BULLYING
Ada yang pernah mengalami ?
https://www.bimbingankonseling.web.id/2020/04/bullying.html
Tujuan Layanan
1. Siswa Mampu memahami pengertian bullying.
2. Siswa mampu memahami bentuk-bentuk bullying.
3. Siswa mampu mengembangkan diri dalam
mengatasi prilaku bullying
FAKTA & BERITA TENTANG KASUS BULLYING 2023 s.d 2024
Pendahuluan
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/02/20/ada-30-kasus-bullying-sepanjang-2023-mayoritas-terjadi-di-smp
Dari 30 kasus perundungan pada 2023, sebanyak 50% terjadi di jenjang SMP/sederajat, 30% di jenjang SD/sederajat, 10% di jenjang SMA/sederajat, dan 10% di jenjang SMK/sederajat.
Pendahuluan
https://metro.tempo.co/read/1902242/kuasa-hukum-keluarga-desak-lembaga-negara-kawal-proses-autopsi-ulang-afif-maulana?tracking_page_direct
Pengertian Bullying
Atau biasa disebut PERUNDUNGAN adalah perilaku yang tidak menyenangkan baik verbal, fisik maupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya.
PERUNDUNGAN juga membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan perseorangan maupun kelompok.
Bentuk dan Jenis Bullying
Bullying ini biasanya menjadi awal prilaku bullying selanjutnya.
Contoh bullying secara verbal, seperti julukan nama, celaan, fitnah, penghinaan, terror, pernyataan-pernyataan seksual, ghibah, menggosip dan lain sebagainya.
Bullying secara verbal
Bentuk dan Jenis Bullying
Merupakan prilaku/tindakan yang dilakukan secara fisik kepada seseorang dengan sengaja.
Contohnya seperti ; menendang, memukul, mencakar, merusak barang, dan lain sebagainya,
Dan jika tidak segera dihentikan akan cenderung ketindakan kriminal
Bullying secara fisik
Bentuk dan Jenis Bullying
Bullying yang dilakukan dengan memutuskan relasi-hubungan sosial seseorang dengan tujuan pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian, pengucilan atau penghindaran.
Contohnya seperti pandangan mata yang agresif, cibiran, tertawa dan Bahasa tubuh mengejek.
Bullying secara relasional
Bentuk dan Jenis Bullying
Merupakan prilaku bullying yang dilakukan melalui media elektronik.
Biasanya ditunjukkan untuk meneror korban dengan menggunakan tulisan, animasi, gambar dan rekaman video yang sifatnya mengintmidasi, menyakiti atau menyudutkan
Bullying secara Elektronik/Cyber Bullying
Dampak Bullying – Bagi Korban
01
03
02
04
Depresi dan Marah
Menurunkan Prestasi Akademik
Mengalami cidera fisik
Mengalami gangguan mental
Cara menghentikan Bullying
Tunjukkan dengan Prestasi
Ambil sisi positifnya
Komunikasi
Jalin pertemanan dengan banyak orang
Cara Sekolah Cegah Bullying
Ambil sisi positifnya
Komunikasi
Yuk kita bahas satu persatu
“Jika kamu termasuk korban bullying pertama-tama kamu harus tarik nafas, jangan biarkan kemarahan dan kesedihan menyelimutimu. Kamu dapat berkomunikasi dengan pelaku, tanyakan padanya, apakah ada kesalahan yang mungkin kamu lakukan. Atau kamu bisa meminta bantuan gurumu untuk menampaikan pertanyaan tersebut.”
Komunikasi
“Jika kamu di-bully bisa jadi karena si pembully melihat kekuranganmu. Maka buktikan dengan prestasi. Jadikan Bullyan itu sebagai motivasi untuk berprestasi. Kalau kamu berprestasi maka si pembully akan malu sendiri.”
Tunjukkan dengan Prestasi
“ Kalau kalian perhatika korban Bullying biasanya mereka yang suka menyendiri, walaupun tidak semua. Maka pastikan kamu memiliki pertemanan yang sehat dan baik dengan hal tersebut hubungan kalian tidak akan ada mencari untung sendiri.”
Jalin Pertemanan dengan Banyak Orang
“Mungkin dari kalian sudah pernah mendengar lagunya Tulus yang berjudul Gajah makna pada poin ini sudah sangat jelas tersirat di lagu tersebut.”
Ambil Sisi Positifnya
DAFTAR PUSTAKA
Amrih, Dian Pitoyo. 2008. “STOP BULLYING!”http://www pitoyo.com/mod.php? mod= publisher&op= iewarticle&artid=331. diakses pada 11 November 2012 pukul 13.32 WIB
Catshade. 2007. ““Bullying” dalam Dunia Pendidikan (bagian 2a): Mengenal Korban Lebih Jauh” http://popsy.wordpress.com/2007/07/20/%E2%80%9Cbullying%E2%80%9D-dalam-dunia-pendidikan-bagian-2a-mengenal-korban-lebih-jauh/. diakses pada 11 November 2012 pukul 13.37 WIB
Catshade. 2007. “Bullying” dalam Dunia Pendidikan (bagian 2b): Pelaku Juga Adalah “Korban” http://popsy.wordpress.com/2007/07/28/%E2%80%9Cbullying%E2%80%9D-dalam-dunia-pendidikan-bagian-2b-pelaku-juga-adalah %E2%80%9 Ckorban%E2%80%9D/. diakses pada 11 November 2012 pukul 13.48 WIB
Ohandi, Max Andre. 2012. “Bullying di Sekolah”. http://edukasi.kompasiana com/2012/08/02/bullying-di-sekolah/. diakses pada 11 November 2012 pukul 14.03 WIB
Riauskina, I. I., Djuwita, R., dan Soesetio, S. R. 2005. ”Gencet-gencetan” di mata siswa/siswi kelas 1 SMA: Naskah kognitif tentang arti, skenario, dan dampak ”gencet-gencetan”. Jurnal Psikologi Sosial, 12 (01), 1 – 13
Terimakasih.�-Atas Perhatiannya-
https://www.youtube.com/watch?v=kgbE5_v9vLE