1 of 28

  • BARISAN DAN DERET

KONSEP BARISAN DAN DERET

2 of 28

Hal.: 2

Pola Barisan dan Deret Bilangan

Kompetensi Dasar :

Menerapkan konsep barisan dan deret aritmatika

Indikator :

  1. Nilai suku ke- n suatu barisan aritmatika ditentukan menggunakan rumus
  2. Jumlah n suku suatu deret aritmatika ditentukan dengan menggunakan rumus

Adaptif

3 of 28

Hal.: 3

Saat mengendarai motor, pernahkah kalian mengamati speedometer pada motor tersebut?

Pada speedometer terdapat angka-angka 0,20, 40, 60, 80, 100, dan 120 yang menunjukkan kecepatan motor saat kalian

mengendarainya. Angka-angka ini berurutan mulai dari

yang terkecil ke yang terbesar dengan pola tertentu sehingga

membentuk sebuah pola barisan

Pola Barisan dan Deret Bilangan

Adaptif

4 of 28

Hal.: 4

Bayangkan anda seorang penumpang taksi. Dia harus membayar biaya buka pintu Rp 15.000 dan argo Rp 2.500 /km.

15.000

17.500

20.000

22.500

…….

Buka pintu

1 km

2 km

3 km

4 km

Pola Barisan dan Deret Bilangan

Adaptif

5 of 28

Hal.: 5

NOTASI SIGMA

Konsep Notasi Sigma

Perhatikan jumlah 6 bilangan ganjil pertama berikut:

1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 ……….. (1)

Pada bentuk (1)

Suku ke-1 = 1 = 2.1 – 1

Suku ke-2 = 3 = 2.2 – 1

Suku ke-3 = 5 = 2.3 – 1

Suku ke-4 = 7 = 2.4 – 1

Suku ke-5 = 9 = 2.5 – 1

Suku ke-6 = 11 = 2.6 – 1

Secara umum suku ke-k pada (1) dapat dinyatakan

dalam bentuk 2k – 1, k { 1, 2, 3, 4, 5, 6 }

Adaptif

6 of 28

Hal.: 6

NOTASI SIGMA

Dengan notasi sigma bentuk penjumlahan (1) dapat

ditulis :

Adaptif

7 of 28

Hal.: 7

Bentuk

dibaca “sigma 2k – 1 dari k =1 sampai dengan 6” atau “jumlah 2k – 1 untuk k = 1 sd k = 6”

1 disebut batas bawah dan

6 disebut batas atas,

k dinamakan indeks

(ada yang menyebut variabel)

NOTASI SIGMA

Adaptif

8 of 28

Hal.: 8

NOTASI SIGMA

Secara umum

Adaptif

9 of 28

Hal.: 9

Nyatakan dalam bentuk sigma

1. a + a2b + a3b2 + a4b3 + … + a10b9

Contoh:

Hitung nilai dari:

NOTASI SIGMA

Adaptif

10 of 28

Hal.: 10

NOTASI SIGMA

2. (a + b)n =

Adaptif

11 of 28

Hal.: 11

Sifat-sifat Notasi Sigma :

, Untuk setiap bilangan bulat a, b dan n

NOTASI SIGMA

Adaptif

12 of 28

Hal.: 12

NOTASI SIGMA

Contoh1:

Tunjukkan bahwa

Jawab :

Adaptif

13 of 28

Hal.: 13

NOTASI SIGMA

Hitung nilai dari

Contoh 2 :

Jawab:

= 6 (12 +22 + 32 + 42 + 52 + 62)

= 6 (1 + 4 + 9 + 16 + 25 + 36)

= 6.91 = 546

Adaptif

14 of 28

Hal.: 14

BARISAN DAN DERET ARITMATIKA

  • Bilangan-bilangan berurutan seperti pada speedometer memiliki selisih yang sama untuk setiap dua suku berurutannya sehingga membentuk suatu barisan bilangan

  • Barisan Aritmatika adalah suatu barisan dengan selisih (beda)

dua suku yang berurutan selalu tetap

Bentuk Umum :

U1, U2, U3, …., Un

a, a + b, a + 2b,…., a + (n-1)b

Pada barisan aritmatika,berlaku Un – Un-1 = b sehingga Un = Un-1 + b

Adaptif

15 of 28

Hal.: 15

BARISAN DAN DERET ARITMATIKA

Adaptif

16 of 28

Hal.: 16

BARISAN DAN DERET ARITMATIKA

Adaptif

17 of 28

Hal.: 17

BARISAN DAN DERET ARITMATIKA

Adaptif

18 of 28

Hal.: 18

Barisan geometri adalah suatu barisan dengan pembanding (rasio) antara dua suku yang berurutan selalu tetap.

Ada selembar kertas biru, akan dipotong-potong menjadi dua bagian.

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

19 of 28

Hal.: 19

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

20 of 28

Hal.: 20

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

21 of 28

Hal.: 21

Suku ke-n barisan Geometri adalah :

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

22 of 28

Hal.: 22

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Hubungan suku-suku barisan geometri

Seperti dalam barisan Aritmatika hubungan antara suku yang satu dan suku yang lain dalam barisan geometri dapat dijelaskan sebagai berikut:

Ambil U12 sebagai contoh :

U12 = a.r11

U12 = a.r9.r2 = U10. r2

U12 = a.r8.r3 = U9. r3

U12 = a.r4.r7 = U5. r7

U12 = a.r3.r8 = U4.r8

Secara umum dapat dirumuskan bahwa :

Un = Uk. rn-k

Adaptif

23 of 28

Hal.: 23

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

24 of 28

Hal.: 24

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

25 of 28

Hal.: 25

Deret geometi tak hingga adalah deret geometri yang banyak suku-sukunya tak hingga.

Jika deret geometri tak hingga dengan -1 < r < 1 , maka jumlah deret geometri tak hingga tersebut mempunyai limit jumlah (konvergen).

Untuk n = ∞ , rn mendekati 0

Sehingga S =

Dengan S = Jumlah deret geometri tak hingga

a = Suku pertama

r = rasio

Jika r < -1 atau r > 1 , maka deret geometri tak hingganya akan divergen, yaitu jumlah suku-sukunya tidak terbatas

Deret Geometri tak hingga

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Adaptif

26 of 28

Hal.: 26

1. Hitung jumlah deret geometri tak hingga : 18 + 6 + 2 + … . .

Contoh :

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Jawab :

a = 18 ;

Adaptif

27 of 28

Hal.: 27

2. Sebuah bola elastis dijatuhkan dari ketinggian 2m. Setiap kali memantul dari lantai, bola mencapai ketinggian ¾ dari ketinggian sebelumnya. Berapakah panjang lintasan yang dilalui bola hingga berhenti ?

BARISAN DAN DERET GEOMETRI

Lihat gambar di samping!Bola dijatuhkan dari A, maka AB dilalui satu kali, selanjutnya CD, EF dan seterusnya dilalui dua kali. Lintasannya membentuk deret geometri dengan a = 3 dan r = ¾ Panjang lintasan = 2 S - a

= 14

Jadi panjang lintasan yang dilalui bola adalah14 m

Adaptif

28 of 28

Hal.: 28

  • TERIMA KASIH

Adaptif