1 of 45

Media Pembelajaran

Sosiologi

untuk SMA/MA Kelas XII

SOSIOLOGI

SMA/MA

2 of 45

Bab

1

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik diharapkan mampu menjelaskan konsep perubahan sosial.
  2. Peserta didik diharapkan mampu membedakan bentuk-bentuk perubahan sosial dan contohnya.
  3. Peserta didik diharapkan mampu menguraikan dampak perubahan sosial terhadap kehidupan masyarakat.
  4. Peserta didik diharapkan mampu menyusun laporan penelitian tentang fenomena perubahan sosial di lingkungan sekitar.
  5. Peserta didik diharapkan mampu mempraktikkan sikap kritis menghadapi perubahan sosial di lingkungan sekitar.

SOSIOLOGI

SMA/MA

PERUBAHAN SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT

3 of 45

A

Hakikat Perubahan Sosial

SOSIOLOGI

SMA/MA

4 of 45

Pandangan Para Tokoh tentang Perubahan Sosial

1

Perubahan sosial memiliki makna yang luas dan mencakup berbagai segi kehidupan, seperti ekonomi, sosial, dan politik. Berikut adalah beberapa pandangan para tokoh tentang perubahan sosial.

  1. Selo Soemardjan (dalam Soekanto, 2015) menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap, dan perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
  1. Kingsley Davis (dalam Soekanto, 2015) menyatakan bahwa perubahan-perubahan sosial adalah perubahan perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dan majikan. Demikian pula dalam organisasi politik maupun organisasi ekonomi.
  1. George Ritzer (2012) menyatakan bahwa perubahan sosial mengacu pada variasi-variasi hubungan antarindividu, kelompok, organisasi, kultur, dan masyarakat pada waktu tertentu.
  1. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin (dalam Soekanto, 2015) melihat perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun karena adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

SOSIOLOGI

SMA/MA

5 of 45

Pandangan Para Tokoh tentang Perubahan Sosial

1

  1. Samuel Koenig (1957) menyatakan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi ini bisa terjadi karena faktor-faktor intern ataupun ekstern.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Robert MacIver (dalam Soekanto, 2015) melihat perubahan sosial sebagai perubahan dalam hubungan sosial (social relationship) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.
  1. William F. Ogburn (dalam Soekanto, 2015) menyatakan bahwa perubahan sosial menekankan pada kondisi teknologis yang menyebabkan terjadinya perubahan pada aspek-aspek kehidupan sosial, seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berpengaruh terhadap pola berpikir masyarakat.

Perubahan sosial dapat pula berupa kemajuan (progress) atau kemunduran (regress). Dalam rupa kemajuan, perubahan yang terjadi dalam masyarakat mampu menciptakan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan di sini dapat diartikan sebagai proses pembangunan masyarakat ke arah yang lebih baik. Dalam rupa kemunduran, perubahan yang terjadi dalam masyarakat pada aspek tertentu membawa pengaruh yang kurang menguntungkan.

6 of 45

Karakteristik Perubahan Sosial

2

Perubahan sosial selalu terkait dengan perubahan kebudayaan. Menurut Kingsley Davis, perubahan sosial adalah bagian dari perubahan kebudayaan yang mencakup berbagai aspek seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, dan organisasi sosial. Ada beberapa alasan mengapa perubahan sosial terjadi dalam masyarakat berbudaya:

  1. Menghadapi Masalah Baru: Manusia selalu dihadapkan pada masalah baru yang memerlukan solusi baru, seperti penanganan kepadatan lalu lintas atau polusi akibat peningkatan kepemilikan kendaraan pribadi.

  • Ketergantungan pada Hubungan Antarwarga: Keberlanjutan kebudayaan tergantung pada hubungan antarwarga yang mewarisinya, dan tidak semua orang memiliki pandangan yang sama terhadap kebudayaan mereka, sehingga ada yang mendorong perubahan, misalnya dalam cara penggarapan lahan pertanian.

  • Lingkungan yang Berubah: Lingkungan tempat masyarakat hidup berubah secara konstan akibat perilaku manusia, seperti munculnya kota kecil di daerah pedesaan karena pembangunan.

