sebelum memindahkannya. Ini akan melindungi hard drive, yang selalu berputar saat komputer menyala.
• Jauhkan CD dan disket instalasi/pemeliharaan dari medan magnet, panas, dan dingin
• Jangan meletakkan papan sirkuit apapun pada permukaan konduktif, terutama pada lapisan (foil) logam.
• Jangan menggunakan pensil atau alat-alat dengan ujung metal untuk mengubah sakelar DIP atau menyentuh komponen- komponen.
• Jangan izinkan siapapun yang tidak ter-ground-kan dengan baik menyentuh atau memberikan komponen-komponen komputer.
2. Pedoman Keselamatan Lingkungan
Komputer dan peralatan komputer lainnya pada akhirnya akan tidak dapat digunakan. Ini bisa jadi disebabkan oleh :
• Komponen-komponen mulai lebih sering gagal karena mesinnya sudah tua dan tidak ekonomis.
• Komputer menjadi usang karena aplikasi yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan semula.
• Mesin yang lebih baru dengan fitur yang telah dikembangkan menggantikan model yang sebelumnya.
3. Pedoman Lingkungan Untuk Server
Di ruangan server, temperatur sangat penting. Server seharusnya tidak pernah berlokasi dekat pengerjaan pipa atau di sebelah pendingin ruangan. Item-item seperti motor dan mikrowave dapat menyebabkan gangguan dengan tarikan listrik. Gangguan elektromagnetik (EMI) seharusnya juga dihindari.
4. Temperatur
Tipikal server akan beroperasi di jarak berikut ini:
• Temperatur operasi dari 10 hingga 35 derajat C (50 hingga 95 derajat F)
• Temperatur penyimpanan dari 4.5 hingga 40.6 derajat C (40 hingga 95 derajat F)
• Penghilangan panas maksimum adalah 10.000 BTU/jam
5. Kelembapan
Kelembaban adalah kualitas lingkungan lain yang harus diperhatikan agar sebuah server berfungsi dengan baik. Embun dihasilkan terlampau banyak dari kelembaban di udara yang dapat merusak komponen elektronik server. Apabila lingkungan terlampau kering, pembebasan elektrostatis (ESD) mungkin terjadi.
6. Kebanjiran
Kebanjiran adalah sebuah masalah yang kritis untuk komputer dan server. Apabila perlengkapan tidak diselamatkan sebelum banjir, akan rusak atau seluruhnya tidak dapat digunakan kembali.
LKPD
Waktunya Beralih Ke
POST-TEST
Hal apa saja yang sudah kalian pelajari hari ini?
PEMBELAJARAN YANG AKAN DATANG
PROSEDURE BONGKAR PASANG KOMPUTER
TERIMA KASIH
DASAR DASAR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI