1 of 46

PENGEMBANGAN PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

2022

2 of 46

DRA.SUMINARSIH, M.SI

WIDYAPRADA LPMP JAWA TENGAH

08122922062

MATERI :

3 of 46

Agenda

Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dimensi-elemen-sub elemen P3

Merancang projek

Modul projek

4 of 46

5 of 46

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

6 of 46

Monggo didiskusikan dulu….

  • Apa yang Anda ketahui tentang projek Profil Pelajar Pancasila ?
  • Apakah projek ini sama dengan pembelajaran dengan model Projeck based learning (PBL)?
  • Apa yang dijadikan landasan pelaksanaan projek pelajar Pancasila?
  • bagaimana projek ini dilakukan?
  • Dampak apa yang terjadi?

7 of 46

7

Pengembangan Karakter

Dalam struktur kurikulum prototipe, 20 - 30 persen jam pelajaran digunakan untuk pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis projek.

Kurikulum 2013 sudah menekankan pada pengembangan karakter, namun belum memberi porsi khusus dalam struktur kurikulumnya.

Pembelajaran berbasis projek penting untuk pengembangan karakter karena:

  1. memberi kesempatan untuk belajar melalui pengalaman (experiential learning)
  2. Mengintegrasikan kompetensi esensial yang dipelajari peserta didik dari berbagai disiplin ilmu
  3. struktur belajar yang fleksibel

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

8 of 46

9 of 46

7 urgensi Profil Pelajar Pancasila

  • Sebagai bintang penuntun pembelajaran
  • Sebagai upaya mencapai cita-cita bangsa
  • Untuk menyiapkan warga negara sekaligus warga dunia
  • Untuk kesejahteraan jiwa dan raga
  • Sebagai rumusan karakter dan kompetensi abad 21
  • Sebagai profil lulusan
  • Sebagai rujukan penyusunan kebijakan

10 of 46

Perlunya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

10

Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan

kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari-tema tema atau isu penting seperti perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya.

Projek penguatan ini juga dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi lingkungan sekitarnya.

“... perlulah anak anak [Taman Siswa] kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki ‘pengetahuan’ saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat

‘mengalaminya’ sendiri , dan

kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya.”

Ki Hadjar Dewantara

11 of 46

12 of 46

Prinsip-prinsip kunci Projek Penguatan Profil Pancasila

12

HOLISTIK

Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah dan mendorong untuk melihat koneksi yang bermakna antar komponen dalam pelaksanaan projek, seperti peserta didik, pendidik, satuan pendidikan, masyarakat, dan realitas kehidupan sehari-hari.

KONTEKSTUAL

Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Dengan mendasarkan projek pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian, diharapkan peserta didik dapat mengalami pembelajaran yang bermakna untuk secara aktif meningkatkan pemahaman dan kemampuannya.

13 of 46

Prinsip-prinsip kunci Projek Penguatan Profil Pancasila

13

BERPUSAT PADA PESERTA DIDIK

Prinsip berpusat pada peserta didik berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri.

EKSPLORATIF

Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Pendidik tetap dapat merancang kegiatan projek secara sistematis dan terstruktur agar dapat memudahkan pelaksanaannya.

14 of 46

Manfaat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif.
  • Berpartisipasi merencanakan pembelajaran
  • secara aktif dan berkelanjutan.
  • Mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu tertentu.
  • Melatih kemampuan pemecahan masalah
  • dalam beragam situasi belajar.
  • Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar.
  • Menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal.

9

Untuk satuan pendidikan

  • Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.
  • Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.

Untuk pendidik

  • Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila.
  • Merencanakan proses pembelajaran projek dengan tujuan akhir yang jelas.
  • Mengembangkan kompetensi sebagai Pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan Pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan ruang bagi semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mengembangkan,me ncapai, mempraktikkan dan mengamalkan Profil Pelajar Pancasila.

Untuk Peserta Didik

15 of 46

15

16 of 46

17 of 46

18 of 46

Pengertian projek penguatan profil pelajar Pancasila

  • SOSIALISASI
  • PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

  • DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  • DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Berdasarkan Kepmendikbudristek No.56/M/2022, Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakankegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasiladilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.