SOSIOLOGI

SMA/MA

7 of 45

Karakteristik Perubahan Sosial

2

Perubahan sosial memiliki beberapa karakteristik, antara lain sebagai berikut.

  1. Perkembangan Berkelanjutan: Setiap masyarakat terus mengalami perubahan, baik lambat maupun cepat.

  • Keterkaitan Lembaga Sosial: Perubahan pada satu lembaga kemasyarakatan akan diikuti oleh perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya dalam satu mata rantai.

  • Disorganisasi dan Reorganisasi: Perubahan cepat menyebabkan disorganisasi sementara yang diikuti oleh reorganisasi dengan penyesuaian pada kaidah dan nilai baru.

  • Kaitan Kebendaan dan Spiritual: Perubahan tidak dapat dibatasi hanya pada bidang kebendaan atau spiritual saja karena keduanya saling berkaitan erat.

  • Respons terhadap Perubahan: Pentingnya cara individu menghadapi perubahan agar menjadi penentu perubahan, bukan korban.

SOSIOLOGI

SMA/MA

8 of 45

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

3

Sumber penyebab perubahan berasal dari dalam (internal) masyarakat itu sendiri dan dari luar (eksternal) masyarakat.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Faktor Internal
  1. Bertambah atau berkurangnya penduduk

Pertambahan penduduk menyebabkan perubahan dalam struktur masyarakat, seperti sistem hak milik atas tanah dan urbanisasi. Urbanisasi mempengaruhi pembagian kerja, di mana perempuan di pedesaan sering harus berperan ganda sebagai pengasuh dan pekerja.

  1. Penemuan-penemuan baru

Terdapat dua jenis penemuan: diskoveri (penemuan unsur kebudayaan baru) dan invensi (kombinasi unsur-unsur kebudayaan lama menjadi baru). Contoh penemuan mobil yang awalnya diskoveri oleh Siegfried Marcus, kemudian menjadi invensi setelah disempurnakan dan diproduksi massal.

9 of 45

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

3

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Faktor Internal
  1. Pertentangan di dalam masyarakat (konflik sosial)

Konflik, seperti antara generasi muda dan tua tentang nilai-nilai baru, dapat menyebabkan perubahan pada pola perilaku dan struktur sosial.

  1. Terjadinya revolusi atau pemberontakan

Revolusi atau pemberontakan dapat mengubah struktur sosial dan politik. Contoh: Revolusi Kemerdekaan Indonesia, Revolusi Amerika, Revolusi Rusia, dan Revolusi Prancis.

10 of 45

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

3

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Faktor Eksternal

Penyebab perubahan yang berasal dari luar masyarakat, antara lain sebagai berikut:

  1. Lingkungan fisik yang ada di sekitar manusia

Bencana alam seperti gempa bumi dan banjir memaksa masyarakat beradaptasi dengan lingkungan baru, mengubah lembaga kemasyarakatan mereka.

  1. Peperangan

Perang dapat menyebabkan dominasi budaya, politik, dan ekonomi oleh negara pemenang, memaksakan perubahan pada masyarakat yang kalah.

  1. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain

Interaksi dengan budaya lain dapat menyebabkan perubahan sosial. Budaya yang diterima tanpa paksaan disebut demonstration effect, sementara penolakan terhadap budaya lain disebut cultural animosity.

11 of 45

Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial

4

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Kontak dengan Kebudayaan Lain

Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Interaksi antara dua masyarakat cenderung menghasilkan pengaruh timbal balik yang disebut difusi. Ada dua tipe difusi:

  1. Difusi Intramasyarakat: Penyebaran kebudayaan di dalam masyarakat itu sendiri.
  2. Difusi Antarmasyarakat: Penyebaran kebudayaan antara dua masyarakat atau lebih.

Difusi dapat terjadi melalui penetrasi:

  1. Penetrasi Damai: Kebudayaan masuk secara damai, seperti pengaruh Hindu dan Islam di Indonesia yang memperkaya budaya setempat tanpa menghilangkan unsur asli.
  2. Penetrasi Paksa: Kebudayaan masuk secara paksa dan merusak, seperti budaya Barat selama kolonialisme yang menimbulkan goncangan dalam masyarakat Nusantara.

