1 of 25

Perkembangan Kurikulum

Dr. Tri Jalmo, M.Si

2 of 25

Pendidikan

Berkompeten

3 of 25

Apa pengertian kurikulum?

  • Caswel dan Campbell (1935): … to be composed of all the experiences children have under the guidance of teachers
  • Menurut Kerr, J. F (1968): semua pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan secara individu ataupun secara kelompok, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  • Inlow (1966):usaha menyeluruh yang dirancang oleh pihak sekolah untuk membimbing murid memperoleh hasil pembelajaran yang sudah ditentukan.
  • Neagley dan Evans (1967): semua pengalaman yang dirancang dan dikemukakan oleh pihak sekolah
  • Beauchamp (1968):dokumen tertulis yang mengandung isi mata pelajaran yang diajar kepada peserta didik melalui berbagai mata pelajaran, pilihan disiplin ilmu, rumusan masalah dalam kehidupan sehari-hari
  • Good V. Carter (1973):kumpulan kursus ataupun urutan pelajaran yang sistematik

4 of 25

Pengertian Kurikulum

  • Saylor J. Gallen & William N. Alexander :Keseluruhan usaha sekolah untuk mempengaruhi belajar baik berlangsung di kelas, di halaman maupun diluar sekolah
  • B. Ragan: semua pengalaman anak dibawah tanggung jawab sekolah”
  • Soedijarto: segala pengalaman dan kegiatan belajar yang direncanakan dan diorganisir untuk diatasi oleh siswa atau mahasiswa untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan bagi suatu lembaga Pendidikan
  • Ronald C. Doll (1974): kurikulumnya telah berubah dari konten studi kursus dan daftar subjek dan kursus hingga semua pengalaman yang ditawarkan kepada peserta didik di bawah naungan atau arahan sekolah

5 of 25

Pengertian Kurikulum

  • Olivia (1997) mengatakan bahwa “we may think of the curriculum as a program, a plan, content, and learning experiences, whereas we may characterize instruction as methods, the teaching act, implementation, and presentation”.
  • Unruh dan Unruh (1984): suatu rencana untuk keberhasilan pembelajaran yang di dalamnya mencakup rencana yang berhubungan dengan tujuan, dengan apa yang harus dipelajari, dan dengan hasil dari pembelajaran.
  • Marsh (1997): suatu hubungan antara perencanaan-perencanaan dengan pengalaman-pengalaman yang seorang siswa lengkapi di bawah bimbingan sekolah.

6 of 25

Pengertian Kurikulum

Kurikulum menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

7 of 25

LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

8 of 25

Landasan Utama

Empat landasan utama dalam pengembangan kurikulum:

  1. Filosofis (hubungan dg falsafah negara)
  2. Psikologis (apa yg dibutuhkan siswa sesuai dg tingkat perkembangan siswa). Sekarang ada kelas “MAYA”, setiap guru boleh memiliki blog. Siswa bisa belajar dimana saja.
  3. Sosial-budaya (perkembangan di masyarakat)
  4. Ilmu pengetahuan dan teknologi

9 of 25

1. Landasan Filosofis

Aliran :

  • perenialisme
  • essensialisme
  • eksistensialisme
  • progresivisme
  • rekonstruktivisme

10 of 25

Perenialisme

  • Lebih menekankan pada keabadian, keidealan, kebenaran dan keindahan dari pada warisan budaya dan dampak sosial tertentu.
  • Pengetahuan dianggap lebih penting dan kurang memperhatikan kegiatan sehari-hari.
  • Pendidikan yang menganut faham ini menekankan pada kebenaran absolut , kebenaran universal yang tidak terikat pada tempat dan waktu.
  • Aliran ini lebih berorientasi ke masa lalu.

11 of 25

Essensialisme

  • Menekankan pentingnya pewarisan budaya dan pemberian pengetahuan dan keterampilan pada peserta didik agar dapat menjadi anggota masyarakat yang berguna.
  • Matematika, sains dan mata pelajaran lainnya dianggap sebagai dasar-dasar substansi kurikulum yang berharga untuk hidup di masyarakat.
  • Sama halnya dengan perenialisme, essesialisme juga lebih berorientasi pada masa lalu.

12 of 25

Eksistensialisme

  • Menekankan pada individu sebagai sumber pengetahuan tentang hidup dan makna.
  • Untuk memahami kehidupan seseorang mesti memahami dirinya sendiri.
  • Aliran ini mempertanyakan : bagaimana saya hidup di dunia ? Apa pengalaman itu ?

13 of 25

Progresivisme

  • Menekankan pada pentingnya melayani perbedaan individual, berpusat pada peserta didik, variasi pengalaman belajar dan proses.
  • Progresivisme merupakan landasan bagi pengembangan belajar peserta didik aktif.

14 of 25

Rekonstruktivisme

  • Merupakan elaborasi lanjut dari aliran progresivisme.
  • Pada rekonstruktivisme, peradaban manusia masa depan sangat ditekankan. Di samping menekankan tentang perbedaan individual seperti pada progresivisme, rekonstruktivisme lebih jauh menekankan tentang pemecahan masalah, berfikir kritis dan sejenisnya.
  • Aliran ini akan mempertanyakan untuk apa berfikir kritis, memecahkan masalah, dan melakukan sesuatu ?
  • Penganut aliran ini menekankan pada hasil belajar dari pada proses.