Projek penguatan profil pelajar Pancasiladirancang terpisah dari intrakurikuler . Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. Satuan pendidikan dapatmelibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

19 of 46

19

20 of 46

Kepala satuan pendidikan

  • SOSIALISASI
  • PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

  • DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  • DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Peran pemangku kepentingan dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

  1. Membentuk tim fasilitator projek dan turut merencanakan projek
  2. Mendampingi jalannya projek dan melakukan pengelolaan sumber daya satuan pendidikan secara transparan dan akuntabel
  3. Membangun komunikasi untuk kolaborasi antara orang tua peserta didik, warga satuan pendidikan, dan narasumber pengaya projek: masyarakat, komunitas, universitas, praktisi, dsb.
  4. Mengembangkan komunitas praktisi di satuan pendidikan untuk peningkatan kompetensi pendidik yang berkelanjutan
  5. Melakukan coaching secara berkala bagi pendidik
  6. Merencanakan, melaksanakan, merefleksikan, dan mengevaluasi pengembangan aktivitas dan asesmen projek yang berpusat pada peserta didik.

Pendidik

(Peran ini khususnya perlu diampu oleh pendidik yang menjadi Tim Fasilitator Projek)

  1. Perencana projek - Melakukan perancangan tujuan, alur kegiatan, strategi pelaksanaan, dan asesmen projek secara berkelanjutan.
  2. Fasilitator - Memfasilitasi peserta didik dalam menjalankan projek yang sesuai dengan minatnya, dengan pilihan cara belajar dan produk belajar yang sesuai dengan preferensi peserta didik.
  3. Pendamping - Membimbing peserta didik dalam menjalankan projek, menemukan isu yang relevan, dan mengarahkan peserta didik dalam merencanakan aksi yang berkelanjutan.
  4. Supervisor dan konsultan - Mengawasi dan mengarahkan peserta didik dalam pencapaian projek, memberikan saran dan masukan secara berkelanjutan untuk peserta didik, dan melakukan asemen performa peserta didik selama projek berlangsung.
  5. Moderator - Memandu peserta didik dalam berbagai aktivitas diskusi.

Peserta Didik

  1. Mengasah komitmen untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah disepakati.
  2. Mengembangkan kemandirian untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran sesuai minat dan kemampuan yang dimiliki.
  3. Melakukan refleksi secara konsisten dan berkelanjutan untuk memahami potensi diri dan mengoptimalkan kemampuan.

18

Peran-peran ini dapat dioptimalkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan satuan pendidikan.

21 of 46

Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota

  • SOSIALISASI
  • PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

  • DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  • DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
  1. Berkoordinasi dengan satuan pendidikan, memastikan tersedianya sumber daya, sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk pelaksanaan kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
  2. Memberikan dukungan untuk peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
  3. Memastikan hasil asesmen dipergunakan sebagai umpan balik dalam pelaksanaan projek,
  4. Memastikan keterlibatan dan sinergi antar pemangku kepentingan berjalan dengan baik untuk mendukung projek.
  5. Mengawasi apakah projek sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Pengawas

  1. Memberikan pendampingan dan pembinaan kepada satuan pendidikan dengan strategi coaching atau

komunikasi yang memberdayakan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki satuan pendidikan.

  1. Memberikan informasi terbaru berkaitan dengan kebijakan pendidikan khususnya yang berhubungan dengan kurikulum dan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
  2. Memberikan bantuan ketika satuan pendidikan mengalami kendala dalam menjalankan projek.
  3. Menghubungkan sekolah dengan mitra di luar sekolah yang dapat mendukung pelaksanaan projek (Opsional).

Komite Sekolah

Memberikan dukungan terkait pelaksanaan projek di satuan pendidikan.

Masyarakat/Orang tua peserta didik/Mitra

  1. Menjadi sumber belajar yang bermakna bagi peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan projek.
  2. Membantu menemukan atau mengidentifikasi isu atau masalah yang ada serta memberikan informasi sebagai narasumber terkait dengan isu tersebut
  3. Memberikan dukungan berupa pendampingan, khususnya dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di luar lingkungan satuan pendidikan.

Contoh pertanyaan untuk komunikasi yang memberdayakan antara pengawas dan kepala satuan pendidikan/Tim Fasilitator Projek:

  1. Apa harapan atau tujuan yang ingin dicapai oleh satuan pendidikan dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila?
  2. Bagaimana kondisi kesiapan sekolah saat ini? Apa sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk melaksanakan projek dan mencapai tujuan yang diharapkan? Apa saja dimensi profil pelajar Pancasila yang perlu dikuatkan? Bagaimana mengidentifikasi isu yang relevan untuk dikembangkan menjadi tema projek?
  3. Apa langkah-langkah yang perlu dilakukan? Apa tantangan yang mungkin dihadapi dan bagaimana cara menanggulanginya?