12 of 45

Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial

4

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Sistem Pendidikan Formal yang Maju

Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Pendidikan formal yang maju mengajarkan kemampuan, nilai-nilai, dan cara berpikir ilmiah serta objektif, mempersiapkan individu untuk bersaing dengan perkembangan zaman.

  1. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju

Sikap menghargai hasil karya orang lain mendorong perubahan sosial karena dapat menstimulasi lebih banyak penemuan-penemuan baru. Bentuk penghargaan terhadap hasil karya orang lain dapat berupa pujian, penerapan, penghormatan, dan pemeliharaan hasil karya tersebut.

  1. Toleransi

Toleransi merupakan sikap menerima perbuatan-perbuatan yang dianggap menyimpang atau berbeda. Sikap ini penting sekali untuk ditanamkan sejak kecil, terutama di Indonesia yang memiliki beragam agama, ras, suku, bahasa, dan adat kebiasaan.

13 of 45

Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial

4

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Sistem lapisan masyarakat yang terbuka

Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Sistem masyarakat yang terbuka memudahkan terjadinya perubahan sosial. Artinya, adanya kesempatan bagi individu atau masyarakat untuk melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan kemampuan mereka sendiri.

  1. Penduduk yang heterogen

Heterogenitas penduduk meningkatkan potensi terjadinya pertentangan atau konflik antaranggota masyarakat. Konflik inilah yang nantinya akan mendorong terjadinya perubahan sosial.

  1. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu

Masyarakat yang tidak puas dengan kehidupan tertentu cenderung akan mengalami perubahan dibandingkan dengan masyarakat yang lebih cepat puas. Mereka yang cepat puas akan cenderung statis dan tidak bergerak.

14 of 45

Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial

4

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Orientasi ke masa depan

Perubahan sosial dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Masyarakat yang berorientasi ke masa depan pasti sudah mempersiapkan perencanaan-perencanaan yang matang untuk dilakukan dalam jangka panjang.

  1. Adanya nilai bahwa manusia harus berikhitiar untuk memperbaiki hidupnya

Untuk memperbaiki taraf hidupnya, setiap individu harus senantiasa berikhtiar, bekerja keras, serta optimis agar hidupnya berubah ke arah yang lebih baik dan sejahtera.

15 of 45

Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial

5

SOSIOLOGI

SMA/MA

Beberapa faktor yang menghambat perubahan sosial dalam masyarakat meliputi:

  1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain

Mengakibatkan ketidaktahuan tentang perkembangan yang bisa memperkaya kebudayaan.

  1. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat

Disebabkan oleh kehidupan masyarakat yang tertutup.

  1. Sikap konservatif

Mengagungkan tradisi masa lampau.

  1. Kepentingan yang tertanam kuat (vested interest)

Identifikasi diri dengan usaha dan jasa yang sudah ada.

  1. Rasa takut akan kegoyahan integrasi kebudayaan

Khawatir unsur luar dapat mengganggu integrasi kebudayaan.

16 of 45

Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial

5

SOSIOLOGI

SMA/MA

Beberapa faktor yang menghambat perubahan sosial dalam masyarakat meliputi:

  1. Prasangka terhadap hal baru atau asing

Sikap tertutup terutama terhadap budaya Barat.

  1. Hambatan ideologis

Usaha perubahan pada unsur rohaniah sering dianggap bertentangan dengan ideologi masyarakat.

  1. Kebiasaan yang sulit diubah

Karena sudah mendarah daging.

  1. Nilai pesimistis

Keyakinan bahwa hidup pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.

17 of 45

B

Teori dan Bentuk Perubahan Sosial

SOSIOLOGI

SMA/MA

18 of 45

  1. Teori Fungsionalisme

Teori fungsionalisme dalam perubahan sosial berkaitan dengan sistem sosial, yakni saat perubahan pada satu bagian akan memicu terjadinya perubahan pada bagian yang lain. Konsep perubahan sosial menurut Talcott Parsons bersifat perlahan atau evolusioner serta melalui tahap penyesuaian agar kembali menciptakan keseimbangan.

