Media Pembelajaran
Sosiologi
untuk SMA/MA Kelas XII
SOSIOLOGI
SMA/MA
Bab
1
Tujuan Pembelajaran
SOSIOLOGI
SMA/MA
PERUBAHAN SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT
A
Hakikat Perubahan Sosial
SOSIOLOGI
SMA/MA
Pandangan Para Tokoh tentang Perubahan Sosial
1
Perubahan sosial memiliki makna yang luas dan mencakup berbagai segi kehidupan, seperti ekonomi, sosial, dan politik. Berikut adalah beberapa pandangan para tokoh tentang perubahan sosial.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Pandangan Para Tokoh tentang Perubahan Sosial
1
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat pula berupa kemajuan (progress) atau kemunduran (regress). Dalam rupa kemajuan, perubahan yang terjadi dalam masyarakat mampu menciptakan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan di sini dapat diartikan sebagai proses pembangunan masyarakat ke arah yang lebih baik. Dalam rupa kemunduran, perubahan yang terjadi dalam masyarakat pada aspek tertentu membawa pengaruh yang kurang menguntungkan.
Karakteristik Perubahan Sosial
2
Perubahan sosial selalu terkait dengan perubahan kebudayaan. Menurut Kingsley Davis, perubahan sosial adalah bagian dari perubahan kebudayaan yang mencakup berbagai aspek seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, dan organisasi sosial. Ada beberapa alasan mengapa perubahan sosial terjadi dalam masyarakat berbudaya:
SOSIOLOGI
SMA/MA
Karakteristik Perubahan Sosial
2
Perubahan sosial memiliki beberapa karakteristik, antara lain sebagai berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Faktor Penyebab Perubahan Sosial
3
Sumber penyebab perubahan berasal dari dalam (internal) masyarakat itu sendiri dan dari luar (eksternal) masyarakat.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Pertambahan penduduk menyebabkan perubahan dalam struktur masyarakat, seperti sistem hak milik atas tanah dan urbanisasi. Urbanisasi mempengaruhi pembagian kerja, di mana perempuan di pedesaan sering harus berperan ganda sebagai pengasuh dan pekerja.
Terdapat dua jenis penemuan: diskoveri (penemuan unsur kebudayaan baru) dan invensi (kombinasi unsur-unsur kebudayaan lama menjadi baru). Contoh penemuan mobil yang awalnya diskoveri oleh Siegfried Marcus, kemudian menjadi invensi setelah disempurnakan dan diproduksi massal.
Faktor Penyebab Perubahan Sosial
3
SOSIOLOGI
SMA/MA
Konflik, seperti antara generasi muda dan tua tentang nilai-nilai baru, dapat menyebabkan perubahan pada pola perilaku dan struktur sosial.
Revolusi atau pemberontakan dapat mengubah struktur sosial dan politik. Contoh: Revolusi Kemerdekaan Indonesia, Revolusi Amerika, Revolusi Rusia, dan Revolusi Prancis.
Faktor Penyebab Perubahan Sosial
3
SOSIOLOGI
SMA/MA
Penyebab perubahan yang berasal dari luar masyarakat, antara lain sebagai berikut:
Bencana alam seperti gempa bumi dan banjir memaksa masyarakat beradaptasi dengan lingkungan baru, mengubah lembaga kemasyarakatan mereka.
Perang dapat menyebabkan dominasi budaya, politik, dan ekonomi oleh negara pemenang, memaksakan perubahan pada masyarakat yang kalah.
Interaksi dengan budaya lain dapat menyebabkan perubahan sosial. Budaya yang diterima tanpa paksaan disebut demonstration effect, sementara penolakan terhadap budaya lain disebut cultural animosity.
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial
4
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Interaksi antara dua masyarakat cenderung menghasilkan pengaruh timbal balik yang disebut difusi. Ada dua tipe difusi:
Difusi dapat terjadi melalui penetrasi:
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial
4
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Pendidikan formal yang maju mengajarkan kemampuan, nilai-nilai, dan cara berpikir ilmiah serta objektif, mempersiapkan individu untuk bersaing dengan perkembangan zaman.