22 of 46

22

23 of 46

SOSIALISASI

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Tema-tema projek penguatan profil pelajar Pancasila di jenjang SMP

Kearifan Lokal

(SD-SMA)

Membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya.

Rekayasa dan Teknologi

(SD-SMA)

Berkolaborasi dalam melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan dirinya dan juga sekitarnya.

Kewirausahaan

(SD-SMA)

Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Bhinneka Tunggal Ika (SD- SMA)

Mengenal belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman kelompok agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat sekitar dan di Indonesia serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya.

Gaya Hidup Berkelanjutan

(SD-SMA)

Memahami dampak dari aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya.

Bangunlah Jiwa dan Raganya

(SD-SMA)

Membangun kesadaran dan keterampilan untuk memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya.

Suara Demokrasi

(SMP-SMA)

Merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang

berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam

dunia kerja.

Tema-tema projek sudah ditentukan oleh pemerintah. Berangkat dari tema yang ada, tim fasilitator projek dapat mengembangkan topik spesifik yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan sekolah.

24 of 46

Alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila di jenjang SMP

SOSIALISASI

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Contoh jumlah total JP ini untuk SMP kelas 9, yang akan dibagi ke sekurang-kurangnya 3 projek. Jumlah ini berbeda di setiap fase/ jenjangnya.

320 JP ini tidak perlu dibagi rata ke masing-masing projek, namun bisa disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing projek.

Jumlah berkisar 25 % dari total JP (Sudah ditetapkan dalam struktur)

Total alokasi waktu projek di jenjang SMP adalah sekitar 25% dari keseluruhan total JP dalam satu tahun:

- Kelas 7&8 = 360 JP

- Kelas 9 = 320 JP

Setelah mengidentifikasi total alokasi jam projek, langkah berikutnya adalah

menentukan pembagian durasi projek sejumlah tema yang dipilih di kelas

tersebut. Durasi setiap tema projek dapat dirancang berbeda-beda tergantung tujuan dan kedalaman eksplorasi tema tersebut.

25 of 46

26 of 46

27 of 46

28 of 46

28

29 of 46

29

30 of 46

MERANCANG MODUL PROJEK

31 of 46

31

32 of 46

32

33 of 46

1. Menentukan tujuan pembelajaran (projek): Apa kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik? (Memilih tujuan kompetensi dari alur perkembangan dimensi profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan fase peserta didik)

  • SOSIALISASI
  • PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

  • DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  • DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Alur Rencana Pembelajaran dan Asesmen Projek

  1. Merancang indikator kemampuan: Apa yang perlu dipahami atau dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kemampuannya? (Merumuskan tujuan pembelajaran dengan kalimat yang lebih kontekstual dan mudah diukur)

  1. Menyusun strategi asesmen: Dengan cara apa peserta didik dapat menunjukkan kemampuan & perilaku yang sesuai dengan tujuan? (Mengembangkan bentuk asesmen: Mengerjakan tes/Menyajikan informasi/Membuat produk/Melakukan sesuatu/Menunjukkan sikap, dsb. Dengan cara apa pendidik bisa mengukur kemampuan peserta didik tersebut? (Mengembangkan instrumen asesmen: Soal tertulis, kuis, jurnal, lembar ceklis/observasi, rubrik, portofolio, dsb.

*dijadikan infografis

34 of 46

Peran Asesmen Diagnostik, Formatif, dan Sumatif Dalam Projek

Asesmen Diagnostik

Asesmen Formatif

Asesmen Sumatif

Waktu penggunaan

  • Pada awal perencanaan projek (identifikasi kesiapan satuan pendidikan), jika membuat sendiri modul projek
  • Pada saat penentuan dimensi, elemen, dan sub-elemen,

jika menggunakan modul projek sudah ada

Berkala, berkelanjutan selama projek

  • Biasanya dilakukan pada akhir projek
  • Dapat dilakukan di akhir tahap kegiatan jika diperlukan (terutama di projek dengan jangka waktu yang panjang)

Pihak yang memberikan asesmen

Pendidik

Pendidik, peserta didik secara pribadi (self- assessment), sesama peserta didik (peer- assessment), mitra satuan pendidikan dalam projek (misalnya: orang tua, narasumber projek)