Dalam teori ini, Parsons berpendapat bahwa perubahan sosial berkaitan dengan cara masyarakat untuk berubah serta proses terjadinya perubahan tersebut. Talcott Parsons mengembangkan teori fungsionalisme dengan mengemukakan empat fungsi tindakan yang dikenal dengan skema AGIL sebagai prasyarat yang harus diterapkan oleh kelompok, masyarakat, maupun organisasi (Prasetya, dkk., 2021).

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

19 of 45

  1. Teori Konflik

Perubahan sosial dan konflik sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Karl Marx berpendapat bahwa konflik adalah pemicu kemajuan, sementara Ralf Dahrendorf menyatakan bahwa intensitas konflik berbanding lurus dengan tingkat perubahan struktur dan reorganisasi. Teori konflik berfokus pada pertikaian dalam sistem sosial dan peran pihak berkuasa dalam menciptakan serta mempertahankan ketertiban.

Menurut teori ini, konflik dan konsensus adalah elemen utama yang menyebabkan perubahan. Dahrendorf membagi sosiologi menjadi teori konflik, yang mengkaji konflik kepentingan dan paksaan, serta teori konsensus, yang menguji nilai integrasi dalam masyarakat.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

20 of 45

  1. Teori Siklus

Teori siklus melihat perubahan sebagai sesuatu yang berulang, di mana kejadian masa kini memiliki kemiripan dengan masa lalu. Pola perubahan ini tidak menunjukkan batas jelas antara kehidupan primitif, tradisional, dan modern. Perubahan siklus mirip dengan spiral.

Para penganut teori ini, seperti Oswald Spengler, Arnold Toynbee, dan Pitirim A. Sorokin, melihat bahwa masyarakat melalui tahap-tahap tertentu namun tidak mencapai tahap akhir yang sempurna, melainkan kembali ke tahap awal. Spengler percaya setiap peradaban mengalami kelahiran, pertumbuhan, dan keruntuhan dalam sekitar seribu tahun.

Toynbee melihat peradaban muncul dari masyarakat primitif melalui respons terhadap kondisi merugikan, meliputi kelahiran, pertumbuhan, kemandekan, dan disintegrasi akibat konflik kekuasaan. Sorokin berpendapat bahwa semua peradaban besar berputar dalam tiga sistem kebudayaan: ideasional (nilai adikodrati), idealistis (gabungan adikodrati dan rasional), dan indrawi (berdasarkan kenyataan yang terlihat). Sorokin menganggap peradaban Barat modern rapuh dan akan runtuh, berubah menjadi kebudayaan ideasional baru.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

21 of 45

  1. Teori Perkembangan

Penganut teori perkembangan percaya bahwa perubahan masyarakat dapat diarahkan dari tradisional ke modern yang kompleks. Masyarakat tradisional menggunakan teknologi sederhana, sementara modern menggunakan teknologi canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

22 of 45

  1. Teori Gerakan Sosial

Teori gerakan sosial menyatakan bahwa ketidakpuasan terhadap kondisi tertentu dalam masyarakat dapat menimbulkan gerakan sosial, di mana banyak orang mengorganisasikan diri untuk memperjuangkan perubahan.

Menurut Piotr Sztompka, komponen gerakan sosial meliputi:

  1. Kolektivitas orang yang bertindak bersama.
  2. Kolektivitas tersebar, dengan derajat formalitas lebih rendah dibanding organisasi formal.
  3. Tujuan bersama yaitu perubahan dalam masyarakat.
  4. Spontanitas tinggi, tidak melembaga, dan bentuknya tidak konvensional.

Teori ini juga menyatakan bahwa perubahan peradaban sering kali terjadi melalui gerakan kolektif atau sosial, bukan selalu melalui jalan damai. Bentuk gerakan sosial beragam, seperti gerakan buruh, petani, dan mahasiswa.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

23 of 45

  1. Teori Modernisasi

Teori modernisasi menyatakan bahwa negara-negara terbelakang akan mengikuti jejak negara-negara industri di Barat melalui proses modernisasi, sehingga mereka dapat menjadi negara maju. Teori ini melihat bahwa negara terbelakang harus mengatasi kekurangan mereka untuk mencapai tahap tinggal landas (take off).

