SURAT PERSETUJUAN
Surat ini adalah surat persetujuan yang harus di setujui oleh pendaftar beasiswa


PEDOMAN PERSYARATAN PENGAJUAN BEASISWA PRIBADI DERMAWAN

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

1. Pemohon beasiswa Pribadi Dermawan adalah siswa/i atau mahasiswa/i yang memiliki prestasi
dibidang akademik dan non akademik namun tidak memiliki biaya untuk melanjutkan
pendidikannya.
2. Beasiswa Pribadi Dermawan adalah bantuan seluruh biaya pendidikan sejak penerima beasiswa
dinyatakan resmi sebagai penerima beasiswa Pribadi Demawan dengan memenuhi seluruh
ketentuan yang berlaku.
3. Proses pendidikan dimulai sejak awal penerima beasiswa resmi menjadi anggota Pribadi
Dermawan hingga penerima beasiswa menyelesaikan pendidikannya sesuai dengan jangka
waktu yang telah ditentukan.
4. Pihak Pribadi Dermawan selalu memantau hasil evaluasi belajar penerima beasiswa.
5. Keadaan Kahar yaitu keadaan yang tidak dapat diperediksi/keadaan di luar kendali apabila
penerima beasiswa Pribadi Dermawan mengalami kecelakaan, masalah kesehatan, meninggal
dunia sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikannya.

BAB II
KETENTUAN KHUSUS
Pasal 2
Persyaratan Pengajuan Beasiswa
Pemohon Siswa (SD, SMP, SMA)

1. Lampirkan scan rata-rata nilai rapor terbaru minimal 78.
2. Pemohon masih aktif menjalani pendidikannya.
3. Berkelakuan baik, rajin, jujur.
4. Lampirkan hasil scan kesehatan jasmani, rohani, dan terbebas dari narkoba.
5. Lampirkan hasil scan surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber lain/ lembaga
manapun yang dinyatakan dengan surat keterangan pimpinan sekolah yang bersangkutan.
6. Lampirkan hasil scan surat keterangan tidak mampu dari kepala kelurahan setempat.
7. Lampirkan hasil scan surat keterangan penghasilan orangtua/wali pemohon dan disahkan oleh
pihak yang berwenang (bagi pegawai negeri/swasta disahkan oleh bagian keuangan, dan yang
bukan pegawai negeri/swasta disahkan oleh lurah/kepala desa).
8. Pemohon siswa Sekolah Dasar (SD) dapat di bantu oleh wali atau keluarga siswa untuk
melengkapi prosedur dan persyaratan.

Pasal 2A
Persyaratan Pengajuan Beasiswa
Pemohon Mahasiswa

1. Pemohon berusia Max. 23 tahun untuk sarjana per 30 September.
2. Pemohon berusia Max. 25 tahun untuk pascasarjana per 30 September.
3. Pemohon masih aktif menjalani pendidikannya.
4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,20 untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dan 2,8
untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), scan dan lampirkan daftar nilainya sebagai bukti.
5. Berkelakuan baik, rajin, jujur.
6. Lampirkan hasil scan kesehatan jasmani, rohani, dan terbebas dari narkoba.
7. Lampirkan hasil scan surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber lain/ Lembaga
manapun yang dinyatakan dengan surat keterangan pimpinan sekolah bersangkutan.
8. Lampirkan hasil scan surat keterangan tidak mampu dari kepala kelurahan setempat.
9. Lampirkan hasil scan keterangan belum bekerja dan belum menikah dari kepala Kelurahan
setempat.
10. Pemohon wajib melampirkan scan surat keterangan penghasilan orangtua/ wali pemohon dan
disahkan oleh pihak yang berwenang (bagi pegawai negeri/swasta disahkan oleh bagian
keuangan, dan yang bukan pegawai negeri/swasta disahkan oleh lurah/kepala desa).
11. Lampirkan hasil scan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
12. Pemohon minimal sudah pada semester II dan maksimal pada semester V untuk program S2,
semester VI untuk program S1 dan semester IV untuk program D3.



