BAB 5
DINAMIKA KEPENDUDUKAN DI INDONESIA UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN
Penduduk Indonesia adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan, tetapi bertujuan untuk menetap.
Sumber: commons.wikimedia.org
1. Dinamika Penduduk
Dinamika penduduk dapat dilihat dari besarnya pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk merupakan keseimbangan dinamis faktor-faktor yang menambah jumlah penduduk dengan faktor-faktor yang mengurangi jumlah penduduk.
Migrasi
Faktor nonalami
Sumber: commons.wikimedia.org
Faktor alami
Kelahiran
Kematian
Sumber:pixabay.com
Sumber:pixabay.com
Beberapa faktor yang mendukung
kelahiran (pronatalitas):
Angka kelahiran merupakan angka yang menggambarkan jumlah kelahiran hidup dalam suatu wilayah pada periode tahun tertentu.
Sumber:commons.wikimedia.org
Angka kelahiran (natalitas)
Pernikahan pada usia muda
Tingkat kesehatan
Asumsi bahwa banyak anak berarti banyak rezeki
Kebutuhan tenaga kerja, khususnya di daerah agraris tradisional
Kurangnya informasi tentang pentingnya program Keluarga Berencana
Beberapa faktor yang menghambat
kelahiran (antinatalitas):
Angka kelahiran dapat diklasifikasikan atas angka kelahiran kasar (crude birth rate/CBR), angka kelahiran umum (general fertility rate/GFR), dan angka kelahiran menurut kelompok usia (age specific birth rate/ASBR).
Sumber:commons.wikimedia.org
Pelaksanaan program keluarga berencana
Asumsi bahwa anak sebagai beban keluarga
Pembatasan tunjangan anak dari tempat kerja orang tua
Penundaan usia pernikahan
Angka kelahiran umum (GFR) menunjukkan jumlah bayi yang lahir hidup dari setiap seribu penduduk wanita yang berusia reproduktif (15-49 tahun atau 15-44 tahun) dalam periode tahun tertentu.
Keterangan:
Angka kelahiran umum
Angka kelahiran kasar (CBR) adalah banyaknya kelahiran dalam satu tahun tertentu per seribu penduduk pada pertengahan tahun yang sama.
Keterangan:
Angka kelahiran kasar
Angka kelahiran menurut kelompok usia (ASBR) menunjukkan banyaknya kelahiran dari wanita pada suatu kelompok pada suatu tahun tertentu.
Keterangan:
Angka kelahiran menurut kelompok usia
Beberapa faktor yang mendukung peningkatan angka kematian (promortalitas):
Angka kematian (mortalitas) menunjukkan jumlah kematian per seribu penduduk dalam periode tahun tertentu.
Sumber:commons.wikimedia.org
Rendahnya kesadaran akan pentingnya kesehatan
Kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai
Kecelakaan lalu lintas
Bencana alam
Peperangan
Angka kematian (mortalitas)
Beberapa faktor yang menghambat peningkatan angka kematian (antimortalitas):
Angka kematian antara lain dapat diklasifikasikan atas angka kematian kasar atau crude death rate (CDR) dan angka kematian menurut kelompok umur atau age specific death rate (ASDR).
Sumber:commons.wikimedia.org
Tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan
Fasilitas kesehatan yang memadai
Lingkungan yang bersih dan teratur
Ajaran agama yang melarang bunuh diri
Angka kematian kasar atau crude death rate (CDR) menunjukkan jumlah kematian dari setiap seribu orang penduduk pada periode tahun tertentu.
Keterangan:
Angka kematian kasar
Angka kematian menurut kelompok umur atau age specific death rate (ASDR) menunjukkan jumlah penduduk yang meninggal dunia yang terjadi pada kelompok umur tertentu dari seribu penduduk kelompok umur tersebut dalam periode tahun tertentu.
Keterangan:
Angka kematian menurut kelompok umur
Angka migrasi terbagi menjadi:
Migrasi adalah perpindahan penduduk yang bersifat menetap dari satu tempat ke tempat lain melampaui batas administrasi suatu wilayah.