Pandangan Etzioni-Halevy dan Amitai Etzioni (dalam masa transisi negara):

  1. Menurunnya angka kematian dan kelahiran.
  2. Menurunnya ukuran dan pengaruh keluarga.
  3. Terbukanya sistem stratifikasi.
  4. Peralihan dari struktur feodal ke birokrasi.
  5. Menurunnya pengaruh agama.
  6. Beralihnya fungsi pendidikan dari keluarga dan komunitas ke sistem pendidikan formal.
  7. Munculnya kebudayaan massa.
  8. Munculnya perekonomian pasar dan industrialisasi.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

24 of 45

  1. Teori Modernisasi

Pandangan Davis Lerner:

Modernisasi diperlukan untuk perubahan sosial, di mana negara kurang berkembang perlu mengadopsi karakteristik negara maju.

Pandangan Samuel P. Huntington dalam (The Change to Change; Modernization, Development and Politics):

Modernisasi adalah proses bertahap, homogen, berupa Eropanisasi, Amerikanisasi, atau westernisasi. Prosesnya selalu bergerak maju, progresif, dan jangka waktunya panjang.

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Teori-Teori Perubahan Sosial

25 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan Lambat (Evolusi)

Perubahan secara lambat memerlukan waktu yang lama. Biasanya, perubahan ini merupakan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Proses perubahan seperti ini dinamakan evolusi. Pada evolusi, perubahan terjadi dengan sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu. Masyarakat hanya berusaha menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan, dan kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.

26 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan Cepat (Revolusi)

Perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau sendi-sendi kehidupan masyarakat dinamakan revolusi. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan relatif karena revolusi pun dapat memakan waktu lama. Misalnya, revolusi industri yang terjadi di Inggris merupakan perubahan dari proses produksi tanpa mesin menuju tahap produksi dengan menggunakan mesin. Perubahan tersebut dianggap cepat karena mengubah sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat seperti sistem kekeluargaan dan hubungan antara buruh dan majikan dalam waktu yang relatif cepat. Suatu revolusi dapat berlangsung dengan didahului suatu pemberontakan, seperti revolusi kemerdekaan di Indonesia dan Revolusi Prancis.

27 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan Cepat (Revolusi)

Secara sosiologis, persyaratan-persyaratan berikut ini harus dipenuhi agar suatu revolusi dapat tercapai.

  1. Ada keinginan dari masyarakat untuk mengadakan perubahan. Dalam masyarakat, ada perasaan tidak puas terhadap keadaan dan ada keinginan untuk mencapai keadaan yang lebih baik. Contohnya, Revolusi Prancis.
  2. Ada seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat untuk mengadakan perubahan. Contohnya, revolusi di Kuba yang dipimpin oleh Fidel Castro.
  3. Ada pemimpin yang dapat menampung keinginan atau aspirasi rakyat dan merumuskan aspirasi tersebut menjadi suatu program kerja.
  4. Ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat oleh masyarakat dan dilengkapi oleh suatu ideologi tertentu.
  5. Ada momentum yang tepat untuk mengadakan revolusi, yaitu ketika keadaan sudah tepat dan baik untuk mengadakan suatu gerakan.

28 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan Kecil

Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contohnya, perubahan mode pakaian tidak berpengaruh besar terhadap struktur masyarakat secara keseluruhan.

  1. Perubahan Besar

Perubahan besar adalah perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, seperti sistem kerja, hak milik tanah, hubungan kekeluargaan, dan stratifikasi masyarakat. Contohnya, urbanisasi menimbulkan berbagai perubahan dalam masyarakat perkotaan, antara lain timbul kesenjangan yang dapat memicu konflik atau perpecahan dan berujung pada disintegrasi sosial.

29 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan yang Dikehendaki atau Direncanakan

Perubahan yang dikehendaki (intended change) atau direncanakan (planned change) adalah perubahan yang diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak tertentu yang dikenal sebagai pelaku perubahan (agent of change). Pelaku perubahan ini adalah individu atau kelompok yang dipercaya oleh masyarakat sebagai pemimpin dalam perubahan sosial.

