1 of 25

TIM AKADEMIK

PROGRAM AKADEMIK SMA NEGERI 64 JAKARTA

TAHUN 2025/2026

Jakarta, 25 Juli 2025

2 of 25

KURIKULUM MERDEKA

SMA NEGERI 64 JAKARTA

3 of 25

LATAR BELAKANG

  • Adanya ketertinggalan pembelajaran atau learning loss 
  • Banyak studi nasional maupun internasional yang menyebutkan bahwa Indonesia juga telah lama mengalami krisis pembelajaran atau learning crisis. (memahami bacaan sederhana ataupun menerapkan konsep matematika dasar)
  • Kesenjangan pendidikan yang cukup curam di antarwilayah dan kelompok sosial di Tanah Air
  • Upaya pemulihan pembelajaran dengan mencanangkan Kurikulum Merdeka.
  • Pendekatan deep learning dalam kurikulum merdeka

4 of 25

DASAR HUKUM

  • Undang–Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • PP No.4 Tahun 2022 tentang perubahan atas PP No. 57 Tahun 2001 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
  • Permendikbudristek RI No. 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan
  • Permendikbudristek RI No. 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses
  • SK Mendikbudristek RI No. 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian Pendidikan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
  • SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 262/m/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 56/m/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran
  • Permendikdasmen RI No. 11 Tahun 2025 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru
  • Permendikdasmen RI No. 12 Tahun 2025 Tentang Standar Isi
  • Permendikdasmen RI No. 13 Tahun 2025 Tentang perubahan Permendikbudristek RI No. 12 Tahun 2025 Tentang Kurikulum Pada Anak Usia Dini, Pend. Dasar dan Pend. Menengah
  • Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta No. 89 Tahun 2025 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2025 - 2026

5 of 25

KURIKULUM MERDEKA (KURMER)

DI SMA

  • Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

  • Siswa tidak akan lagi dibeda-bedakan dengan berbagai peminatan, seperti MIPA, IPS, maupun Bahasa.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil Pelajar Pancasila.

6 of 25

KALENDER AKADEMIK

No

Tanggal

Kegiatan

Ket.

1

14 Juli 2025

Mulai KBM ( Semester Ganjil, Hari efektif kurang lebih 94 hari)

2

25, 28 Agustus 2024

Pelatihan ANBK Kelas XI

3

23 Juli 2025

Sincron Simulasi ANBK

4

24 Juli 2025

Simulasi ANBK

5

29 – 31 juli 2025

Gladi Bersiah ANBK

6

1 – 3 Agustus 2025

Sincronisasi ANBK

7

4 – 7 Agustus 2025

Pelaksanaan ANBK

8

16 September 2025

Aktualisasi Projek P5 kls XI dan XII

10

3 Oktober 2025

Pembagian Nilai Tengah Semester

11

1-5 Des 2025

Asesmen Akhir Semester Ganjil 2025/2026

12

19 Des 2025

Pembagian raport sem ganjil

13

20 Des 2025

3 Jan 2026

Libur Akhir Semester Ganjil

7 of 25

LANJUTAN KALDIK…….

No

Tanggal

Kegiatan

Ket.

14

6 Jan 2025

Awal KBM Sem Genap ( Semester Genap, Hari efektif kurang lebih 94 hari)

15

17 Jan 2025

Aktualisasi P5

16

16 Feb – 20 Feb 2026

Libur Awal Puasa

17

2-10 Feb 2026

US Praktik Kelas XII

18

2 – 6 Maret 2026

Asesmen Akhir Tahun kelas XII

19

16 – 27 Maret 2026

Libur Idul Fitri 1446 H

20

6 – 10 April 2026

Asesmen Sumatif Sekolah ( ASS ) / US Tulis Kelas XII

21

13 Mei 2025

Aktualisasi P5

22

2 – 8 Juni 2026

Asesmen Akhir Tahun kelas X dan XI

23

19 Juni 2026

Pembagian raport sem Genap

24

20 Juni – 5 Juli 2026

Libur Sem Genap 2025/2026

25

6 Juli 2026

Hari pertama Tahun Pelajaran 2026/2027

8 of 25

PELAJARAN KELAS XI & XII ( FASE F )

9 of 25

  • BEBAN BELAJAR DIHITUNG PERTAHUN
  • Struktur kurikulum dan Capaian Pembelajaran berbasis fase (fase A, B, C, D, E, dan F)
  • Struktur Kurikulum terbagi menjadi dua:

Mapel UMUM dan Mapel Kelompok PILIHAN

  • Fase E Kelas X diberikan mata pelajaran Umum
  • Fase F Kelas XI lanjut XII / tidak ada PENJURUSAN/PEMINATAN yang ada PILIHAN Mata Pelajaran

10 of 25

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Intrakurikuler

Kegiatan Pembelajaran di kelas berdasarkan karakteristik peserta didik (Pembelajaran Berdiferensiasi)

01

02

03

Kegiatan Kokurikuler

Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terdapat 7 tema Projek yang akan dilaksanakan selama 3 tahun

Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan pembelajaran di luar jam sekolah untuk membangun karakter yang sesuai dengan bakat dan minat individu.

