1 of 23

�KURIKULUM MERDEKA �

2 of 23

Learning Loss

Learning Gap

Pengembangan Kurikulum Secara Komprehensif

3 of 23

KRISIS PEMBELAJARAN

    • Dalam konteks pendidikan kejuruan, indikator krisis pembelajaran dapat ditunjukkan dengan kurangnya keterserapan lulusan SMK di dunia kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan SMK masih tertinggi

    • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan SMK sebesar 8,49%, menunjukkan hasil yang tidak sesuai dengan tujuan didirikannya SMK yaitu mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesional

1

2

4 of 23

Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan

5 of 23

FAKTA tentang kurikulum kita

Kaku dan terfokus pada konten

Pengaturan jam belajar menggunakan satuan minggu,

tidak leluasa, berakibat pembelajaran menjadi padat

Isi terlalu teoritis, terlalu luas, sulit dipahami, dan diimplementasikan oleh guru

Belum disesuaikan sepenuhnya oleh satuan pendidikan dengan situasi dan kebutuhan satuan pendidikan, daerah, dan peserta didik

Pendekatan tematik dianggap hanya untuk Paud dan SD

6 of 23

EVALUASI KURIKULUM 13

1

2

3

Beban pelajaran yang harus siswa tanggung terlalu banyak,

>> dibutuhkan Kurikulum yang Sederhana

Guru di Indonesia masih terkonsentrasi pada dokumen yang bersifat administratif

>> dibutuhkan Kurikulum yang mudah diimplementasikan

Tidak memberikan fleksibilitas guru untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi.

>> dibutuhkan Kurikulum yang Decentralized dan Fleksibel

7 of 23

Sederhana, mudah dipahami dan diimplementasikan

Fokus pada kompetensi dan karakter semua peserta didik

Fleksibel

Selaras

Memperhatikan hasil kajian dan umpan balik

KEBUTUHAN KURIKULUM

8 of 23

  • Kepmendikbudristek Nomor 165/M/2020 Tentang Program SMKPK
  • Kepmendikbudristek Nomor 464/M/2021 Merupakan Sebagai Pengganti Dari Kepmendikbudristek Nomor 165/M/2021
  • Kepmedikbudristek No 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran

Kurikulum Paradigma Baru / Kurikulum Prototipe /

Kurikulum Merdeka

9 of 23

10 of 23

SPEKTRUM KEAHLIAN SMK

Spektrum Keahlian SMK

(K-2013)

Spektrum Keahlian SMK (Paradigma Baru)

9 Bidang Keahlian

10 Bidang Keahlian

49 Program Keahlian

50 Program Keahlian

146 Kompetensi Keahlian

-

  • adalah daftar bidang dan program keahlian SMK yang disusun berdasarkan kebutu han dunia kerja yang meliputi: dunia usaha, dunia industri, badan usaha milik negara /badan usaha milik daerah, instansi pemerintah atau lembaga lainnya sertaperkem- pbangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.
  • merupakan acuan penyusunan struktur kurikulum serta pembukaan danpenyeleng garaan bidang dan program keahlian pada SMK.

11 of 23

STRUKTUR KURIKULUM

  • mengatur beban belajar untuk setiap muatan atau mata pelajaran dalam jam pelajaran (JP) tahunan dan/atau per 3 (tiga) tahun atau per 4 (empat) tahun atau dikenal dengan sistem blok

  • Struktur kurikulum SMK terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:

a. pembelajaran intrakurikuler; dan

b. projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dialokasikan sekitar 30% (tiga puluh persen) total JP per tahun

12 of 23

Mata Pelajaran

Alokasi Intra kurikuler / Th

Alokasi P5 / Th

Total JP /Th

A. Mata Pelajaran Umum

1

Pendidikan Agama & BP

90

18

108

2

Pendidikan Pancasila

90

18

72

3

Bahasa Indonesia

108

36

144

4

Pend Jasmani OR Kes

90

18

108

5

Sejarah

54

18

72

6

Seni Budaya

54

18

72

7

Muatan Lokal

72

-

72

Jumlah Kelompok Mapel (A)

450

126

576

B. Mata Pelajaran Kejuruan

1

Matematika

108

36

144

2

Bahasa Inggris

108

36

144

3

Informatika

108

36

144

4

Projek IPAS

162

54

216

5

Dasar2 Program Keahlian

432

-

432

Jumlah Kelompok Mapel (B)

918

162

1080

Jumlah (A) + (B)

1368

288

1656

Struktur Kurikulum SMK Kelas X

13 of 23

Mata Pelajaran

Alokasi Intra kurikuler / Th

Alokasi P5 / Th

Total JP /Th

A. Mata Pelajaran Umum

1

Pendidikan Agama & BP

90

18

108

2

Pendidikan Pancasila

54

18

72

3

Bahasa Indonesia

90

18

108

4

Pend Jasmani OR Kes

54

18

108

5

Sejarah

54

18

72

6

Muatan Lokal

72

-

72

Jumlah Kelompok Mapel (A)

342

90

432

B. Mata Pelajaran Kejuruan

1

Matematika

90

18

108

2

Bahasa Inggris

108

36

144

3

Mapel (Konsentrasi K)

648

-

648

4

Projek Kreatif Kewirausa

180

-

180

5

Mapel pilihan

432

-

432

Jumlah Kelompok Mapel (B)

144

54

1224

Jumlah (A) + (B)

