10.2 Kisah Keteladanan Luqman al-Hakim V-A
Semester Genap 2020-2021
Sign in to Google to save your progress. Learn more
Petunjuk
1. Baca materi pada bab 10
2. Jawab pertanyaan soal pada bagian uji kompetensi
Kosakata Penting
Berdakwah  : mengajak atau menyeru untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran agam
Hakim         : orang yang mengadili perkara dalam pengadilan atau mahkamah
Hikmah       : kebijaksanaan (dari Allah)
Nasihat      : ajaran atau pelajaran baik, anjuran
Tauhid        : mengesakan Allah swt.
Teladan      : sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk dicontoh
Wali            : orang yang suci dan bertakwa kepada Allah swt.
A. Wali Allah swt. di Dunia
Allah swt. memilih dari kalangan manusia beberapa orang nabi dan rasul. Nabi dan rasul adalah manusia yang paling terhormat karena keimanan dan keshalehannya. Nabi dan rasul memiliki akhlak sempurna yang patut menjadi teladan. Nabi dan rasul mendapat wahyu dari Allah swt. dan sebagian dari  mereka memiliki kewajiban untuk menyampaikan wahyu tersebut. Selain nabi dan rasul, ada beberapa manusia yang memiliki kemuliaan karena keshalehan dan keimanannya. Mereka memiliki akhlak yang sangat mulia. Namun, mereka tidak diberi wahyu oleh Allah swt. Mereka hanya diberi petunjuk oleh Allah swt. melebihi manusia pada umumnya. Orang-orang mulia tersebut disebut wali.

Wali-wali Allah swt. adalah orang shaleh yang memiliki kedudukan tinggi di sisi-Nya. Mereka memiliki akhlak yang sangat baik dan layak untuk dijadikan teladan bagi umat. Para wali Allah swt. sangat taat kepada Allah swt. dan tidak pernah durhaka maupun bermaksiat kepada-Nya. Wali-wali Allah swt. memiliki keimanan yang tinggi. Semua perbuatan diniatkan untuk beribadah dan meraih ridha Allah swt. Oleh karena itu, mereka mendapat keutamaan dan patut menjadi teladan bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia.

Salah satu wali Allah swt. yang namanya diabadikan di dalam al-Qur'an adalah Luqman al-Hakim. Ia diciptakan oleh Allah swt. untuk menjadi seorang ayah yang bijak dalam memberikan ilmu kepada anak-anaknya. Nasihat yang diberikan kepada anaknya diabadikan Allah swt. di dalam al-Qur'an. Ia selalu mendapatkan hikmah dari Allah swt. dan menyampaikannya kepada anak-anaknya.

Al-Qur'an menjelaskan tentang golongan wali-wali Allah swt. Wali-wali Allah digolongkan menjadi dua macam, sebagai berikut:
1. Assabiqunal Muqarrabun
    Assabiqunal Muqarrabun terdiri atas dua kata, assabiq dan al-muqarrabun.
    Assabiq artinya 'orang yang paling depan', sedangkan al-muqarrabun artinya 'orang-orang yang dekat', maksudnya dekat
    dengan Allah swt. Secara istilah, assabiqunal muqarrabun adalah golongan terdepan dari orang-orang yang dekat dengan
    Allah swt. Assabiqunal al-muqarrabun senantiasa melakukan perkara-perkara yang wajib dan sunnah. Assabiqunal al-
    muqarrabun meninggalkan segala hal yang makruh. Allah swt. sangat mencintai golongan Assabiqunal al-muqarrabun.

2. Ashabul Yamin
    Ashabul Yamin adalah orang-orang yang mengerjakan perkara-perkara yang wajib dan menjauhi perkara-perkara yang haram.
    Namun, belum sepenuhnya melakukan perkara sunnah atau meninggalkan perkara yang makruh hukumnya.

Luqman al-Hakim yang Banyak Bersyukur
Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Luqman berasal dari Sudan dan berkebangsaan Habsyi. Luqman adalah anak dari Ba'ura bin Nahur bin Tareh. Tareh bin Nahur merupakan nama asli dari Azar yang tidak lain adalah ayah Nabi Ibrahim as. Luqman memiliki tubuh yang pendek. Ia bekerja sebagai tukang kayu, tukang jahit, dan penggembala domba. Karena hikmah dan kebijaksanaannya, Luqman digelari al-Hakim 'ahli hikmah' dan pernah diangkat menjadi hakim. Umur Luqman al-Hakim cukup panjang yaitu 1.000 tahun. Lukman al-Hakim pernah menjadi guru Nabi Daud as. sebelium diangkat menjadi nabi. Lukman al-Hakim menikah dan dikarunia banyak anak, namun semua anaknya meninggal ketika masih kecil.

Lukman al-Hakim adalah orang yang akhlaknya sungguh baik luar biasa. Ia terkenal dengan ucapan-ucapan hikmahnya. Beberapa di antaranya dalam Al-Qur'an. Luqman al-Hakim adalah orang yang disebut dalam Al-Qur'an Surah Luqman (surah ke-31) dan terkenal dalam mendidik anak-anaknya. Allah swt. menjadikan Luqman al-hakim sebagai sosok orang tua panutan.  
Penggalan Kisah Luqman al-Hakim
Nasihat-nasihat Luqman al-Hakim diabadikan dalam Al-Qur'an Surah Luqman ayat 12-19 sebagai berikut:
1. Perintah untuk bersyukur kepada Allah swt. (Q.S Luqman:12)
2. Larangan untuk menyekutukan Allah swt. (Q.S Luqman :13)
3. Perintah berbuat kebaikan kepada kedua orang tua )Q.S Luqman: 14)
4. Tetap berbuat kebaikan kepada kedua orang tua meski berbeda keyakinan (Q.S Luqman:15)
5. Menyadari bahwa semua perbuatan kita selalu dalam pengawasan Allah swt. dan akan mendapat balasan kelak di akhirat (Q.S Luqman:16)
6. Perintah untuk mendirikan shalat dan perintah untuk beramar ma'ruf nahi munkar (Q.S Luqman:17)
7. Berbuat kebajikan kepada sesama manusia (Q.S Luqman:17)
8. Menjauhi kemungkaran dalam kehidupan sehari-hari (Q.S Luqman: 17)
9. Sabar dalam mengahdapi cobaan dan ujian hidup (Q.S Luqman:17)
10. Larangan berlaku sombong dalam kehidupan (Q.S Luqman:18)
11. Perintah untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan (Q.S Luqman:19)
Nasihat Luqman Kepada Anaknya
Salah satu keutamaan Luqman al-Hakim adalah beliau ayah yang mulia. Ia senantiasa menasehati kebaikan kepada anaknya. Berikut nasihat-nasihat mulia Luqman al-Hakim kepada anaknya yang diabadikan dalam Al-Qur'an.
1. Selalu bersyukur (Surah Luqman ayat 12)
2. Pendidikan akidah 9Surah Luqman ayat 13)
3. Berbuat baik kepada kedua orang tua (Surah Luqman 14)
4. Menanamkan cinta amal shaleh pada diri anak (Surah Lukman ayat 16)
5. Pendidikan ibadah kepada Allah swt. (Surah Luqman ayat 17)
6. Pendidikan tentang akhlak (Surah Luqman ayat 18-19)
Next
Clear form
Never submit passwords through Google Forms.
This form was created inside of Darul Istiqamah.

Does this form look suspicious? Report