15 of 25

Fungsi Umum Kurikulum

  • Kurikulum sebagai
  • Pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran

  • Bagi Guru
  • Kurikulum sebagai
  • pedoman dalam membimbing anaknya belajar di rumah
  • Bagi Orang Tua
  • Kurikulum sebagai
  • pedoman belajar
  • Bagi Siswa
  • Kurikulum sebagai
  • pedoman dalam melaksanakan supervisi atau pengawasan
  • Bagi Kepala Sekolah
  • Kurikulum sebagai
  • pedoman dalam memberikan bantuan bagi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah
  • Bagi Masyarakat

15

16 of 25

Fungsi Kurikulum

  • Bagi siswa sebagai subjek didik
  • Fungsi Penyesuaian
  • Kurikulum harus mampu mengarahkan siswa agar memiliki sifat well adjusted.
  • Fungsi Integrasi
  • Kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh
  • Fungsi Diferensiasi
  • Kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu memberikan pelayanan terhadap perbedaan individu siswa
  • Fungsi Persiapan
  • Kurikulum sebagai alat pendidikan harus mampu mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan berikutnya
  • Fungsi Pemilihan
  • Kurikulum harus mampu memberikan kesempatan bagi siswa untuk memilih program-program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
  • Fungsi Diagnostik
  • Kurikulum harus mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya

16

1

2

3

4

5

6

17 of 25

Apa saja komponen Kurikulum?

Subandiyah (1993: 4-6)

  1. Tujuan
  2. isi/materi
  3. media (sarana dan prasarana)
  4. Strategi
  5. proses belajar mengajar.

Soemanto (1982)

  1. Objective (tujuan)
  2. Knowledges (isi atau materi)
  3. School learning experiences (interaksi belajar mengajar di sekolah)
  4. Evaluation (penilaian).

Nasution (1988), Fuaduddin dan Karya (1992), serta Nana Sudjana (1991: 21).

  1. Tujuan
  2. Isi dan struktur kurikulum
  3. Strategi pelaksanaan PBM (Proses Belajar Mengajar)
  4. Evaluasi

Sebagai program

  • Tujuan
  • Materi
  • Strategi

Sebagai dokumen:

  • Perangkat pembelajaran
  • Buku-buku pelajaran

18 of 25

Bagaiamana perkembangan �kurikulum di Indonesia?

19 of 25

20 of 25

Perkembangan Kurikulum di Indonesia

  • Kurikulum 1975: dipengaruhi oleh aliran Psikologi Behavioral; segala sesuatu diukur dari hasilnya, dan diwujudkan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diukur. Berorientasi pada tujuan yang dirumuskan secara operasional dan behavioral
  • Kurikulum 1984: dipengharuhi oleh aliran psikologi Humanistik, yang memandang anak didik sebagai individu yang dapat dan mau aktif mencari sendiri, menjelajah dan meneliti lingkungannya. Kurikulum 1984 menggunakan pendekatan proses, disamping tetap menggunakan orientasi pada tujuan
  • Kurikulum 1994: muncul istilah CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Kegiatan belajar cenderung didalam kelas, mengejar target berupa materi yang harus dikuasai, berorientasi kognitif.
  • Kurikulum 2004: tujuan terarah pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Pengembangan ada pada guru dan sekolah. Semua proses terstandarisasi mulai dari proses pembelajaran hingga hasil belajar siswa. Kurikulum ini populer dengan sebutan KBK (Kurikulum Berbasis Konpetensi).

21 of 25

Perkembangan Kurikulum di Indonesia

  • Kurikulum 2006/KTSP: guru diberi kewenangan untuk mengembangkan kurikulum. Guru diwajibkan membuat pengangkat mengajar yang diberi nama KTSP.
  • Pemerintah menyediakan SK dan 🡪Guru diberi kewenangan untuk menentukan indikator, materi, metode mengajar, dan evalusi yang dianggap paling tepat sesuai kondisi siswa dan sekolah untuk mencapai kompetensi dasar tersebut.
  • Kurikulum 2013 :Jenis evaluasi lebih detail untuk menilai proses belajar siswa. Penilaian tersebut meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku.
  • Kurikulum Merdeka: guru diberi kemerdekaan dalam mengajar dan siswa diberi kebebasan untuk bealajar

22 of 25

Keunggulan Kur-Mer

Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Siswa

  • Peserta didik tidak dipaksa untuk mempelajari mata pelajaran yang tidak disukainya. Mereka bisa memilih mata pelajaran apa yang ingin dipelajari dan sesuai dengan minat serta bakatnya.
  • Pembelajaran terasa lebih menyenangkan karena disesuaikan dengan tingkat kompetensi peserta didik di setiap fase.
  • Peserta didik tidak dipaksa atau diburu-buru untuk menguasai suatu mata pelajaran.
  • Peserta didik akan terbiasa untuk menerapkan pola pikir kritis melalui pembelajaran berbasis proyek dengan melibatkan Profil Pelajar Pancasila.

Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Guru

  • Guru bisa menentukan sendiri perangkat ajar yang sesuai dengan kondisi peserta didiknya.
  • Guru bisa mengajar pada kondisi yang tepat atau teach at the right level karena pembelajaran mengacu pada fase CP.
  • Guru lebih dekat dengan peserta didiknya melalui asesmen diagnostik nonkognitif.
  • Guru menjadi lebih kreatif dan inovatif karena harus bisa mengembangkan perangkat ajar yang menarik bagi peserta didiknya

23 of 25

Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Sekolah

  • Sekolah diberi kebebasan untuk menentukan sistem pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekolah tersebut.
  • Sekolah merupakan tempat untuk membentuk SDM Pendidik yang unggul melalui kegiatan pengembangan perangkat ajar.
  • Sekolah bisa memetakan sendiri tingkat kesiapan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
  • Sekolah mendapatkan pendampingan dari pemerintah sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.

24 of 25

25 of 25

Sekian… mari berdiskusi