Kompetensi Dasar : Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika litosfer
Materi : Tenaga Endogen ( Vulkanisme )
Oleh : Dwi Ninayaroh
Jalur Gempa Dan Gunung Api Dunia
Vulkanisme adalah peristiwa penerobosan magma atau keluarnya magma dari dalam perut bumi ke permukaan bumi, atau segala sesuatu yang berhubungan dengan magma.
Peristiwa naiknya magma karena memiliki suhu yang tinggi dan mengandung gas – gas yang memiliki cukup energi untuk mendorong batuan di atasnya.
Pengertian Vulkanisme
Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi di sebut lava.
Magma
Lava
batuan ekstrusi�
batuan intrusi��
Yaitu peristiwa menyusupnya magma di antara lapisan batu – batuan tetapi tidak dapat mencapai permukaan bumi.
Bentuk – bentuk Intrusi antara lain :
INTRUSI / PLUTONISME
BENTUK – BENTUK INTRUSI
Merupakan peristiwa menyusupnya magma hingga keluar sampai permukaan bumi ( gunung meletus )
Berdasarkan sifat erupsi, dibedakan menjadi 2 :
EKSTRUSI / ERUPSI
Erupsi Eksplosif
Erupsi Effusif
Yaitu peristiwa keluarnya magma dengan cara terlempar ke udara dengan letusan yang sangat kuat.
Bahan yang dikeluarkan disebut eflata / piroklastik.
Jenis erupsi ini menghasilkan bentuk vulkan maar / kaldera
ERUPSI EKSPLOSIF
Contoh Erupsi Eksplosif
yaitu bahan yang tercampak berasal dari magma itu sendiri ( bom, lapili, abu vulkan, sand, batu apung )
MACAM – MACAM ERUPSI EKSPLOSIF
Eflata Alogen
Eflata Autogen
yaitu bahan yang tercampak berasal dari kulit bumi yang ada di sekitar kawah atau kapundan gunung api
Yaitu keluarnya magma dengan cara meleleh sehingga terbentuklah lapisan – lapisan ( tidak menimbulkan ledakan / letusan )
Bahan yang dikeluarkan di sebut lava / rheumatis.
Jenis erupsi ini akan menghasilkan bentuk vulkan perisai atau tameng. Jenis vulkan ini banyak terdapat di kepulauan hawai. contoh gunung Monaloa, dan Gunung Kalauea.
ERUPSI EFFUSIF
Contoh Erupsi Effusif
Beberapa Gunung Api Hasil Erupsi
Contoh Gunung Merapi
2. Bentuk Maar / Kawah Gunung Api
3. Bentuk kaldera / kapundan gunung api
4. Bentuk perisai / Tameng
1. Eflata / benda padat
Teridiri dari = Bom, Slenk, Lapili, Sand, AS, batu apung
2. Benda Cair
Terdiri dari = lava panas, lahar dingin, air panas
3. Exhalasi / Benda Gas
Terdiri dari = mofet, solfatar, fumarol, gas asam hidroklorida, gas khlor dan flour, asap dan gas lainnya.
Material – Material Hasil Letusan Gunung Api
1. Erupsi Sentral
Yaitu apabila gunung api meletus melalui satu lubang kapundan
2. Erupsi Linear
Yaitu apabila suatu gunung api meletus melalui suatu patahan yg kemudian membentuk kerucut – kerucut kecil dengan kepundan2nya sepanjang kurang lebih 30 km
3. Erupsi Areal
Yaitu gunung api meletus meliputi daerah yg sangat luas sekali kurang lebih 10.000 km persegi.
Menurut caranya, vulkan dibedakan menjadi 3
Faktor yang mempengaruhi tingkat kekuatan gunung api meletus :
Kesimpulan
FAKTOR | EKSPLOSIF | EFFUSIF |
Sarang Magma | Dalam | Dangkal |
Jenis Magma | Kental | Cair |
Suhu | Tinggi | Rendah |
Struktur Magma | Basa | Asam |
7 tipe letusan gunung api
TIPE LETUSAN GUNUNGAPI
Tanda – tanda Gunung Api Akan Meletus (Gejala Pravulkanik) :
Pengertian Gejala Post Vulkanis
Setelah gunung api meletus, biasanya terdapat masa istirahat atau mati, namun kadang – kadang masih ada gejala yang menunjukkan sisa aktivitas vulkanisme. Gejala tersebut dinamakan post vulkanik.
Gejala – Gejala Post Vulkanik :
Keuntungan Gunung Meletus
Pada waktu gunung meletus puluhan ribu manusia dan ternak banyak yang menjadi korban
Gas beracun yang dikeluarkan dari gunung api sangat membahaya kan bagi manusia
Awan panas yang di keluarkan gunung api dapat menewaskan makhluk dan tumbuh-tumbuhan
Lahar dingin dan panas dapat merusak daerah yang dilaluinya
Bom lapili dan pasir vulkanik dapat merusak rumah, jembatan, dan daerah pertanian
Abu vulkanik yang bertaburan diangkasa dapat mengganggu penerba ngan
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
☺☺☺☺