Sikap menghargai hasil karya orang lain mendorong perubahan sosial karena dapat menstimulasi lebih banyak penemuan-penemuan baru. Bentuk penghargaan terhadap hasil karya orang lain dapat berupa pujian, penerapan, penghormatan, dan pemeliharaan hasil karya tersebut.
Toleransi merupakan sikap menerima perbuatan-perbuatan yang dianggap menyimpang atau berbeda. Sikap ini penting sekali untuk ditanamkan sejak kecil, terutama di Indonesia yang memiliki beragam agama, ras, suku, bahasa, dan adat kebiasaan.
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial
4
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Sistem masyarakat yang terbuka memudahkan terjadinya perubahan sosial. Artinya, adanya kesempatan bagi individu atau masyarakat untuk melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan kemampuan mereka sendiri.
Heterogenitas penduduk meningkatkan potensi terjadinya pertentangan atau konflik antaranggota masyarakat. Konflik inilah yang nantinya akan mendorong terjadinya perubahan sosial.
Masyarakat yang tidak puas dengan kehidupan tertentu cenderung akan mengalami perubahan dibandingkan dengan masyarakat yang lebih cepat puas. Mereka yang cepat puas akan cenderung statis dan tidak bergerak.
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial
4
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Masyarakat yang berorientasi ke masa depan pasti sudah mempersiapkan perencanaan-perencanaan yang matang untuk dilakukan dalam jangka panjang.
Untuk memperbaiki taraf hidupnya, setiap individu harus senantiasa berikhtiar, bekerja keras, serta optimis agar hidupnya berubah ke arah yang lebih baik dan sejahtera.
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial
5
SOSIOLOGI
SMA/MA
Beberapa faktor yang menghambat perubahan sosial dalam masyarakat meliputi:
Mengakibatkan ketidaktahuan tentang perkembangan yang bisa memperkaya kebudayaan.
Disebabkan oleh kehidupan masyarakat yang tertutup.
Mengagungkan tradisi masa lampau.
Identifikasi diri dengan usaha dan jasa yang sudah ada.
Khawatir unsur luar dapat mengganggu integrasi kebudayaan.
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial
5
SOSIOLOGI
SMA/MA
Beberapa faktor yang menghambat perubahan sosial dalam masyarakat meliputi:
Sikap tertutup terutama terhadap budaya Barat.
Usaha perubahan pada unsur rohaniah sering dianggap bertentangan dengan ideologi masyarakat.
Karena sudah mendarah daging.
Keyakinan bahwa hidup pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
B
Teori dan Bentuk Perubahan Sosial
SOSIOLOGI
SMA/MA
Teori fungsionalisme dalam perubahan sosial berkaitan dengan sistem sosial, yakni saat perubahan pada satu bagian akan memicu terjadinya perubahan pada bagian yang lain. Konsep perubahan sosial menurut Talcott Parsons bersifat perlahan atau evolusioner serta melalui tahap penyesuaian agar kembali menciptakan keseimbangan.
Dalam teori ini, Parsons berpendapat bahwa perubahan sosial berkaitan dengan cara masyarakat untuk berubah serta proses terjadinya perubahan tersebut. Talcott Parsons mengembangkan teori fungsionalisme dengan mengemukakan empat fungsi tindakan yang dikenal dengan skema AGIL sebagai prasyarat yang harus diterapkan oleh kelompok, masyarakat, maupun organisasi (Prasetya, dkk., 2021).
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dan konflik sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Karl Marx berpendapat bahwa konflik adalah pemicu kemajuan, sementara Ralf Dahrendorf menyatakan bahwa intensitas konflik berbanding lurus dengan tingkat perubahan struktur dan reorganisasi. Teori konflik berfokus pada pertikaian dalam sistem sosial dan peran pihak berkuasa dalam menciptakan serta mempertahankan ketertiban.