Sumber:commons.wikimedia.org
Migrasi
Angka migrasi masuk
Angka migrasi keluar
Angka migrasi neto
Angka migrasi bruto
Pertumbuhan penduduk total menggambarkan besarnya pertumbuhan penduduk suatu wilayah selama periode tahun tertentu dengan memperhatikan faktor kelahiran, kematian, dan migrasi.
Keterangan:
Menghitung pertumbuhan penduduk
Proyeksi penduduk adalah perhitungan (perkiraan) jumlah penduduk pada waktu mendatang berdasarkan jumlah penduduk pada tahun nol (0) atau dasar dengan interval waktu yang telah ditentukan.
Keterangan:
atau tahun dasar
Proyeksi Penduduk
TERIMA KASIH
B. CARA MENGHITUNG
NATALITAS, MORTALITAS & MIGRASI PENDUDUK
DI INDONESIA
DINAMIKA KEPENDUDUKAN
1. CBR (Crude Birth Rate/Angka Kelahiran Kasar).
MENGHITUNG NATALITAS (ANGKA KELAHIRAN)
Contoh Soal :
Penduduk Kota X sebanyak 600.000 jiwa. Jika selama 1 tahun terdapat 12.500 bayi yang lahir, hitunglah angka kelahiran kasar (CBR) kota X !
Jawab:
B = 12.500
P = 600.000
CBR = … ???
CBR
=
B
P
X
1.000
=
12.500
600.000
X
1.000
=
20,83
Artinya : Setiap 1000 penduduk kota X selama 1 tahun terdapat 20, 83 bayi yang lahir.
; angka yang menunjukkan banyaknya bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk.
Contoh Soal :
Penduduk Kota X sebanyak 600.000 jiwa dan penduduk wanita usia 25-30 tahun sebanyak 42.000 jiwa. Selama 1 tahun terdapat 12.500 bayi yang lahir, 4.250 diantarnya dilahirkan oleh wanita usia 25-30 tahun. Hitunglah angka kelahiran khusus (ASBR/ASFR) kota X !
Jawab:
Bx = 4.250
Px = 42.000
ASBR = … ???
ASBR
=
Bx
Px
X
1.000
=
4.250
42.000
X
1.000
=
103,66
Artinya : Setiap 1000 wanita usia 25-30 th di kota X selama 1 thn terdapat 103,66 bayi yang lahir.
2. ASBR (Age Specific Birth Rate/Angka Kelahiran Khusus)
ASBR
=
BX
X
1.000
PX
Bx = Jumlah bayi lahir dari wanita usia tertentu
Px = jumlah penduduk wanita usia tertentu
1000 = konstanta
adalah angka yang menunjukkan jumlah bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk wanita usia tertentu.
1. CDR (Crude Death Rate/Angka Kematian Kasar).
MENGHITUNG MORTALITAS (ANGKA KEMATIAN)
Contoh Soal :
Penduduk Kota Semarang tahun 2020 sebanyak 1.680.000 jiwa. Jika di tahun tersebut yang meninggal dunia 8.770 jiwa, hitunglah angka kematian kasar (CDR) kota !
Jawab:
D = 8.770
P = 1.680.000
CDR = … ???
CDR
=
D
P
X
1.000
=
8.770
1.680.000
X
1.000
=
5,22
Artinya : Setiap 1000 penduduk Kota Smg selama 2020 terdapat 5,22 jiwa yang meninggal.
D = Jumlah penduduk meninggal
P = jumlah penduduk di tahun tersebut
1000 = konstanta
; angka yang menunjukkan banyaknya penduduk yang meninggal dari setiap 1000 penduduk.
Contoh Soal :
Jawab:
Dx = 1.850
Px = 61.000
ASDR = … ???
ASDR
=
Dx
Px
X
1.000
=
1.850
61.000
X
1.000
=
30,32
Artinya : Setiap 1000 penduduk uisa 60-64 th di Kota Smg tahun 2020 terdapat 30,32 jiwa meninggal.