Perencanaan sosial adalah cara memengaruhi masyarakat dengan sistem yang teratur dan direncanakan terlebih dahulu. Menurut William I. Thomas dan Florian Znaniecki, perubahan yang dikehendaki adalah teknik sosial yang mencakup perintah dan larangan untuk menetralisir krisis dengan akomodasi, sehingga keadaan yang tidak diinginkan dapat dihilangkan secara legal melalui arbitrase. Contoh dari perubahan yang dikehendaki adalah penerapan program keluarga berencana (KB), yang bertujuan mengendalikan pertumbuhan penduduk untuk menciptakan keluarga yang sejahtera.

30 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan yang Tidak Dihendaki atau Tidak Direncanakan

Perubahan yang tidak dikehendaki (unintended change) atau tidak direncanakan (unplanned change) adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat atau kemampuan manusia, sering kali menyebabkan akibat sosial yang tidak diharapkan. Contohnya, pelaksanaan upacara adat perkawinan yang praktis dan berbeda dari tradisi aslinya karena alasan biaya dan waktu.

Perubahan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki memiliki kaitan erat. Contohnya, kemajuan teknologi pertanian seperti penggunaan traktor merupakan perubahan yang direncanakan dan menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan biaya. Namun, perubahan ini juga menyebabkan efek sampingan yang tidak diinginkan, seperti memudarnya nilai kebersamaan dan kegotongroyongan serta hilangnya pekerjaan bagi buruh tani yang digantikan oleh mesin.

31 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

  1. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
  1. Perubahan Struktural dan Perubahan Proses

Perubahan sosial dapat pula dibedakan atas dua bentuk, yakni perubahan struktural dan perubahan proses.

  1. Perubahan Struktural

Perubahan struktural adalah perubahan yang sangat mendasar yang menyebabkan timbulnya reorganisasi dalam masyarakat. Contohnya, perubahan sistem pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi mengakibatkan penambahan wewenang pada daerah yang harus didukung oleh kesiapan pengelolaan daerah.

  1. Perubahan Proses

Perubahan proses adalah perubahan yang sifatnya tidak mendasar. Perubahan tersebut hanya merupakan penyempurnaan dari perubahan sebelumnya. Contohnya, perubahan kurikulum dalam bidang pendidikan yang sifatnya menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam perangkat atau dalam pelaksanaan kurikulum sebelumnya.

32 of 45

C

Perubahan Sosial dan Dampaknya terhadap Kehidupan Masyarakat

SOSIOLOGI

SMA/MA

33 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Modernisasi adalah proses perubahan menuju masyarakat yang lebih maju. Kata modernisasi berasal dari bahasa Latin "modernus," yang terbentuk dari kata "modo" (cara) dan "ernus" (periode waktu masa kini). Modernisasi berarti proses menuju masyarakat modern, mencakup perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat maju.

Menurut Johan Willem Schoorl (1980), modernisasi adalah penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan dan aspek kehidupan masyarakat, dengan penekanan pada ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Contohnya adalah perkembangan teknologi pertanian dari penggunaan tenaga hewan ke penggunaan traktor.

Di Indonesia, modernisasi sering disalah artikan sebagai westernisasi, yaitu meniru secara mutlak pengaruh Barat. Selain itu, modernisasi sering disamakan dengan sekularisasi, yang adalah pemisahan antara nilai-nilai keagamaan dan duniawi dengan penekanan pada kepentingan duniawi. Sekularisme, sebagai ideologi yang mengutamakan kepentingan dunia, sulit diterima oleh masyarakat Indonesia yang religius.

34 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Pada dasarnya pengertian modernisasi mencakup hal-hal sebagai berikut.

  1. Proses perubahan sosial dari masyarakat yang bersifat tradisional menjadi masyarakat maju yang ditandai dengan adanya perubahan di segala bidang kehidupan.
  2. Perubahan peralatan dari yang sederhana ke teknologi yang lebih canggih.
  3. Perubahan ke arah kemajuan dengan tidak meninggalkan nilai-nilai kepribadian bangsa yang masih relevan dengan kehidupan sekarang.

Ada beberapa alasan modernisasi penting bagi suatu negara, yaitu sebagai berikut.