Menurut teori ini, konflik dan konsensus adalah elemen utama yang menyebabkan perubahan. Dahrendorf membagi sosiologi menjadi teori konflik, yang mengkaji konflik kepentingan dan paksaan, serta teori konsensus, yang menguji nilai integrasi dalam masyarakat.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Teori siklus melihat perubahan sebagai sesuatu yang berulang, di mana kejadian masa kini memiliki kemiripan dengan masa lalu. Pola perubahan ini tidak menunjukkan batas jelas antara kehidupan primitif, tradisional, dan modern. Perubahan siklus mirip dengan spiral.
Para penganut teori ini, seperti Oswald Spengler, Arnold Toynbee, dan Pitirim A. Sorokin, melihat bahwa masyarakat melalui tahap-tahap tertentu namun tidak mencapai tahap akhir yang sempurna, melainkan kembali ke tahap awal. Spengler percaya setiap peradaban mengalami kelahiran, pertumbuhan, dan keruntuhan dalam sekitar seribu tahun.
Toynbee melihat peradaban muncul dari masyarakat primitif melalui respons terhadap kondisi merugikan, meliputi kelahiran, pertumbuhan, kemandekan, dan disintegrasi akibat konflik kekuasaan. Sorokin berpendapat bahwa semua peradaban besar berputar dalam tiga sistem kebudayaan: ideasional (nilai adikodrati), idealistis (gabungan adikodrati dan rasional), dan indrawi (berdasarkan kenyataan yang terlihat). Sorokin menganggap peradaban Barat modern rapuh dan akan runtuh, berubah menjadi kebudayaan ideasional baru.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Penganut teori perkembangan percaya bahwa perubahan masyarakat dapat diarahkan dari tradisional ke modern yang kompleks. Masyarakat tradisional menggunakan teknologi sederhana, sementara modern menggunakan teknologi canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Teori gerakan sosial menyatakan bahwa ketidakpuasan terhadap kondisi tertentu dalam masyarakat dapat menimbulkan gerakan sosial, di mana banyak orang mengorganisasikan diri untuk memperjuangkan perubahan.
Menurut Piotr Sztompka, komponen gerakan sosial meliputi:
Teori ini juga menyatakan bahwa perubahan peradaban sering kali terjadi melalui gerakan kolektif atau sosial, bukan selalu melalui jalan damai. Bentuk gerakan sosial beragam, seperti gerakan buruh, petani, dan mahasiswa.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Teori modernisasi menyatakan bahwa negara-negara terbelakang akan mengikuti jejak negara-negara industri di Barat melalui proses modernisasi, sehingga mereka dapat menjadi negara maju. Teori ini melihat bahwa negara terbelakang harus mengatasi kekurangan mereka untuk mencapai tahap tinggal landas (take off).
Pandangan Etzioni-Halevy dan Amitai Etzioni (dalam masa transisi negara):
SOSIOLOGI
SMA/MA
Pandangan Davis Lerner:
Modernisasi diperlukan untuk perubahan sosial, di mana negara kurang berkembang perlu mengadopsi karakteristik negara maju.
Pandangan Samuel P. Huntington dalam (The Change to Change; Modernization, Development and Politics):
Modernisasi adalah proses bertahap, homogen, berupa Eropanisasi, Amerikanisasi, atau westernisasi. Prosesnya selalu bergerak maju, progresif, dan jangka waktunya panjang.
SOSIOLOGI
SMA/MA
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan secara lambat memerlukan waktu yang lama. Biasanya, perubahan ini merupakan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Proses perubahan seperti ini dinamakan evolusi. Pada evolusi, perubahan terjadi dengan sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu. Masyarakat hanya berusaha menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan, dan kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau sendi-sendi kehidupan masyarakat dinamakan revolusi. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan relatif karena revolusi pun dapat memakan waktu lama. Misalnya, revolusi industri yang terjadi di Inggris merupakan perubahan dari proses produksi tanpa mesin menuju tahap produksi dengan menggunakan mesin. Perubahan tersebut dianggap cepat karena mengubah sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat seperti sistem kekeluargaan dan hubungan antara buruh dan majikan dalam waktu yang relatif cepat. Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan, seperti revolusi kemerdekaan di Indonesia dan Revolusi Prancis.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Secara sosiologis, persyaratan-persyaratan berikut ini harus dipenuhi agar suatu revolusi dapat tercapai.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contohnya, perubahan mode pakaian tidak berpengaruh besar terhadap struktur masyarakat secara keseluruhan.