2. ASDR (Age Specific Death Rate/Angka Kematian Khusus)
ASDR
=
DX
X
1.000
PX
Dx = Jumlah penduduk meninggal usia tertentu
Px = jumlah penduduk uisa tertentu
1000 = konstanta
Penduduk Kota Semarang tahun 2020 sebanyak 1.680.000 jiwa. Dan penduduk usia 60-64 tahun sebanyak 61.000 jiwa. Jika di tahun tersebut yang meninggal dunia 8.770 jiwa, dan 1.850 diantaranya usia 60-64 tahun, hitunglah angka kematian khusus (ASDR) Kota Semarang di tahun 2020 !
; angka yang menunjukkan banyaknya penduduk yang meninggal dari setiap 1000 penduduk usia tertentu.
Contoh Soal :
Jawab:
Jumlah kelahiran hidup = 60.000
IMR = … ???
=
4.400
60.000
X
1.000
=
73,33
Artinya : Setiap 1000 kelahiran hidup di Negara Z terdapat 73,33 bayi meninggal.
3. IMR (Infant Mortality Rate/Angka Kematian Bayi).
IMR
=
Jumlah Kematian Bayi < usia 1 tahun
X
1.000
Jumlah kelahiran bayi hidup
Berdasarkan data di Dinas Kesehatan, jumlah bayi yang meninggal di Negara Z tahun 2020 sebanyak 4.400 bayi, dan jumlah kelahiran hidup sebanyak 60.000 bayi.
Hitunglah angka kematian bayi di Kota Z !
Jumlah Kematian Bayi < 1 th = 4.400
; angka yang menunjukkan banyaknya bayi yang meninggal dari setiap 1000 bayi lahir hidup.
1. Mi (Migration In) ; angka yang menunjukkan jumlah penduduk masuk (imigrasi) setiap 1000 penduduk
MENGHITUNG ANGKA MIGRASI PENDUDUK
Contoh Soal :
Penduduk Negara S adalah 5.800.000 jiwa. Selama tahun 2020 terdapat imigrasi 18.300 jiwa. Hitunglah angka Mi !
Jawab:
I = 18.300
P = 5.800.000
Mi = … ???
Mi
=
I
P
X
1.000
=
18.300
5.800.000
X
1.000
=
3,16
Artinya : Setiap 1000 penduduk Negara S selama tahun 2020 terdapat 3,16 migrasi masuk..
Mi
=
I
X
1.000
P
Mi = Angka Migrasi masuk/imigrasi
I = Jumlah penduduk masuk/imigrasi
P = Jumlah penduduk
1000 = Konstanta
2. Mo (Migration Out) ; angka yang menunjukan jumlah penduduk keluar (emigrasi) tiap 1000 penduduk.
Contoh Soal :
Penduduk Negara S adalah 5.800.000 jiwa. Selama tahun 2020 terdapat emigrasi 11.100 jiwa. Hitunglah angka Mo !
Jawab:
O = 11.100
P = 5.800.000
Mo = … ???
Mo
=
O
P
X
1.000
=
11.100
5.800.000
X
1.000
=
1,91
Artinya : Setiap 1000 penduduk Negara S selama tahun 2020 terdapat 1,91 migrasi keluar..
Mo
=
O
X
1.000
P
Mo = Angka Migrasi keluar/emigrasi
O = Jumlah penduduk keluar/emigrasi
P = Jumlah penduduk
1000 = Konstanta
TERIMA KASIH
DI INDONESIA
DINAMIKA KEPENDUDUKAN
C. SUMBER DATA KEPENDUDUKAN
Pengertian Sumber Data penduduk
Sumber data penduduk ; adalah data statistik yang dikeluarkan oleh instansi resmi, baik pemerintahan maupun swasta, yang berupa angka, grafik, table, serta data visual dan digital.
Di Indonesia badan resminya adalah BPS (Badan Pusat Statistik).
