KEBENARAN AL-QURAN PADA SEMUA ASPEK
KEHIDUPAN
1. Akidah
Secara etimologi akidah artinya kepercayaan atau keyakinan. Bentuk jamak
Akidah (‘aqi>dah) adalah ‘aqa>’id. Akidah juga disebut dengan istilah keimanan.
Orang yang berakidah berarti orang yang beriman (mukmin).
Sedangkan secara terminologi akidah diartikan sebagai suatu kepercayaan
yang harus diyakini dengan sepenuh hati, dinyatakan dengan lisan dan
dimanifestasikan dalam bentuk amal perbuatan.
Inti pokok ajaran akidah adalah masalah tauhid, yakni keyakinan bahwa Allah
Maha Esa. Setiap muslim wajib meyakini ke-Maha Esa-an Allah swt.. Orang yang
tidak meyakini ke-Maha Esa-an Allah berarti ia kafir, dan apabila meyakini adanya
Tuhan selain Allah dinamakan musyrik
2. Ibadah dan
Muamalah
Secara bahasa, kata Ibadah berasal dari kata, abada - ya'budu - abadan
artinya! mengabdi atau menyembah.
Sedangkan secara terminologi, ibadah berarti
menyembah atau mengabdi sepenuhnya kepada Allah swt. dengan tunduk, taat dan patuh kepada-Nya. Ibadah merupakan bentuk kepatuhan dan ketundukan karena keyakinan terhadap keesaan dan keagungan Allah swt., sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
Kegiatan dalam hubungan antar manusia juga biasa disebut dengan
muamalah. Kita dapat menemukan banya sekali tuntunan al-Qur’an tentang tata cara bermuamalah, antara lain dalam QS al-Baqarah [2]: 282
3. Macam"
Sifat ibadah
Dari sisi tata caranya, ibadah dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
a. Ibadah mahdah, yaitu ibadah yang tata cara dan tekniknya telah ditentukan secara jelas dalam syariat seperti salat, puasa, zakat dan haji.
b. Ibadah gairu mahdah, artinya ibadah yang bersifat umum, tata caranya tidak ditentukan secara khusus. Ibadah gairu mahdah ada yang memang bentuknya adalah ibadah seperti membaca al-Qur’an atau bersedekah. Selain itu ibadah gairu mahdah juga bisa berupa kegiatan umum tetapi menjadi bernilai ibadah karena diniatkan untuk mencari rida Allah swt., seperti bekerja mencari rezeki nafkah yang halal diniatkan sebagai ibadah.
4. Akhlak
Secara etimologi, akhlak (قَ خالَ ْا (berarti perangai, tingkah laku, tabiat, atau
budi pekerti. Kata akhlak adalah bentuk jama’ dari kata (قخه )
Secara terminologi, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia yang muncul spontan dalam tingkah laku hidup sehari-hari.
Dalam konsep bahasa Indonesia, akhlak biasa diartikan sebagai etika atau
moral. Akhlak merupakan satu fundamen penting dalam ajaran Islam. Rasulullah saw. bahkan menegaskan bahwa tujuan diutusnya beliau adalah untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlak mulia.
5. Hukum
Dalam masalah hukum, al-Qur’an memuat kaidah-kaidah dan ketentuan dasar bagi
umat manusia.
Salah satu isi pokok ajaran al-Qur’an ini bertujuan untuk memberikan pedoman kepada umat manusia agar kehidupannya menjadi adil, aman, tenteram, teratur, sejahtera, bahagia, dan selamat di dunia maupun di akhirat.
Kandungan kandungan hukum yang terdapat di dalam al-Qur’an ada yang bersifat global (garis besar/mujmal) dan ada yang bersifat rincian (tafsil).
6. Sejarah
Seperti telah kita ketahui pada pembahasan sebelumnya, al-Qur’an banyak menjelaskan tentang sejarah atau kisah umat pada masa lalu. Sejarah atau kisah-kisah tersebut bukan hanya sekedar cerita atau dongeng semata, tetapi dimaksudkan untuk menjadi ‘ibrah (pelajaran) bagi umat Islam. Dengan berkaca dari kisah-kisah
terdahulu, umat Islam bisa menjalani kehidupan agar sesuai dengan petunjuk yang diberikan al-Qur’an. Hal ini ditegaskan Allah swt. dalam firman-Nya QS Yusuf [12]:
111
7. Sains Dan
Teknologi
Al-Qur’an menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hal yang sangat penting dalam meningkatkan peradaban manusia.
Sebagai kalamullah, al-Qur’an banyak mengandung ayat-ayat yang memuat pengetahuan dan teknologi. Karenanya al-Qur’an adalah kitab suci yang ilmiah. Pengetahuan dan teknologi yang tersirat dalam kandungan al-Qur’an dapat dikembangkan guna kemaslahatan dan kesejahteraan hidup manusia.
Hal itu diisyaratkan pada saat ayat al-Qur’an untuk pertama kalinya
diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. yaitu QS al-‘Alaq [96]: 1-5
Al-Qur’an banyak mendorong umat manusia untuk menggali, meneliti dan
mengembangkan isyarat-isyarat ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan dan kesejahteraan hidupnya. Isyarat-isyarat ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut diantaranya berkenaan dengan ilmu kedokteran, farmasi, pertanian, matematika, fisika, kimia, biologi, ilmu anatomi tubuh, teknologi perkepalan, teknologi pesawat terbang, dan lain sebagainya
8. Perilaku Orang
Yg Menjadikan
Al-Qur'an Sbg
Pedoman
Hidup
Orang-orang yang selalu berpedoman pada ajaran yang disampaikan oleh al-Qur’an maka hatinya menjadi lembut serta senantiasa berlapang dada. Jiwa mereka seluas samudera dalam menerima petunjuk-petunjuk dan titah-titah ketuhanan.
Mereka tumbuh dan menjelma menjadi pribadi terbaik dalam potensinya.
Rasulullah saw. bersabda : ‚Sebaik-baik manusia adalah siapa yang belajar al-Quran dan mengajarkannya kepada orang lain‛. (H.R. Bukhari dari Usman ibn `Affan r.a).
Membaca, menelaah, menganalisa, memahami, mendalami, menyelami, mengamalkan al-Qur’an dalam kehidupan keseharian, akan menumbuhkan hikmah dan kebijaksanaan dalam kehidupan. Proses mengamalkan dan menjadikannya al-Qur’an sebagai akhlak dalam kehidupan sehari-hari seringkali disebut sebagai upaya untuk membumikan al-Quran.
THANKS