1 of 29

Kompetensi Dasar : Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika litosfer

Materi : Tenaga Endogen ( Vulkanisme )

Oleh : Dwi Ninayaroh

2 of 29

Jalur Gempa Dan Gunung Api Dunia

3 of 29

Vulkanisme adalah peristiwa penerobosan magma atau keluarnya magma dari dalam perut bumi ke permukaan bumi, atau segala sesuatu yang berhubungan dengan magma.

Peristiwa naiknya magma karena memiliki suhu yang tinggi dan mengandung gas – gas yang memiliki cukup energi untuk mendorong batuan di atasnya.

Pengertian Vulkanisme

4 of 29

Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi di sebut lava.

Magma

Lava

batuan ekstrusi�

batuan intrusi��

5 of 29

Yaitu peristiwa menyusupnya magma di antara lapisan batu – batuan tetapi tidak dapat mencapai permukaan bumi.

Bentuk – bentuk Intrusi antara lain :

  • Batolit
  • Lakolit
  • Sill
  • Intrusi Korok / Gang
  • Apofisa
  • Diaterma

INTRUSI / PLUTONISME

6 of 29

BENTUK – BENTUK INTRUSI

7 of 29

Merupakan peristiwa menyusupnya magma hingga keluar sampai permukaan bumi ( gunung meletus )

Berdasarkan sifat erupsi, dibedakan menjadi 2 :

EKSTRUSI / ERUPSI

Erupsi Eksplosif

Erupsi Effusif

8 of 29

Yaitu peristiwa keluarnya magma dengan cara terlempar ke udara dengan letusan yang sangat kuat.

Bahan yang dikeluarkan disebut eflata / piroklastik.

Jenis erupsi ini menghasilkan bentuk vulkan maar / kaldera

ERUPSI EKSPLOSIF

9 of 29

Contoh Erupsi Eksplosif

10 of 29

yaitu bahan yang tercampak berasal dari magma itu sendiri ( bom, lapili, abu vulkan, sand, batu apung )

MACAM – MACAM ERUPSI EKSPLOSIF

Eflata Alogen

Eflata Autogen

yaitu bahan yang tercampak berasal dari kulit bumi yang ada di sekitar kawah atau kapundan gunung api

11 of 29

Yaitu keluarnya magma dengan cara meleleh sehingga terbentuklah lapisan – lapisan ( tidak menimbulkan ledakan / letusan )

Bahan yang dikeluarkan di sebut lava / rheumatis.

Jenis erupsi ini akan menghasilkan bentuk vulkan perisai atau tameng. Jenis vulkan ini banyak terdapat di kepulauan hawai. contoh gunung Monaloa, dan Gunung Kalauea.

ERUPSI EFFUSIF

12 of 29

Contoh Erupsi Effusif

13 of 29

Beberapa Gunung Api Hasil Erupsi

  1. Bentuk Kerucut / Strato

14 of 29

Contoh Gunung Merapi

15 of 29

2. Bentuk Maar / Kawah Gunung Api

16 of 29

3. Bentuk kaldera / kapundan gunung api

17 of 29

4. Bentuk perisai / Tameng

18 of 29

1. Eflata / benda padat

Teridiri dari = Bom, Slenk, Lapili, Sand, AS, batu apung

2. Benda Cair

Terdiri dari = lava panas, lahar dingin, air panas

3. Exhalasi / Benda Gas

Terdiri dari = mofet, solfatar, fumarol, gas asam hidroklorida, gas khlor dan flour, asap dan gas lainnya.

Material – Material Hasil Letusan Gunung Api

19 of 29

1. Erupsi Sentral

Yaitu apabila gunung api meletus melalui satu lubang kapundan

2. Erupsi Linear

Yaitu apabila suatu gunung api meletus melalui suatu patahan yg kemudian membentuk kerucut – kerucut kecil dengan kepundan2nya sepanjang kurang lebih 30 km

3. Erupsi Areal

Yaitu gunung api meletus meliputi daerah yg sangat luas sekali kurang lebih 10.000 km persegi.

Menurut caranya, vulkan dibedakan menjadi 3

20 of 29

  1. Lokasi sarang magma di dalam bumi
  2. Jenis magma
  3. Tinggi rendahnya temperatur / suhu
  4. Struktur mineral pembentuk magma

Faktor yang mempengaruhi tingkat kekuatan gunung api meletus :

21 of 29

Kesimpulan

FAKTOR

EKSPLOSIF

EFFUSIF

Sarang Magma

Dalam

Dangkal

Jenis Magma

Kental

Cair

Suhu

Tinggi

Rendah

Struktur Magma

Basa

Asam

22 of 29

7 tipe letusan gunung api

  1. Tipe Hawai
  2. Tipe Stromboli
  3. Tipe Vulkano
  4. Tipe Merapi
  5. Tipe Sint Vincent
  6. Tipe Pelle
  7. Tipe Perret

23 of 29

TIPE LETUSAN GUNUNGAPI

24 of 29

  1. Suhu di sekitar kawah naik
  2. Sumber – sumber air di sekitar gunung kering
  3. Sering terasa adanya gempa vulkanik
  4. Banyak binatang turun gunung dan mencari tempat lain
  5. Sering terdengar suara gemuruh dari dalam gunung tersebut

Tanda – tanda Gunung Api Akan Meletus (Gejala Pravulkanik) :

25 of 29

Pengertian Gejala Post Vulkanis

Setelah gunung api meletus, biasanya terdapat masa istirahat atau mati, namun kadang – kadang masih ada gejala yang menunjukkan sisa aktivitas vulkanisme. Gejala tersebut dinamakan post vulkanik.

26 of 29

  1. Ekshalasi Gas, yaitu keluarnya gas dari dalam bumi seperti mofet, solfatar, fumarol
  2. Geotermal / panas bumi, yaitu keluarnya sumber ar panas
  3. Geyser, yaitu air panas yang keluar secara periodik ( berkala ). Ada yang memancar setiap jam, satu hari, sampai satu minggu
  4. Adanya sumber mineral ( makdani ) yang mengandung zat belerang. Dipakai untuk pengobatan

Gejala – Gejala Post Vulkanik :

27 of 29

Keuntungan Gunung Meletus

  1. Sumber mineral seperti timah ( jalur riau – bangka – belitung ), tembaga, gamping, belerang dan batu apung.
  2. Daerah tangkapan hujan / mendatangkan hujan
  3. Daerah pertanian yang subur karena semburan abu vulkanik
  4. Memperbanyak jenis tanaman budi daya ( tanaman perkebunan ) karna adanya bermacam – macam zona tumbuh – tumbuhan
  5. Daerah obyek wisata
  6. Sumber energi ( jalur gunung api akan menghasilkan tenaga panas bumi yg dapat diubah menjadi tenaga listrik.

28 of 29

Pada waktu gunung meletus puluhan ribu manusia dan ternak banyak yang menjadi korban

Gas beracun yang dikeluarkan dari gunung api sangat membahaya kan bagi manusia

Awan panas yang di keluarkan gunung api dapat menewaskan makhluk dan tumbuh-tumbuhan

Lahar dingin dan panas dapat merusak daerah yang dilaluinya

Bom lapili dan pasir vulkanik dapat merusak rumah, jembatan, dan daerah pertanian

Abu vulkanik yang bertaburan diangkasa dapat mengganggu penerba ngan

29 of 29

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

☺☺☺☺