1368

144

1656

Struktur Kurikulum SMK Kelas XI

14 of 23

  • Asumsi 1 tahun = 36 minggu, dan 1 JP = 45 menit)
  • * Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama masing- masing.
  • ** Satuan pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, dan/atau Seni Tari). Peserta didik memilih 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari).
  • *** Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun.
  • **** Proporsi JP antara aspek Ilmu Pengetahuan Alam dan aspek Ilmu Pengetahuan Sosial disesuaikan dengan kebutuhan Program Keahlian. Tabel 3. Struktur Kurikulum kelas XI SMK/MAK (Asumsi 1 tahun = 36 minggu, dan 1 JP = 45 menit) Mata Pelajaran Alok

15 of 23

PENJELASAN

,

Struktur kurikulum dibagi menjadi 2 (dua) bagian utama yaitu Kelompok Mata Pelajaran Umum (A) dan Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan (B)

Kelompok Mapel Umum (A) merupakan kelompok maple yang berfungsi membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh, sesuai dengan fase perkembangan, berkaitan dengan norma2 kehidupan

Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan (B) merupakan kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja serta ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.

Mapel Informatika berisi berbagai kompetensi untuk menunjang keterampilan berpikir kritis dan sistematis guna menyelesaikan beragam permasalahan umum

16 of 23

Mapel Projek IPAS berisi muatan tentang literasi ilmu pengetahuan alam dan sosial yang diformulasikan dalam tema-tema kehidupan yang kontekstual dan aktual.

Mapel Kejuruan yang dipelajari di kelas X merupakan mata pelajaran dasar-dasar Program Keahlian.

Pada program 3 (tiga) tahun, Mata Pelajaran Kejuruan yang dipelajari di kelas XI sampai dengan kelas XII merupakan mata pelajaran dalam konsentrasi keahlian tertentu

Pada program 4 (empat) tahun, Mata Pelajaran Kejuruan yang dipelajari di kelas XI sampai dengan kelas XIII merupakan mata pelajaran dalam konsentrasi keahlian tertentu.

17 of 23

.

.

Mata Pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan merupakan wahana pembelajaran bagi peserta didik melalui pendekatan pembelajaran berbasis projek untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis

Pada program 3 (tiga) tahun, Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan mata pelajaran yang dilaksanakan secara blok dan direncanakan pelaksanaannya di kelas XII selama 6 (enam) bulan atau 18 (delapan belas) minggu dengan asumsi 46 (empat puluh enam) JP per minggu.

Pada program 4 (empat) tahun, PKL merupakan mata pelajaran yang dilaksanakan secara blok dan direncanakan pelaksanaannya di kelas XIII selama 10 (sepuluh) bulan atau 27 (dua puluh tujuh) – 28 (dua puluh depalan) minggu dengan asumsi 46 (empat puluh enam) JP per minggu

Mapel Pilihan merupa kan maple yang dipilih siswa berdasar renjana (passion) untuk pengembangan diri, (berwirausaha, bekerja pada bidangnya, maupun melanjutkan Pendidikan). Misal : maple Bahasa Asing (selain Bahasa Inggris), Matematika, IPA, IPS, atau mata pelajaran kejuruan lain di luar konsentrasi keahliannya.

Mata pelajaran ini berisi elemen-elemen pembelajaran minimum dan dapat ditambah oleh satuan pendidikan bersama mitra dunia kerja sesuai kebutuhan dunia kerja.

18 of 23

.

.

Satuan pendidikan dan/atau pemerintah daerah dapat menambahkan muatan tambahan sesuai kebutuhan peserta didik, dunia kerja dan karakteristik satuan pendidikan dan/atau daerah secara fleksibel

Muatan pelajaran kepercayaan untuk penganut Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai layanan pendidikan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif di SMK/MAK menyediakan layanan program kebutuhan khusus sesuai kondisi peserta didik.

19 of 23

.

.

Capaian Pembelajaran

TP/ATP.

Modul Ajar

Implementasi ATP yang dikembangkan dari CP dengan Profil Pelajar Pancasila sebagai sasaran

Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap tahap perkembangan peserta didik untuk setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi yang diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran, disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju CP

20 of 23

PRINSIP PEMBELAJARAN DAN ASESMEN

Pemerintah hanya mengatur prinsip dari pembelajaran dan asesmen

Artinya, tidak ada arahan yang preskriptif atau aturan yang konkrit tentang bagaimana guru harus membuat perencana an, mengajar, dan melakukan asesmen.

pembelajaran dan asesmen dapat beragam sesuai dengan kondisi dan konteks pembelajaran di masing-masing kelas dan satuan pendidikan, namun semuanya berlandaskan pada prinsip-prinsip yang sama.

21 of 23

KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN

memuat seluruh perencanaan proses belajar yang akan diselenggarakan oleh satuan pendidikan agar satuan pendidikan memiliki pendoman pembelajaran.

Komponen dalam KOS diharapkan dapat menjadi dokumen acuan refleksi bagi semua unsur pendidikan di satuan pendidikan sehingga satuan pendidikan dapat tetap menyesuaikan dinamika perubahan dan kebutuhan siswa.

22 of 23

KEUNGGULAN KURIKULUM MERDEKA

    • Lebih sederhana dan mendalam

    • Lebih merdeka

    • Lebih relevan dan interaktif
    • Pembelajaran melalui kegiatan projek memberi kan kesempatan lebih luas kepada peserta didik utk secara aktif meng eksplorasi isu-isu aktual

Pembelajaran melalui kegiatan projek memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual

Guru mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik.

Sekolah fleksibel mengembangkan kurikulum

23 of 23

Yuli Rifiani

Pengawas SMK Prov Jateng

yulirifiani@gmail.com

081325669686