Pendidik

Contoh bentuk

asesmen

Rubrik, observasi, kuesioner, refleksi, esai

Rubrik, umpan balik (dari pendidik dan sesama peserta didik) baik secara lisan maupun tertulis, observasi, diskusi, presentasi, jurnal, refleksi, esai

Rubrik, presentasi, poster, diorama, produk teknologi atau seni, esai, kolase, drama

Manfaat untuk tim fasilitasi projek

  • Menciptakan baseline (garis dasar) untuk menilai kemampuan awal peserta didik. Informasi ini dipakai untuk merencanakan kegiatan projek yang efektif dan bermakna untuk peserta didik, untuk mencapai konsep learning at the right level.
  • Menentukan sub-elemen yang sesuai dengan fasenya
  • Mengetahui perkembangan peserta didik di akhir projek.
  • Mengawasi pembelajaran peserta didik selama projek
  • Memastikan perkembangan kompetensi

peserta didik sesuai dengan sub-elemen Profil Pelajar Pancasila yang disasar

  • Mengecek pemahaman peserta didik

mengenai isu projek

  • Mengukur apakah peserta didik sudah mengembangkan kompetensi dari sub- elemen dari elemen dan dimensi Profil Pelajar Pancasila sesuai fase yang disasar
  • Menyusun projek selanjutnya

Manfaat untuk peserta didik

  • Memahami performa di awal projek
  • Membantu peserta didik memperbaiki dan mengembangkan diri.
  • Membantu peserta didik mendapatkan hasil

belajar yang lebih baik dalam asesmen sumatif di akhir

  • Mengoptimalkan dampak projek
  • Memahami performa di akhir projek
  • Memahami apakah mereka sudah memenuhi capaian projek dan sejauh mana sudah mencapai fase perkembangan sub-elemen dari dimensi Profil Pelajar Pancasila yang disasar

35 of 46

Prinsip Rancangan

Rapor Projek

Tidak menjadi beban administrasi yang berat

Aspirasinya, penulisan rapor akan lebih sederhana, terlebih apabila dibantu teknologi

Teknologi "Report generator" di mana pendidik memasukkan judul projek, deskripsi singkat, dan seluruh elemen profil pelajar Pancasila, dan hanya memberikan penilaian pilihan elemen profil yang berkaitan dengan projek tanpa harus menuliskannya

Penulisan deskripsi proses peserta didik benar-benar fokus pada hal unik dan istimewa yang layak direfleksikan, misalnya situasi di mana peserta didik mengambil keputusan yang bijak, perkembangan suatu karakter yang sangat nyata dalam kurun waktu tertentu, dsb.

Menunjukkan keterpaduan

Rapor terdiri dari hasil penilaian terhadap performa peserta didik dalam projek.

Meskipun ada beberapa disiplin ilmu terintegrasi dalam projek, namun bagian projek fokus pada keterpaduan pembelajaran dan perkembangan karakter dan kompetensi sesuai Profil Pelajar Pancasila

Kompetensi utuh

Penilaian dalam rapor projek memadukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebagai satu komponen. Deskripsi juga disampaikan secara utuh tanpa membedakan aspek tersebut.

rapor informatif dalam menyampaikan perkembangan anak namun tidak merepotkan pendidik dalam pengerjaannya

36 of 46

37 of 46

38 of 46

39 of 46

40 of 46

41 of 46

Evaluasi dan �Tindak Lanjut Projek

42 of 46

Aktivitas Sesi Ruang Kolaborasi

  • SOSIALISASI
  • PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

  • DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  • DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
  • Bentuklah kelompok peserta berdasarkan asal kota/kabupaten yang sama. (3 orang)
  • Buka dan kerjakan lembar kerja pada tautan berikut:

https://docs.google.com/document/d/1VREgod_pzZq_KrZ_ - FDJj9vRj1czein4/copy

43 of 46

PRESENTASI

44 of 46

Refleksi

  • Pengalaman belajar yang didapat?
  • Seberapa optimis projek akan berjalan di sekolah?
  • Apa harapan hasil dari projek penguatan Profil Pelajar Pancasila ?
  • Bagaimana agar harapan hasil dari projek penguatan Profil Pelajar Pancasila tercapai ?

45 of 46

MATERI LENGKAP KURIKULUM MERDEKA DAPAT DIAKSES MELALUI:�

Mari instal Platform Merdeka Mengajar pada gawai Android melalui tautan bit.ly/platformmerdekamengajar

46 of 46

MATUR NUWUN

SEHAT …SUKSES SELALU