  1. Membuat hidup lebih praktis dan nyaman.
  2. Mendapatkan sesuatu lebih banyak (nilai tambah), bermutu, bagus, hemat tenaga, dan maksimal.
  3. Meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas. Misalnya, mekanisme produksi yang terkomputerisasi atau penggunaan internet of things (IoT) dan artificial intelligence (kecerdasan buatan) pada perangkat yang mendukung aktivitas manusia sehari-hari.

35 of 45

Modernisasi

Westernisasi

Sekularisasi

Persamaan

  1. Memiliki kepentingan soal keduniawan.

  1. Berasal dari negara barat.

  • Hasil perbandingan dari berbagai aspek kehidupan manusia yang dirasionalisasikan.

  1. Proses Perubahan.

Perbedaan

  1. Mutlak ada dan diperlukan oleh negara yang ingin maju.
  1. Mutlak pembaratan.
  1. Berorientasi semata-mata pada masalah dunia.

  • Tidak Memperhatikan nilai-nilai keagamaan.
  • Tidak mempertentangkan kebudayaan barat dan kebudayaaan setempat.
  • Tidak terikat nilai-nilai agama dan cenderung bersifat ilmiah.

  1. Proses perkembangannya bersfiat umum.
  1. Bentuk budaya barat sering kali dipandang sebagai satu-satunya pilihan dan sebagai acuan.
  1. Proses berkembangnya terjadi di luar bidang keagamaan

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Secara garis besar persamaan dan perbedaan ketiga perilaku hidup tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.

36 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Bentuk perubahan dalam pengertian modernisasi adalah perubahan yang terarah (directed change) dan didasarkan pada suatu perencanaan. Adapun objek perubahan tersebut adalah seluruh aspek yang terkait dengan manusia. Aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Aspek sosio demografi, yaitu proses perubahan unsur-unsur sosial, ekonomi, dan psikologi masyarakat, seperti pola perilaku dan peningkatan pendapatan.

  • Aspek struktur organisasi sosial, yaitu perubahan unsur-unsur dan norma-norma kemasyarakatan yang terwujud apabila manusia mengadakan hubungan dengan sesamanya di dalam kehidupan bermasyarakat.

37 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Menurut Peter L. Berger (dalam Usman, 2012), modernisasi mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  1. Modernitas telah merusak ikatan solidaritas sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat tradisional. Pandangan hidup sepenanggungan dan kebersamaan makin menipis, diganti dengan persaingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
  2. Terjadi ekspansi pilihan personal (personal choice). Modernisasi telah mengubah masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang individualis. Dalam hal ini, manusia mempunyai kebebasan memilih sesuai yang dikehendaki.
  3. Terjadi peningkatan keragaman keyakinan. Modernisasi telah membuka peluang terjadinya rekonstruksi nilai dan norma.
  4. Terjadi orientasi ke depan dan kesadaran atas waktu. Dalam hal ini, modernisasi menggeser masyarakat tradisional yang semula ditandai orientasi kini dan di sini (a posteriori) menjadi orientasi ke depan (a priori).

38 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Proses modernisasi dapat terjadi apabila memenuhi beberapa syarat. Menurut Soerjono Soekanto (2015), syarat-syarat modernisasi adalah sebagai berikut.

  1. Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas.
  2. Sistem administrasi negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi.
  3. Sistem pengumpulan data yang baik, teratur, dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti Badan Pusat Statistik (BPS).
  4. Penciptaan iklim yang menyenangkan (favourable) terhadap modernisasi, terutama media massa.
  5. Tingkat organisasi yang tinggi, terutama disiplin diri.
  6. Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial (social planning) yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.

39 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Perubahan Sosial Menuju Kemajuan

01

Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang kehidupan manusia berikut.

  1. Bidang budaya, ditandai dengan makin terdesaknya budaya tradisional oleh pengaruh budaya dari luar sehingga budaya asli makin pudar. Misalnya, budaya gotong royong tergerus oleh budaya komersial.

  • Bidang politik, ditandai dengan makin banyaknya wilayah yang lepas dari penjajahan sehingga memunculkan negaranegara baru, tumbuhnya negara-negara demokrasi, lahirnya lembaga-lembaga politik, serta makin diakuinya hak-hak asasi manusia.

  • Bidang ekonomi, ditandai dengan makin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang. Dengan demikian, kita akan makin mudah untuk memperoleh barang dan jasa.