Perubahan besar adalah perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, seperti sistem kerja, hak milik tanah, hubungan kekeluargaan, dan stratifikasi masyarakat. Contohnya, urbanisasi menimbulkan berbagai perubahan dalam masyarakat perkotaan, antara lain timbul kesenjangan yang dapat memicu konflik atau perpecahan dan berujung pada disintegrasi sosial.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan yang dikehendaki (intended change) atau direncanakan (planned change) adalah perubahan yang diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak tertentu yang dikenal sebagai pelaku perubahan (agent of change). Pelaku perubahan ini adalah individu atau kelompok yang dipercaya oleh masyarakat sebagai pemimpin dalam perubahan sosial.
Perencanaan sosial adalah cara memengaruhi masyarakat dengan sistem yang teratur dan direncanakan terlebih dahulu. Menurut William I. Thomas dan Florian Znaniecki, perubahan yang dikehendaki adalah teknik sosial yang mencakup perintah dan larangan untuk menetralisir krisis dengan akomodasi, sehingga keadaan yang tidak diinginkan dapat dihilangkan secara legal melalui arbitrase. Contoh dari perubahan yang dikehendaki adalah penerapan program keluarga berencana (KB), yang bertujuan mengendalikan pertumbuhan penduduk untuk menciptakan keluarga yang sejahtera.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan yang tidak dikehendaki (unintended change) atau tidak direncanakan (unplanned change) adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat atau kemampuan manusia, sering kali menyebabkan akibat sosial yang tidak diharapkan. Contohnya, pelaksanaan upacara adat perkawinan yang praktis dan berbeda dari tradisi aslinya karena alasan biaya dan waktu.
Perubahan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki memiliki kaitan erat. Contohnya, kemajuan teknologi pertanian seperti penggunaan traktor merupakan perubahan yang direncanakan dan menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan biaya. Namun, perubahan ini juga menyebabkan efek sampingan yang tidak diinginkan, seperti memudarnya nilai kebersamaan dan kegotongroyongan serta hilangnya pekerjaan bagi buruh tani yang digantikan oleh mesin.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan sosial dapat pula dibedakan atas dua bentuk, yakni perubahan struktural dan perubahan proses.
Perubahan struktural adalah perubahan yang sangat mendasar yang menyebabkan timbulnya reorganisasi dalam masyarakat. Contohnya, perubahan sistem pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi mengakibatkan penambahan wewenang pada daerah yang harus didukung oleh kesiapan pengelolaan daerah.
Perubahan proses adalah perubahan yang sifatnya tidak mendasar. Perubahan tersebut hanya merupakan penyempurnaan dari perubahan sebelumnya. Contohnya, perubahan kurikulum dalam bidang pendidikan yang sifatnya menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam perangkat atau dalam pelaksanaan kurikulum sebelumnya.
C
Perubahan Sosial dan Dampaknya terhadap Kehidupan Masyarakat
SOSIOLOGI
SMA/MA
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Modernisasi adalah proses perubahan menuju masyarakat yang lebih maju. Kata modernisasi berasal dari bahasa Latin "modernus," yang terbentuk dari kata "modo" (cara) dan "ernus" (periode waktu masa kini). Modernisasi berarti proses menuju masyarakat modern, mencakup perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat maju.
Menurut Johan Willem Schoorl (1980), modernisasi adalah penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan dan aspek kehidupan masyarakat, dengan penekanan pada ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Contohnya adalah perkembangan teknologi pertanian dari penggunaan tenaga hewan ke penggunaan traktor.
Di Indonesia, modernisasi sering disalah artikan sebagai westernisasi, yaitu meniru secara mutlak pengaruh Barat. Selain itu, modernisasi sering disamakan dengan sekularisasi, yang adalah pemisahan antara nilai-nilai keagamaan dan duniawi dengan penekanan pada kepentingan duniawi. Sekularisme, sebagai ideologi yang mengutamakan kepentingan dunia, sulit diterima oleh masyarakat Indonesia yang religius.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Pada dasarnya pengertian modernisasi mencakup hal-hal sebagai berikut.