Sumber Data penduduk Indonesia
Menurut sumber datanya ada 2 :
Menurut cara & waktu pengambilan datanya di bagi 3 ;
Sensus Penduduk
Sensus penduduk menurut PBB adalah keseluruhan proses mengumpulkan, menghimpun, menyusun, dan menerbitkan data demografi serta ekonomi dan sosial yang menyangkut semua orang pada waktu tertentu
Pelaksana BPS (Badan Pusat Statistik).
Tujuan sensus penduduk :
Macam-macam Sensus Penduduk
Menurut tempat tinggal penduduk :
Keunggulan
Kelemahan :
2. Sensus De facto : adalah penghitungan penduduk yang dikenakan kepada setiap orang-orang yang pada saat pencacahan berada di wilayah sensus.
Keunggulan :
Kelemahan :
Menurut metode/Teknik pengisihan data penduduk :
2. Canvaster : adalah sensus penduduk yang teknik pengambilan datanya diisi oleh petugas sensus.
Pada masyarakat perkotaan, Pendidikan tinggi, orang yang sibuk. Keuntungannya petugas waktunya lebih cepat. Kekurangannya data bisa salah/ tidak asli.
Pada masyarakat pedesaan/pelosok, Pendidikan rendah. Kelebihannya datanya benar/rinci, kelemahannya membutuhkan waktu yang lama.
Pelaksanaan Sensus Penduduk Indonesia
Pada jaman Belanda sudah 10 kali sensus penduduk. Yg pertama 1815. namun pelaksanaannya yang baik hanya 3 kali :
Sensus Penduduk setelah Indonesia merdeka (BPS):
Negara Berpenduduk Terbesar Dunia Tahun 2020 menurut PBB :
1 | Tiongkok | 1.407.080.000 | 15 Des 2020 | 18.30% | |
2 | India | 1.369.690.000 | 15 Des 2020 | 17.80% | |
3 | Amerika Serikat | 334.720.000 | 15 Des 2020 | 4.36% | |
4 | Indonesia | 268.583.016 | 30 Juni 2020 | 3.49% | |
5 | Pakistan | 221.971.000 | 15 Des 2020 | 2.89% | |
6 | Brazil | 214.108.000 | 15 Des 2020 | 2.79% | |
7 | Nigeria | 193.392.517 | 1 Juli 2016 | 2.52% | |
8 | Bangladesh | 169.818.000 | 15 Des 2020 | 2.21% | |
9 | Rusia | 146.877.088 | 1 Jan 2018 | 1.91% | |
10 | Meksiko | 126.577.691 | 1 Jan 2019 | 1.65% | |
id.wikipedia.org/wiki
Registrasi Penduduk
Registrasi penduduk adalah kegiatan pencacatan data penduduk harian yang dilakukan di kantor kelurahan/desa meliputi kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, dan perpindahan penduduk.
Tujuan registrasi adalah untuk mendapatkan data terbaru penduduk, dan di proses pada pemerintah lebih tinggi untuk perencanaan lebih lanjut.
Kelemahan :
Survei Penduduk
Adalah pendataan penduduk yang dilakukan oleh badan/instansi tertentu pada waktu tertentu dengan tujuan tertentu. Pada umumnya, survei penduduk dilakukan dengan sistem sampel atau dalam bentuk studi kasus.
Contohnya :
Kelebihan Survei Penduduk
Kelemahan Survei
TERIMA KASIH
DI INDONESIA
DINAMIKA KEPENDUDUKAN
D. PROYEKSI PENDUDUK
adalah perhitungan secara ilmiah untuk menggambarkan keadaan penduduk di masa yang akan datang, berdasarkan angka kelahiran, kematian dan migrasi.
Pengertian Proyeksi Penduduk :
Data yang dipakai : sensus penduduk dan supas (survai antar sensus).
Manfaat proyeksi Penduduk :
‘r = 2,5 %
Rumus-rumus proyeksi penduduk :
1. Aritmatika
Pt = Jumlah penduduk tahun ke t (yg dicari)�Po = Jumlah penduduk tahun ke 0 (awal)�r = Laju pertumbuhan penduduk (%/th)�t = Rentang waktu antara Po dan Pt (tahun)
Contoh Soal :
Penduduk Kota Makasar tahun 2020 adalah 1.600.000 jiwa. Angka pertumbuhan pendudukannya adalah 2,5 %. Berapakah penduduk makasar tahun 2025 ?