11 of 25

Struktur pelajaran pada Fase F

Kelompok mata pelajaran umum

wajib diikuti oleh semua peserta didik

Kelompok MIPA

Kelompok IPS

Kelompok BAHASA Vokasi dan Prakarya

12 of 25

DASAR PEMBUKAAN MATA PELAJARAN PILIHAN

SEKOLAH WAJIB MEMBUKA MINIMAL 7 MAPEL PILIHAN, DENGAN PERTIMBANGAN :

  1. SUMBER DAYA MANUSIA / GURU YANG ADA
  2. SUMBER DAYA SARANA PRASARANA YANG DI MILIKI ( RUANG, DLL )

SISWA WAJIB MEMILIH 4 - 5 MATA PELAJARAN PILIHAN, SETARA 20 – 25 JP

KEGIATAN INTRAKURIKULER KELAS XI SEMESTER 1 DAN 2

13 of 25

14 of 25

MATA PELAJARAN WAJIB KELAS XI

NO

MAPEL

KBM

PROJEK

TOTAL

1

PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI

2

1

3

2

PENDIDIKAN PANCASILA

2

0

2

3

BAHASA INDONESIA

3

1

4

4

BAHASA INGGRIS

3

0

3

5

MATEMATIKA

3

1

4

6

PJOK

2

1

3

7

SEJARAH

2

0

2

8

SENI

2

0

2

9

BK

1

0

1

JUMLAH

20

4

24

10

5 Mapel Pilihan

22

0

22

TOTAL

46

15 of 25

MATA PELAJARAN PILIHAN KELAS XI �YANG DI BUKA 2024/2025

  1. FISIKA
  2. KIMIA
  3. BIOLOGI
  4. MATEMATIKA TINGKAT LANJUT
  5. BAHASA INDONESIA LANJUT
  6. GEOGRAFI
  7. SOSIOLOGI
  8. EKONOMI
  9. SEJARAH TINGKAT LANJUT
  10. BAHASA MANDARIN
  11. PKWU

SEMUA MAPEL PILIHAN SETARA 5 JP,

KECUALI PKWU, , 2 JP

16 of 25

17 of 25

Satuan pendidikan wajib membuka kelompok mata pelajaran umum serta sekurang-kurangnya 3 (tiga) kelompok mata pelajaran pilihan.

Setiap peserta didik wajib mengikuti:

  1. seluruh mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran umum; dan
  2. memilih 4 (empat) sampai dengan 5 (lima) mata pelajaran

dari minimal dua kelompok mata pelajaran pilihan (maksimal mata pelajaran pilihan yang diambil dari 1 (satu) kelompok mata pelajaran pilihan adalah 3 (tiga) mata pelajaran), disesuaikan dengan minat, bakat, dan aspirasi peserta didik.

18 of 25

Projek Profil Pelajar Pancasila

KEGIATAN KOKURIKULER KELAS XI SEMESTER 1 DAN 2

19 of 25

PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA

  • ALOKASI WAKTU SEKITAR 20 - 30 % DILAKUKAN SECARA FLEKSIBEL BAIK SECARA MUATAN MAUPUN SECARA WAKTU PELAKSANAAN

20 of 25

PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA

  • DIRANCANG TERPISAH DARI INTRAKURIKULER. TUJUAN, MUATAN, DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PROJEK TIDAK HARUS DIKAITKAN DENGAN TUJUAN DAN MATERI PELAJARAN INTRAKURIKULER.

21 of 25

Projek Profil Pelajar Pancasila Alokasi waktu untuk setiap projek penguatan profil pelajar Pancasila tidak harus sama.

Satu projek dapat dilakukan dengan durasi waktu yang lebih panjang daripada projek yang lain.

22 of 25

PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA

  • 3 (tiga) projek dengan 3 (tiga) tema berbeda kelas X
  • 3 (dua) projek dengan 3 (dua) tema berbeda di kelas XI dan,
  • 1 (satu) projek dengan 1 (satu) tema XII SMA/MA

23 of 25

7 TEMA PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA

  1. Kearifan Lokal
  2. Gaya Hidup Berkelanjutan
  3. Kewirausahaan

  • Bhinneka Tunggal Ika
  • Bangunlah Jiwa dan Raganya
  • Suara Demokrasi
  • Berekayasa dan Berteknologi untuk membangun NKRI

24 of 25

KRITERIA KENAIKAN KELAS

Kriteria Kenaikan Kelas X Fase E ke Kelas XI Fase F untuk Peserta didik SMA NegerI 64 Jakarta Tahun Pelajaran 2025/2025

1. Peserta didik dinyatakan naik kelas setelah :

a. Mempunyai nilai raport yang lengkap dari

semua mata pelajaran, semester 1 (ganjil) dan 2 (genap).

b. Ketidakhadiran maksimal 10 % di semester ganjil dan genap

dari hari efektif dan yang diperhitungkan hanya

yang tanpa keterangan/alpha

c. Memiliki nilai raport P5 dengan nilai minimal

“berkembang sesuai harapan”

d. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian

sikap/perilaku sesuai ketetapan satuan pendidikan;

e. Mempunyai nilai ekstra kurikuler wajib Pramuka minimal baik

f. Nilai semester genap yang tidak tuntas maksimal 2 ( dua) mata pelajaran

2.Penetapan peserta didik yang dinyatakan naik ditetapkan melalui rapat dewan pendidik SMA Negeri 64 Jakarta dan ditulis dalam berita acara.

25 of 25

T E R I M A K A S I H