Kuliah Umum: Konversi Bank Nagari Dari Bank Konvensional Ke Bank Syariah Dalam Perspektif Hukum Bisnis
Dalam waktu dekat ini Bank Nagari akan melakukan konversi dari konvensional ke Syariah. Hal ini sudah menjadi keputusan bersama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (RUPS-LB) dan Rapat Pemegang Saham Bank Nagari. Bank Syariah sangat sesuai dengan kultur budaya, ideologi masyarakat Minangkabau secara umum. Hal ini disebabkan karena mayoritas masyarakat di Sumatera Barat dikenal menjunjung tinggi prinsip “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kilabullah”. Persiapan yang paling utama adalah harus melakukan sosialisasi kepada nasabah Bank Nagari Konvensional, berhubung belum seluruhnya masyarakat Sumatera Barat memahami keuangan syariah. Bank Nagari harus mempertimbangkan market share (pangsa pasar) di Provinsi Sumatera Barat. Untuk menjadi bank syariah Bank Nagari harus memenuhi syarat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu meminta persetujuan nasabah melalui angket apakah setuju atau tidak. Untuk memenuhi spesifikasi, angket setuju harus 90% lebih dan tahap ini tengah berjalan.
Dalam rangka mensosialisasikan konversi Bank Nagari ini, Bagian Perdata Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta memandang perlu untuk dilakukannya diskusi dalam Bentuk Kuliah Umum dengan tema: “Konversi Bank Nagari Dari Bank Konvensional Ke Bank Syariah Dalam Perspektif Hukum Bisnis".

Narasumber:
1. M. Riza Harry Susanto, S.H. (Pemimpin Grup Hukum Divisi Sekretaris Perusahaan PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat).
2. Dr. Desmal Fajri, S.Ag., M.H. (Dosen dan Peneliti dari Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta).

NB: Link zoom akan kami share melalui grup WEBINAR PERDATA 2021.
Sign in to Google to save your progress. Learn more
E-mail *
Nama Lengkap *
Alamat Lengkap *
Institusi Asal *
Nomon Handphone (WA) *
Next
Clear form
Never submit passwords through Google Forms.
This content is neither created nor endorsed by Google. Report Abuse - Terms of Service - Privacy Policy