Simposium Nasional Dugong 2016
Simposium Nasional Dugong dan Habitat Lamun 2016 akan dilaksanakan di IPB International Convention Center (IPB ICC) pada Rabu-Kamis / 20-21 April 2016. Sebagai spesies langka yang menjadi prioritas konservasi nasional, status populasi dugong di Indonesia masih perlu diteliti maupun dikaji secara bersama-sama oleh beragam pemangku kepentingan, dan acara ini diharapkan dapat mengumpulkan perumus kebijakan, akademisi, peneliti, dan praktisi yang pernah/masih terlibat dalam kegiatan yang terkait dengan dugong maupun habitat lamun.
Topik Makalah
*1. Kelembagaan, regulasi, dan jejaring konservasi dugong-lamun*
Topik ini diarahkan untuk menumbuhkan motivasi dan menggiatkan seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam beragam kegiatan yang terkait dengan program konservasi dugong-lamun, serta mendorong terbentuknya jejaring konservasi dugong-lamun yang mampu berperan secara nyata di masa depan. Beberapa hal yang dapat diulas melalui topik ini adalah upaya perlindungan dan model konservasi dugong serta habitat lamun, maupun perumusan skema jejaring yang terdiri dari pembuat kebijakan, akademisi, peneliti dan praktisi.

*2. Biologi, populasi, dan patologi dugong*
Melalui topik ini, diharapkan seluruh aspek yang terkait dengan faal dan kehidupan dugong di kawasan nusantara, yang di antaranya meliputi: anatomi, fisiologi, reproduksi, siklus hidup, populasi, perilaku sosial, penyakit dan penyebab kematian alami dugong. Makalah yang dikembangkan untuk topik ini dapat dihasilkan dari kajian terhadap dugong yang hidup di alam maupun habitat buatan.

*3. Distribusi dan ekologi dugong, serta habitat pakan*
Makalah yang terlingkupi dalam topik ini diarahkan untuk mengeksplorasi seluruh aspek kajian yang terkait ekologi dugong dengan lamun sebagai habitat kuncinya, termasuk distribusi, jejak makan di padang lamun, struktur komunitas lamun, serta jasa lingkungan padang lamun

*4. Ancaman, penyadartahuan, dan pemanfataan berkelanjutan*
Mengidentifikasi berbagai jenis ancaman terhadap dugong dan habitat lamun serta menjajaki beragam upaya penyadartahuan terhadap masyarakat tentang pentingnya dugong dan habitat lamun. Topik ini juga meliputi kajian pendekatan ekosistem lamun untuk pemanfaatan dan pengelolaan perikanan secara berkelanjutan (Ecosystem Approach to Fisheries Management in Seagrasses/EAFM-Seagrass) meliputi: ekowisata, edukasi, serta kearifan tradisional.

Formulir Pendaftaran Pemakalah dan Peserta
-silakan isi formulir berikut ini untuk mendaftar sebagai peserta Simposium Nasional Dugong dan Habitat Lamun 2016, baik pemakalah maupun peserta biasa-
Nama Lengkap (Lengkap dengan Gelar)
Your answer
Instansi
Your answer
Alamat
Your answer
Telp/HP
Your answer
Alamat Email
Your answer
Berpartisipasi Sebagai
Required
Judul Makalah
Your answer
Abstrak Makalah
Your answer
Submit
Never submit passwords through Google Forms.
This content is neither created nor endorsed by Google. Report Abuse - Terms of Service - Additional Terms