7 KESAKSIAN TENTANG YESUS
1
Yohanes 5 : 31- 47
2
1. Kesaksian tentang Yesus adalah Kebenaran
3
Yohanes 5:
31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; 32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
Roh Kudus bersaksi bahwa kesaksian Yesus adalah kebenaran
Yoh. 15: 26 “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku”.
4
Yesus tidak pernah memegahkan DiriNya sendiri, meskipun kesaksianNya pasti benar
Yohanes 8:
13 Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar."
14 Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi”.
5
Roh Kudus lah yang bersaksi tentang Yesus
Yoh. 5 : 32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
1 Yoh. 5:6b “…Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.”
6
2. Kesaksian tentang Yesus adalah kesaksian yang terbesar
7
Yohanes 5:
33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran; 34 tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. 35 Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
Yohanes 1:
6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; 7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. 8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Kesaksian tentang Yesus lebih besar dari kesaksian apa pun yang dibuat oleh manusia, termasuk oleh Yohanes Pembaptis, yang adalah orang terbesar dalam Perjanjian Lama
8
Kesaksian Yohanes adalah:
9
Yohanes 5:
36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
10
“Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku”.
11
3. Kesaksian tentang Yesus adalah otoritas dari Bapa
12
Yohanes 5:
37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, 38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
13
38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
Kesaksian Bapa tentang Yesus selalu mengenai KasihNya, "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
14
4. Kesaksian tentang Yesus adalah sumber kehidupan
15
Yohanes 5:
39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, 40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
16
17
5. Kesaksian tentang Yesus adalah kemulian Allah
18
Yohanes 5:
41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
19
20
Orang agamawi menolak kasih Tuhan, “di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah”, karena penuh dengan pengajaran agamawi.
Orang agamawi memilih untuk mendengar kesaksian dari nabi palsu, ”Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia”.
Orang agamawi lebih peduli dengan kehormatan dari manusia, bukan kehormatan yang datang dari Tuhan, “Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?”.
Alasan orang agamawi menolak kesaksian tentang Yesus:
21
6. Kesaksian tentang Yesus tidak menghukum & mendakwa manusia di depan Tuhan
22
Yohanes 5:
45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
23
7. Kesaksian tentang Yesus lebih besar dari kesaksian tentang Musa
24
Yohanes 5:
46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"
Musa hanyalah seorang hamba Tuhan.
Yesus adalah Anak Tunggal Allah
25
Beberapa contoh yang Musa tulis tentang Yesus:
26
27
Bagaimana dengan kesaksian tentang Yesus dalam kehidupan orang percaya?
28
Yohanes 15
8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
29