  • Bidang sosial, ditandai dengan makin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual, kelompok manajer, dan kelompok ekonomi kelas (kelas menengah dan kelas atas). Dengan demikian, terdapat banyak ragam spesialisasi pekerjaan sesuai dengan perannya.

40 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Positif Perubahan Sosial
  1. Makin mudah dan cepatnya manusia menyelesaikan segala aktivitas

Berkat kecanggihan teknologi, berbagai kegiatan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi suatu masalah besar. Jarak ratusan kilometer jauhnya dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat, adapun perbedaan ruang dapat diatasi dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kata lain, dengan adanya perubahan sosial, produktivitas manusia makin meningkat.

  1. Makin baiknya kualitas individu atau masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi baru

Perkembangan teknologi berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas individu dan masyarakat. Contohnya, perubahan dalam bidang kesehatan, yaitu inovasi teknologi kesehatan yang makin canggih akan memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat.

41 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Positif Perubahan Sosial
  1. Makin meningkatnya integrasi sosial

Perubahan dapat meningkatkan integrasi sosial, terutama pada masyarakat yang mengalami perubahan tersebut. Contohnya, pada saat terjadi bencana alam, anggota masyarakat akan saling bekerja sama untuk melakukan pertolongan terhadap para korban.

  1. Makin cepat mobilitas sosial

Perubahan sosial juga berdampak pada percepatan mobilitas sosial. Salah satunya melalui perkembangan teknologi transportasi. Teknologi memungkinkan manusia menciptakan alat transportasi yang makin canggih sehingga manusia dapat menempuh perjalanan jarak jauh dengan cepat dan efisien.

42 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Positif Perubahan Sosial
  1. Makin berkembangnya pola pikir manusia melalui pertukaran budaya serta pertukaran informasi yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja

Percepatan mobilitas sosial yang dilakukan oleh masyarakat memudahkan penyebarluasan berbagai informasi dan budaya antarkelompok masyarakat. Hal tersebut mendorong perubahan pada pola pikir serta cara pandang suatu masyarakat terhadap berbagai hal, termasuk masyarakat dan kebudayaan lain.

43 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Negatif Perubahan Sosial
  1. Disorganisasi atau disintegrasi sosial

Soerjono Soekanto (2015) menyatakan bahwa disorganisasi sosial terjadi ketika norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat memudar akibat perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. Ketidakseimbangan ini bisa menyebabkan disintegrasi sosial dan kekacauan (chaos). Dalam situasi seperti ini, muncul anomi (anomie), kondisi di mana masyarakat kehilangan pegangan tentang yang baik dan buruk. Emile Durkheim menggambarkan anomi sebagai keadaan di mana nilai dan norma tidak lagi mengatur perilaku masyarakat, contohnya adalah perilaku pengendara yang saling menyerobot saat kemacetan atau lampu lalu lintas padam.

44 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Negatif Perubahan Sosial
  1. Permasalahan sosial

Soerjono Soekanto (2015) menjelaskan bahwa masalah sosial timbul dari proses perkembangan masyarakat dan interaksi sosial antarindividu atau kelompok. Masalah ini terjadi karena ketidaksesuaian antarunsur kebudayaan atau masyarakat, yang bisa membahayakan kehidupan kelompok. Masalah sosial sering kali berasal dari perubahan sosial yang cepat dan mengganggu norma. Contoh masalah sosial meliputi pergolakan, pemberontakan, kriminalitas, dan kenakalan remaja.

45 of 45

SOSIOLOGI

SMA/MA

Dampak Perubahan Sosial terhadap Kehidupan Masyarakat

02

  1. Dampak Negatif Perubahan Sosial
  1. Kerusakan Alam Lingkungan

Salah satu dampak negatif perubahan sosial adalah kerusakan lingkungan alam. Manusia dan lingkungan alam merupakan satu kesatuan ekosistem yang saling berhubungan. Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup dan pembangunan menuju modernisasi, manusia sering kali mengeksplorasi dan mengeksploitasi alam. Jika tidak dilakukan dan dikendalikan dengan bijak, tindakan ini akan menyebabkan kerusakan lingkungan.