1 of 20

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMA/MA KELAS X

MATEMATIKA

2 of 20

BAB 6

STATISTIKA

Sumber gambar: Shutterstock.com

3 of 20

6.1 Penyaijan Data dalam Distribusi Frekuensi

23

10

26

18

1

24

12

2

9

28

2

28

12

12

16

18

8

23

6

21

17

1

7

17

3

11

6

14

15

15

Interval

Frekuensi

10

13

7

Agar data tersebut dapat memberikan informasi yang lebih banyak dan mudah dibaca, maka sebaiknya disusun secara berkelompok yang disebut “distribusi frekuensi”.

Di dalam distribusi frekuensi, data disusun secara berkelompok ke dalam kelas-kelas interval yang berbeda-beda.

4 of 20

 

 

5 of 20

6.2 Ukuran Pemusatan Data

Rataan Hitung (Mean)

 

 

 

 

Data Tunggal

Contoh

 

6 of 20

 

 

Interval

21 – 25

23

2

46

26 – 30

28

8

224

31 – 35

33

9

297

36 – 40

38

6

228

41 – 45

43

3

129

46 – 50

48

2

96

30

1.020

 

Rataan data berkelompok

7 of 20

Modus

Modus dari suatu data adalah nilai (ukuran) yang paling banyak muncul atau mempunyai frekuensi tertinggi.

Modus Data Tunggal

  • Modus dari data 2, 3, 4, 2, 4, 5, 4, 2, 2 adalah 2.

Karena angka 2 paling banyak muncul sebanyak 4 kali.

  • Modus dari data 7, 3, 8, 5, 7, 7, 5, 1, 5 adalah 5 dan 7.

Karena 5 dan 7 mempunyai frekunsi tertinggi, yaitu 3.

Modus Data Berkelompok

 

 

8 of 20

Contoh

Interval

21 –25

26 – 30

31 – 35

36 – 40

41 – 45

46 – 50

Frekuensi

2

8

9

6

3

2

 

 

9 of 20

6.3 Ukuran Letak Data

Median

 

 

Kuartil bawah

Kuartil atas

 

 

Diketahui data 8, 2, 7, 15, 8, 12, 17, 20, 5

2

5

7

8

8

12

15

17

20

Data terkecil

 

 

 

Data terbesar

 

 

 

Kuartil Data Tunggal

10 of 20

Kuartil Data Berkelompok

 

 

 

 

 

 

11 of 20

Contoh

Hitunglah semua kuartil pada distribusi frekuensi pada tabel berikut.

Jawab:

Interval

Frekuensi

Frekuensi kumulatif

21 – 25

3

3

26 – 30

9

12

31 – 35

4

16

36 – 40

10

26

41 – 45

3

29

46 – 50

11

40

 

 

 

12 of 20

Desil

Selain kuartil data yang telah diurutkan juga dapat dicari nilai desilnya, jika ukuran data lebih dari 10. Desil membagi kumpulan data menjadi 10 bagian yang sama.

 

 

Contoh

Interval

Frekuensi

Frekuensi kumulatif

21 – 25

3

3

26 – 30

9

12

31 – 35

4

16

36 – 40

10

26

41 – 45

3

29

46 – 50

11

40

 

13 of 20

Persentil

Persentil adalah suatu nilai yang membagi data menjadi seratus bagian yang sama. Persentil terdiri dari persentil pertama, persentil ke-2, …, persentil ke-99.

 

 

Contoh

 

Interval

Frekuensi

Frekuensi kumulatif

40 – 49

5

5

50 – 59

14

19

60 – 69

16

35

70 – 79

12

47

80 – 89

3

50

total

50

-

14 of 20

6.4 Ukuran Penyebaran Data

 

Jangkauan

Jangkauan (J) adalah selisih dari statistik maksimum dan statistik minimum.

 

Jangkauan antarkuartil

Jangkauan antarkuartil atau hamparan adalah selisih antara kuartil atas dengan kuartil bawah.

 

15 of 20

Simpangan kuartil

 

 

Simpangan rata-rata

 

 

 

 

Simpangan rata-rata apabila data berkelompok

 

16 of 20

Ragam (variansi)

 

 

 

 

Untuk data berkelompok

 

Untuk data tunggal

 

atau

17 of 20

Contoh

 

Simpangan Baku (Standar Deviasi)

 

 

 

 

atau

18 of 20

6.4 Diagram Pencar

Diagram pencar atau scatter plot adalah diagram yang menunjukkan hubungan antara dua kelompok data yang digambarkan dalam bentuk titik-titik (points) pada bidang koordinat Cartesius.

Jika titik-titik pada diagram pencar membentuk pola yang menyerupai garis lurus dengan kemiringan positif (miring ke atas dari kiri ke kanan), maka terdapat hubungan positif atau korelasi positif antara dua kelompok data.

Korelasi positif

19 of 20

Jika titik-titik pada diagram pencar membentuk pola yang menyerupai garis lurus dengan kemiringan negatif (miring ke bawah dari kiri ke kanan), maka terdapat hubungan negatif atau korelasi negatif antara dua kelompok data.

Korelasi negatif

Jika titik-titik pada diagram tampak menyebar secara acak, maka hubungan antaradua kelompok data semakin rendah atau tidak ada korelasi.

Tidak ada Korelasi

20 of 20

Contoh

 

Berdasarkan sebaram titik-titik, titik-titik tersebut membentuk pola menyerupai garis lurus dengan kemiringan positif. Jadi, terdapat hubungan positif antara x dan y.