Jawab:
Po = 1.600.000
Pt = … ???
Pt
=
Po
(1 + r.t)
=
t = 5
1.600.000
2,5 % .
1
(
+
)
5
=
1.600.000
0,025
1
(
+
5
x
)
=
1.600.000
0,125
1
(
+
)
=
1.600.000
1,125
X
=
1.800.000 jiwa.
Jadi penduduk Makasar tahun 2025 diprediksi sebesar 1.800.000 jiwa.
2. Geometrik
Pt = Jumlah penduduk tahun ke t (yg dicari)�Po = Jumlah penduduk tahun ke 0 (awal)�r = Laju pertumbuhan penduduk (%/th)�t = Rentang waktu antara Po dan Pt (tahun)
Contoh Soal :
Penduduk Kota Palembang tahun 2020 adalah 1.700.000 jiwa. Angka pertumbuhan pendudukannya adalah 2,3 %. Berapakah penduduk Palembang tahun 2025 ?
Jawab:
Po = 1.700.000
‘r = 2,3 %
Pt = … ???
Pt
=
Po
(1 + r)
=
t = 5
1.700.000
2,3 %
1
(
+
5
)
=
1.700.000
0,023
1
(
+
5
)
=
1.700.000
1,023
(
)
5
=
1.700.000
1,1204130
X
=
1.904.702 jiwa.
Jadi penduduk Makasar tahun 2025 diprediksi sebesar 1.904.702 jiwa.
t
3. Eksponensial
Pt = Jumlah penduduk tahun yg dicari�Po = Jumlah penduduk tahun awal.
‘e = 2,71828128 (eksponensial/konstanta)�r = Laju pertumbuhan penduduk (%/th)�t = jangka waktu antara Po dan Pt (tahun)
Contoh Soal :
Penduduk Propinsi Jawa Tengah tahun 2020 adalah 36.500.000 jiwa, jika pertumbuhan pendudukannya adalah 0,7 %. Berapakah penduduk Jawa Tengah tahun 2024 ?
Jawab:
Po = 36.500.000
‘r = 0,7 %
Pt = … ???
Pt
=
Po . e
=
t = 4
36.500.000
4
2,71828128
X
0,7 % .
rt
‘e = 2,71828128
=
36.500.000
4
2,71828128
X
0,007X
=
36.500.000
2,71828128
X
0,028
=
36.500.000
2,71828128
X
28 /1000
=
36.500.000
2,71828128
X
7 /250
=
36.500.000
1,0283927
X
=
37.536.442 jiwa.
Penduduk Jateng th 2024 diprediksi 37.536.333 jiwa.
Perkembangan penduduk dunia
Berbagai bencana gunung meletus, suhu ekstrim membuat penduduk bumi tidak banyak berkembang.
2. Era Negara Kota (4.500 SM–0 M) penduduk dunia mulai berkembang. Dan pada tahun 0 M 190 juta.
Perkembangan peradaban manusia telah mendorong bertambahnya penduduk.
Perkembangan penduduk dunia
4. Era Modern/global (1.500 M – sekarang) pertumbuhan penduduk dunia sangat cepat. Mencapai 1 milyar (tahun 1804 M), 2 milyar (1927), 4 milyar ( 1974), dan tahun 2020 ini mencapai 7,7 milyar jiwa
3. Era Kerajaan ( 1 – 1.500 M). Pada abad pertengahan ini penduduk dunia lebih berkembang dari sebelumnya, dan mencapai 425 juta menjelang revolusi industri.
Grafik Perkembangan penduduk dunia
Mengapa setelah revolusi Industri pertumbuhan penduduk dunia sangat cepat …..????
Puncak dari perkembangan penduduk dunia adalah terjadinya “Ledakan penduduk” (population explotions), yaitu pertumbuhan penduduk yg terjadi secara cepat & tiba-tiba.