Ada beberapa alasan modernisasi penting bagi suatu negara, yaitu sebagai berikut.
| Modernisasi | Westernisasi | Sekularisasi | |
Persamaan |
| |||
|
| |||
|
| |||
|
| |||
Perbedaan |
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
| |
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Secara garis besar persamaan dan perbedaan ketiga perilaku hidup tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Bentuk perubahan dalam pengertian modernisasi adalah perubahan yang terarah (directed change) dan didasarkan pada suatu perencanaan. Adapun objek perubahan tersebut adalah seluruh aspek yang terkait dengan manusia. Aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Menurut Peter L. Berger (dalam Usman, 2012), modernisasi mempunyai karakteristik sebagai berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Proses modernisasi dapat terjadi apabila memenuhi beberapa syarat. Menurut Soerjono Soekanto (2015), syarat-syarat modernisasi adalah sebagai berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Perubahan Sosial Menuju Kemajuan
01
Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang kehidupan manusia berikut.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Berkat kecanggihan teknologi, berbagai kegiatan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi suatu masalah besar. Jarak ratusan kilometer jauhnya dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat, adapun perbedaan ruang dapat diatasi dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kata lain, dengan adanya perubahan sosial, produktivitas manusia makin meningkat.
Perkembangan teknologi berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas individu dan masyarakat. Contohnya, perubahan dalam bidang kesehatan, yaitu inovasi teknologi kesehatan yang makin canggih akan memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Perubahan dapat meningkatkan integrasi sosial, terutama pada masyarakat yang mengalami perubahan tersebut. Contohnya, pada saat terjadi bencana alam, anggota masyarakat akan saling bekerja sama untuk melakukan pertolongan terhadap para korban.
Perubahan sosial juga berdampak pada percepatan mobilitas sosial. Salah satunya melalui perkembangan teknologi transportasi. Teknologi memungkinkan manusia menciptakan alat transportasi yang makin canggih sehingga manusia dapat menempuh perjalanan jarak jauh dengan cepat dan efisien.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Percepatan mobilitas sosial yang dilakukan oleh masyarakat memudahkan penyebarluasan berbagai informasi dan budaya antarkelompok masyarakat. Hal tersebut mendorong perubahan pada pola pikir serta cara pandang suatu masyarakat terhadap berbagai hal, termasuk masyarakat dan kebudayaan lain.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Soerjono Soekanto (2015) menyatakan bahwa disorganisasi sosial terjadi ketika norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat memudar akibat perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. Ketidakseimbangan ini bisa menyebabkan disintegrasi sosial dan kekacauan (chaos). Dalam situasi seperti ini, muncul anomi (anomie), kondisi di mana masyarakat kehilangan pegangan tentang yang baik dan buruk. Emile Durkheim menggambarkan anomi sebagai keadaan di mana nilai dan norma tidak lagi mengatur perilaku masyarakat, contohnya adalah perilaku pengendara yang saling menyerobot saat kemacetan atau lampu lalu lintas padam.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Soerjono Soekanto (2015) menjelaskan bahwa masalah sosial timbul dari proses perkembangan masyarakat dan interaksi sosial antarindividu atau kelompok. Masalah ini terjadi karena ketidaksesuaian antarunsur kebudayaan atau masyarakat, yang bisa membahayakan kehidupan kelompok. Masalah sosial sering kali berasal dari perubahan sosial yang cepat dan mengganggu norma. Contoh masalah sosial meliputi pergolakan, pemberontakan, kriminalitas, dan kenakalan remaja.
SOSIOLOGI
SMA/MA
Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat
02
Salah satu dampak negatif perubahan sosial adalah kerusakan lingkungan alam. Manusia dan lingkungan alam merupakan satu kesatuan ekosistem yang saling berhubungan. Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup dan pembangunan menuju modernisasi, manusia sering kali mengeksplorasi dan mengeksploitasi alam. Jika tidak dilakukan dan dikendalikan dengan bijak, tindakan ini akan menyebabkan kerusakan lingkungan.