BAB III
PROSEDUR PENGAJUAN BEASISWA
Pasal 3

1. Pemohon beasiswa mendaftarkan diri di website Pribadi Dermawan untuk mendapatkan akun
terlebih dahulu.
2. Melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran online.
3. Melakukan pengisian formulir pernyataan online sanggup mematuhi peraturan dan ketentuan
yang ditetapkan Pribadi Dermawan.
4. Pemohon wajib membuat postingan di website Pribadi Dermawan sebagai bukti pengajuan
beasiswa pribadi dermawan yang berisi : cerita mengenai keluarga, perjalanan pendidikan, kisah
menarik, prestasi yang di raih.
5. Pemohon menyertakan dokumen–dokumen yang ada pada ketentuan khusus didalam
postingannya.
6. Apabila ketentuan umum dan ketentuan khusus telah dilaksanakan oleh pemohon sesuai
ketentuan yang berlaku, pemohon akan menerima email bahwa pemohon layak menjadi
penerima beasiswa Pribadi Dermawan.


BAB IV
DASAR DAN TUJUAN PEDOMAN PRIBADI DERMAWAN
Pasal 4

Dasar Pedoman ini untuk mengikat kepentingan antara kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen yang telah dibuat.

Pasal 5

Tujuan dengan adanya pedoman ini adalah :

1. Meningkatkan mutu dan kompetensi untuk penerima beasiswa.
2. Menjamin agar seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak Pribadi Dermawan kepada
penerima beasiswa telah dimanfaatkan dengan baik dan dapat bertanggung jawab dalam
melaksanakan pendidikannya.
3. Mengingatkan pihak penerima beasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya dengan tepat
waktu sebagaimana pada ketentuan pasal 1 ayat 3.

BAB V
PEMBERIAN DANA BEASISWA
Pasal 6

1. Seleksi kelengkapan persyaratan pemohon beasiswa yang berlangsung selama 3×24 jam kerja.
2. Pendataan, dan pemutahiran data untuk ditetapkan sebagai penerima beasiswa yang
berlangsung selama 3×24 jam kerja.
3. Penetapan penerima beasiswa melalui pemberitahuan online lewat email yang berlangsung
selama 2×24 jam kerja.
4. Pencairan dana beasiswa dengan menghadiri waktu dan tempat yang telah di sampaikan pada
pemberitahuan penetapan penerima beasiswa yang berlangsung selama 2×24 jam kerja.
5. Pihak Pribadi Dermawan menyalurkan dana beasiswa kepada siswa (SD, SMP, SMA) dengan
perhitungan setiap bulan, dan penyalurannya dapat digabungkan beberapa bulan, maksimal
setiap enam bulan.
6. Pihak Pribadi Dermawan menyalurkan dana beasiswa kepada mahasiswa dengan perhitungan
setiap triwulan (3 bulan pertama untuk pendaftaran ulang dan 3 bulan kedua untuk SKS), dan
penyalurannya dapat digabungkan menjadi 6 bulan (1 semester).
6. Dana beasiswa tidak boleh dipotong/digunakan untuk kepentingan apapun selain untuk biaya
pendidikan.
7. Dana beasiswa sesuai jenjang pendidikannya, dengan besaran dana 6 bulan SPP (1 semester)
atau pembelian buku 1 tahun untuk siswa (SD, SMP & SMA).
8. Dana beasiswa sesuai jenjang pendidikannya, dengan besaran dana 1 semester (daftar ulang
dan biaya SKS) untuk mahasiswa.
9. Mahasiswa hanya boleh mengambil matakuliah maximal 21 SKS.


BAB VI
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 7

1. Hak Pihak Pribadi Dermawan
a. Berhak memberikan perintah kepada penerima beasiswa untuk menjalankan pendidikannya
selama waktu yang ditentukan.
b. Menerima informasi pribadi penerima beasiswa.
c. Mendapatkan laporan pendidikan yang sedang dijalankan penerima beasiswa pada ketentuan
pasal 1 ayat 4.
2. Hak Penerima Beasiswa
a. Memperoleh dana beasiswa pendidikan sesuai jenjang pendidikannya, dengan besaran dana
sesuai yang ditetapkan pada ketentuan beasiswa Pribadi Dermawan.
b. Mendapatkan pembinaan dan arahan dari pihak Pribadi Dermawan sesuai ruang lingkup
pendidikannya.