Ledakan penduduk dunia terjadi tahun 1900-an, & di Indonesia terjadi tahun 1950/1960 an.
Population explotions (ledakan penduduk)
Dampak ledakan penduduk dunia:
Cara Mengatasi Ledakan Penduduk
Proyeksi Penduduk Indonesia :
Berdasarkan jumlah penduduk Indonesia th 2020 sebanyak 269,6 juta jiwa, maka pemerintah membuat proyeksi tahun 2045 sebesar 319 juta jiwa.
TERIMA KASIH
E. MOBILITAS PENDUDUK DAN TENAGA KERJA
Mobilitas penduduk merupakan pergerakan penduduk dari satu daerah ke daerah lain, baik untuk sementara maupun untuk jangka waktu yang lama atau menetap secara permanen. Mobilitas seperti ini disebut mobilitas fisik.
Sumber:commons.wikimedia.org
1. Mobilitas Penduduk
Ada dua jenis mobilitas fisik. Kedua jenis mobilitas itu adalah mobilitas permanen dan mobilitas nonpermanen.
Mobilitas permanen disebut juga migrasi. Mobilitas permanen adalah perpindahan penduduk untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif atau batas politik/negara. Mobilitas permanen dapat dikelompokkan atas mobilitas internal dan mobilitas eksternal.
Sumber:commons.wikimedia.org
A. MOBILITAS PERMANEN
Mobilitas internal adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lainnya dalam satu negara. Bentuk-bentuk mobilitas internal antara lain sebagai berikut.
Sumber:commons.wikimedia.org
Urbanisasi
Ruralisasi
Transmigrasi
Mobilitas eksternal, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Bentuk-bentuk mobilitas eksternal antara lain sebagai berikut.
Sumber:commons.wikimedia.org
Emigrasi
Imigrasi
Remigrasi
Mobilitas nonpermanen adalah perpindahan penduduk untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain.
Mobilitas nonpermanen dapat dikelompokkan menjadi:
Sumber:commons.wikimedia.org
B. MOBILITAS NONPERMANEN
Komutasi, dilakukan dengan pergi-pulang dalam tempo kurang dari 24 jam.
Sirkulasi adalah bentuk mobilitas penduduk nonpermanen yang dilakukan dengan menginap di tempat tujuan untuk sementara waktu.
Pola mobilitas tenaga kerja umumnya mengikuti pola mobilitas penduduk. Berdasarkan mobilitas tenaga kerja, ada dua tipe tenaga kerja, yakni sebagai berikut.
Sumber:commons.wikimedia.org
C. MOBILITAS PEKERJA
Stayers adalah tenaga kerja yang bekerja di lokasi yang sama dengan lokasi tempat tinggalnya.
Movers adalah tenaga kerja yang bekerja di lokasi yang berbeda dengan lokasi tempat tinggalnya.
F. KUALITAS PENDUDUK DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA
Kualitas penduduk merupakan faktor penting yang menentukan maju tidaknya suatu negara. Berikut aspek-aspek penting bagi kualitas penduduk.
Kesehatan
Tingkat pendidikan
Pendapatan per kapita
Indeks Pembangunan Manusia
G. BONUS DEMOGRAFI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN
Bonus demografi merupakan bonus yang dinikmati suatu negara karena besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan.
Bonus demografi akan mencapai puncaknya sekitar tahun 2020 sampai dengan tahun 2030.
Piramida penduduk Indonesia saat terjadi bonus demografi
Sumber:commons.wikimedia.org
H. PERMASALAHAN YANG DIAKIBATKAN OLEH DINAMIKA KEPENDUDUKAN
Dalam jangka waktu lima belas tahun, dari tahun 2000-2015, jumlah penduduk Indonesia bertambah sekitar 50,06 juta jiwa atau rata-rata 3,33 juta setiap tahun. Ketika pertumbuhan penduduk tidak terkendali dengan baik, masalah akan timbul.
Grafik pertumbuhan penduduk Indonesia tahun 2000-2015
Masalah yang timbul antara lain ledakan penduduk (population explosion) dan sebaran penduduk yang tidak merata.
