1 of 14

PERILAKU INDIVIDU DAN NILAI-NILAI

HJ.MURTASIYAH,S.E,M.M

2 of 14

�A. PENGERTIAN PERILAKU

  • Individu adalah subjek dan sekaligus objek dari organisasi. Individu sebagai subjek adalah pelaku, penggerak atau motornya organisasi, dan sebagai objek, organisasi berdiri untuk memenuhi sebagian tujuan individu.

  • Thoha (2001) menyatakan perilaku adalah suatu fungsi dari interaksi antara seseorang dengan lingkungannya, (Thoha, 2001).

  • Notoatmodjo (2010) menyatakan perilaku merupakan hasil daripada segala macam pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkunganya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap dan tindakan. Perilaku merupakan respon/reaksi seorang individu terhadap stimulus yang berasal dari luar maupun dari dalam dirinya,����

3 of 14

  • Dari pengertian yang diajukan pada ahli, maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan perilaku adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan individu baik yang tampak maupun tidak tampak yang dipengaruhi oleh lingkungan di mana dia berada.

  • Kholid (2015) menyatakan berdasarkan stimulus, jenis perilaku dapat dibagi menjadi dua sebagai berikut:

1. Perilaku tertutup (covert behavior)

2. Perilaku terbuka (overt behavior)

���

4 of 14

B. PENGERTIAN PERILAKU INDIVIDU

  • Perilaku individu adalah cikal bakal dari perilaku organisasi
  • Robbins (2001) menyatakan bahwa perilaku individu adalah meliputi karakteristik biografis, kemampuan, kepribadian dan pembelajaran. Perilaku individu, yang meliputi karakteristik biografis seperti usia, jenis kelamin, status kawin dan masa kerja, kemudian kemampuan, pembelajaran, kepribadian, persepsi dan lain-lain.
  • Thoha (2001) menyatakan kepribadian adalah suatu sistem yang dinamis dan memberikan dasar dari semua perilaku.

5 of 14

Menurut Gibson, dkk (2012), untuk menganalisis perilaku individual diperlukan variabel

1. psikologis,

2. fisiologis dan

3. lingkungan.��� ��

  • ��

6 of 14

Bloom, et al (1984) membedakan perilaku dalam tiga domain perilaku yaitu

  • 1. kognitif (cognitive),
  • 2. afektif (affective), dan
  • 3. psikomotor (psychomotor).��

7 of 14

C. PEMBENTUKAN PERILAKU INDIVIDU

  • Menurut Walgito (2004) pembentukan perilaku dapat dibagi dengan 3 (tiga) cara yaitu
  • pembentukan perilaku dengan kondisioning atau kebiasaan,
  • pembentukan perilaku dengan pengertian (insight), dan
  • pembentukan perilaku dengan menggunakan model, contoh atau teladan.��

8 of 14

��Notoatmodjo (2010) menyatakan ada beberapa 2 (dua) factor pembentuk perilaku yaitu ��

1. faktor internal dan �2. faktor eksternal.

  • Pembentukan perilaku dapat dilakukan dengan penerapan konsekuensi

1. positif

2. negatif.

9 of 14

D. NILAI-NILAI DAN PERILAKU INDIVIDU

  • Nilai adalah segala sesuatu yang dianggap baik dan berharga bagi kehidupan manusia.
  • Sastrapratedja (1993) menyatakan bahwa nilai mempunyai peranan penting dalam perubahan perilaku.�Nilai dapat mempengaruhi pengetahuan, sikap dan tindakan individu.
  • Fraenkel (1977) menyatakan nilai adalah kunci lahirnya perilaku dan perbuatan seseorang.�

10 of 14

  • Wicaksono (2014) mengartikan nilai sebagai segala sesuatu atau hal hal yang berguna bagi kemanusiaan. Nilai berkaitan erat dengan kebaikan yang ada pada sesuatu hal. Nilai dapat membantu kita menyadari, mengakui, mendalami dan memahami hakikat kaitan antara nilai satu dengan yang lainnya serta peranan dan kegunaannya

����

11 of 14

  • Hoda (2003) menyatakan paling tidak ada 6 (enam) pengertian dari nilai sebagai berikut:

1. Sesuatu yang fundamental yang dicari orang sepanjang hidupnya

2. Sesuatu kualitas atau tindakan yang berharga, kebaikan, makna atau pemenuhan karakter untuk kehidupan seseorang

3. Suatu kualitas atau tindakan yang membentuk identitas seseorang sebagai pengevaluasian diri, penginterprestasian diri, dan pembentukan diri

4. Suatu kriteria fundamental bagi seseorang untuk memilih sesuatu yang baik di antara berbagai kemungkinan tindakan.

5. Suatu standar yang fundamental yang dipegang oleh seseorang Ketika bertingkah laku bagi dirinya dan orang lain.

6. Suatu “objek nilai”, suatu hubungan yang tepat dengan sesuatu yang sekaligus membentuk hidup yang berharga dengan identitas kepribadian seseorang. Objek nilai mencakup karya seni, teori ilmiah, teknologi, objek yang disucikan, budaya, tradisi, lembaga, orang lain, dan alam itu sendiri.

12 of 14

  • nilai adalah sebuah konsep yang bersifat abstrak serta dijadikan patokan perilaku individu.
  • Nilai individu pada dasarnya ada yang dibawa sejak lahir yang disebut dengan individual values, dan nilai yang dibentuk oleh suatu organisasi yang disebut dengan organizational values.
  • Badeni (2013) menyampaikan pendapat Rokeah yang menyatakan ada dua kategori nilai yaitu: terminal value dan instumental value.
  • Untuk mencapai terminal value, maka harus memiliki atau menjalankan nilai instrumental value atau disebut juga dengan nilai antara seperti kerja keras, disiplin, rajin, gigih, kemauan dan komitmen yang tinggi.
  • Dengan penerapan instrumental value yang ajek dan konsisten, maka secara perlahan dan pasti, terminal value akan tercapai dengan baik.

13 of 14

TERIMA KASIH

Good luck

14 of 14

TUGAS

  1. Buatlah Rangkuman dari apa yang ibu jelaskan !
  2. Semangat ya !!!