Bertahan dan Bangkit dari Krisis
Hey teman-teman,

Untuk yang ini, aku menulis sambil merinding. Kali ini teman kita Rama, bakal sharing pengalamannya sebagai Tsunami Survivor Tanjung Lesung 2018.

Berada di batas hidup dan mati saat bencana Tsunami

Peristiwa & tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana
Berhadapan dengan bencana (Momen krisis hidup dan mati)
Luka fisik dan trauma mental pasca bencana
Proses pemulihan yang panjang
Berdamai dengan trauma
Menemukan kembali diri sendiri
Lalu menata kembali mimpi

Rama Faishal adalah seorang survivor bencana Tsunami Tanjung Lesung 2018. Tidak pernah terbayangkan dalam pikirannya jika di dalam hidup ini, Ia akan berhadapan langsung dengan bencana besar yang menempatkannya di ambang batas antara hidup dan mati. Selain mengalami luka fisik, Ia pun kehilangan kekasihnya pada peristiwa tersebut.

Melalui sharing ini, Rama akan berbagi pengalaman tentang momen peristiwa bencana Tsunami, luka fisik, trauma mental, proses pemulihan, berdamai dengan keadaan, dan menemukan makna atas hal-hal yang telah ia alami.

Sharing session ini akan berlangsung lewat zoom.us webapp video conferencing. Jadi nanti kita bisa berinteraksi.

Total waktunya hanya 45 menit saja, dan hanya untuk 20 ORANG SAJA!

Nanti aku akan share invitation lewat email kalian, dan tolong sekali - daftar hanya yang pasti bakal ikutan yaa. Kasian teman-teman lain yang tidak kebagian invitation dan beneran pengen ikut tapi kurang cepat.

Long-story-short. See you at Online!
Email address *
Nama *
Waktu Pilihan *
Apa ekspektasi untuk sharing ini?
Submit
Never submit passwords through Google Forms.
This form was created inside of olive.gives. Report Abuse