Sumber:commons.wikimedia.org
Ledakan penduduk adalah keadaan penduduk dengan laju pertumbuhannya cepat sebagai akibat dari tingkat kelahiran yang tinggi, sedangkan tingkat kematian menurun secara tajam.
Beberapa dampak negatif dari ledakan penduduk adalah terjadinya over eksploitasi terhadap lahan pertanian, serta semakin banyaknya kebutuhan lapangan pekerjaan.
1. LEDAKAN PENDUDUK
Tampak bahwa kepadatan penduduk di Indonesia belum merata. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Pulau Jawa, yakni Provinsi DKI Jakarta dengan kepadatan sebesar 15.327,97 jiwa per km2. Kepadatan penduduk terendah terdapat di Provinsi Kalimantan Utara dengan kepadatan sebesar 8,51 jiwa per km2.
Untuk mengatasi masalah persebaran penduduk yang tidak merata ini, pemerintah melaksanakan beberapa program seperti transmigrasi, pemerataan lapangan kerja, dan program KB.
Sumber:commons.wikimedia.org
2. PERSEBARAN PENDUDUK TIDAK MERATA
I. PENGOLAHAN DATA DAN ANALISIS DATA KEPENDUDUKAN
Penerimaan dokumen (receiving)
Penyimpanan dokumen
Pengelompokan dokumen (batching)
Penyuntingan/penyandian (editing/coding)
Tujuan utama pengolahan data kependudukan adalah menghasilkan tabel statistik yang berisi hasil registrasi penduduk, sensus, dan survei kependudukan.
Proses pengolahan prakomputer:
1. PENGOLAHAN DATA KEPENDUDUKAN
Instalasi program pengolahan
Entri data
Validasi data
Back up
Restore
Gabung data
Pencetakan laporan
PENGOLAHAN DATA DENGAN KOMPUTER
Analisis data kependudukan merupakan tindakan mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat tentang dinamika kependudukan untuk perencanaan pembangunan. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data kependudukan yaitu pendekatan kohor atau kelompok (cohort approach) dan pendekatan waktu (period approach).
Sumber:pixabay.com
2. ANALISIS DATA KEPENDUDUKAN
Komposisi penduduk menurut umur dapat diklasifi kasikan menjadi tiga kelompok berikut.
Komposisi penduduk menurut umur menjadi dasar untuk menghitung rasio ketergantungan (dependency ratio).
Berikut rumus untuk menghitung rasio ketergantungan.
Sumber:pixabay.com
3. KOMPOSISI PENDUDUK SEBAGAI SUBJEK PENTING ANALISIS DATA KEPENDUDUKAN
4. PIRAMIDA PENDUDUK
Piramida penduduk adalah grafik khusus yang digunakan untuk menampilkan komposisi jenis kelamin dan umur dari suatu populasi atau kelompok.
Sumber:commons.wikimedia.org
1. Tipe ekspansif, di mana sebagian besar penduduk masih muda (0–19 tahun). Sementara itu, penduduk yang lanjut usia relatif sedikit. Angka kelahirannya jauh lebih tinggi daripada angka kematiannya. Sebagian besar komposisi penduduk muda (ekspansif) ditemukan di negara-negara berkembang.
Sumber:commons.wikimedia.org
2. Piramida penduduk tipe stasioner menggambarkan angka natalitas yang hampir sama dengan angka mortalitas. Dinamika penduduknya cenderung tetap di mana jumlah penduduk muda, dewasa, dan tua hampir sama. Pertumbuhan penduduknya kecil. Piramida ini berbentuk granat atau segi empat.
Sumber:commons.wikimedia.org
3. Piramida penduduk bertipe konstruktif, terjadi distribusi transisi yang disebabkan menurunnya tingkat kesuburan dan kematian, meningkatnya harapan hidup, dan perlambatan pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk usia kerja relatif lebih besar daripada jumlah anak-anak dan orang tua. Piramida ini berbentuk sarang tawon atau batu nisan (guci terbalik).