Pasal 8

1. Kewajiban Pihak Pribadi Dermawan
a. Memberikan beasiswa kepada pihak penerima beasiswa sesuai ketentuan yang telah
disepakati.
b. Melakukan pemantauan dan evaluasi belajar penerima beasiswa sesuai ketentuan yang
berlaku.
c. Memberikan pembinaan dan arahan dari pihak Pribadi Dermawan sesuai ruang lingkup
pendidikannya.
2. Kewajiban Penerima beasiswa Pribadi dermawan yaitu :
a. Melaksanakan pendidikannya dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai
ketentuan yang berlaku, menyelesaikan pendidikannya tepat waktu.
b. Mematuhi ketentuan yang berlaku pada ruang lingkup pendidikannya.
c. Membuat postingan testimoni dan melaporkan penggunaan dana beasiswa yang sudah
diterima.
d. Membuat postingan (berkelipatan 3 bulan) perjalanan atau hasil pembelajaran misal prestasi
atau kontribusi selama pembelajaran setelah menerima beasiswa.

BAB VII
PENGHENTIAN DAN SANKSI
Pasal 9

Beasiswa dapat diberhentikan apabila :

1. Pihak penerima beasiswa melakukan tindakan kriminal dan pelanggaran hukum yang berakhir
pidana.
2. Pihak penerima beasiswa melakukan pemalsuan dokumen persyaratan beasiswa.
3. Hasil evaluasi akademik pada pihak penerima beasiswa tidak memenuhi ketentuan yang berlaku
selama jangka waktu tertentu.
4. Pihak penerima beasiswa diketahui melanggar pasal 6 ayat 9 yaitu mengambil lebih dari 18 SKS
pada KSTF (Kartu Studi Tetap Final).


Pasal 10

Sanksi dapat diberikan apabila :

1. Apabila penerima beasiswa tidak melaksanakan pendidikannya dalam jangka waktu yang telah
ditentukan dan menyebabkan keterlambatan dalam pendidikannya maka beban biaya ditanggung
oleh pihak penerima beasiswa.
2. Apabila penerima beasiswa mengundurkan diri saat pendidikan sedang berlangsung, maka pihak
penerima beasiswa wajib mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah dikeluarkan.
3. Pengembalian seluruh dana yang dimaksudkan pada ayat 2 di berikan jangka waktu selama 1
tahun setelah pihak penerima dinyatakan melakukan pelanggaran.
4. Jika pihak penerima beasiswa tidak melaksanakan apa yang telah di tetapkan pada ayat 2 dan 3,
pihak pemberi beasiswa berhak menyelesaikannya kepada pihak berwajib.


BAB VIII
KEADAAN KAHAR
Pasal 11

Pihak Pribadi Dermawan dan pihak penerima beasiswa dapat menunda atau membebaskan kewajibannya masing-masing berdasarkan ketentuan yang berlaku apabila terjadi keadaan kahar pasal 1 ayat 5, yang harus diinformasikan kepada pihak lainnya secara tertulis selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah terjadinya Keadaan Kahar tersebut.


BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 12

1. Hal–hal yang telah diatur dalam pedoman ini bersifat teknis dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Jika pemohon sudah menyatakan setuju atas pedoman diatas, maka artinya sah secara hukum
Pribadi Dermawan dan akan dikenakan sanksi jika melanggar ketentuan.
3. Pedoman ini mulai berlaku sejak disetujui oleh pihak Pribadi Dermawan dan selesai saat pihak
Penerima beasiswa melaksanakan seluruh kewajibannya dan dinyatakan secara tertulis oleh
pihak Pribadi Dermawan sebagai bukti yang konkret.

Dengan ini saya menyatakan bahwa saya telah membaca semua pernyataan diatas dan setuju dengan pernyataan diatas *
Next
Never submit passwords through Google Forms.
This form was created inside of Perguruan Tinggi Raharja.